Pertempuran New Orleans (New Orleans Muharebesi) berlangsung pada 8 Januari 1815 karena kabar tentang perjanjian damai yang ditandatangani pada 24 Desember belum sampai ke Amerika Serikat. Perjanjian Gent (Gent Antlaşması) juga mensyaratkan ratifikasi oleh kedua pihak dan pertukaran dokumen ratifikasi sebelum mengikat. Proses itu baru selesai pada 17 Februari 1815, setelah pertempuran.
Anda akan lebih mudah memahami kejanggalan ini dengan memisahkan tiga peristiwa: penandatanganan perjanjian, tibanya kabar, dan mulai berlakunya kesepakatan. Di Chalmette, Louisiana, pasukan Amerika pimpinan Andrew Jackson menghadapi tentara Inggris pimpinan Edward Pakenham saat proses itu belum selesai. Nilai perdagangan pelabuhan, pertahanan Jackson, dan karier politiknya kemudian menjelaskan mengapa pertempuran ini penting, melampaui waktu kejadiannya yang tidak lazim.
Mengapa Inggris ingin merebut New Orleans?
New Orleans menjadi gerbang antara lembah Sungai Mississippi dan perdagangan luar negeri. Karena itu, pelabuhannya memiliki arti strategis bagi perekonomian Amerika. Operasi Inggris terhadap kota ini menyasar titik pertemuan angkutan sungai dan perdagangan luar negeri.
Kekalahan Napoleon pada musim semi 1814 memungkinkan Inggris mencurahkan lebih banyak perhatian pada pesisir, perdagangan, dan transportasi Amerika. Operasi terhadap New Orleans merupakan bagian dari upaya militer yang lebih luas itu. Gerbang perdagangan Mississippi memberi Inggris sasaran yang konkret.
Instruksi Inggris juga menjelaskan mengapa desas-desus perdamaian tidak menghentikan operasi militer tersebut. Pada 24 Oktober 1814, Henry Bathurst, menteri urusan perang dan koloni Inggris, diam-diam memerintahkan Pakenham untuk melanjutkan operasi sekalipun mendengar desas-desus semacam itu. Jadi, kemungkinan adanya kesepakatan bukan alasan baginya untuk mengabaikan perintah.
Klaim bahwa Inggris ingin menguasai wilayah itu secara permanen perlu dicermati. Sejarawan Jon Latimer menolak argumen bahwa Inggris akan mempertahankan wilayah Pembelian Louisiana secara permanen jika menang. Argumen itu juga bertentangan dengan surat-menyurat Bathurst. Arti strategis pelabuhan tersebut tidak membuktikan adanya rencana penguasaan wilayah secara permanen.
Apa perbedaan penandatanganan perjanjian, tibanya kabar, dan ratifikasi?
Perwakilan Amerika dan Inggris menandatangani Perjanjian Gent pada 24 Desember 1814. Penandatanganan berlangsung di Gent, yang kini berada di Belgia. Langkah ini menetapkan naskah yang disepakati. Namun, perjanjian itu sendiri menetapkan tahapan lanjutan sebelum mengikat.
Pasal 11 mewajibkan kedua pihak meratifikasi kesepakatan tanpa perubahan. Keduanya juga harus mempertukarkan dokumen ratifikasi. Jika Anda menganggap tanggal penandatanganan sebagai keseluruhan proses perdamaian, Anda melewatkan syarat-syarat yang tertulis dalam kesepakatan.
Inggris meratifikasi perjanjian pada 31 Desember 1814. Ratifikasi Amerika dan pertukaran dokumen masih belum terlaksana. Saat Inggris menyerang di Chalmette pada 8 Januari, perjanjian sudah ditandatangani selama 15 hari. Namun, proses persetujuan yang diwajibkan belum selesai.
Keterlambatan informasi merupakan persoalan tersendiri, terpisah dari proses hukum itu. Kabar tentang perdamaian yang telah ditandatangani belum sampai ke Amerika Serikat ketika pertempuran berlangsung. Kapal Favorite, yang membawa perjanjian tersebut, tiba di New York pada 11 Februari 1815. Itu lebih dari sebulan setelah pertempuran di Chalmette.
Sebagai perbandingan sehari-hari, bayangkan Anda menandatangani kesepakatan lalu menerima pemberitahuan bahwa semua persetujuan yang diwajibkan sudah lengkap. Keduanya merupakan tahapan berbeda. Perjanjian Gent memiliki persyaratan tegas: ratifikasi oleh kedua pemerintah dan pertukaran dokumen. Tanda tangan saja belum memenuhi persyaratan tersebut.
Presiden James Madison menyerahkan perjanjian itu kepada Senat Amerika Serikat. Pada 16 Februari 1815, Senat dengan suara bulat menyetujuinya untuk diratifikasi. Madison meratifikasinya keesokan hari. Dokumen ratifikasi dipertukarkan di Washington pada hari yang sama. Perjanjian mulai berlaku pada 17 Februari.
Bagaimana pasukan Andrew Jackson menghentikan serangan Inggris?
Jackson mulai menyiapkan posisi pertahanan utamanya setelah menyerang perkemahan Inggris pada malam 23 Desember 1814. Ia kemudian mundur ke Kanal Rodriguez. Di sana, pasukannya mulai membangun posisi yang dikenal sebagai Garis Jackson.
Lokasi tersebut mempersempit bentang garis depan yang harus dipertahankan pasukannya. Garis itu membentang sekitar 950 yard, atau 869 meter, di antara Mississippi dan rawa pohon sipres. Jackson dapat menata pertahanan di ruang yang relatif sempit tersebut.
Pasukan Amerika membangun posisi mereka di tepi barat kanal. Mereka menggunakan tanah, pancang kayu, dan bal-bal kapas. Kanal dan bangunan pertahanan ini membentuk posisi yang harus diserbu Inggris.
Tentara Jackson menghimpun beberapa kelompok. Di dalamnya terdapat tentara reguler, milisi Tennessee dan Kentucky, pasukan Louisiana, orang kulit hitam merdeka, prajurit Choctaw, dan anak buah Jean Lafitte. Pertahanan itu bertumpu pada kekuatan yang lebih beragam daripada para penembak Kentucky yang kemudian mendapat tempat sangat menonjol dalam ingatan populer tentang pertempuran tersebut.
Setelah serangan penjajakan Inggris pada 28 Desember 1814, garis pertahanan Amerika memiliki delapan baterai artileri. Persenjataannya mencakup meriam 32 pon dan 24 pon. Baterai-baterai ini memberi Jackson dukungan artileri yang besar di sepanjang posisi pertahanannya.
Pada 8 Januari, Samuel Gibbs memimpin satu kolom pasukan Inggris menuju bagian tengah-kiri pertahanan Amerika. Tembakan artileri, dengan dukungan milisi Tennessee dan Kentucky, menghentikan gerak maju mereka. Menurut Historic New Orleans Collection, meriam-meriam besar Amerika menimbulkan lebih banyak korban di pihak Inggris daripada para penembak Kentucky yang kemudian dielu-elukan dalam kisah kemenangan itu.
Jajaran komando Inggris menderita kerugian berat. Pakenham tewas, Gibbs terluka fatal, dan John Keane terluka. Serangan utama Inggris terhadap garis pertahanan Jackson di Chalmette dipukul mundur dalam sekitar setengah jam.
Kronologi
- 24 Oktober 1814: Bathurst memerintahkan Pakenham melanjutkan operasi meskipun ada desas-desus perdamaian.
- 23 Desember 1814: Jackson menyerang perkemahan Inggris pada malam hari, lalu mundur ke Kanal Rodriguez.
- 24 Desember 1814: Perwakilan Amerika dan Inggris menandatangani Perjanjian Gent.
- 31 Desember 1814: Inggris meratifikasi perjanjian.
- 8 Januari 1815: Serangan utama Inggris di Chalmette berakhir dengan kekalahan.
- 11 Februari 1815: Favorite tiba di New York dengan membawa perjanjian.
- 16 Februari 1815: Senat Amerika Serikat dengan suara bulat menyetujui perjanjian untuk diratifikasi.
- 17 Februari 1815: Madison meratifikasi perjanjian. Dokumen ratifikasi dipertukarkan di Washington sehingga perjanjian mulai berlaku.
- November 1828: Jackson terpilih sebagai presiden.
- 4 Maret 1829: Jackson mulai menjabat sebagai presiden.
Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan wisata
Kanal Rodriguez digunakan untuk keperluan pertanian sebelum Jackson mengubahnya menjadi parit militer. Kanal itu memisahkan perkebunan Rodriguez dan Chalmette. Unsur pertanian perkebunan ini kemudian menjadi unsur utama posisi pertahanan Amerika.
Kondisi ladang juga mencerminkan kalender pertanian. Tebu di perkebunan Chalmette telah dipanen pada Desember 1814. Akibatnya, pasukan Inggris bergerak maju terutama melintasi ladang terbuka yang dipenuhi sisa pangkal batang tanaman. Jika Anda membayangkan tanaman tebu yang masih berdiri mengelilingi jalur serangan utama, kondisi lahan setelah panen memberi gambaran berbeda.
Kemenangan itu juga terus dikenang melalui musik, yang ikut membentuk citra publik Jackson. Lagu Hunters of Kentucky karya Samuel Woodworth merayakan pertempuran tersebut. Pada 1820-an dan 1830-an, lagu itu dikaitkan dengan kampanye politik Jackson.
Peringatan pertempuran ini memiliki arti nasional selama beberapa dasawarsa pada abad kesembilan belas. Warga Amerika merayakan 8 Januari sebagai hari libur nasional dengan cara yang sebanding dengan perayaan 4 Juli. Karena itu, pertempuran tersebut tetap menjadi bagian kehidupan publik jauh setelah ratifikasi perjanjian.
Bagaimana kemenangan itu mendorong kenaikan karier politik Jackson?
Kemenangan tersebut membuat Jackson terkenal di seluruh negeri sebagai Pahlawan New Orleans. Kemenangan itu memperkuat reputasi militer yang kemudian ia gunakan dalam kampanye presiden. Keberhasilan mempertahankan gerbang perdagangan Mississippi memberi para pendukungnya prestasi yang mudah dikenang dan dirayakan.
Reputasi itu tidak langsung membawanya menang dalam pemilihan presiden. Jackson kalah dari John Quincy Adams dalam pemilihan 1824. Ia terpilih pada November 1828 dan mulai menjabat pada 4 Maret 1829. New Orleans menyumbang sebagian reputasi militer yang menopang keberhasilan tersebut.
Tindakannya di New Orleans juga memberi bahan kritik kepada lawan politik. Dalam pemilihan 1828, pendukung Adams menyoroti hukum darurat militer yang diberlakukan Jackson di sana pada 1814–1815. Mereka menggunakannya untuk menggambarkan Jackson sebagai pemimpin militer yang otoriter. Episode yang sama menjadi dasar argumen politik yang saling bertentangan tentang kepemimpinannya.
Tanya jawab
Apakah pertempuran berlangsung setelah perang secara hukum berakhir?
Perjanjian sudah ditandatangani, tetapi syarat-syarat agar mengikat belum terpenuhi. Perjanjian mulai berlaku pada 17 Februari 1815, setelah ratifikasi Madison dan pertukaran dokumen. Pertempuran berlangsung pada 8 Januari.
Apakah komandan Inggris diperintahkan berhenti jika mendengar desas-desus perdamaian?
Instruksi rahasia Bathurst pada 24 Oktober 1814 memerintahkan Pakenham melanjutkan operasi meskipun ada desas-desus perdamaian. Saat pertempuran berlangsung, kabar tentang kesepakatan yang telah ditandatangani belum sampai ke Amerika Serikat.
Kapan perjanjian itu sampai ke Amerika Serikat?
Favorite tiba di New York dengan membawa perjanjian pada 11 Februari 1815. Senat menyetujuinya untuk diratifikasi pada 16 Februari. Ratifikasi Madison dan pertukaran dokumen menyusul pada 17 Februari.
Apa yang paling berperan dalam pertahanan Amerika?
Posisi Jackson memadukan garis depan yang sempit, bangunan pertahanan, artileri, dan pasukan dari beberapa kelompok. Historic New Orleans Collection menyatakan bahwa meriam-meriam besar menimbulkan lebih banyak korban di pihak Inggris daripada para penembak Kentucky yang terkenal itu.
Sumber
- Komando Sejarah dan Warisan Angkatan Laut — Pertempuran New Orleans history.navy.mil
- Dinas Taman Nasional — Medan Pertempuran Chalmette nps.gov
- American Battlefield Trust — New Orleans battlefields.org
- Wikipedia — Pertempuran New Orleans en.wikipedia.org
- Arsip Nasional — Perjanjian Gent archives.gov
- Perpustakaan Kongres — Perjanjian dan Kesepakatan Internasional Lainnya: Perjanjian Gent tile.loc.gov
- Perpustakaan Lilly Universitas Indiana — Perdamaian collections.libraries.indiana.edu
- Senat AS — Senat Menyetujui Perjanjian Gent untuk Diratifikasi senate.gov
- Dinas Taman Nasional — Laporan Lanskap Budaya Medan Pertempuran Chalmette dan Pemakaman Nasional Chalmette, halaman 13 npshistory.com
- Historic New Orleans Collection — Pahlawan New Orleans hnoc.org
- Asosiasi Sejarah Louisiana — Kamus Biografi Louisiana: Jackson, Andrew lahistory.org
- Historic New Orleans Collection — Sosok Merakyat hnoc.org
FAQ
Mengapa Pertempuran New Orleans terjadi setelah perjanjian damai ditandatangani?
Pertempuran berlangsung pada 8 Januari 1815 karena kabar tentang Perjanjian Gent belum sampai ke Amerika Serikat. Perjanjian itu juga mensyaratkan ratifikasi oleh kedua pihak dan pertukaran dokumen ratifikasi sebelum mengikat.
Kapan Perjanjian Gent mulai berlaku?
Perjanjian itu mulai berlaku pada 17 Februari 1815, ketika James Madison meratifikasinya dan dokumen ratifikasi dipertukarkan di Washington.
Bagaimana Jackson mematahkan serangan Inggris?
Jackson membangun garis pertahanan berbenteng di sepanjang Kanal Rodriguez, di antara Mississippi dan rawa pohon sipres. Tembakan artileri serta dukungan milisi Tennessee dan Kentucky membantu menghentikan serangan Inggris.
Apakah kemenangan itu membuat Jackson menjadi presiden?
Kemenangan itu memperkuat reputasi nasional Jackson dan memberinya rekam jejak militer untuk kampanye-kampanye berikutnya. Ia kalah dari John Quincy Adams dalam pemilihan presiden 1824, terpilih pada November 1828, dan mulai menjabat pada 4 Maret 1829.
Image: Battle of New Orleans, Jean Hyacinthe de Laclotte.jpg — Painting by Jean Hyacinthe de Laclotte (1766 – 1829), a memb, Public domain






