Sejarah Dunia

Siapa Penemu Bubuk Mesiu? Asal Tiongkok dan Penyebarannya

Bubuk mesiu lahir dari akumulasi kerja para peramu obat, alkemis, dan perajin Tiongkok, bukan hasil penemuan satu orang. Tulisan awal Tiongkok, formula militer, bom temuan arkeologi, dan meriam Utsmaniyah menjadi jejak perkembangan serta penyebarannya.

9 menit baca9 sumberDiterbitkan: 6 November 2026Terakhir diperiksa: 6 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Siapa Penemu Bubuk Mesiu? Asal Tiongkok dan Penyebarannya
2023 Czarny proch Vesuvit LC (3).jpg

Bubuk mesiu berasal dari Tiongkok (Çin) dan berkembang melalui akumulasi kerja para peramu obat, alkemis, dan perajin. Penemuannya tidak dapat dikaitkan dengan satu orang. Sebuah teks Tiongkok dari sekitar 850 mencatat campuran pendahulunya. Sementara itu, buku panduan militer Wujing zongyao memuat formula bubuk mesiu sesungguhnya yang paling awal dan masih bertahan hingga kini, dari 1044.

Nama Tionghoanya, huoyao, berarti “obat api”. Nama ini menjadi petunjuk hubungan bubuk mesiu dengan alkimia dan pencarian keabadian. Jika Anda mengikuti kisahnya, dari ruang kerja yang terbakar hingga meriam pengepungan Utsmaniyah (Osmanlı), Anda dapat melihat bagaimana bahan yang diteliti para alkemis menjadi teknologi militer. Bom keramik, panduan militer, dan sebutan seperti “salju Tiongkok” membantu menelusuri perkembangannya.

Dari mana asal bubuk mesiu?

Mesiu hitam yang digunakan dalam sejarah mengandung sendawa, belerang, dan arang. Bahan ini merupakan campuran buatan, bukan satu mineral yang tinggal diambil dari tanah dalam bentuk siap pakai. Jadi, asal geografis dan bahan penyusunnya menjawab dua sisi dari pertanyaan yang sama. Bubuk mesiu muncul di Tiongkok, dan orang membuatnya dengan mencampurkan bahan-bahan yang terpisah.

Sebagai perbandingan sehari-hari, bayangkan campuran yang Anda gunakan di dapur. Hasil akhirnya harus dibuat dari sejumlah bahan. Mesiu hitam juga bergantung pada penggabungan beberapa zat.

Kegiatan alkimia di Tiongkok menjadi latar kemunculannya. Orang-orang yang mencari keabadian bereksperimen dengan campuran yang bisa menghasilkan nyala api berbahaya. Hubungannya dengan pengobatan tetap tercermin dalam nama huoyao. Namun, bahan ini kemudian muncul dalam catatan militer sebagai sarana membakar sasaran dan memberikan tenaga pada senjata.

Siapa penemu bubuk mesiu di Tiongkok?

Tidak ada satu orang yang dapat disebut sebagai penemu bubuk mesiu. Bahan ini berkembang dari pengetahuan yang terakumulasi di kalangan peramu obat, alkemis, dan perajin Tiongkok. Perkembangan bersama ini penting untuk dipahami. Kisahnya mencakup campuran percobaan, formula tertulis, metode produksi, dan berbagai cara memanfaatkan api dalam persenjataan.

Sebuah teks Tiongkok yang berasal dari sekitar 850 memberikan bukti tertulis awal tentang campuran pendahulu bubuk mesiu. Ini merupakan tonggak yang berbeda dari formula yang dicatat pada 1044 dan masih bertahan hingga kini. Anda perlu membedakan kedua tanggal tersebut. Catatan awal tentang campuran yang mudah terbakar dan buku panduan militer yang mendokumentasikan bubuk mesiu mewakili tahap perkembangan yang berbeda.

Zhenyuan miaodao yaolüe, yang diperkirakan berasal dari sekitar pertengahan abad kesembilan, menjelaskan bahaya campuran alkimia. Nyala apinya membakar tangan dan wajah orang. Api itu bahkan membakar bangunan tempat mereka bekerja. Catatan ini menempatkan cedera dan kebakaran tidak disengaja dalam sejarah tertulis awal bahan tersebut.

Bagaimana bubuk mesiu menjadi senjata?

Wujing zongyao dari 1044 mencatat formula bubuk mesiu sesungguhnya yang paling awal dan masih bertahan hingga kini. Buku ini juga membahas produksi dalam skala besar. Konteks militernya menunjukkan bahwa bubuk mesiu telah menjadi bahan yang perlu dijelaskan dan diproduksi oleh tentara. Penggunaannya sudah melampaui campuran berbahaya yang berkaitan dengan kegiatan alkimia.

Sejak akhir masa Dinasti Tang atau awal masa Dinasti Song, bungkusan kecil bubuk mesiu dipasang pada anak panah di Tiongkok. Bungkusan dari kertas atau bambu ini digunakan untuk membakar sasaran. Senjata tersebut menggabungkan proyektil yang sudah dikenal dengan bungkusan yang dirancang untuk membawa api ke tujuannya.

Tentara Song juga menggunakan bom berisi bubuk mesiu dan potongan besi. Ketapel melontarkannya ke arah musuh. Tombak api awal menawarkan cara lain. Tabung bambu atau logam menyemburkan api. Anak panah, bom yang dilontarkan ketapel, dan tombak api menunjukkan beberapa penggunaan militer bubuk mesiu di Tiongkok.

Pada abad ketiga belas, pasukan Tiongkok dan Mongol sama-sama menggunakan senjata bubuk mesiu secara luas. Salah satu cara tentara Mongol memperoleh teknologi militer Tiongkok adalah dengan menawan para insinyur dan ahli artileri Tiongkok, lalu mempekerjakan mereka. Perpindahan tenaga ahli menjadi bagian dari pertukaran teknologi ini.

Bagaimana bubuk mesiu menyebar ke luar Tiongkok?

Salah satu penjelasan menghubungkan penyebaran bubuk mesiu ke barat dengan ekspansi Mongol. Menurut penjelasan ini, teknologi yang dipelajari di Tiongkok bergerak melalui Asia Tengah dan Timur Tengah menuju Eropa pada abad ketiga belas. Jalur persis masuknya bubuk mesiu ke Eropa masih belum diketahui.

Penjelasan tersebut perlu ditelaah dengan cermat. Timothy May mempertanyakan kekuatan bukti bahwa bangsa Mongol secara rutin menggunakan senjata bubuk mesiu di luar Tiongkok. Penggunaan oleh pasukan Tiongkok dan Mongol, perekrutan tenaga ahli, serta catatan yang kemudian muncul di tempat lain semuanya merupakan bagian dari kisah ini. Namun, hal-hal tersebut tidak boleh dianggap sebagai bukti bagi setiap tahap yang diajukan dalam satu jalur penyebaran.

Pengetahuan tentang bubuk mesiu terdokumentasi di dunia Islam antara 1240 dan 1280. Penulis Suriah Hasan al-Rammah memasukkan resep bubuk mesiu dalam karyanya. Istilah yang digunakannya juga mengarah ke Tiongkok. Ia menyebut sendawa sebagai “salju Tiongkok”, kembang api sebagai “bunga Tiongkok”, dan roket sebagai “anak panah Tiongkok”.

Di Eropa, pemikir Inggris Roger Bacon menyebut bubuk mesiu dalam Opus Majus dan Opus Tertium pada 1267. Rujukan ini membuktikan keberadaan pembahasan tertulis tentang bubuk mesiu dalam karya-karyanya. Rujukan tersebut merupakan bagian dari sejarah yang sama dengan catatan dan ilustrasi senjata bubuk mesiu nyata yang muncul kemudian, tetapi keduanya tetap perlu dibedakan.

Royal Armouries mengidentifikasi catatan dari Firenze pada 1326 sebagai catatan awal yang jelas tentang senjata bubuk mesiu di Eropa Barat. Sebuah manuskrip karya Walter de Milemete dari tahun yang sama memuat salah satu ilustrasi meriam paling awal di Eropa. Catatan dan gambar ini bersama-sama memberikan bukti konkret tentang artileri awal Eropa.

Apa kaitan sejarah bubuk mesiu dengan wisatawan di Turki?

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Turki (Türkiye), pengepungan Istanbul (İstanbul) oleh Utsmaniyah pada 1453 memberikan kaitan langsung. Pasukan Utsmaniyah menggunakan meriam besar selama pengepungan. Peristiwa ini menjadi contoh penting perang pengepungan dengan bubuk mesiu, berabad-abad setelah formula militer Tiongkok dari 1044.

Jika Anda sedang menelusuri sejarah Istanbul, bubuk mesiu juga membawa Anda melampaui kisah pengepungan itu sendiri. Pabrik mesiu Utsmaniyah beroperasi di Istanbul, Edirne, dan Gelibolu. Produksinya diawasi melalui pencatatan yang ketat. Jadi, bahan yang digunakan dalam meriam juga memiliki sejarah manufaktur dan pengawasan administratif, selain penggunaannya di medan perang.

Kata barut dalam bahasa Turki memiliki jejak dokumentasinya sendiri. TDV İslâm Ansiklopedisi menyatakan bahwa asal katanya tidak pasti. Ensiklopedia ini mengaitkan salah satu penggunaan awalnya dengan karya İbnü’l-Baytâr, yang wafat pada 1248. Kata tersebut menjadi bagian dari sejarah bahasa yang berjalan beriringan dengan penyebaran pengetahuan tentang bubuk mesiu dan produksinya oleh Utsmaniyah pada masa berikutnya.

Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan wisata

Dua bom keramik yang diangkat dari bangkai kapal di lepas pantai Takashima, Jepang, memberikan bukti fisik yang berkaitan dengan invasi Mongol pada 1281. Pemeriksaan sinar-X menunjukkan bahwa salah satunya hanya berisi bubuk mesiu. Bom lainnya berisi bubuk mesiu dan lebih dari selusin pecahan besi berbentuk persegi.

Isi tersebut membuat temuan ini sangat informatif. Bom-bom itu menghubungkan wadah keramik dengan bubuk mesiu. Sementara itu, bom berisi besi juga menyimpan bukti tentang pecahan di dalamnya. Bersama uraian tentang bom Tiongkok yang mengandung besi, benda-benda ini memberi Anda bukti material yang melengkapi catatan tertulis tentang senjata bubuk mesiu.

Produksi bubuk mesiu juga menghadapi masalah praktis dalam pengangkutan. Getaran dapat menyebabkan bahan-bahan dalam campuran mesiu terpisah. Pengembangan mesiu berbutir mengurangi masalah tersebut. Dengan demikian, sejarah bubuk mesiu mencakup perubahan pada bahannya sendiri, selain perubahan pada senjata yang menggunakannya.

Menjelang akhir abad kesembilan belas, mesiu tanpa asap dan propelan baru seperti kordit mulai mengubah kedudukan mesiu hitam dalam senjata api. Campuran tradisional dari sendawa, belerang, dan arang merupakan bagian dari sejarah panjang. Dalam perkembangannya, propelan yang muncul kemudian mengubah bahan yang digunakan senjata.

Apa itu Konspirasi Bubuk Mesiu?

Konspirasi Bubuk Mesiu pada 1605 adalah rencana untuk meledakkan Parlemen Inggris. Para konspirator menempatkan 36 tong bubuk mesiu di ruang penyimpanan di bawah House of Lords. Guy Fawkes menjaga tong-tong yang disiapkan untuk pembukaan sidang parlemen pada 5 November.

Fawkes merupakan bagian dari sejarah penggunaan bubuk mesiu, bukan penemuannya. Formula Tiongkok dalam Wujing zongyao berasal dari 1044, jauh sebelum konspirasi tersebut. Memisahkan kedua peristiwa ini membantu membedakan sebuah kejadian terkenal yang melibatkan bubuk mesiu dari perkembangan bahannya yang berlangsung jauh lebih awal.

Linimasa

  • Sekitar 850: Sebuah teks Tiongkok mencatat campuran yang dianggap sebagai pendahulu bubuk mesiu.
  • 1044: Wujing zongyao mencatat formula bubuk mesiu dan produksi dalam skala besar.
  • Abad ketiga belas: Pasukan Tiongkok dan Mongol menggunakan senjata bubuk mesiu secara luas.
  • 1240–1280: Pengetahuan tentang bubuk mesiu terdokumentasi di dunia Islam.
  • 1267: Roger Bacon menyebut bubuk mesiu dalam tulisan-tulisannya.
  • 1281: Bom keramik yang berkaitan dengan invasi Mongol ke Jepang kelak menjadi bukti arkeologi dari bangkai kapal di lepas pantai Takashima.
  • 1326: Firenze mencatat senjata bubuk mesiu, dan manuskrip Walter de Milemete memuat ilustrasi meriam.
  • 1453: Pasukan Utsmaniyah menggunakan meriam besar selama pengepungan Istanbul.
  • 1605: Para konspirator menyiapkan 36 tong untuk Konspirasi Bubuk Mesiu di Inggris.
  • Akhir abad kesembilan belas: Mesiu tanpa asap dan propelan baru seperti kordit mengubah kedudukan mesiu hitam dalam senjata api.

FAQ

Siapa penemu bubuk mesiu?

Penemuan bubuk mesiu tidak dapat dikaitkan dengan satu orang. Bubuk mesiu berkembang melalui akumulasi kerja para peramu obat, alkemis, dan perajin di Tiongkok.

Dari mana asal bubuk mesiu?

Bubuk mesiu berasal dari Tiongkok. Mesiu hitam yang digunakan dalam sejarah merupakan campuran buatan dari sendawa, belerang, dan arang.

Kapan bubuk mesiu ditemukan?

Sebuah teks Tiongkok dari sekitar 850 mencatat campuran yang dianggap sebagai pendahulu bubuk mesiu. Wujing zongyao dari 1044 memuat formula bubuk mesiu sesungguhnya yang paling awal dan masih bertahan hingga kini.

Apakah Guy Fawkes menemukan bubuk mesiu?

Tidak. Guy Fawkes menjaga 36 tong yang disiapkan untuk Konspirasi Bubuk Mesiu pada 1605, berabad-abad setelah teks-teks Tiongkok mencatat formula bubuk mesiu.

Sumber

  1. Academy of Chinese Studies — Bubuk Mesiu dan Senjata Api di Tiongkok Kuno mainuat.chiculture.org.hk
  2. University of Washington — Senjata Api depts.washington.edu
  3. Columbia University — Tiongkok pada Masa Dinasti Song: Bubuk Mesiu afe.easia.columbia.edu
  4. Wikipedia — Bubuk Mesiu en.wikipedia.org
  5. Vikipedi — Bubuk Mesiu tr.wikipedia.org
  6. Royal Armouries — Perang Seratus Tahun 1337–1453 royalarmouries.org
  7. Archaeology — James P. Delgado, Peninggalan Kamikaze archive.archaeology.org
  8. TDV İslâm Ansiklopedisi — Bubuk Mesiu islamansiklopedisi.org.tr
  9. National Park Service — Bubuk Mesiu home.nps.gov

FAQ

Siapa penemu bubuk mesiu?

Penemuan bubuk mesiu tidak dapat dikaitkan dengan satu orang. Bubuk mesiu berkembang melalui akumulasi kerja para peramu obat, alkemis, dan perajin di Tiongkok.

Dari mana asal bubuk mesiu?

Bubuk mesiu berasal dari Tiongkok. Mesiu hitam yang digunakan dalam sejarah merupakan campuran buatan dari sendawa, belerang, dan arang.

Kapan bubuk mesiu ditemukan?

Sebuah teks Tiongkok dari sekitar 850 mencatat campuran yang dianggap sebagai pendahulu bubuk mesiu. Wujing zongyao dari 1044 memuat formula bubuk mesiu sesungguhnya yang paling awal dan masih bertahan hingga kini.

Apakah Guy Fawkes menemukan bubuk mesiu?

Tidak. Guy Fawkes menjaga 36 tong yang disiapkan untuk Konspirasi Bubuk Mesiu pada 1605, berabad-abad setelah teks-teks Tiongkok mencatat formula bubuk mesiu.

Image: 2023 Czarny proch Vesuvit LC (3).jpg — Jacek Halicki, CC BY-SA 4.0

Bagikan

Menemukan kesalahan di artikel ini? Beri tahu kami →

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait