Kesultanan Utsmaniyah · 1299 – 1922

Mihrimah Sultan: Putri Tunggal Sulaiman dan Dua Masjidnya

Mihrimah Sultan adalah putri Sulaiman Agung dan Hürrem Sultan, istri Rüstem Pasha, serta penyandang dana dua kompleks masjid di Istanbul yang dirancang Sinan. Kisah bahwa Sinan membangun keduanya karena mencintainya merupakan legenda yang diperdebatkan, sehingga artikel ini memisahkannya dari riwayat hidup Mihrimah yang terdokumentasi.

Para sejarawan berbeda pendapat tentang topik ini: artikel ini membedakan fakta yang terdokumentasi dari penafsiran dan mencantumkan sumbernya. Kebijakan Sumber Kami →

8 menit baca12 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Mihrimah Sultan: Putri Tunggal Sulaiman dan Dua Masjidnya
İmparator Süleyman’ın Kızı Cameria (Mihrimah Sultan).jpg

Mihrimah Sultan adalah putri Sulaiman Agung dan Hürrem Sultan. Ia merupakan satu-satunya putri Sulaiman yang bertahan hidup. Sampai sekarang, Anda masih bisa mengunjungi dua kompleks masjid yang ia danai di Istanbul. Keduanya dirancang oleh arsitek Sinan. Dari kedua bangunan itu berkembang sebuah legenda cinta yang terkenal. Artikel ini memisahkan keterangan yang tercatat dalam sumber dari kisah yang hanya berupa cerita.

Siapa Mihrimah Sultan?

Mihrimah lahir dalam keluarga dinasti Utsmaniyah sekitar 1522. Tanggal kelahirannya tidak diketahui secara pasti. Ensiklopedia Islam TDV menyebut sekitar 1522.

Orang tuanya adalah Sulaiman, yang dalam bahasa Turki dikenal sebagai Kanûnî, dan Hürrem Sultan. Di antara putri-putri Sulaiman, hanya Mihrimah yang bertahan hidup.

Karena itulah sejarawan menempatkannya sebagai tokoh penting dalam dinasti tersebut. Ia adalah putri sultan. Kelak, ia juga menjadi saudara perempuan sultan, seperti yang akan Anda baca di bawah.

Nama Asli Mihrimah Sultan dan Artinya

Banyak orang mencari informasi tentang “nama asli” Mihrimah. Mihrimah memang nama yang membuatnya dikenal. Nama ini berasal dari bahasa Persia dan berarti “matahari dan bulan”.

Ejaannya dalam dokumen Utsmaniyah berbeda dari ejaan modern. Para peneliti menyarankan pembacaan Mihr ü Mah. Arti nama ini akan kembali dibahas karena matahari dan bulan muncul dalam legenda tentang kedua masjidnya.

Suami Mihrimah Sultan: Rüstem Pasha

Mihrimah menikah dengan Rüstem Pasha pada 1539. Pernikahan itu dirayakan bersama pesta khitan Pangeran Bayezid dan Pangeran Cihangir. Satu perayaan mencakup pernikahan kerajaan dan upacara bagi dua pangeran.

Akad pernikahan mereka masih tersimpan dalam catatan yang telah diterbitkan. Sejarawan Zahit Atçıl mencatat bahwa akad itu menetapkan mahar tertunda bagi Mihrimah sebesar 100.000 koin emas sultani Utsmaniyah. Ini adalah jumlah yang disepakati sejak awal dan menjadi hak istri untuk dibayarkan kemudian. Nilainya dalam pernikahan ini sangat besar.

Rüstem Pasha meninggal pada 1561. Mihrimah tidak menikah lagi.

Anak-Anak Mihrimah Sultan

Berbagai sumber sepakat bahwa Mihrimah dan Rüstem memiliki seorang putri bernama Ayşe Hümaşah.

Keberadaan seorang putra bernama Osman lebih diperdebatkan. Atçıl menunjukkan bahwa akta wakaf tahun 1550 hanya menyebut Ayşe. Ia mengemukakan kemungkinan bahwa Osman lahir dari ibu yang berbeda. Jadi, Ayşe adalah anak yang dapat disebut dengan pasti. Status Osman masih menjadi pertanyaan terbuka.

Potret Asli Mihrimah Sultan

Banyak orang juga bertanya apakah ada potret asli Mihrimah. Galeri Uffizi di Firenze menyimpan potret karya Cristofano dell’Altissimo dengan cat minyak di atas panel kayu. Potret itu menampilkan Mihrimah dengan nama “Cameria”.

Lukisan tersebut memuat inskripsi bertahun 1541. Meski demikian, Uffizi memperkirakan karya itu dibuat pada 1555–1564. Altissimo adalah seniman Eropa. Karena itu, pahami lukisan tersebut sebagai gambaran Mihrimah dari sudut pandang Eropa, bukan sebagai rekaman yang dibuat langsung di sisinya.

Masjid Mihrimah Sultan: Kompleks Üsküdar

Kompleks pertama dari dua kompleksnya yang terkenal berdiri di Üsküdar, di sisi Asia Istanbul. Letaknya di sebelah utara İskele Meydanı, yaitu alun-alun dermaga, pada awal Jalan Paşalimanı. Jika Anda datang lewat laut, tempat turun Anda dekat dengan masjid ini.

Sinan membangun masjid tersebut. Inskripsi pembangunannya menyatakan bahwa masjid selesai pada 1547. Tahun Masehi itu bertepatan dengan tahun 954 Hijriah.

Masjid ini memiliki dua menara. Kubah utamanya ditopang oleh setengah kubah pada tiga sisi. Saat masuk, arahkan pandangan Anda ke atas. Susunan kubah inilah yang perlu diperhatikan.

Masjid itu tidak dibangun sebagai bangunan tunggal. Rancangan awalnya juga mencakup:

  • madrasah atau sekolah,
  • sekolah dasar untuk anak-anak,
  • dapur umum dan rumah singgah,
  • penginapan,
  • serta fasilitas air.

Kompleks semacam ini berfungsi seperti sebuah lingkungan kecil. Orang belajar, makan, dan mengambil air di sana.

Masjid Mihrimah Sultan di Edirnekapı

Kompleks kedua berada di Edirnekapı. Letaknya di bukit keenam Istanbul, tepat di samping tembok darat bersejarah.

Kompleks ini tidak memiliki inskripsi pembangunan. Karena itu, waktu pembangunannya tidak diketahui secara pasti. Portal Kebudayaan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menyebut rentang 1562–1566 berdasarkan catatan wakaf dan surat-menyurat.

Masjid ini memiliki satu menara. Gempa bumi merusak menara aslinya, dan menara yang sekarang merupakan hasil pembangunan ulang. Hanya bagian dasarnya yang berasal dari pembangunan pertama.

Hamam Mihrimah Sultan: Apa yang Terdokumentasi?

Kompleks Edirnekapı memang memiliki pemandian. Menurut Ensiklopedia TDV, terdapat pemandian ganda di samping masjid dan madrasah. Kompleks ini juga memiliki deretan toko beratap (arasta), sekolah dasar, pancuran air, dan bangunan makam.

Keadaan di Üsküdar kurang jelas. Sebuah bangunan bernama “Hamam Mihrimah Sultan” terkadang disebut berada di sana. TDV menyatakan bahwa bangunan itu tidak tercantum dalam akta wakaf maupun daftar karya yang disusun Sinan sendiri. Bangunan tersebut dibongkar pada 1994. Kini, bangunan lain berdiri di lokasinya. Belum dapat dipastikan apakah pemandian itu pernah menjadi bagian dari kompleks. Karena itu, Edirnekapı adalah tempat dengan dasar dokumentasi paling kuat untuk menelusuri kaitan Mihrimah dengan tradisi pemandian.

Legenda Cinta: Benarkah Sinan Membangun Kedua Masjid untuk Mihrimah?

Menurut cerita populer, Sinan mencintai Mihrimah dan mengungkapkan cintanya melalui dua bangunan. Satu bangunan dimaksudkan melambangkan matahari, satu lagi bulan, sesuai arti nama Mihrimah. Beberapa versi menambahkan bahwa saat ekuinoks, matahari terbenam di satu masjid sementara bulan terbit di masjid lainnya.

Sumber-sumber yang ada tidak mendukung cerita ini.

  • Dalam artikel tahun 2017, Arıkan dan Kızılözen membahas kisah cinta itu sebagai legenda urban.
  • Keduanya menawarkan penafsiran lain. Menurut mereka, matahari dan bulan berkaitan dengan lambang penguasa dalam kosmologi bangsa-bangsa Turkik, bukan kisah asmara.
  • Ulasan Arkitera menguji klaim tentang ekuinoks dan memberikan jawaban langsung. Bulan dan Matahari tidak selalu terbit di tempat yang sama pada saat ekuinoks.

Jadi, legenda itu merupakan cerita yang dilekatkan pada bangunan, bukan fakta tentang Sinan atau Mihrimah. Ceritanya tetap perlu Anda ketahui karena sering dituturkan kembali oleh pemandu dan warga setempat.

Mihrimah Sultan Setelah Suami dan Ayahnya Meninggal

Sulaiman meninggal pada 1566. Setelah itu, Mihrimah tinggal di Istana Lama (Eski Saray) di Istanbul.

Ketika saudara laki-lakinya, Selim II, naik takhta, Mihrimah memberinya 50.000 keping emas untuk kebutuhan mendesak. Dengan demikian, saudara perempuan sultan dapat mendukung negara menggunakan uangnya sendiri.

Kegiatan amalnya menjangkau wilayah di luar Istanbul. TDV melaporkan bahwa ia menghabiskan 500.000 keping emas untuk memperbaiki saluran air Aynizübeyde di Makkah (Mekke).

Surat-Surat Mihrimah Sultan kepada Seorang Raja

Mihrimah juga berkirim surat kepada penguasa asing. Nejat R. Uçtum menemukan dua surat asli darinya kepada Raja Sigismund II Augustus dari Polandia di arsip AGAD, Warsawa. Uçtum kemudian menerbitkan kedua surat tersebut.

Surat balasan Mihrimah mencantumkan daftar hadiah yang ia kirim. Di antaranya terdapat enam saputangan dan satu handuk tangan dan wajah (makrama).

Kapan dan di Mana Mihrimah Sultan Meninggal?

Mihrimah meninggal pada 25 Januari 1578. Tanggal ini berasal dari catatan pengelana Jerman Stephan Gerlach, yang saat itu berada di Istanbul. Wikipedia bahasa Inggris menyebut Istana Lama di Istanbul sebagai tempat wafatnya.

Ia tidak dimakamkan di salah satu dari dua kompleks masjidnya sendiri. Ia dimakamkan di bangunan makam Sulaiman Agung dalam kompleks Süleymaniye, yaitu makam ayahnya.

Linimasa

  • Sekitar 1522: Mihrimah Sultan lahir. Tanggal pastinya tidak diketahui.
  • 1539: Ia menikah dengan Rüstem Pasha.
  • 1547: Masjid Mihrimah Sultan di Üsküdar selesai dibangun.
  • 1561: Rüstem Pasha meninggal. Mihrimah tidak menikah lagi.
  • 1562–1566: Rentang waktu pembangunan yang disebutkan untuk kompleks Edirnekapı.
  • 1566: Sulaiman meninggal. Mihrimah kemudian tinggal di Istana Lama.
  • 25 Januari 1578: Mihrimah meninggal di Istanbul dan dimakamkan di makam ayahnya di Süleymaniye.

Detail yang Tidak Akan Anda Temukan dalam Buku Panduan Wisata

  • Akad pernikahannya menetapkan mahar tertunda sebesar 100.000 koin emas sultani.
  • Ia memberi saudara laki-lakinya, Selim II, 50.000 keping emas saat naik takhta.
  • Ia menghabiskan 500.000 keping emas untuk saluran air di Makkah.
  • Suratnya kepada raja Polandia mencantumkan enam saputangan dan satu handuk tangan dan wajah di antara hadiah yang dikirim.
  • Potret di Uffizi memuat tahun 1541, tetapi museum memperkirakan lukisan itu dibuat pada 1555–1564.
  • Satu-satunya bagian asli menara Edirnekapı adalah bagian dasarnya.

Mengunjungi Kedua Masjid

Untuk melihat keduanya, mulailah dari Üsküdar. Temukan alun-alun dermaga, lalu berjalanlah ke utara menuju awal Jalan Paşalimanı. Cari masjid dengan dua menara. Hitung setengah kubah di bawah kubah utamanya.

Setelah itu, menyeberanglah ke sisi Eropa dan lanjutkan ke Edirnekapı. Masjidnya berada di samping tembok lama di bukit keenam. Bandingkan menara tunggalnya dengan dua menara di Üsküdar.

Sambil berjalan, Anda boleh mengingat legenda itu, tetapi jangan menjadikannya pegangan. Kedua bangunan memiliki dokumentasi yang kuat. Kisah cintanya tidak.

FAQ

Siapa Mihrimah Sultan?

Ia adalah putri Sulaiman Agung dan Hürrem Sultan, sekaligus satu-satunya putri sang sultan yang bertahan hidup.

Apakah Mihrimah nama aslinya?

Itulah nama yang membuatnya dikenal. Artinya “matahari dan bulan” dalam bahasa Persia. Para peneliti membaca namanya dalam dokumen Utsmaniyah sebagai Mihr ü Mah.

Di mana ia dimakamkan?

Di makam Sulaiman dalam kompleks Süleymaniye, bukan di salah satu dari dua masjidnya sendiri.

Apakah Sinan membangun kedua masjid karena cinta?

Cerita itu populer, tetapi diperdebatkan. Sebuah artikel tahun 2017 menyebutnya legenda urban.

Masjid mana yang sebaiknya Anda kunjungi lebih dahulu?

Masjid Üsküdar berada dekat alun-alun dermaga, sedangkan masjid Edirnekapı berada di samping tembok darat. Mengunjungi keduanya memungkinkan Anda membandingkan kedua masjid itu.

Sumber

  1. Ensiklopedia Islam TDV — Mihrimah Sultan islamansiklopedisi.org.tr
  2. Ensiklopedia Islam TDV — Kompleks Mihrimah Sultan (Üsküdar) islamansiklopedisi.org.tr
  3. Ensiklopedia Islam TDV — Masjid dan Kompleks Edirnekapı islamansiklopedisi.org.tr
  4. Zahit Atçıl — Kebijakan Pernikahan Dinasti Utsmaniyah dan Pernikahan Mihrimah Sultan dergipark.org.tr
  5. Nejat R. Uçtum — Surat-Surat Hürrem Sultan dan Mihrümah Sultan kepada Raja Polandia Sigismund II, Belleten belleten.gov.tr
  6. Galeri Uffizi — Kisah Perempuan dan Kekuasaan uffizi.it
  7. Portal Kebudayaan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Kompleks Mihrimah Sultan di Edirnekapı kulturportali.gov.tr
  8. Pemerintah Kota Üsküdar — Masjid Mihrimah Sultan uskudar.bel.tr
  9. Metin Arıkan dan Gülcan Kızılözen — Cerminan Budaya Pemahaman Kosmologi Turkik: Studi Kasus Kompleks-Kompleks Mihrimah Sultan dergipark.org.tr
  10. Arkitera — Apakah Arsitek Sinan Mengukir Cintanya pada Batu? arkitera.com
  11. Wikipedia bahasa Inggris — Mihrimah Sultan (putri Sulaiman I) en.wikipedia.org
  12. Wikipedia bahasa Turki — Mihrimah Sultan (putri Sulaiman I) tr.wikipedia.org

Image: İmparator Süleyman’ın Kızı Cameria (Mihrimah Sultan).jpg — After Cristofano dell’Altissimo, Public domain

Bagikan

Menemukan kesalahan di artikel ini? Beri tahu kami →

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait