Fez (bahasa Turki: Fes) adalah kota bersejarah di wilayah Fes-Meknes, Maroko, di Afrika Utara. Letaknya di barat laut Pegunungan Atlas. Permukiman lamanya tumbuh di sekitar Sungai Oued Fes. Medinanya dikenal dengan bangunan abad pertengahan, pusat pendidikan, dan kerajinan tradisional. Tempat penyamakan kulit Chouara berada di Fes el-Bali, di tepi sungai dekat Madrasah Saffarin.
Bak-bak penyamakan berwarna-warni itu merupakan bagian dari sejarah yang lebih luas. Fez bermula dari permukiman terpisah di kedua sisi sungai. Kota ini kemudian menjadi ibu kota pada masa Dinasti Mariniyah. Pasar-pasarnya berkembang menurut jenis pekerjaan tertentu. Jika Anda mengikuti hubungan tersebut, medina akan lebih mudah dipahami. Tembok, bangunan keagamaan, bengkel kerajinan, dan pemandian umumnya merupakan bagian dari sejarah perkotaan yang sama.
Letak Fez, Maroko, di peta
Sungai Oued Fes mengalir dari barat ke timur melalui kawasan tempat permukiman lama berkembang. Sungai ini bisa menjadi titik awal bagi Anda untuk memahami kota. Pada mulanya, Fez terdiri atas dua permukiman dengan tembok masing-masing. Kawasan Andalusia dan kawasan Kairouan berada di sisi sungai yang berlawanan.
Tiga nama membantu Anda memahami geografi sejarah kota ini: Fes el-Bali, Fes el-Jdid, dan Ville Nouvelle. Dua nama pertama merupakan kawasan kota bersejarah. Ville Nouvelle dibangun pada masa penjajahan Prancis. Pembagian ini mencerminkan tahapan pertumbuhan yang berbeda. Kota ini tidak dibangun dalam satu masa saja.
Fes el-Jdid berada di sebelah barat kota yang lebih tua. Dinasti Mariniyah mendirikannya pada 1276 dengan sebuah istana dan pusat militer. Letaknya penting. Pendirian kawasan baru ini memperluas kota sekaligus menyediakan tempat tersendiri bagi kegiatan kerajaan dan militer di samping permukiman lama.
Sejarah medina Fez, Maroko
UNESCO menelusuri awal medina ke permukiman yang didirikan Dinasti Idrisiyah antara 789 dan 808. Gambaran umum tentang satu kota tua bertembok menutupi susunan yang lebih awal. Pada mulanya, sungai memisahkan dua komunitas yang masing-masing dikelilingi tembok. Penyatuan keduanya kemudian mengubah tata ruang Fez secara besar-besaran.
Pada abad ke-11, Dinasti Murabitun menyatukan kedua permukiman itu dalam satu sistem tembok. Pada masa Dinasti Mariniyah, terutama abad ke-13 dan ke-14, Fez menggantikan Marrakesh sebagai ibu kota. Madrasah, masjid, istana, dan air mancur menjadi bagian dari perkembangan kota di bawah dinasti tersebut.
UNESCO menggambarkan teknik arsitektur dan hiasan kota ini sebagai perpaduan keterampilan perajin setempat dengan pengaruh Andalusia, Timur, dan Afrika. Perpaduan itu terlihat dalam pembangunan dan ornamen medina sendiri. Bangunan-bangunan Fez menyimpan bukti hubungan yang menjangkau wilayah di luar kota dan lembah sungainya.
Medina ini masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO pada 1981. Kawasan yang terdaftar mencakup 280 hektare. Penetapan ini meliputi lingkungan perkotaan dengan sejarah bangunan keagamaan, pasar, pemandian umum, dan produksi kerajinan. Cakupannya melampaui sejarah satu monumen.
Garis waktu
- 789–808: Permukiman yang didirikan Dinasti Idrisiyah membentuk inti Fez.
- 859: Pembangunan Masjid Qarawiyyin dimulai.
- Abad ke-11: Dinasti Murabitun menyatukan kedua permukiman dalam satu sistem tembok.
- 1276: Dinasti Mariniyah mendirikan Fes el-Jdid.
- Akhir abad ke-18: Tempat penyamakan kulit Ayn Azliten didirikan di Fez bagian utara.
- 1912: Ibu kota politik Maroko dipindahkan ke Rabat.
- 1981: Medina masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO.
- 2005–2007: Masjid Qarawiyyin menjalani pemugaran.
Penyamakan kulit Chouara di Fez, Maroko
Chouara adalah tempat penyamakan kulit terbesar di Fez. Letaknya di tepi sungai di Fes el-Bali, dekat Madrasah Saffarin. Bak-baknya yang berwarna-warni digunakan untuk mengolah kulit domba, sapi, dan kambing menjadi kulit siap pakai untuk kerajinan. Lokasi ini menghubungkan produksi kulit dengan geografi permukiman lama kota.
Tanggal pendiriannya perlu dijelaskan dengan cermat. Tradisi setempat mengaitkan Chouara dengan Idris II pada awal abad ke-9. Namun, menurut para sejarawan, sejarah awalnya belum memiliki dokumentasi yang memadai. Kisah tradisional itu merupakan bagian dari riwayat Chouara, tetapi belum membuktikan waktu pendiriannya secara pasti.
Pengolahan kulit secara tradisional memakai rendaman yang mengandung bahan seperti kapur, garam, air, dan kotoran merpati. Bahan pewarna alami mencakup nila untuk warna biru dan pacar untuk warna jingga. Saat Anda melihat bak-bak tersebut, informasi ini menjelaskan fungsi warnanya. Warna-warna itu berkaitan dengan pengolahan dan pewarnaan kulit hewan.
Chouara bukan satu-satunya tempat penyamakan dalam sejarah kota ini. Ayn Azliten, di Fez bagian utara, didirikan pada akhir abad ke-18. Masa pendiriannya yang terdokumentasi memberikan titik acuan tersendiri. Hal ini berbeda dari kisah tradisional tentang pendirian awal Chouara yang belum pasti.
Sejarah masjid dan pendidikan di Fez, Maroko
Sejarah pendidikan di Fez mencakup Masjid Qarawiyyin, yang pembangunannya dimulai pada 859. Dinasti Murabitun memperluas bangunan itu pada abad ke-12. Tanggal-tanggal ini menunjukkan bahwa sejarah arsitekturnya berlangsung dalam beberapa masa. Para penguasa berikutnya memperluas lembaga keagamaan yang sudah berdiri.
Pemugaran antara 2005 dan 2007 dipimpin oleh arsitek Mohammed Fikri Benabdallah dan dikerjakan bersama para ahli Maroko. Setelah pekerjaan itu selesai, Qarawiyyin kembali menerima pelajar perempuan dalam kelas-kelasnya. Pemugaran tersebut menghubungkan perawatan bangunan bersejarah dengan keberlanjutan pengajaran di dalamnya.
Lingkungan pendidikan kota yang lebih luas juga mencakup madrasah-madrasah yang dibangun pada masa kejayaan Dinasti Mariniyah pada abad ke-13 dan ke-14. Masjid, madrasah, istana, dan air mancur berasal dari masa perkembangan Fez sebagai ibu kota tersebut. Pendidikan menjadi bagian dari tata kehidupan kota yang terbentuk di bawah pemerintahan Dinasti Mariniyah.
Menjelajahi Fez, Maroko, melalui sejarah kerajinannya
Untuk memahami sejarah kegiatan produksi di medina, Anda bisa menelusuri pekerjaan yang terkait dengan pasar-pasarnya. Pasar-pasar bersejarah ditata berdasarkan komunitas perajin. Kawasan Nejjarine dikenal dengan kerajinan kayu. Sementara itu, Alun-Alun Seffarine terkait dengan perajin logam yang membuat baki dan teko dari besi, tembaga, dan perak.
Baki atau teko menghubungkan sejarah tersebut dengan kehidupan sehari-hari. Saat Anda membawa teh dengan baki di rumah, fungsi yang akrab itu membantu menjelaskan benda-benda praktis yang dibuat di Alun-Alun Seffarine. Tradisi kerajinan alun-alun ini berkaitan dengan barang yang digunakan sehari-hari sekaligus keterampilan yang diperlukan untuk membentuk logam.
Pemandian umum menambah dimensi lain pada medina. Hamam Saffarin, Mokhfiya, dan Ben Abbad diperkirakan berasal dari abad ke-14. Bersama masjid dan pasar, pemandian ini menyimpan bukti tentang kota yang ditata untuk memenuhi kebutuhan bersama sehari-hari. Kebutuhan itu mencakup mandi dan penggunaan fasilitas umum.
Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan
Sebuah catatan yang disampaikan oleh sejarawan al-Jazna’i menyebutkan 86 tempat penyamakan kulit di Fez pada masa Dinasti Muwahhidun. Angka ini menempatkan produksi kulit dalam lingkungan bengkel kerja yang jauh lebih luas. Ketenaran Chouara saat ini perlu dipahami bersama catatan sejarah tentang banyaknya tempat penyamakan di seluruh kota.
Pasar Attarin dahulu mengkhususkan diri pada bahan-bahan untuk pengobatan tradisional. Gerbang kayu monumental berdiri di kedua ujungnya dan ditutup pada malam hari. Detail ini memperlihatkan fungsi perdagangan yang khusus sekaligus sarana fisik untuk mengendalikan akses ke pasar pada penghujung hari.
Pembagian awal antara kawasan Andalusia dan kawasan Kairouan juga memberi sungai ini dimensi sejarah sosial. Sungai tersebut memisahkan dua permukiman bertembok sebelum Dinasti Murabitun menyatukannya dalam satu tembok keliling. Dengan demikian, medina yang terbentuk kemudian mencakup komunitas-komunitas yang dahulu memiliki batas lebih tegas daripada sekadar pemisah antarl ingkungan.
Hubungan sejarah Fez dan Marrakesh
Fez dan Marrakesh terhubung melalui sejarah ibu kota Maroko. Pada masa Dinasti Mariniyah pada abad ke-13 dan ke-14, Fez menggantikan Marrakesh dalam peran tersebut. Pembangunan madrasah, masjid, istana, dan air mancur berlangsung dalam masa pentingnya peran politik dan perkembangan perkotaan ini.
Pada 1912, ibu kota politik Maroko dipindahkan ke Rabat. Fez tetap mempertahankan arti pentingnya dalam kebudayaan dan kehidupan spiritual. Kedudukannya yang berlanjut dalam kehidupan Maroko berkaitan dengan lembaga, bangunan, dan kerajinan yang maknanya melampaui keberadaan pusat pemerintahan politik.
Penduduk Fez, Maroko, dan kota bersejarahnya
Sensus 2024 mencatat jumlah penduduk Fez sebanyak 1,256,172 jiwa. Angka ini menggambarkan kota secara keseluruhan. Sementara itu, penetapan UNESCO seluas 280 hektare mengacu pada kawasan medina yang terdaftar. Dengan memahami perbedaan skala tersebut, Anda dapat menempatkan kawasan bersejarah dalam lingkup kota yang lebih besar, yang juga mencakup Ville Nouvelle.
FAQ
Di mana letak Fez di Maroko?
Fez terletak di wilayah Fes-Meknes, di barat laut Pegunungan Atlas. Permukiman lamanya berkembang di sekitar aliran Sungai Oued Fes yang membentang dari barat ke timur.
Kapan medina Fez mulai terbentuk?
UNESCO menempatkan asal-usulnya pada permukiman yang didirikan Dinasti Idrisiyah antara 789 dan 808. Dinasti Murabitun menyatukan kedua permukiman awalnya dalam satu sistem tembok pada abad ke-11.
Berapa usia tempat penyamakan kulit Chouara?
Tradisi setempat mengaitkan Chouara dengan Idris II pada awal abad ke-9. Menurut para sejarawan, waktu pasti pendirian awalnya belum didukung dokumentasi yang kuat.
Bagaimana sejarah Qarawiyyin?
Pembangunan Masjid Qarawiyyin dimulai pada 859. Masjid ini diperluas pada abad ke-12 dan dipugar antara 2005 dan 2007. Setelah pemugaran itu, pelajar perempuan kembali diterima dalam kelas-kelasnya.
Sumber
- Pusat Warisan Dunia UNESCO — Medina Fez whc.unesco.org
- Jaringan Pembangunan Aga Khan — Rehabilitasi Masjid Al-Qaraouiyine the.akdn
- Kantor Pariwisata Nasional Maroko — Brosur Fès visitmorocco.com
- Wikipedia — Fez, Maroko en.wikipedia.org
- Wikipedia — Penyamakan Kulit Chouara en.wikipedia.org
- Wikipedia bahasa Turki — Fes (kota)) tr.wikipedia.org
FAQ
Di mana letak Fez di Maroko?
Fez terletak di wilayah Fes-Meknes, Maroko, di barat laut Pegunungan Atlas. Permukiman lamanya berkembang di sekitar Sungai Oued Fes.
Kapan medina Fez didirikan?
UNESCO menelusuri asal-usulnya ke permukiman yang didirikan Dinasti Idrisiyah antara 789 dan 808. Pada abad ke-11, Dinasti Murabitun menyatukan kedua permukiman awalnya dalam satu sistem tembok.
Berapa usia tempat penyamakan kulit Chouara?
Tradisi setempat mengaitkan Chouara dengan Idris II pada awal abad ke-9. Para sejarawan mengingatkan bahwa sejarah awal pendiriannya belum didukung dokumentasi yang kuat.
Bagaimana sejarah Qarawiyyin di Fez?
Pembangunan Masjid Qarawiyyin dimulai pada 859. Dinasti Murabitun memperluasnya pada abad ke-12, dan pemugaran berlangsung antara 2005 dan 2007.
Image: Leather tanning in Fez, Morocco.jpg — Wowan1978, CC BY-SA 4.0






