Akar Kota

Ayvalık: Arsitektur Yunani, Pulau dan Pertukaran Penduduk

Rumah-rumah Yunani, gereja dan pabrik di pesisir Ayvalık menghubungkan gugusan pulaunya dengan ekonomi yang bertumpu pada produk zaitun. Kepergian penduduk Yunani dan kedatangan migran Muslim dalam pertukaran penduduk mengubah masyarakat yang menghuni lingkungan arsitektur tersebut.

8 menit baca10 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Ayvalık: Arsitektur Yunani, Pulau dan Pertukaran Penduduk
Ayvalık, Turkey.jpg

Rumah-rumah batu Yunani di Ayvalık berdiri di tengah lanskap gereja, pabrik minyak zaitun, pabrik sabun dan gudang. Pulau-pulaunya turut melindungi sebuah pelabuhan alami. Produksi zaitun membantu menjadikan pelabuhan itu pusat perdagangan penting setelah dekade 1880-an. Pertukaran penduduk kemudian mengubah masyarakat yang tinggal di antara bangunan-bangunan tersebut.

Saat Anda menjelajahi Ayvalık, tiga riwayat bertemu: pelabuhan yang terlindung pulau, arsitektur yang dibangun penduduk Yunaninya, serta permukiman migran Muslim dari pertukaran penduduk. Dua gereja berbeda yang sama-sama bernama Taksiyarhis membuat sejarah itu terasa nyata. Satu berada di pusat kota. Satunya lagi berada di Cunda.

Di mana letak Ayvalık? Ayvalık nerede

Ayvalık adalah sebuah distrik di Balıkesir, di pesisir Aegea barat laut Turki. Letaknya di antara Teluk Edremit dan Teluk Dikili, berhadapan dengan Pulau Lesbos milik Yunani (Yunanistan). Lesbos dikenal dalam bahasa Turki sebagai Midilli. Posisi ini menempatkan kota dan pulau tersebut saling berhadapan di seberang perairan.

Dokumen pengajuan Turki kepada UNESCO menggambarkan gugusan 22 pulau, dengan Cunda sebagai pulau terbesar. Perairan laut di antara Ayvalık dan Cunda membentuk pelabuhan alami. Pulau-pulau dan bentuk garis pantainya memberikan perlindungan. Di sini, pulau-pulau menjadi bagian dari sejarah produksi dan perdagangan, sekaligus lanskap pesisir.

Cunda juga dikenal sebagai Pulau Alibey dan dengan nama Yunani Moschonisia. Sumber-sumber kuno menyebut Ayvalık dan pulau-pulau di sekitarnya sebagai Hekatonnessos. Nama-nama ini berasal dari penggambaran kawasan tersebut pada masa yang berbeda. Identifikasi Ayvalık sebagai Kisthene kuno masih diperdebatkan. Karena itu, identifikasi tersebut tidak boleh diperlakukan sebagai kisah asal-usul yang sudah pasti.

Arsitektur Yunani: rumah, batu dan kawasan industri tepi laut

Rumah-rumah batu tua yang dibangun penduduk Yunani di Ayvalık dan Cunda kini secara kolektif disebut rumah Yunani. Rumah-rumah itu merupakan bagian dari warisan arsitektur yang lebih luas. Di sepanjang kawasan produksi bersejarah di tepi laut, pabrik minyak zaitun, pabrik sabun, bengkel dan gudang mempertahankan hubungan antara bangunan dan kegiatan ekonomi kota.

Batu Sarımsak setempat digunakan pada elemen arsitektur di fasad bangunan bersejarah. Saat Anda mengamati bangunan-bangunan ini, materialnya memperlihatkan hubungan nyata antara arsitektur hunian dan lingkungan setempat. Rumah-rumah juga perlu dibahas bersama bangunan industri dalam sejarah Ayvalık. Hunian, tempat produksi dan ruang penyimpanan sama-sama membentuk kota bersejarah ini.

Ayvalık menjadi pelabuhan dagang penting setelah dekade 1880-an, seiring berkembangnya produksi zaitun dan produk turunannya. Minyak zaitun dan sabun menghubungkan sejarah ini dengan kehidupan sehari-hari. Produk yang mungkin Anda anggap sebagai barang belanjaan biasa dahulu menjadi bagian utama lanskap produksi kota. Pabrik minyak zaitun dan pabrik sabunnya memberikan wujud fisik pada hubungan tersebut.

Tempat wisata bersejarah di Ayvalık: Ayvalık gezilecek yerler

Gereja Taksiyarhis di pusat Ayvalık memiliki prasasti di pintu masuk bertarikh 1844. Prasasti ini menunjukkan tahun bangunan basilika yang masih berdiri, dari tahap pembangunan ketiga gereja tersebut. Jadi, tahun itu merujuk pada satu bangunan tertentu yang bertahan dalam riwayat pembangunan yang lebih panjang.

Setelah restorasi oleh Kementerian pada 2012, gereja ini dibuka sebagai Museum Peringatan Taksiyarhis pada 2013. Riwayatnya juga mencakup masa panjang sebagai gudang Tekel, yang dimulai pada 1927. Fungsi keagamaan, penyimpanan dan museum merupakan bagian dari masa lalu bangunan yang sama dan terdokumentasi.

Cunda memiliki Gereja Taksiyarhis tersendiri. Gereja ini dibangun kembali di atas fondasi lama pada 1873. Bangunannya bergaya neoklasik, berbentuk persegi panjang dan memiliki satu kubah. Setelah restorasi, gereja dibuka sebagai Museum Ayvalık Rahmi M. Koç pada 31 Mei 2014. Jika Anda membandingkan kedua gereja, bedakan lokasi dan tahunnya: pusat Ayvalık, 1844; Cunda, 1873.

Masjid Saatli menjadi contoh lain perubahan fungsi bangunan. Komunitas Yunani awalnya membangunnya sebagai gereja. Bekas menara loncengnya kemudian diubah menjadi menara jam. Di Küçükköy, Gereja Hagios Athanasios menjadi Masjid Pusat Küçükköy melalui perubahan pada 1928. Bangunan-bangunan ini mempertemukan keberlangsungan arsitektur dengan perubahan fungsi.

Pertukaran penduduk: kepergian dan kedatangan

Pendudukan Yunani di Ayvalık dimulai pada 29 Mei 1919 dan berakhir pada 15 September 1922. Kesepakatan yang mengatur pertukaran penduduk Yunani–Turki menyusul dalam perundingan Lausanne (Lozan). Kesepakatan yang ditandatangani pada 30 Januari 1923 itu memuat 19 pasal. Isinya menetapkan pertukaran penduduk wajib mulai 1 Mei 1923.

Kesepakatan tersebut mencakup warga negara Turki beragama Ortodoks Yunani di Turki dan warga negara Yunani beragama Islam di Yunani. Dengan demikian, kategorinya menggabungkan agama dan kewarganegaraan. Menyebutnya sekadar pertukaran orang Yunani dan orang Turki dapat mengaburkan ketentuan yang mendasari perpindahan wajib tersebut.

Sebagian besar penduduk Yunani Ayvalık sudah berangkat ke Lesbos dan Yunani sebelum tanggal resmi dimulainya pertukaran. Perbedaan ini penting dalam kronologi kota. Kesepakatan itu tidak menandai awal semua kepergian. Untuk Ayvalık, perpindahan orang dan jadwal resmi pertukaran perlu dibaca secara terpisah.

Muslim yang datang dari Kreta (Girit), Makedonia (Makedonya) dan Lesbos ditempatkan di Ayvalık melalui pertukaran penduduk 1923. Pendataan pada September 1924 mencatat 21,807 migran dalam 4,922 rumah tangga. Angka-angka itu memperlihatkan skala nyata proses penempatan penduduk. Angka tersebut juga menempatkan rumah tangga, bersama gereja dan pabrik, di pusat sejarah kota.

Küçükköy menambahkan lapisan lain pada kisah ini. Ringkasan penelitian arsitek Berrin Akın Akbüber pada 2018 menjelaskan bahwa migran Bosnia tinggal berdampingan dengan orang Yunani di sana sejak 1912. Setelah pertukaran, orang Bosnia tinggal bersama migran pertukaran dari Serres (Serez) dan pulau-pulau. Dengan demikian, sejarah permukiman kawasan sekitarnya juga mencakup perpindahan yang mendahului kesepakatan 1923.

Linimasa

  • 1803: Akademi Ayvalık didirikan.
  • 1821: Sebagian besar Ayvalık hancur saat pemberontakan ditumpas, dan penduduk Yunani disingkirkan.
  • Mei 1823: Peta kadaster Francesco Casciai mendokumentasikan tata jalan di pesisir.
  • 1844: Prasasti di pintu masuk menunjukkan tahun bangunan basilika tahap ketiga yang kini berdiri di Gereja Taksiyarhis, pusat Ayvalık.
  • 9 Desember 1852: Kepulauan Yunda dialihkan dari Sanjak Lesbos ke administrasi distrik Ayvalık.
  • 1873: Gereja Taksiyarhis di Cunda dibangun kembali.
  • Setelah dekade 1880-an: Produksi berbasis zaitun mempercepat perkembangan Ayvalık sebagai pelabuhan dagang.
  • 29 Mei 1919: Pendudukan Yunani dimulai di Ayvalık.
  • 15 September 1922: Pendudukan Yunani berakhir.
  • 30 Januari 1923: Kesepakatan pertukaran penduduk ditandatangani.
  • September 1924: Pendataan mencatat 21,807 migran dalam 4,922 rumah tangga di Ayvalık.
  • 1927: Gereja Taksiyarhis di pusat Ayvalık mulai digunakan sebagai gudang Tekel.
  • 2013: Museum Peringatan Taksiyarhis dibuka di pusat Ayvalık.
  • 31 Mei 2014: Gereja Taksiyarhis di Cunda dibuka sebagai Museum Rahmi M. Koç.
  • 15 April 2017: Lanskap Industri Ayvalık masuk Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO.

Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan wisata

Peta kadaster bertanggal Mei 1823 mendokumentasikan jaringan jalan berpola kisi di sepanjang pesisir Ayvalık. Pembuatnya adalah insinyur asal Firenze, Francesco Casciai. Peta tersebut menyediakan catatan bertanggal tentang susunan jalan di kawasan tepi laut.

Secara administratif, Kepulauan Yunda termasuk dalam Sanjak Lesbos hingga 9 Desember 1852. Pada tanggal itu, kepulauan tersebut dimasukkan ke dalam administrasi distrik Ayvalık. Peralihan ini menjadi pengingat dengan tanggal yang pasti: hubungan historis pulau-pulau tersebut dengan Lesbos juga melibatkan batas administratif, selain letaknya yang saling berhadapan di seberang laut.

Di dalam Gereja Taksiyarhis di pusat Ayvalık, galeri atas yang dibangun untuk perempuan terbuat dari kayu dan berbentuk U. Galeri ini memiliki 16 jendela. Detail interior tersebut terdapat di gereja di daratan utama. Detail itu membantu membedakannya dari Gereja Taksiyarhis di Cunda yang berbentuk persegi panjang dan berkubah tunggal.

Mengapa pencatatan UNESCO berfokus pada lanskap industri

Lanskap Industri Ayvalık masuk Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO pada 15 April 2017. Pelabuhan yang terlindung, pabrik minyak zaitun, pabrik sabun, bengkel dan gudang menjelaskan mengapa industri menjadi inti deskripsinya.

Saat Anda berkunjung, kerangka ini menghubungkan rumah-rumah Yunani dengan kawasan tepi laut tempat kegiatan ekonomi berlangsung. Gereja-gereja mendokumentasikan arsitektur keagamaan dan penggunaan kembali pada masa berikutnya. Pabrik-pabrik mendokumentasikan produksi berbasis zaitun. Sejarah pertukaran penduduk menjelaskan kepergian dan kedatangan masyarakat. Bersama-sama, riwayat yang terdokumentasi ini memberikan makna nyata pada jalan dan bangunan di Ayvalık dan Cunda.

FAQ

Di mana letak Ayvalık?

Ayvalık berada di Balıkesir, di pesisir Aegea barat laut Turki. Letaknya di antara Teluk Edremit dan Teluk Dikili, berhadapan dengan Lesbos. Cunda merupakan pulau terbesar dalam gugusan 22 pulau yang dijelaskan dalam dokumen pengajuan Turki kepada UNESCO.

Apakah kedua Gereja Taksiyarhis merupakan bangunan yang sama?

Tidak. Gereja di pusat Ayvalık memiliki prasasti bertarikh 1844 dan dibuka sebagai museum peringatan pada 2013. Gereja di Cunda dibangun kembali pada 1873 dan dibuka sebagai Museum Ayvalık Rahmi M. Koç pada 2014.

Siapa yang menetap di Ayvalık setelah pertukaran penduduk?

Migran Muslim dalam pertukaran penduduk datang dari Kreta, Makedonia dan Lesbos. Sebagian besar penduduk Yunani kota ini telah pergi sebelum pertukaran resmi dimulai. Pada September 1924, Ayvalık mencatat 21,807 migran dalam 4,922 rumah tangga.

Apakah Ayvalık masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO?

Lanskap Industri Ayvalık masuk Daftar Tentatif Warisan Dunia pada 15 April 2017. Status yang tercatat adalah pencantuman dalam daftar tentatif.

Sumber

  1. Wikipedia bahasa Turki — Ayvalık tr.wikipedia.org
  2. Wikipedia bahasa Inggris — Ayvalık en.wikipedia.org
  3. Pusat Warisan Dunia UNESCO — Lanskap Industri Ayvalık whc.unesco.org
  4. Pengelola Situs Ayvalık — Kronologi Ayvalık ayvalikmiras.com
  5. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Museum Peringatan Taksiyarhis muze.gov.tr
  6. Ensiklopedia Yayasan Vehbi Koç — Museum Ayvalık Rahmi M. Koç encyclopedia.vkv.org.tr
  7. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Balıkesir — Bangunan Bersejarah balikesir.ktb.gov.tr
  8. Pengelola Situs Ayvalık — Periode Republik ayvalikmiras.com
  9. Pemerintah Kota Ayvalık — Sejarah ayvalik.bel.tr
  10. UNESAK 2018 — Berrin Akın Akbüber, Ringkasan Penelitian tentang Sejarah Migrasi Küçükköy kongre.akademikiletisim.com

FAQ

Di mana letak Ayvalık?

Ayvalık adalah sebuah distrik di Balıkesir, di pesisir Aegea barat laut Turki. Letaknya di antara Teluk Edremit dan Teluk Dikili, berhadapan dengan Pulau Lesbos milik Yunani.

Apakah kedua Gereja Taksiyarhis merupakan bangunan yang sama?

Tidak. Gereja di pusat Ayvalık menjadi Museum Peringatan Taksiyarhis pada 2013. Gereja lain di Cunda dibuka sebagai Museum Ayvalık Rahmi M. Koç pada 31 Mei 2014.

Bagaimana pertukaran penduduk mengubah Ayvalık?

Sebagian besar penduduk Yunani Ayvalık telah pergi sebelum pertukaran penduduk resmi dimulai. Migran Muslim dari Kreta, Makedonia dan Lesbos ditempatkan di Ayvalık melalui pertukaran penduduk 1923.

Apakah Ayvalık merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO?

Lanskap Industri Ayvalık masuk Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO pada 15 April 2017.

Image: Ayvalık, Turkey.jpg — Esther Lee, CC BY 2.0

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait