Jika Anda mencari sejarah Bursa, Anda akan menemukan kota dengan dua babak kehidupan. Pada babak pertama, kota ini bernama Prusa pada zaman kuno. Pada babak kedua, Bursa menjadi ibu kota pertama Utsmaniyah. Namanya menghubungkan kedua babak itu, dan artikel ini menelusuri keduanya.
Bursa terletak di barat laut Anatolia (Anadolu), dekat Laut Marmara (Marmara Denizi). Kota ini merupakan pusat Provinsi Bursa. Sejarahnya membentang dari sebuah desa Neolitikum hingga kota modern yang menjaga jalan-jalan peninggalan Utsmaniyah.
Sejarah Bursa: asal usul namanya
Nama Bursa berasal dari nama kuno kota ini, Prusa. Halil İnalcık, dalam Ensiklopedia Islam TDV, menjelaskan bahwa pendirian kota ini umumnya dikaitkan dengan Prusias, raja Bitinia (Bitinya). Dengan kata lain, nama Prusa merujuk pada raja tersebut.
Ada lapisan lain dalam kisah namanya. Pada zaman kuno, ada kota-kota lain yang juga bernama Prusa. Untuk membedakannya, kota ini disebut Prusa ad Olympum. Artinya Prusa di dekat Olympos, merujuk pada gunung yang kini disebut Uludağ. Saat Anda memandang Uludağ dari kota, Anda sedang melihat penanda alam yang dahulu membantu menentukan namanya.
Siapa sebenarnya pendiri Bursa?
Jawaban jujurnya, tidak ada yang mengetahui tanggal pastinya. Satu kisah menghubungkan pendirian Prusa dengan Hannibal. Kisah lain menyebut para raja Bitinia mendirikan kembali permukiman yang lebih tua di Hisar. Entri ensiklopedia yang sama menegaskan bahwa tanggal pasti pendiriannya tidak diketahui.
Jadi, Anda bisa menjadikan kisah Prusias sebagai penjelasan yang umum diterima. Versi-versi lain juga perlu diingat sebagai bagian dari perdebatan.
Sebelum Prusa: desa di Aktopraklık
Kehidupan manusia di wilayah ini jauh lebih tua daripada nama kotanya. Di distrik Nilüfer, dekat Akçalar, terdapat gundukan situs Aktopraklık. Menurut arkeolog Necmi Karul, penggalian penyelamatan di sana dimulai pada 2004.
Museum terbuka Aktopraklık memperlihatkan rupa desa pada tahap paling awal. Rekonstruksinya menggambarkan masa 6500-an SM. Di dalamnya terdapat bangunan berdenah bundar, bengkel kerja, dan makam.
Salah satu temuan menunjukkan cara penduduknya bekerja. Karul mengatakan bahwa timnya menduga ujung-ujung batu api runcing berusia sekitar 7.000 hingga 7.500 tahun digunakan sebagai mata bor. Mata bor itu dipasang pada mekanisme dari kayu dan tali. Alatnya kecil, tetapi menunjukkan kepada Anda bahwa penduduk desa ini membuat benda-benda dengan ketelitian tinggi.
Prusa di bawah Romawi dan Bizantium
Setelah Raja Mithridates dari Pontus dikalahkan, Prusa berada di bawah kekuasaan Romawi. Pada awalnya, kota ini dimasukkan ke dalam wilayah Nikomedia.
Kota ini juga terkenal dengan pemandiannya. Pada masa pemerintahan Kaisar Yustinianus, dari 527 hingga 565, pemandian baru dibangun di Pythia, di kawasan Çekirge, Bursa. Jika Anda berendam di pemandian air panas Çekirge sekarang, Anda berada di kawasan dengan sejarah pemandian yang sudah jauh melampaui seribu tahun.
Kemudian, antara 1204 dan 1261, Bursa berada di bawah kekuasaan Bizantium yang berpusat di Nicea (İznik).
Penaklukan 1326 dan ibu kota pertama Utsmaniyah
Setelah pengepungan panjang, Orhan Bey merebut Bursa pada 6 April 1326. Kota ini menjadi ibu kota pertama Utsmaniyah.
UNESCO menjelaskan bagaimana kota ini berkembang. Pertumbuhannya berpusat pada lima kompleks bangunan atau külliye. Kompleks-kompleks itu dibangun oleh Orhan Gazi, Murad I, Bayezid I (Yıldırım), Mehmed I (Çelebi), dan Murad II. Setiap kompleks menyatukan masjid dan bangunan umum lainnya. Permukiman lalu tumbuh di sekelilingnya.
Kawasan Hanlar, tempat penginapan kafilah lama berada, menjadi salah satu pusat perdagangan kota sejak abad ke-14.
Tempat bersejarah di Bursa yang bisa Anda kunjungi
Tempat-tempat berikut memberikan gambaran paling jelas tentang masa lalu kota ini.
Masjid Agung Bursa atau Ulu Cami
Bayezid I membangun Masjid Agung Bursa (Ulu Cami). Pembangunannya dimulai setelah Pertempuran Nikopolis pada 1396. Sebuah prasasti pada pintu mimbar mencantumkan tahun 802 Hijriah, yang bertepatan dengan 1399 hingga 1400.
Di dalamnya, dua puluh kubah ditopang dua belas pilar besar berbentuk persegi. Cobalah menghitung kubahnya saat Anda mendongak. Ini cara mudah untuk memahami besarnya bangunan tersebut.
Koza Han
Bayezid II memerintahkan pembangunan Koza Han pada 1490 hingga 1491. Pendapatannya ditujukan untuk membiayai masjid dan madrasahnya di Istanbul. Jadi, sebuah bangunan di Bursa membiayai masjid di kota lain.
Letaknya di antara Ulu Cami dan Masjid Orhan.
Cumalıkızık
Cumalıkızık adalah desa di distrik Yıldırım, di sebelah timur pusat kota. Desa ini mempertahankan pola permukiman masa Utsmaniyah. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mencatat bahwa keseluruhan permukiman tradisionalnya terdiri dari 270 rumah.
Desa ini bukan sekadar deretan jalan yang indah. UNESCO mencatat bahwa, menurut dokumen sejarah, Cumalıkızık merupakan desa wakaf yang menyediakan pendapatan bagi kompleks Orhan Gazi di Bursa. Desa ini menopang sistem amal kota.
Pasar Jumat Bersejarah di Büyükorhan
Sebuah publikasi Universitas Uludağ menyebut Pasar Jumat Bersejarah (Cuma Pazarı) di Büyükorhan berasal dari abad ke-17. Publikasi itu menyatakan bahwa pasar tersebut tetap menjadi pusat penting perdagangan ternak dan perdagangan lainnya di wilayah ini hingga 1990-an.
Pohon bersejarah di Bursa: platanus İnkaya
Orang sering mencari informasi tentang pohon bersejarah di Bursa. Kemungkinan yang dimaksud adalah Pohon Platanus İnkaya (İnkaya Çınarı). Pohon ini berdiri di lingkungan İnkaya, distrik Osmangazi, pada kilometer ketiga jalan yang menanjak ke Uludağ melalui Çekirge.
Portal Kebudayaan menyebut usianya sekitar 600 tahun. Tingginya 35 meter. Keliling batangnya 9,2 meter, dan pohon ini memiliki 13 cabang utama. Jika usianya memang setua itu, pohon ini sudah tumbuh dewasa pada abad-abad awal Utsmaniyah.
Mencicipi sejarah: kebab İskender dan pide tahini
Ada hubungan sehari-hari antara sejarah ini dan santapan Anda. Menurut Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Bursa, İskender Efendi, putra Mehmet, mulai memasak daging domba pada tusuk panggang vertikal di kedainya di Kayhan pada 1867. Jika Anda pernah memesan kebab İskender, Anda sudah menikmati makanan ciptaan Bursa.
Portal Kebudayaan juga menjelaskan bahwa pide tahini yang masih dibuat di Bursa merupakan makanan warisan dapur istana Utsmaniyah. Sarapan sederhana pun bisa menjadi sepotong kecil masa lalu kota ini.
Gempa bumi, pendudukan, dan pembebasan
Bangunan-bangunan bersejarah kota ini telah melewati berbagai ujian. UNESCO menyatakan bahwa kompleks-kompleks tersebut mengalami kerusakan sebagian akibat gempa bumi 1855. Setelah itu, bangunan-bangunan tersebut diperbaiki.
Abad ke-20 membawa babak yang berat. Pasukan Yunani menduduki Bursa pada 8 Juli 1920. Kota ini dibebaskan pada 11 September 1922.
Sebulan kemudian, pada 11 Oktober 1922, Gencatan Senjata Mudanya ditandatangani di Mudanya, sebuah distrik di Provinsi Bursa.
Linimasa
- Sekitar 6500 SM: pola desa Neolitikum pada tahap permukiman pertama di Aktopraklık.
- Masa Helenistik: pendirian Prusa dikaitkan dengan para raja Bitinia. Tanggal pastinya tidak diketahui.
- 527–565: pemandian baru dibangun di Pythia, Çekirge, pada masa Yustinianus.
- 1204–1261: Bursa berada di bawah kekuasaan Bizantium yang berpusat di Nicea (İznik).
- 6 April 1326: Orhan Bey merebut Bursa.
- 1396–1400: Ulu Cami dibangun.
- 1490–1491: Koza Han dibangun.
- Abad ke-17: masa asal Pasar Jumat Bersejarah di Büyükorhan menurut sumber yang dirujuk.
- 1855: gempa bumi merusak sebagian kompleks bersejarah.
- 1867: tahun yang disebut sebagai awal İskender Efendi memasak dengan tusuk panggang vertikal di Kayhan.
- 8 Juli 1920: pasukan Yunani menduduki Bursa.
- 11 September 1922: Bursa dibebaskan dari pendudukan.
- 11 Oktober 1922: Gencatan Senjata Mudanya ditandatangani.
- 2004: penggalian penyelamatan dimulai di Aktopraklık.
- 2014: Bursa dan Cumalıkızık masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO.
Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan wisata
- Nama yang menyimpan rujukan pada gunung. Kota ini disebut Prusa ad Olympum, atau Prusa di dekat Olympos, agar tidak tertukar dengan kota-kota lain yang bernama sama. Gunung itu adalah Uludağ.
- 101 kamar. Koza Han memiliki 50 kamar di lantai dasar dan 51 di lantai atas, sehingga jumlahnya 101.
- Desa yang membiayai sebuah kompleks. Cumalıkızık merupakan desa wakaf yang pendapatannya menopang kompleks Orhan Gazi di Bursa.
- Kain hitam di parlemen. Ketika Bursa diduduki pada 1920, kain penutup hitam dipasang pada mimbar Majelis Nasional Agung Turki (TBMM). Kain itu tetap terpasang hingga kota dibebaskan.
- Mata bor dari 7.000 tahun lalu. Tim Karul menduga batu-batu api runcing dari Aktopraklık merupakan mata bor dalam mekanisme dari kayu dan tali.
UNESCO dan arti pentingnya
Pada 2014, kawasan bernama Bursa dan Cumalıkızık: Kelahiran Kekaisaran Utsmaniyah dimasukkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO. Kawasan ini mencakup Hanlar, kompleks bangunan para sultan, dan Cumalıkızık.
Penetapan ini berguna bagi Anda sebagai wisatawan karena memberi arah perjalanan. Mulailah di kawasan Hanlar, berjalanlah ke Ulu Cami, kunjungi kompleks-kompleksnya, lalu lanjutkan perjalanan singkat ke arah timur menuju Cumalıkızık.
FAQ
Dari mana asal nama Bursa?
Nama Bursa berasal dari nama kunonya, Prusa. Pendirian kota ini umumnya dikaitkan dengan Prusias, raja Bitinia.
Kapan Utsmaniyah menaklukkan Bursa?
Orhan Bey merebut Bursa pada 6 April 1326 setelah pengepungan panjang. Bursa kemudian menjadi ibu kota pertama Utsmaniyah.
Apa saja tempat bersejarah utama di Bursa?
Anda bisa mulai dari Ulu Cami, Koza Han, kawasan Hanlar, dan Cumalıkızık. Pohon platanus İnkaya di jalan menuju Uludağ juga layak disinggahi.
Kapan Bursa menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO?
Pada 2014. Kawasan yang terdaftar mencakup Hanlar, kompleks bangunan para sultan, dan Cumalıkızık.
Mengapa Bursa disebut Prusa ad Olympum?
Tambahan kata itu merujuk pada Uludağ. Sebutan tersebut membedakan kota ini dari kota-kota kuno lain yang bernama sama.
Sumber
- Ensiklopedia Islam TDV — Bursa, Halil İnalcık islamansiklopedisi.org.tr
- UNESCO — Bursa dan Cumalıkızık: Kelahiran Kekaisaran Utsmaniyah whc.unesco.org
- Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Bursa dan Cumalıkızık kvmgm.ktb.gov.tr
- Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Cumalıkızık tanitma.ktb.gov.tr
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Bursa — Sejarah bursa.ktb.gov.tr
- Wikipedia — Bursa tr.wikipedia.org
- Wikipedia — Provinsi Bursa en.wikipedia.org
- Portal Kebudayaan Turki — Masjid Agung Bursa kulturportali.gov.tr
- Portal Kebudayaan Turki — Koza Han kulturportali.gov.tr
- Portal Kebudayaan Turki — Pohon Platanus İnkaya kulturportali.gov.tr
- Kementerian Pendidikan Nasional — Taman Arkeologi dan Museum Terbuka Gundukan Aktopraklık okuldisiogrenme.eba.gov.tr
- Anadolu Ajansı / Habertürk — Mata bor berusia 7.500 tahun ditemukan haberturk.com
- Universitas Uludağ — Buku Pengenalan, Pasar Jumat Bersejarah arkeoloji.uludag.edu.tr
FAQ
Dari mana asal nama Bursa?
Nama Bursa berasal dari nama kunonya, Prusa. Pendirian kota ini umumnya dikaitkan dengan Prusias, raja Bitinia.
Kapan Utsmaniyah menaklukkan Bursa?
Orhan Bey merebut Bursa pada 6 April 1326 setelah pengepungan panjang. Bursa kemudian menjadi ibu kota pertama Utsmaniyah.
Apa saja tempat bersejarah utama di Bursa?
Anda bisa mulai dari Masjid Agung Bursa atau Ulu Cami, Koza Han, kawasan Hanlar, dan Desa Cumalıkızık. Pohon platanus İnkaya di jalan menuju Uludağ juga layak disinggahi.
Kapan Bursa menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO?
Pada 2014. Situs yang terdaftar dengan nama Bursa dan Cumalıkızık: Kelahiran Kekaisaran Utsmaniyah ini mencakup kawasan Hanlar, kompleks bangunan para sultan, dan Cumalıkızık.
Mengapa Bursa disebut Prusa ad Olympum?
Tambahan kata itu berarti Prusa di dekat Olympos dan merujuk pada Uludağ. Sebutan tersebut membedakan kota ini dari kota-kota kuno lain yang juga bernama Prusa.
Image: 71 Bursa la Grande Moschea (Edited).jpg — Beñat Irasuegi, CC BY-SA 4.0






