Akar Kota

Sejarah Isparta dan Asal Usul Namanya: Panduan

Sejarah Isparta mencakup temuan prasejarah, perdebatan penanggalan abad pertengahan, bangunan pasar Utsmaniyah, dan rumah tradisional. Ada beberapa dugaan tentang asal namanya, sementara situs di Yalvaç dan Eğirdir memperluas kisahnya hingga ke luar pusat kota.

8 menit baca12 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Sejarah Isparta dan Asal Usul Namanya: Panduan
Isparta, Isparta Merkez-Isparta Province, Turkey – panoramio.jpg

Sejarah Isparta: kota dan wilayah sekitarnya

Isparta terletak di kawasan danau di barat daya Turki. Provinsinya berbatasan dengan Afyonkarahisar di barat laut, Burdur di barat daya, Antalya di selatan, dan Konya di timur. Saat Anda menelusuri sejarah Isparta, cakupan wilayahnya perlu diperhatikan. Pusat kota, Eğirdir, dan Yalvaç masing-masing menyumbangkan bangunan dan situs arkeologi yang berbeda dalam sejarah provinsi ini.

Bukti tertua yang dibahas di sini berasal dari luar jalanan kota bersejarahnya. Penelitian di Gua Kapıini, Dataran Bozanönü, pada 1944 mengidentifikasi temuan dari Paleolitikum Atas. Di dekat Gümüşgün, Keçiborlu, para peneliti juga menemukan alat kecil dari batu rijang yang disebut mikrolit, dari zaman Mesolitikum. Penemuan ini mendokumentasikan aktivitas prasejarah di wilayah sekitarnya.

Di pusat kota, bukti sejarahnya mencakup masjid, pasar tertutup, dan rumah tradisional. Sebuah register bertarikh 1522 mencatat 17 lingkungan dan 437 rumah tangga. Angka tersebut memberikan gambaran khusus tentang Isparta sebagai kota Utsmaniyah, melengkapi bangunan yang masih bertahan atau kemudian dibangun kembali.

Dari mana asal nama Isparta?

Asal usul nama Isparta masih diperdebatkan. Salah satu penjelasan dari Kantor Gubernur Isparta mengaitkannya dengan Barida. Menurut penafsiran ini, kata Yunani eis ditambahkan pada Barida sehingga menjadi Eis Barida. Ungkapan tersebut diajukan sebagai bentuk awal yang lambat laun berubah menjadi Isparta.

Pembahasan berbeda muncul dalam uraian Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Isparta. Uraian itu mengutip identifikasi Louis Robert pada 1948, yang menempatkan Baris kuno di Fari, dekat Keçiborlu-Kılıç. Uraian yang sama juga menyertakan bentuk Sporda dan Saparta dalam penjelasan nama Isparta. Dengan demikian, kaitan dengan Barida merupakan salah satu dari beberapa penafsiran yang bersaing.

Ejaan historis memberikan bukti yang lebih pasti tentang cara para penulis mencatat nama kota ini. Menurut TDV İslâm Ansiklopedisi, Ibnu Batutah menggunakan Seberte atau Sabarta. Sejarawan Utsmaniyah Neşrî mencatatnya sebagai İsparda. Jika Anda menjumpai bentuk-bentuk tersebut saat membaca tentang Isparta, semuanya merupakan bagian dari riwayat nama yang terdokumentasi. Bentuk-bentuk itu sendiri belum memastikan asal katanya.

Sejarah Isparta, Turki: perdebatan penanggalan abad pertengahan

Kisah penaklukan bertarikh 1204 dalam karya İbn Bîbî banyak dikaitkan dengan Isparta. Penafsirannya masih diperdebatkan. Sebagian peneliti berpendapat bahwa bagian tersebut membahas Patara. Osman Turan memahaminya sebagai kisah penaklukan kembali Isparta. Karena itu, pencantuman tahun tersebut dalam kronologi kota harus disertai penjelasan tentang perbedaan pendapat ini.

Peralihan ke kekuasaan Utsmaniyah juga memiliki beberapa penjelasan yang bersaing. Salah satu keterangan menyebut Isparta sebagai bagian dari kota-kota yang dibeli dari Hamidoğulları. Feridun Emecen menyanggah keterangan tersebut. Ia memperkirakan bahwa Isparta kemungkinan masuk dalam pemerintahan Utsmaniyah setelah Hüseyin Bey wafat pada 1391. Penanggalan ini tetap berupa perkiraan, bukan tanggal pasti penyerahan kota.

Sebuah dokumen dari 1429 mencatat keberadaan masjid di lokasi Masjid Kutlubey (Kutlubey Camii). Bangunan yang kemudian berdiri di sana hancur akibat gempa 1914. Masjid yang ada sekarang dibangun pada 1922. Jadi, sejarahnya mencakup lokasi ibadah yang terdokumentasi, bangunan yang berdiri sesudahnya, serta bangunan pengganti dengan tahun pembangunannya sendiri.

Isparta pada masa Utsmaniyah: masjid, pasar, dan kehidupan sehari-hari

Masjid Firdevs Bey (Firdevs Bey Camii) berdiri di dekat Pasar Anggur (Üzüm Pazarı). Firdevs Paşa, gubernur Isparta, memerintahkan pembangunannya pada 1561. Denahnya berbentuk persegi dengan satu kubah. Bedesten, atau pasar tertutup yang terkait dengannya, juga dibangun pada 1561. Bangunan ini menggunakan batu kövke setempat dan didirikan untuk menghasilkan pemasukan bagi masjid.

Hubungan antara perdagangan dan pendanaan kegiatan keagamaan terlihat jelas di Pasar Anggur Lama. Di antara masjid dan bedesten berdiri 16 toko berlantai dua dari batu kövke. Toko-toko itu juga didirikan untuk menghasilkan pemasukan bagi masjid. Jika Anda membayangkan jalan pertokoan tempat orang berbelanja sehari-hari, susunan ini membantu Anda memahami bagaimana tempat usaha menopang sebuah bangunan ibadah.

Masjid lain menambahkan tahun-tahun berbeda dalam sejarah arsitektur kota. Abdi Ağa dari Isparta memerintahkan pembangunan Masjid İplikçi (İplikçi Camii), yang juga disebut Masjid Hacı Abdi, pada 1569. Masjid Kavaklı (Kavaklı Camii), yang juga dikenal sebagai Masjid Peygamber, dibangun di pusat kota pada 1782–1783. Nama-nama alternatif ini berguna saat Anda mengikuti uraian tentang monumen Isparta.

Pemandian juga menjadi bagian dari kota bersejarah ini. Dalboyunoğlu Hacı Mehmet Ağa memerintahkan pembangunan pemandian Dalboyunoğlu (Dalboyunoğlu Hamamı) antara 1689 dan 1693. Pusat kota juga memiliki bangunan gereja Ortodoks. Aya Baniya diperkirakan berasal dari sekitar 1750, sedangkan Aya Ishotya, yang juga disebut Yorgi, dibangun antara 1857 dan 1860.

Isparta tetap menjadi ibu kota provinsi setelah proklamasi Republik pada 1923. Kronologi arsitekturnya juga mencakup upaya pelestarian pada masa berikutnya. Direktorat regional yayasan wakaf memugar Bedesten Firdevs Bey pada 2009. Pemugaran modern ini menambah satu tanggal dalam riwayat bangunan yang pembangunannya diperintahkan pada 1561.

Kediaman bersejarah di Isparta: Eskiciler Konağı

Eskiciler Konağı adalah kediaman bersejarah di Eğirdir, Provinsi Isparta. Bangunan ini terdaftar sebagai bangunan dilindungi tingkat kedua. Setelah pemugaran selama empat tahun, kediaman ini dibuka kembali untuk digunakan pada 2020. Jika Anda mencari kediaman bersejarah di Isparta, letaknya di Eğirdir merupakan informasi geografis yang penting.

Arsitektur rumah tradisional juga dapat ditemukan di pusat kota Isparta. Contoh rumah kota yang umumnya berlantai dua ini berdiri di lingkungan Kepeci, Çelebiler, Doğancı, Dere, Karaağaç, dan Yayla. Dengan demikian, Anda dapat membedakan kediaman bernama khusus di Eğirdir dari kumpulan rumah tradisional yang lebih luas di ibu kota provinsi.

Di luar pusat kota: Yalvaç, Eğirdir, dan Kapıkaya

Di dekat Yalvaç, sumber tertulis menyebut bahwa Antiokhia di Pisidia (Pisidia Antiokheia) didirikan oleh Dinasti Seleukia pada awal abad ketiga SM. Penggalian di sana dipimpin oleh Mehmet Özhanlı sejak 2008. Situs arkeologi ini memperluas sejarah provinsi ke masa yang jauh lebih awal daripada lingkungan Utsmaniyah di kota Isparta yang tercatat dalam dokumen.

Di Eğirdir, prasasti pada iwan utama Madrasah Dündar Bey (Dündar Bey Medresesi) mencatat tahun pembangunannya, yaitu 1301–1302. Prasasti itu menyatakan bahwa bangunan didirikan atas perintah Hamidoğlu Dündar Bey. Prasasti tersebut memberikan penanggalan pembangunan yang spesifik bagi monumen ini dalam sejarah abad pertengahan provinsi.

Kapıkaya menawarkan jenis situs bersejarah yang berbeda. Situs ini terletak lima kilometer dari Desa Güneyce. Di dalamnya terdapat area pertemuan berbentuk tapal kuda dengan lima baris undakan tempat duduk. Susunan tersebut menjadi ciri arsitektur yang dapat Anda amati saat membandingkan peninggalan arkeologi provinsi dengan masjid, pasar, dan rumahnya.

Linimasa

  • Paleolitikum Atas: Periode yang terwakili oleh temuan dari Gua Kapıini.
  • Awal abad ketiga SM: Sumber tertulis menyebut pendirian Antiokhia di Pisidia oleh Dinasti Seleukia.
  • 1204: Kisah penaklukan dalam karya İbn Bîbî yang masih diperdebatkan dikaitkan dengan Isparta.
  • 1301–1302: Tahun pembangunan yang tercatat pada prasasti iwan utama Madrasah Dündar Bey.
  • Setelah 1391: Periode yang diajukan Feridun Emecen sebagai perkiraan masuknya Isparta ke bawah kekuasaan Utsmaniyah.
  • 1429: Sebuah dokumen wakaf mencatat masjid di lokasi Kutlubey.
  • 1522: Sebuah register mencatat 17 lingkungan dan 437 rumah tangga di Isparta.
  • 1561: Pembangunan Masjid Firdevs Bey dan bedesten penghasil pemasukan baginya diperintahkan.
  • 1569: Pembangunan Masjid İplikçi diperintahkan.
  • 1689–1693: Pembangunan pemandian Dalboyunoğlu diperintahkan.
  • 1782–1783: Masjid Kavaklı dibangun.
  • 1814: Kebakaran besar menghanguskan pasar Isparta; bedesten selamat.
  • 1914 dan 1922: Gempa menghancurkan bangunan Masjid Kutlubey yang berdiri kemudian; bangunan yang ada sekarang dibangun pada 1922.
  • 1923: Isparta mempertahankan statusnya sebagai ibu kota provinsi pada masa Republik.
  • 2020: Eskiciler Konağı dibuka kembali setelah pemugaran.

Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan

Kebakaran pasar pada 1814 menyisakan bedesten sebagai satu-satunya bangunan yang selamat di pasar yang terbakar. Detail tersebut memberi bangunan ini tempat lain dalam sejarah Isparta, di luar fungsi awalnya sebagai sumber pemasukan masjid. Riwayat kompleks perdagangan ini pun terhubung dengan peristiwa kehancuran yang spesifik.

Masjid Firdevs Bey tidak memiliki prasasti pembangunan, tetapi memiliki akta wakaf bertarikh 1565. Atribusi bangunan ini kepada Sinan didasarkan pada pencantumannya dalam naskah arsitektur seperti Tezkiretü’l-Bünyan. Tahun pembangunan, dokumen wakaf, dan atribusi arsitek merupakan bagian-bagian yang berbeda dalam catatan sejarahnya.

Madrasah Dündar Bey memiliki kepala kolom Bizantium yang digunakan kembali. Tiga di antaranya menampilkan elang dengan sayap terbentang pada sudut-sudutnya. Detail pahatan ini menempatkan material arsitektur Bizantium di dalam bangunan yang prasasti iwan utamanya mencatat pembangunan atas perintah Dündar Bey pada 1301–1302.

Pertanyaan umum

Dari mana asal nama Isparta?

Asalnya belum pasti. Penjelasan yang diajukan mencakup perubahan dari Eis Barida, sementara pembahasan lain mempertimbangkan Sporda dan Saparta. Bentuk Seberte atau Sabarta yang digunakan Ibnu Batutah serta İsparda yang dicatat Neşrî mendokumentasikan bentuk historis nama kota ini.

Kapan Isparta masuk ke bawah kekuasaan Utsmaniyah?

Penanggalannya masih diperdebatkan. Feridun Emecen memperkirakan bahwa pemerintahan Utsmaniyah kemungkinan dimulai setelah Hüseyin Bey wafat pada 1391. Ia menyanggah keterangan yang memasukkan Isparta ke dalam kota-kota yang dibeli dari Hamidoğulları.

Apakah Eskiciler Konağı berada di pusat kota Isparta?

Eskiciler Konağı berada di Eğirdir, Provinsi Isparta. Kediaman bersejarah yang terdaftar sebagai bangunan dilindungi tingkat kedua ini dibuka kembali pada 2020 setelah pemugaran selama empat tahun.

Bangunan apa saja yang menggambarkan sejarah pusat kota Isparta?

Contohnya adalah Masjid dan Bedesten Firdevs Bey, Masjid Kutlubey, Masjid İplikçi, Masjid Kavaklı, serta pemandian Dalboyunoğlu. Rumah tradisional juga masih bertahan di sejumlah lingkungan, termasuk Kepeci, Çelebiler, dan Yayla.

Sumber

  1. Wikipedia — Provinsi Isparta en.wikipedia.org
  2. Vikipedi — Isparta tr.wikipedia.org
  3. Kantor Gubernur Isparta — Sejarah dan Karakteristik Geografis Isparta isparta.gov.tr
  4. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Isparta — Situs Arkeologi isparta.ktb.gov.tr
  5. Ensiklopedia Islam TDV — Isparta islamansiklopedisi.org.tr
  6. Portal Kebudayaan Turki — Masjid Firdevs Bey (Mimar Sinan) kulturportali.gov.tr
  7. Portal Kebudayaan Turki — Bedesten Firdevs Bey kulturportali.gov.tr
  8. Kantor Gubernur Isparta — Distrik Pusat isparta.gov.tr
  9. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Isparta — Masjid isparta.ktb.gov.tr
  10. Universitas Süleyman Demirel — Penggalian Antiokhia di Pisidia insantoplum.sdu.edu.tr
  11. Ensiklopedia Islam TDV — Madrasah Dündar Bey islamansiklopedisi.org.tr
  12. Anadolu Ajansı — Kediaman berusia sekitar 115 tahun yang dipugar di Isparta aa.com.tr

FAQ

Dari mana asal nama Isparta?

Asalnya belum pasti. Salah satu penjelasan mengaitkannya dengan Eis Barida, sementara pembahasan lain mempertimbangkan bentuk Sporda dan Saparta. Catatan sejarah juga memuat bentuk Seberte, Sabarta, dan İsparda.

Kapan Isparta berada di bawah kekuasaan Utsmaniyah?

Waktunya masih diperdebatkan. Feridun Emecen memperkirakan bahwa kota ini kemungkinan berada di bawah kekuasaan Utsmaniyah setelah Hüseyin Bey wafat pada 1391. Ia menyanggah keterangan bahwa Isparta termasuk kota yang dibeli dari Hamidoğulları.

Di mana letak Eskiciler Konağı?

Eskiciler Konağı berada di Eğirdir, Provinsi Isparta. Kediaman bersejarah ini terdaftar sebagai bangunan dilindungi tingkat kedua dan dibuka kembali pada 2020 setelah pemugaran selama empat tahun.

Bangunan bersejarah apa saja yang ada di pusat kota Isparta?

Contohnya adalah Masjid Firdevs Bey beserta bedesten atau pasar tertutupnya, Masjid Kutlubey, Masjid İplikçi, Masjid Kavaklı, pemandian Dalboyunoğlu, dan rumah tradisional di beberapa lingkungan.

Image: Isparta, Isparta Merkez-Isparta Province, Turkey – panoramio.jpg — Ramazan B., CC BY 3.0

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait