Pada 12 Maret 1930, seorang pria berangkat dengan berjalan kaki dari sebuah asram di India bagian barat. Ia ditemani 78 sukarelawan dan memiliki satu sasaran yang jelas: pajak garam. Pawai Garam, yang juga disebut Pawai Dandi dan Satyagraha Garam, merupakan aksi pembangkangan sipil tanpa kekerasan. Mohandas Karamchand Gandhi memimpinnya untuk menentang monopoli garam Inggris di India yang saat itu berada di bawah kekuasaan Inggris.
Dalam panduan ini, Anda akan menemukan tanggal, rute, tokoh yang terlibat, dan peristiwa setelahnya. Panduan ini juga menjawab pertanyaan yang paling sering dicari pelajar dan pembaca: kapan pawai berlangsung, dari mana dimulai, dan mengapa peristiwa ini penting.
Kapan Pawai Garam berlangsung?
Gandhi memulai pawai pada 12 Maret 1930. Ia dan rombongannya tiba di pesisir Dandi pada 5 April 1930. Pada pagi hari tanggal 6 April, Gandhi mengambil lumpur bergaram dari pantai dan secara terbuka melanggar hukum garam Inggris.
Itulah jawaban singkat jika Anda mencari “salt march kab hua tha” atau “kapan Pawai Garam berlangsung”. Perjalanan dimulai pada 12 Maret 1930, sedangkan pelanggaran hukum dilakukan pada 6 April 1930.
Dari mana Pawai Garam dimulai?
Gandhi berangkat dari Asram Sabarmati di Ahmedabad. Pada awal perjalanan, ia ditemani 78 sukarelawan.
Tujuannya adalah Dandi. Desa ini terletak di Distrik Navsari, Gujarat, India, di pesisir Laut Arab. Lokasi di pesisir penting karena tujuan aksi ini adalah mengambil garam langsung dari tepi laut.
Berapa jauh mereka berjalan?
Berbagai sumber menyebut panjang rute Sabarmati–Dandi sekitar 240–241 mil. Jarak itu setara dengan 387–388 kilometer. Jadi, angka “390 kilometer” merupakan pembulatan yang cukup akurat untuk sebagian besar keperluan.
Coba Anda bandingkan jarak itu dengan perjalanan sehari-hari. Jarak tersebut jauh melampaui perjalanan rutin ke tempat kerja. Para peserta menempuhnya dari desa ke desa, bukan sekaligus tanpa berhenti.
Mengapa garam? Hukum di balik protes
Undang-Undang Garam 1882 memberi Inggris monopoli atas pengumpulan dan pembuatan garam. Undang-undang itu juga memungkinkan pengenaan pajak atas garam.
Gandhi sengaja memilih garam. Semua kelompok masyarakat membutuhkannya sebagai bahan pangan pokok. Karena itu, garam bisa menjadi isu protes bersama yang melintasi batas agama dan kasta. Lihatlah wadah garam di meja Anda. Sekarang bayangkan jika membuat garam sendiri dari air laut dianggap sebagai kejahatan. Itulah kenyataan sehari-hari yang ditentang pawai ini.
Pilihan tersebut tidak langsung dipahami semua orang. Fokus Gandhi pada pajak garam awalnya diragukan di dalam Kongres. Vallabhbhai Patel justru mengusulkan boikot pajak tanah.
Gandhi dan Pawai Garam: surat kepada Lord Irwin
Sebelum berangkat, Gandhi menulis kepada Gubernur Jenderal Lord Irwin. Surat itu bertanggal 2 Maret 1930. Di dalamnya, ia menjelaskan alasan untuk melanggar hukum garam.
Surat itu dibuka dengan kata-kata “Dear Friend”, yang berarti “Sahabat yang terhormat”. Tantangan terhadap sebuah imperium dimulai dengan sapaan yang sopan.
Bersiap menarik perhatian dunia
Pawai ini direncanakan dengan mempertimbangkan perhatian publik. Sebelum perjalanan dimulai, Komite Kerja Kongres menghubungi surat kabar Amerika, Eropa, dan India. Tujuannya adalah menyebarkan kabar tentang aksi tersebut kepada khalayak luas.
Sepanjang rute, Gandhi berpidato di desa-desa. Ia mendesak pejabat setempat untuk mengundurkan diri. Ia juga menyerukan boikot kain asing. Dengan demikian, pawai ini lebih dari sekadar perjalanan menuju laut. Pawai ini merupakan kampanye keliling.
Dandi, 6 April 1930
Para peserta pawai tiba di pantai Dandi pada 5 April. Keesokan paginya, Gandhi mengambil lumpur bergaram dari pesisir. Dengan tindakan itu, ia secara terbuka melanggar hukum garam Inggris.
Arsip foto Gandhi Heritage Portal menyimpan foto bertanggal yang merekam momen tersebut. Keterangannya mencatat bahwa Gandhi melanggar hukum di Dandi pada pukul 8.30 tanggal 6 April 1930 dengan mengambil sebongkah garam alami. Jika Anda mencari “salt march pictures” atau “foto Pawai Garam”, arsip itu bisa menjadi tempat awal pencarian.
Pawai Garam dan Gerakan Pembangkangan Sipil
Pawai Garam menjadi aksi pembuka Gerakan Pembangkangan Sipil. Gerakan ini menyebar ke seluruh negeri pada 1930. Setelah Gandhi melanggar hukum di Dandi, orang lain dapat mengikuti tindakannya di kota dan desa pesisir masing-masing.
Hal ini sering muncul dalam pelajaran sekolah. Jika Anda mempelajari Pawai Garam untuk kelas 10, ingat urutan peristiwanya. Hukum garam menjadi sasaran, tindakan pelanggarannya terjadi di Dandi, dan Gerakan Pembangkangan Sipil menjadi hasilnya.
Penangkapan dan Dharasana
Gandhi merencanakan aksi baru terhadap tempat produksi garam Dharasana. Ia ditangkap pada malam antara 4 Mei dan 5 Mei 1930.
Aksi itu tetap berlangsung tanpa dirinya. Pada 21 Mei 1930, penyair sekaligus politikus Sarojini Naidu memimpin sekitar 2.500 pengunjuk rasa menuju tempat produksi garam Dharasana. Polisi memukuli para demonstran yang tidak bersenjata.
Wartawan Amerika Webb Miller melaporkan pemukulan itu. Laporannya memicu reaksi internasional yang menentang kekuasaan Inggris.
Selama rangkaian aksi Satyagraha Garam, lebih dari 60.000 orang India dipenjara.
Kelanjutannya: Pakta Gandhi–Irwin
Gandhi dibebaskan dari Penjara Yeravda pada 26 Januari 1931. Pada 5 Maret 1931, ia dan Lord Irwin menandatangani kesepakatan sementara di Delhi. Kesepakatan itu menghentikan sementara kampanye pembangkangan sipil.
Kesepakatan tersebut mempertahankan sebagian besar monopoli garam. Namun, orang India yang tinggal di pesisir mendapat hak untuk membuat garam dari air laut.
Apakah Pawai Garam berhasil?
Penilaiannya beragam. Basis data Swarthmore menyatakan bahwa kampanye ini tidak mencapai sasaran konkretnya. Namun, basis data itu juga mencatat dampak lainnya. Kampanye tersebut mengikis legitimasi kekuasaan Inggris dan memperkuat kemampuan organisasi Kongres.
India merdeka dari Inggris pada Agustus 1947. Jadi, pawai ini tidak langsung menghasilkan kemerdekaan. Aksi tersebut berlangsung 17 tahun sebelum kekuasaan Inggris berakhir dan membuat gerakan kemerdekaan semakin dikenal.
Pengakuan dari luar negeri datang dengan cepat. Majalah TIME menobatkan Gandhi sebagai Man of the Year atau Tokoh Tahun Ini untuk 1930, tahun berlangsungnya pawai.
Linimasa
- 1882: Undang-Undang Garam menetapkan monopoli Inggris atas pengumpulan dan pembuatan garam.
- 2 Maret 1930: Gandhi menulis kepada Lord Irwin untuk menjelaskan alasan ia akan melanggar hukum garam.
- 12 Maret 1930: Gandhi dan 78 sukarelawan meninggalkan Asram Sabarmati.
- 5 April 1930: Para peserta pawai tiba di Dandi.
- 6 April 1930: Gandhi mengambil garam dari pantai dan melanggar hukum.
- 4–5 Mei 1930: Gandhi ditangkap.
- 21 Mei 1930: Polisi menyerang demonstran di tempat produksi garam Dharasana.
- 26 Januari 1931: Gandhi dibebaskan dari Penjara Yeravda.
- 5 Maret 1931: Pakta Gandhi–Irwin ditandatangani.
- Agustus 1947: India merdeka dari Inggris.
Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan
- Pembukaan yang sopan. Gandhi mengawali tantangannya kepada Lord Irwin pada 2 Maret 1930 dengan kata-kata “Dear Friend”, yang berarti “Sahabat yang terhormat”.
- Keraguan dari kalangan sendiri. Pilihan untuk menyasar pajak garam disambut dengan kecurigaan di dalam Kongres. Vallabhbhai Patel mengusulkan boikot pajak tanah.
- Menghubungi pers sebelum langkah pertama. Komite Kerja Kongres menghubungi surat kabar Amerika, Eropa, dan India sebelum pawai dimulai.
- Kompromi soal garam. Kesepakatan 1931 mempertahankan sebagian besar monopoli. Namun, orang India di pesisir mendapat hak untuk membuat garam dari air laut.
- Penilaian sebuah majalah. TIME memilih Gandhi sebagai Man of the Year atau Tokoh Tahun Ini untuk 1930.
FAQ
Kapan Pawai Garam berlangsung?
Pawai dimulai pada 12 Maret 1930. Gandhi melanggar hukum garam di Dandi pada 6 April 1930.
Di mana Pawai Garam dimulai dan berakhir?
Pawai dimulai dari Asram Sabarmati di Ahmedabad. Perjalanan berakhir di Dandi, sebuah desa pesisir di Distrik Navsari, Gujarat.
Berapa panjang rutenya?
Sekitar 240–241 mil, atau 387–388 kilometer. Angka 390 kilometer merupakan pembulatan.
Mengapa garam?
Garam merupakan kebutuhan pokok semua kelompok masyarakat. Garam dapat menyatukan orang lintas agama dan kasta.
Apakah pawai ini menghasilkan kemerdekaan?
Tidak. Kemerdekaan baru tercapai pada Agustus 1947. Pawai ini mengawali Gerakan Pembangkangan Sipil dan meningkatkan tekanan terhadap kekuasaan Inggris.
Sumber
- Wikipedia — Pawai Garam en.wikipedia.org
- Wikipedia — Dandi, Navsari en.wikipedia.org
- HISTORY — Ketika Pawai Garam Gandhi Mengguncang Kekuasaan Kolonial Inggris history.com
- HISTORY — Pawai Garam history.com
- Swarthmore College — Basis Data Aksi Tanpa Kekerasan Global nvdatabase.swarthmore.edu
- Gandhi Heritage Portal — Latar Belakang Satyagraha Garam gandhiheritageportal.org
- Gandhi Heritage Portal — Pakta Gandhi–Irwin gandhiheritageportal.org
- Gandhi Heritage Portal — Arsip foto gandhiheritageportal.org
Image: Marche sel.jpg — Yann (talk), Public domain






