Kota tenggelam Kekova: Simena dan Dolichiste
Tangga batu, rumah, dan tempat perahu merapat membentang di bawah air sepanjang pesisir utara Pulau Kekova. Sisa-sisa bangunan ini mencapai kedalaman 4–5 meter. Di seberangnya berdiri Simena, permukiman Likia (Likya) di Kaleköy masa kini. Sebutan populer “kota tenggelam Simena” menyatukan kedua tempat bertetangga ini. Namun, letak masing-masing penting saat Anda mengamati reruntuhannya.
Simena menempati semenanjung di daratan utama yang menghadap pulau. Permukiman terendam di pesisir utara pulau dikenal sebagai Dolichiste. Membedakan kedua nama ini membantu Anda memahami bentang kawasannya. Benteng dan teater pahat batunya berada di Simena. Bangunan pesisir yang tenggelam berada di seberangnya, di sepanjang Pulau Kekova.
Di mana letak Kekova di Turki? Kekova nerede?
Kekova adalah pulau berbatu di Laut Tengah, dekat Demre, Antalya, Turki. Pulau ini terletak di lepas pantai Kaleköy dan Üçağız. Nama Kekova juga digunakan untuk kawasan yang lebih luas. Kawasan itu mencakup Simena, Teimiussa, Aperlai İskelesi, dan teluk-teluk di sekitarnya. Jadi, “Kekova” bisa merujuk pada pulau atau kawasan pesisir yang lebih luas ini.
Luas pulau ini sekitar 4,5 kilometer persegi dan tidak memiliki permukiman permanen. Uraian kementerian tentang Simena menyebut panjang pulau sekitar 7,4 kilometer. Jaraknya dari pantai disebut sekitar 500 meter. Posisi Simena di daratan utama dan pesisir Kekova yang menghadapnya menjadi kunci untuk memahami hubungan antarsisa bangunan di sana.
Üçağız masa kini menempati lokasi Teimiussa kuno. Di belakang tempat perahu merapat terdapat makam berbentuk rumah dari abad ke-4 SM. Pada makam itu terdapat sosok laki-laki muda telanjang. Karena itu, Üçağız juga merupakan bagian dari bentang sejarah kawasan ini, sekaligus menyediakan akses perahu ke Kaleköy dan Pulau Kekova.
Sejarah Kekova: permukiman Likia dan persekutuannya
Simena telah dihuni setidaknya sejak abad ke-4 SM hingga sekarang. Uraian museum dari kementerian menyebut prasasti berbahasa Likia dan sekeping uang perak yang ditemukan di Aperlai sebagai bukti masa lalunya yang lebih awal. Uraian itu juga mencatat bahwa Plinius menyebut Simena pada abad ke-1 M. Sejarah permukiman ini ditopang oleh beberapa jenis bukti.
Simena bergabung dalam persekutuan yang dipimpin Aperlai, bersama Apollonia dan Isinda. Aperlai mewakili Simena dalam Liga Likia. Susunan ini menempatkan Simena dalam jaringan masyarakat yang bertetangga. Sejarah politiknya tidak dapat dipahami hanya dari bangunan yang masih terlihat di Kaleköy.
Prasasti pada pemandian Romawi menunjukkan hubungan yang lebih spesifik. Isinya mencatat persembahan kepada Kaisar Titus oleh rakyat dan dewan Aperlai serta kota-kota lain dalam persekutuan tersebut. Prasasti itu menghubungkan sebuah bangunan di pesisir Simena dengan persekutuan masyarakat yang sama.
Mengapa kota tenggelam Kekova terendam?
Tanggal kehancuran dan awal proses terendamnya kawasan ini perlu dibedakan dengan cermat. Wikipedia menyebut bahwa Dolichiste hancur akibat gempa pada abad ke-2 M. Keterangan tersebut tidak boleh dijadikan satu tanggal pasti tenggelamnya seluruh bangunan terendam di sepanjang pesisir.
A. H. Özdaş dan N. Kızıldağ mengusulkan kronologi berbeda dalam penelitian mereka pada 2013. Temuan tembikar di sekitar dermaga yang terendam membuat mereka menduga bahwa proses terendamnya kawasan dimulai pada masa Bizantium awal. Penafsiran mereka menempatkan awal proses itu lebih belakangan daripada gempa abad ke-2 dalam keterangan tersebut.
Penelitian yang sama menghitung laju rata-rata penurunan tanah akibat aktivitas tektonik sebesar setidaknya 1,6 milimeter per tahun selama 1.400 tahun terakhir. Penurunan tanah berarti daratan bergerak ke bawah. Temuan ini menambahkan proses jangka panjang dalam pembahasan bangunan Kekova yang tenggelam. Keterangan tentang gempa saja tidak menjelaskan kronologi yang diajukan penelitian tersebut.
Tangga-tangganya menghubungkan situs ini dengan kehidupan sehari-hari. Anda dapat membayangkannya seperti anak tangga untuk mencapai rumah atau tepi air. Di Kekova, tangga masih bertahan di antara rumah dan bangunan tempat perahu merapat di bawah laut. Fungsinya yang akrab membantu Anda memahami perubahan hubungan antara bangunan dan air.
Apa yang bisa dilihat di Pulau Kekova dan Simena?
Pesisir utara Kekova menyimpan rumah, tangga, dan tempat perahu merapat yang terendam, menghadap Simena. Di bagian lain pulau, Teluk Tersane menyimpan apsis sebuah gereja Bizantium. Jadi, peninggalan pulau yang dapat dilihat mencakup bangunan pesisir di bawah air dan bagian dari bangunan keagamaan.
Di Benteng Simena, sebuah teater dipahat langsung pada batuan alami. Kapasitasnya sekitar 300 orang. Tembok di sekeliling bagian dalam benteng yang sebagian besar masih bertahan berasal dari Abad Pertengahan. Teater dan tembok itu berasal dari bagian sejarah permukiman yang berbeda, meskipun Anda menjumpainya dalam lingkungan benteng yang sama.
Sebuah nekropolis atau kawasan pemakaman besar membentang di timur laut benteng. Di dalamnya terdapat sarkofagus dan makam pahat batu. Bangunan pemakaman ini menambah unsur lain pada bentang peninggalan Simena, bersama teater, pertahanan, dan pemandian pesisirnya. Salah satu makam pahat batu berbentuk rumah masih menyimpan prasasti berbahasa Likia.
Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan wisata
Teater pahat batu Simena hanya memiliki tujuh baris tempat duduk. Kapasitasnya yang sekitar 300 orang memberi gambaran ukurannya. Jumlah barisnya memperjelas susunan ruangnya. Kedua detail ini membantu Anda membayangkan teater sebagai bangunan tersendiri di dalam benteng.
Jejak sebuah bangunan keagamaan di dalam Benteng Simena menyimpan riwayat penggunaan berturut-turut sebagai kuil, gereja, lalu masjid. Urutan ini memperlihatkan beberapa fungsi keagamaan dalam sejarah satu bangunan. Peninggalan tersebut menambahkan bentuk kesinambungan lain pada permukiman yang telah dihuni setidaknya sejak abad ke-4 SM.
Prasasti berbahasa Likia pada makam berbentuk rumah berada di nekropolis Simena. Prasasti pemandian Romawi berada di pesisirnya. Jika dibaca bersama, kedua teks yang masih bertahan ini menghubungkan bagian-bagian berbeda dari permukiman dengan bahasa, pemakaman, dan persembahan masyarakat kota. Masing-masing juga menautkan bangunan tertentu dengan kisah sejarah yang lebih luas.
Pulau Kekova juga menjadi bagian dari sengketa kedaulatan antara Turki dan Italia. Konvensi pada 1932 menyelesaikan sengketa itu dengan menetapkan pulau tersebut menjadi milik Turki. Kesepakatan ini merupakan babak yang jauh lebih kemudian dibandingkan permukiman Likia, sisa gereja Bizantium, dan tembok benteng Abad Pertengahan.
Tur perahu Kekova: cara menuju lokasi dan melihat reruntuhan
Perahu dari Üçağız menyediakan akses ke Kaleköy dan Pulau Kekova. Bangunan pesisir yang terendam dapat dilihat dari perahu. Jika Anda mencari “Kekova tekne turu” atau “tur perahu kota tenggelam Kekova”, hubungan antara Üçağız, pulau, dan Simena menjelaskan tempat-tempat bersejarah yang tercakup di dalamnya.
Ikhtisar situs arkeologi dari kementerian menyatakan bahwa menyelam dilarang di bagian kota tenggelam. Mengamati peninggalan pesisir dari perahu menjadi cara untuk melihat bangunan yang tenggelam. Ingat letak masing-masing: Dolichiste berada di sepanjang pesisir pulau, sedangkan Simena berdiri di seberang perairan, di Kaleköy.
Linimasa
- Abad ke-4 SM: Sejarah permukiman Simena dapat ditelusuri setidaknya hingga masa ini.
- Abad ke-1 M: Plinius menyebut Simena.
- Abad ke-2 M: Keterangan Wikipedia menempatkan kehancuran Dolichiste akibat gempa pada masa ini. Ini bukan tanggal pasti tenggelamnya seluruh peninggalan yang terendam.
- Masa Bizantium awal: Penelitian 2013 mengusulkan bahwa proses terendamnya kawasan dimulai pada masa ini, berdasarkan tembikar di sekitar dermaga yang terendam.
- Abad Pertengahan: Tembok yang masih bertahan di sekeliling bagian dalam Benteng Simena berasal dari masa ini.
- 1932: Konvensi Turki–Italia menetapkan Pulau Kekova menjadi milik Turki.
- 18 Januari 1990: Kawasan Perlindungan Lingkungan Khusus Kekova ditetapkan.
- 25 Februari 2000: Kekova diajukan ke Daftar Tentatif UNESCO dalam kategori campuran budaya dan alam.
- 8 November 2006: Kawasan lindung diperluas ke barat dan diberi nama Kaş-Kekova.
- 2013: Penelitian Özdaş dan Kızıldağ mengkaji proses terendamnya kawasan dan penurunan tanah akibat aktivitas tektonik di sepanjang pesisir Kekova.
Bagaimana Kekova dilindungi?
Kekova menjadi Kawasan Perlindungan Lingkungan Khusus melalui keputusan pada 18 Januari 1990. Keputusan berikutnya pada 8 November 2006 memperluas batasnya ke arah barat. Kawasan yang diperluas itu diberi nama Kawasan Perlindungan Lingkungan Khusus Kaş-Kekova.
Kekova diajukan ke Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO pada 25 Februari 2000. Pengajuan itu menggunakan kategori campuran, yang mencakup nilai budaya dan alam sekaligus. Status dalam Daftar Tentatif berbeda dari pencatatan dalam Daftar Warisan Dunia.
FAQ
Apakah Simena dan kota tenggelam Kekova merupakan tempat yang sama?
Simena berada di Kaleköy masa kini, di daratan utama. Permukiman terendam di pesisir utara Pulau Kekova, tepat di seberangnya, dikenal sebagai Dolichiste.
Kapan permukiman kuno Kekova tenggelam?
Menurut keterangan yang dimuat Wikipedia, Dolichiste hancur akibat gempa pada abad ke-2 M. Sementara itu, penelitian yang terbit pada 2013 mengusulkan bahwa proses tenggelamnya permukiman dimulai pada masa Bizantium awal.
Bagaimana cara menuju Pulau Kekova?
Perahu dari Üçağız menyediakan akses ke Kaleköy dan Pulau Kekova. Anda dapat melihat bangunan pesisir yang terendam dari perahu.
Apakah boleh menyelam di kota tenggelam Kekova?
Ikhtisar situs arkeologi dari kementerian menyatakan bahwa menyelam dilarang di bagian kota tenggelam.
Sumber
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Antalya — Simena antalya.ktb.gov.tr
- Museum Turki — Situs Arkeologi Simena Antalya turkishmuseums.kprod.kultur.gov.tr
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Antalya — Museum dan Situs Arkeologi antalya.ktb.gov.tr
- AVESİS Universitas Dokuz Eylül — Penyelidikan Arkeologi dan Geofisika terhadap Bangunan Pesisir yang Terendam di Kekova avesis.deu.edu.tr
- Pusat Warisan Dunia UNESCO — Kekova whc.unesco.org
- Kementerian Lingkungan Hidup — Rencana Pengelolaan Laut Kaş-Kekova ockb.csb.gov.tr
- Wikipedia — Kekova en.wikipedia.org
- Vikipedi — Kekova tr.wikipedia.org
FAQ
Apakah Simena dan kota tenggelam Kekova merupakan tempat yang sama?
Simena berada di Kaleköy masa kini, di daratan utama. Permukiman terendam di pesisir utara Pulau Kekova, tepat di seberangnya, dikenal sebagai Dolichiste.
Kapan permukiman kuno Kekova tenggelam?
Menurut keterangan yang dimuat Wikipedia, Dolichiste hancur akibat gempa pada abad ke-2 M. Sementara itu, penelitian yang terbit pada 2013 mengusulkan bahwa proses tenggelamnya permukiman dimulai pada masa Bizantium awal.
Bagaimana cara menuju Pulau Kekova?
Perahu dari Üçağız menyediakan akses ke Kaleköy dan Pulau Kekova. Anda dapat melihat bangunan pesisir yang terendam dari perahu.
Apakah boleh menyelam di kota tenggelam Kekova?
Otoritas pariwisata provinsi menyatakan bahwa menyelam dilarang di bagian kota tenggelam.
Image: Kekova island and Kalekoey village.jpg — Bjørn Christian Tørrissen, CC BY-SA 4.0





