Armada Spanyol tahun 1588 adalah armada yang dikirim Raja Philip II dari Spanyol untuk menggulingkan Ratu Elizabeth I dari takhta Inggris. Adipati Medina Sidonia memimpinnya. Ekspedisi itu gagal. Kapal api, tembakan meriam Inggris, angin yang tidak mendukung, dan badai musim gugur turut menyebabkan kegagalannya.
Artikel ini mengajak Anda mengikuti jalannya ekspedisi, dari rencana awal hingga kapal-kapal yang karam di pesisir Irlandia.
Apa arti “Armada Spanyol”?
Dalam bahasa Spanyol, armada berarti angkatan bersenjata atau armada kapal. Kata ini berasal dari kata kerja Latin armare, yang berarti “mempersenjatai”. Jadi, “Armada Spanyol” berarti “armada kapal Spanyol”.
Nama itu kemudian melekat pada satu peristiwa khusus: ekspedisi melawan Inggris pada 1588. Ekspedisi ini merupakan bagian dari Perang Inggris–Spanyol, yang berlangsung dari 1585 hingga 1604.
Mengapa Spanyol mengirim Armada?
Usulan pertama yang terdokumentasi untuk menyerang Inggris muncul pada Agustus 1583. Laksamana Álvaro de Bazán mengajukannya setelah meraih kemenangan di Azores.
Philip II memiliki beberapa tujuan:
- Memulihkan agama Katolik di Inggris.
- Menghentikan dukungan Inggris bagi pemberontak Belanda.
- Mengakhiri perompakan yang merugikan kepentingan Spanyol.
Entri ensiklopedia berbahasa Turki menyatakannya lebih lugas. Tujuannya adalah menggulingkan Elizabeth I dari takhtanya.
Kapan Armada Spanyol berlayar?
Armada yang terdiri atas sekitar 130 kapal meninggalkan pelabuhan Lisboa antara 28 dan 30 Mei 1588. Tanggal-tanggal ini mengikuti kalender Gregorian, yang digunakan Spanyol.
Inggris masih memakai kalender Julian. Pada 1588, kalender itu tertinggal 10 hari. Karena itulah peristiwa yang sama bisa memiliki dua tanggal dalam buku yang berbeda.
Bayangkan Anda dan seorang teman memesan tiket kereta. Anda membaca tanggal di ponsel, sedangkan teman Anda membaca buku agenda lama yang tanggalnya tertinggal 10 hari. Kalian akan datang pada hari yang berbeda. Begitu pula dengan sumber tentang Armada. Periksa kalender yang dipakai penulisnya.
Seluruh tanggal dalam artikel ini mengikuti kalender Gregorian.
Rencana invasi dan panglimanya
Rencana invasi terdiri atas dua bagian. Armada akan berlayar melewati Selat Inggris. Setelah itu, armada akan melindungi pengangkutan pasukan Adipati Parma dari Flandria ke Inggris.
Armada kehilangan panglima pertamanya sejak awal. Markis Santa Cruz meninggal pada Februari 1588. Philip II menggantikannya dengan Adipati Medina Sidonia, yang tidak memiliki pengalaman berlayar.
Pertahanan Inggris memiliki rantai komando yang lebih jelas. Pada Desember 1587, Elizabeth I menunjuk Lord Howard dari Effingham sebagai pemimpinnya. Francis Drake menjadi wakil laksamananya.
Kapal Armada Spanyol membawa apa saja?
Armada itu terdiri atas sekitar 130 kapal. Tidak semuanya merupakan kapal perang yang dibangun untuk bertempur. La Juliana, misalnya, adalah kapal dagang berbobot 860 ton. Untuk ekspedisi ini, kapal tersebut dibekali 32 meriam, 325 prajurit, dan 70 pelaut.
La Juliana sudah memiliki riwayat pelayaran sebelumnya. Kapal ini mengangkut pasukan dalam kampanye Lepanto pada 1571, tetapi tidak ikut bertempur secara langsung.
Meriamnya juga masih ada. Salah satu meriam pengepungan berbahan perunggu yang diangkat dari kapal itu berbobot 2.5 ton. Meriam tersebut mampu menembakkan peluru besi seberat sekitar 18.6 kilogram.
Selat Inggris: penampakan pertama dan pengejaran
Armada terlihat di lepas pantai Tanjung Lizard, Cornwall, pada 29 Juli 1588. Api suar di sepanjang pesisir menyebarkan kabar itu.
Kapal-kapal Inggris lebih lincah bermanuver. Keunggulan ini mereka gunakan untuk menjauhkan armada Spanyol dari lokasi pendaratan potensial di Plymouth, Portsmouth, dan Solent.
Armada terus menyusuri Selat Inggris tanpa melakukan pendaratan.
Pertempuran Armada Spanyol: Calais dan Gravelines
Pada 6 Agustus 1588, Armada berlabuh di lepas pantai Calais. Pasukan Adipati Parma belum bergabung dengan armada.
Salah satu kendalanya adalah pihak Belanda. Justinus dari Nassau memblokade Dunkirk dengan sekitar 30 kapal kecil Belanda. Blokade ini menjadi salah satu hambatan utama yang mencegah kapal-kapal pendarat Parma mencapai Armada.
Malam serangan kapal api
Inggris menyerang pada malam 7–8 Agustus. Mereka mengirim delapan kapal api menuju Armada yang sedang berlabuh.
Ada detail yang mungkin mengejutkan Anda. Tidak satu pun kapal Spanyol terbakar dalam serangan ini. Kapal api itu bekerja dengan cara lain. Awak Spanyol memutus tali jangkar mereka lalu berpencar.
Hilangnya begitu banyak jangkar dan talinya berdampak besar. Ditambah angin dan arus, keadaan itu membuat pertemuan dengan pasukan Parma mustahil dilakukan.
Gravelines, 8 Agustus
Pertempuran laut yang menentukan berlangsung di Gravelines pada 8 Agustus 1588. Kapal-kapal Inggris mendekat hingga sekitar 90 meter sebelum menembak. Mereka membutuhkan jarak itu agar tembakan dapat menembus lambung kapal Spanyol yang terbuat dari kayu ek.
Meriam berat Spanyol sulit diisi ulang. Ruang yang sempit dan muatan yang disimpan di antara geladak memperlambat awak. Inggris juga menghindari upaya pasukan Spanyol untuk naik ke kapal mereka.
Gabungan faktor itu menentukan hasil pertempuran. Spanyol menginginkan pertarungan jarak dekat dengan senjata tangan. Inggris bertempur menggunakan meriam dari kejauhan.
Kekalahan Armada Spanyol: mengapa Spanyol kalah?
Kekalahan itu disebabkan oleh beberapa faktor yang saling berkaitan:
- Gagal bergabung dengan Parma. Blokade Belanda membuat pasukan darat dan armada tetap terpisah.
- Kapal api. Serangan ini memecah formasi armada yang sedang berlabuh dan membuat Armada kehilangan jangkar.
- Tembakan meriam Inggris. Dengan menembak dari jarak sekitar 90 meter di Gravelines, Inggris menghantam lawan dengan keras. Spanyol kesulitan mengisi ulang meriam.
- Angin. Angin dari barat daya menghalangi Armada berbalik menuju Parma.
Karena jalan kembali tertutup, para panglima memilih rute lain. Mereka memutuskan untuk berlayar memutari bagian utara Skotlandia lalu pulang ke Spanyol.
Armada Spanyol di Irlandia dan Sligo
Badai dalam pelayaran pulang membuat sebagian armada tercerai-berai dan karam di pesisir Skotlandia serta Irlandia.
Salah satu bencana besar di pesisir Irlandia terjadi pada 21 September 1588. Tiga kapal, La Juliana, La Lavia, dan Santa Maria de Visón, tenggelam di Streedagh, kawasan Sligo. Secara keseluruhan, lebih dari 1,100 orang tewas.
Salah satu penyintas dari La Lavia adalah Kapten Francisco de Cuéllar. Ia kemudian menceritakan tenggelamnya kapal itu dan kehidupannya di Irlandia. Kisahnya menjadi catatan saksi mata yang terperinci tentang kondisi wilayah tersebut pada 1588.
Jadi, kisah Armada tidak berakhir di Gravelines. Bagi banyak pelaut Spanyol, kisah itu berakhir di sebuah pantai Irlandia.
Bendera Armada Spanyol
Sepotong kecil kain dari ekspedisi itu masih tersimpan. Fragmen bendera linen dari San Mateo, bertanggal 1588, menjadi koleksi Royal Museums Greenwich di London. Ukurannya 67.2 × 152.4 milimeter.
Ukurannya sangat kecil. Namun, benda ini merupakan bukti fisik yang menghubungkan kita langsung dengan salah satu kapal armada tersebut.
Di mana ekspedisi ini berlangsung?
Ekspedisi ini melintasi bentangan laut dan pesisir yang panjang:
- Lisboa: titik keberangkatan armada.
- Cornwall, Tanjung Lizard: lokasi armada pertama kali terlihat.
- Plymouth, Portsmouth, dan Solent: lokasi pendaratan potensial yang dilindungi Inggris.
- Calais dan Gravelines: lokasi malam serangan kapal api dan pertempuran penentu.
- Dunkirk: diblokade oleh Belanda.
- Skotlandia dan Irlandia: lokasi kapal-kapal karam dalam pelayaran pulang, termasuk Streedagh di Sligo.
Jika Anda mengunjungi tempat-tempat ini, Anda akan berdiri tepat di jalur yang dilalui ekspedisi tersebut.
Kronologi
- Agustus 1583: Álvaro de Bazán mengusulkan serangan terhadap Inggris kepada Philip II.
- 1585: Perang Inggris–Spanyol dimulai.
- Februari 1588: Markis Santa Cruz meninggal. Medina Sidonia mengambil alih komando.
- 28–30 Mei 1588: Armada meninggalkan Lisboa.
- 29 Juli 1588: Armada terlihat di lepas pantai Tanjung Lizard, Cornwall.
- 6 Agustus 1588: Armada Spanyol berlabuh di lepas pantai Calais.
- 7–8 Agustus 1588 (malam): Delapan kapal api Inggris membuat Armada berpencar.
- 8 Agustus 1588: Pertempuran Gravelines.
- Agustus–September 1588: Armada berusaha pulang ke Spanyol dengan memutari Skotlandia dan Irlandia.
- 21 September 1588: Tiga kapal tenggelam di Streedagh.
- 1589: Ekspedisi balasan Armada Inggris berakhir dengan kekalahan.
- 1604: Perjanjian London mengakhiri perang.
Detail yang tidak akan Anda temukan dalam buku panduan wisata
- Kapal api tidak membakar apa pun. Tidak satu pun kapal Spanyol terbakar di Calais. Kerugian timbul akibat tali jangkar yang diputus dan armada yang tercerai-berai.
- Seorang saksi selamat. Kapten Cuéllar dari La Lavia meninggalkan catatan terperinci tentang karamnya kapal dan keadaan Irlandia pada 1588.
- La Juliana pernah ke Lepanto. Pada 1571, kapal ini mengangkut pasukan ke sana. Kapal tersebut tidak ikut bertempur secara langsung.
- Satu meriam, 2.5 ton. Meriam pengepungan perunggu dari La Juliana menembakkan peluru besi seberat sekitar 18.6 kilogram.
- Bendera seukuran tangan. Fragmen bendera San Mateo dari 1588 hanya berukuran 67.2 × 152.4 milimeter.
Setelah 1588: perang berlanjut
Kekalahan itu tidak mengakhiri perang. Inggris mengirim armada balasannya sendiri ke Spanyol pada 1589 di bawah pimpinan Francis Drake dan John Norris. Ekspedisi ini gagal mencapai tujuannya dan mengalami kekalahan telak.
Konflik baru berakhir melalui Perjanjian London pada 1604. Jadi, ekspedisi Armada hanyalah satu babak dalam perang yang berlangsung hampir dua puluh tahun.
FAQ
Kapan Armada Spanyol berlayar?
Armada meninggalkan Lisboa antara 28 dan 30 Mei 1588 menurut kalender Gregorian.
Apa arti kata “armada”?
Artinya angkatan bersenjata atau armada kapal, dari kata Latin armare.
Di mana pertempuran utamanya berlangsung?
Pertempuran Gravelines, pada 8 Agustus 1588, setelah armada berlabuh di Calais.
Apa yang terjadi di Irlandia?
Badai membuat kapal-kapal karam di pesisir Irlandia. Tiga kapal tenggelam di Streedagh, Sligo, pada 21 September 1588, dan lebih dari 1,100 orang tewas.
Apakah Inggris memenangkan perang pada 1588?
Tidak. Perang berlanjut hingga Perjanjian London pada 1604.
Sumber
- Vikipedi — Armada Spanyol tr.wikipedia.org
- Wikipedia — Armada Spanyol en.wikipedia.org
- Historical Association — Kampanye Armada tahun 1588 history.org.uk
- Historic England — Armada 1588 historicengland.org.uk
- Royal Museums Greenwich — Elizabeth I dan Armada Spanyol rmg.co.uk
- National Museum of the Royal Navy — Peta 9: Serangan kapal api armadamaps.nmrn.org.uk
- National Monuments Service — Kapten Cuéllar, penyintas kapal karam Armada Spanyol 1588 uchireland.ie
- National Museum of Ireland — Meriam Armada dan Roda Kereta Meriam source.museum.ie
- Kementerian Kebudayaan Spanyol — Kontrak pembangunan kapal La Juliana cultura.gob.es
- Royal Museums Greenwich — Bendera, AAA0918 rmg.co.uk
Image: Launch of fireships against the Spanish Armada, 7 August 1588 RMG BHC0263.jpg — anonymous, Public domain






