Sejarah Dunia

Mengapa Namanya Bluetooth? Mengenal Harald Bluetooth

Nama Bluetooth berasal dari Harald Bluetooth, raja Zaman Viking yang perannya sebagai pemersatu mengilhami nama kode sementara untuk sebuah teknologi pada 1996. Inisialnya dalam aksara rune menjadi logo Bluetooth, sementara Batu Jelling miliknya mencatat keluarga, klaim kekuasaan, dan pernyataannya bahwa ia menjadikan orang Denmark penganut Kristen.

8 menit baca8 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Mengapa Namanya Bluetooth? Mengenal Harald Bluetooth
Jelling stone.jpg

Nama Bluetooth berasal dari Harald Bluetooth (bahasa Turki: I. Harald), raja Zaman Viking yang memerintah Denmark dan Norwegia pada abad kesepuluh. Reputasinya sebagai pemersatu mengilhami nama sementara untuk standar radio jarak dekat. Nama sementara itu akhirnya menjadi nama tetap.

Saat Anda melihat logo Bluetooth dalam kehidupan sehari-hari, Anda sedang melihat dua rune yang digabungkan untuk melambangkan inisial Harald. Jadi, nama dan simbolnya memiliki kaitan yang berbeda dengan sang raja. Namanya mengingatkan pada perannya sebagai pemersatu, sedangkan simbolnya membentuk huruf H dan B.

Mengapa namanya Bluetooth?

Menurut penjelasan resmi Bluetooth SIG, Jim Kardach dari Intel mengusulkan nama itu pada 1996. Saat itu, Intel, Ericsson, dan Nokia sedang membahas standar radio jarak dekat. Bluetooth awalnya merupakan nama kode untuk proyek tersebut.

Kardach melihat kesamaan antara peran Harald sebagai pemersatu dan tujuan proyek itu. Teknologi tersebut akan menyatukan industri komputer dan telepon seluler melalui koneksi nirkabel jarak dekat. Raja yang dikenal menyatukan wilayah menjadi analogi sejarahnya.

Pemilihan nama akhirnya juga dipengaruhi kendala praktis. PAN sempat dipertimbangkan, tetapi nama itu sudah banyak digunakan di internet. Pemeriksaan merek dagang untuk calon nama lain, RadioWire, tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Nama Bluetooth pun bertahan.

Siapa Harald Bluetooth Gormsson?

Nama Harald dalam bahasa Nordik Kuno adalah Haraldr Blátǫnn Gormsson. Ia merupakan penguasa Zaman Viking yang masa pemerintahannya di Denmark biasanya diperkirakan berlangsung sekitar 958–986. Pemerintahannya atas Norwegia diperkirakan berlangsung sekitar 970–985/986.

Ayahnya adalah Gorm si Tua, sedangkan ibunya bernama Thyra. Penerusnya di takhta Denmark adalah putranya, Sweyn Forkbeard.

Nama Haraldr dikaitkan dengan akar kata hari, yang berarti tentara, dan wald, yang berarti memerintah. Bluetooth berasal dari bagian lain namanya. Bentuk ini merupakan padanan yang umum digunakan untuk julukannya, Blátǫnn.

Kedudukan Harald sebagai raja Norwegia juga perlu dipahami dengan membedakan kewenangan raja dan pelaksanaan pemerintahan. Sejak sekitar 970, Haakon Sigurdsson menjalankan pemerintahan Norwegia secara nyata selama kekuasaan Harald. Kewenangan sang raja atas kedua negara tidak berarti ia mengurus keduanya sendiri dengan cara yang sama.

Mengapa Harald mendapat julukan Bluetooth?

Penjelasan tradisional menghubungkan Blátǫnn dengan gigi yang gelap atau rusak. Penjelasan ini mengaitkan julukannya dengan kondisi fisik. Namun, alasan sebenarnya masih belum pasti.

Waktu kemunculan bukti tertulis yang masih ada menjadi hal penting. Catatan tertulis paling awal yang diketahui tentang julukan Bluetooth muncul dalam Chronicon Roskildense sekitar 1140. Itu kira-kira 150 tahun setelah kematian Harald.

Jika Anda menemukan penjelasan tentang gigi itu disajikan sebagai fakta pasti, ingatlah jarak waktu tersebut. Julukan yang dicatat sekitar 1140 tidak dengan sendirinya membuktikan kondisi gigi seorang raja pada abad kesepuluh. Penjelasan tradisional dan catatan tertulis yang masih ada merupakan dua jenis bukti yang berbeda.

Apa arti simbol Harald Bluetooth?

Logo Bluetooth menggabungkan dua karakter dari aksara Futhark Muda. Hagall, ᚼ, melambangkan H. Bjarkan, ᛒ, melambangkan B. Keduanya mewakili inisial Harald Bluetooth.

Hubungan simbol itu dengan Harald lebih spesifik daripada sekadar kaitan umum dengan Viking. Unsur-unsurnya mewakili huruf dalam namanya. Desain gabungan itu dan nama teknologinya sama-sama merujuk pada penguasa sejarah yang sama.

Rune pada logo juga menghubungkan kisah penamaan modern ini dengan monumen Harald yang masih berdiri di Jelling. Logo menggunakan rune sebagai inisial. Sementara itu, Batu Jelling besar menggunakan prasasti rune untuk mengenang orang tuanya dan mengumumkan pencapaian kerajaannya.

Apa isi prasasti rune Harald Bluetooth?

Sekitar 965, Harald mendirikan Batu Jelling besar untuk mengenang Gorm dan Thyra. Karena itu, monumen ini mencatat hubungan keluarga sekaligus pernyataan kekuasaan raja. Orang tuanya menjadi bagian utama dari tujuan pendiriannya.

Dalam prasasti itu, Harald menyatakan bahwa ia menguasai seluruh Denmark dan Norwegia serta menjadikan orang Denmark penganut Kristen. Semua itu merupakan klaim sang raja pada monumennya sendiri. Dengan membacanya sebagai pernyataan, Anda dapat membedakan apa yang diumumkan batu itu dan bagaimana kekuasaan dijalankan di seluruh wilayahnya.

Batu itu juga memuat gambar. Salah satu sisinya menampilkan penggambaran Kristus paling awal yang diketahui di Skandinavia. Sisi lain memperlihatkan seekor hewan yang dililit ular. Monumen ini memadukan pesan tertulis dengan figur-figur pahatan tersebut.

Pernyataan Harald tentang agama Kristen tidak menandai kehadiran pertama umat Kristen di Denmark. Museum Nasional Denmark menunjukkan adanya temuan benda logam Kristen yang lebih tua daripada pengumumannya sekitar 965. Agama Kristen sudah hadir sebelum sang raja menyatakan bahwa ia telah menjadikan orang Denmark penganut Kristen.

Bagaimana posisi Harald Bluetooth dalam sejarah Viking?

Masa pemerintahan Harald mempertemukan kekuasaan raja pada Zaman Viking, kewenangan atas wilayah, dan perpindahan ke agama Kristen. Prasasti Jelling miliknya menempatkan Denmark, Norwegia, dan pengkristenan orang Denmark dalam satu pernyataan kerajaan. Pencapaian tersebut ditampilkan bersama penghormatan kepada orang tuanya.

Legenda perpindahan agama yang dicatat Widukind sekitar 970 memberikan jenis kisah yang berbeda. Kisah itu menghubungkan perpindahan agama Harald dengan Poppo yang membawa besi panas tanpa mengalami luka bakar. Ini merupakan legenda yang dicatat, bukan penjelasan yang sudah dipastikan tentang keputusan sang raja.

Otoritas warisan budaya Denmark juga menyajikan kemungkinan penjelasan politik yang melibatkan tekanan dari kaisar Jerman. Penjelasan itu masih belum pasti. Batu Jelling memuat pernyataan pengkristenan kepada publik, sementara kisah-kisah perpindahan agama Harald menawarkan penjelasan yang berbeda tentang hal tersebut.

Apa yang bisa Anda lihat di Jelling?

Dua gundukan besar di Jelling masing-masing berdiameter sekitar 70 meter dan mencapai ketinggian 11 meter. Menurut UNESCO, batu rune besar Harald berdiri tepat di antara keduanya. Posisi ini menempatkan prasasti tersebut dalam kompleks monumen yang jauh lebih besar.

Jika Anda membayangkan batu itu berdiri sendirian, ukuran tersebut membantu menghadirkan gambaran lingkungan sekitarnya. Kedua gundukan mengapit lokasi monumen yang menyebut orang tua Harald serta mengumumkan kekuasaannya atas Denmark dan Norwegia.

Lokasi gerejanya juga menyimpan jejak rangkaian bangunan. Gereja kayu pertama Harald berdiri di tempat gereja batu sekarang berada. Sedikitnya tiga gereja kayu musnah akibat kebakaran sebelum gereja batu dibangun.

Apa yang ditunjukkan silsilah keluarga Harald Bluetooth?

Keluarga kerajaan terdekat Harald mencakup ayahnya, Gorm si Tua; ibunya, Thyra; serta putra sekaligus penerusnya, Sweyn Forkbeard. Gorm dan Thyra adalah orang tua yang dikenang pada Batu Jelling besar.

Prasasti rune lain mengidentifikasi Harald melalui pernikahannya. Di Sønder Vissing, istrinya yang berasal dari bangsa Slavia, Tófa, yang juga disebut Tove, digambarkan sebagai putri Mistivir dan istri Harald, putra Gorm. Prasasti itu menghubungkan asal-usul keluarganya dengan keluarga suaminya.

Prasasti Jelling dan Sønder Vissing mencatat hubungan keluarga yang berbeda. Harald mengenang orang tuanya di Jelling. Prasasti Sønder Vissing mengidentifikasi Tófa melalui ayahnya sekaligus pernikahannya dengan Harald.

Kapan Harald Bluetooth meninggal?

Harald umumnya diperkirakan meninggal sekitar 985–986. Putranya, Sweyn Forkbeard, menggantikannya di takhta Denmark. Lokasi makamnya masih belum diketahui.

Dalam tulisan sekitar 1072, Adam dari Bremen menyatakan bahwa Harald dimakamkan di gereja yang dibangunnya di Roskilde. Otoritas warisan budaya Denmark tidak memperlakukan kisah itu sebagai konfirmasi lokasi makamnya. Karena itu, Roskilde merupakan lokasi pemakaman yang disebut dalam catatan, bukan situs makam yang sudah dipastikan.

Linimasa

  • Sekitar 958: Harald mulai memerintah sebagai raja Denmark.
  • Sekitar 965: Ia mendirikan Batu Jelling besar untuk mengenang orang tuanya serta mengumumkan pencapaian kerajaannya dan pengkristenan orang Denmark.
  • Sekitar 970: Ia mulai menjadi raja Norwegia, dengan Haakon Sigurdsson menjalankan pemerintahan secara nyata.
  • Sekitar 985–986: Harald meninggal, dan Sweyn Forkbeard menggantikannya di Denmark.
  • Sekitar 1072: Adam dari Bremen mencatat kisah pemakaman Harald di Roskilde.
  • Sekitar 1140: Chronicon Roskildense mencatat penggunaan tertulis paling awal yang diketahui atas julukan Bluetooth miliknya.
  • 1996: Jim Kardach mengusulkan Bluetooth sebagai nama kode sementara untuk teknologi.
  • Mei 2011: Pekerjaan konservasi mengidentifikasi penopang asli Batu Jelling besar dan fondasi yang ditambahkan kemudian.

Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan

Rune pada Batu Jelling besar tersusun dalam baris-baris mendatar. Susunannya menyerupai manuskrip Kristen dan berbeda dari banyak prasasti rune. Tata letak ini menjadi ciri nyata lain yang dapat Anda amati bersama figur-figur pahatannya.

Pekerjaan konservasi pada Mei 2011 mengidentifikasi penopang asli batu itu, yang diperkirakan berasal dari sekitar 965. Pekerjaan tersebut juga mengungkap fondasi yang ditambahkan pada 1586. Temuan ini membedakan penempatan asli pada masa Harald dari perubahan yang dilakukan kemudian di bawah monumen.

Gambar pada batu itu juga telah muncul dalam paspor Denmark sejak 1996–1997. Motifnya mencakup Kristus, hewan, dan ular. Dengan demikian, monumen Harald memiliki kaitan modern lain di luar inisial rune yang digunakan dalam logo Bluetooth.

FAQ

Apakah Harald Bluetooth seorang raja Viking?

Ya. Ia merupakan raja Zaman Viking yang memerintah Denmark sekitar 958 hingga 986 dan Norwegia sekitar 970 hingga 985/986.

Apakah logo Bluetooth mewakili inisial Harald?

Ya. Logo itu menggabungkan Hagall ᚼ dan Bjarkan ᛒ, dua rune Futhark Muda yang melambangkan H dan B.

Apakah Harald yang pertama kali membawa agama Kristen ke Denmark?

Batu Jelling miliknya menyatakan bahwa ia menjadikan orang Denmark penganut Kristen. Namun, temuan benda logam Kristen menunjukkan bahwa umat Kristen sudah hadir di Denmark sebelum pengumuman tersebut sekitar 965.

Apakah lokasi makam Harald Bluetooth diketahui?

Tidak. Adam dari Bremen mencatat pemakaman di Roskilde, tetapi otoritas warisan budaya Denmark menganggap lokasi pemakaman Harald belum diketahui.

Sumber

  1. Bluetooth SIG — Asal-usul nama bluetooth.com
  2. Wikipedia — Harald Bluetooth en.wikipedia.org
  3. Vikipedi — I. Harald (raja Denmark)) tr.wikipedia.org
  4. Museum Nasional Denmark — Batu Jelling en.natmus.dk
  5. UNESCO — Gundukan, Batu Rune, dan Gereja Jelling whc.unesco.org
  6. Badan Warisan Budaya Denmark — Monumen Jelling, Ringkasan Bahasa Inggris slks.dk
  7. Badan Kebudayaan dan Istana Denmark — Monumen Jelling slks.dk
  8. Martin Schwarz Lausten — Sejarah Gereja di Denmark api.pageplace.de

FAQ

Mengapa namanya Bluetooth?

Jim Kardach dari Intel mengusulkan nama itu pada 1996 dalam pembahasan yang melibatkan Intel, Ericsson, dan Nokia. Peran Harald Bluetooth sebagai pemersatu menjadi analogi untuk menghubungkan industri komputer dan telepon seluler melalui komunikasi nirkabel jarak dekat.

Mengapa Harald dijuluki Bluetooth?

Penjelasan tradisional mengaitkan julukannya dengan gigi yang gelap atau rusak, tetapi asal sebenarnya belum pasti. Catatan tertulis paling awal yang diketahui tentang julukan itu muncul sekitar 1140, kira-kira 150 tahun setelah kematiannya.

Apa arti simbol Bluetooth?

Logo itu menggabungkan rune Hagall ᚼ dan Bjarkan ᛒ dari aksara Futhark Muda. Keduanya melambangkan H dan B, inisial Harald Bluetooth.

Di mana Harald Bluetooth dimakamkan?

Lokasi makamnya belum diketahui. Adam dari Bremen menulis sekitar 1072 bahwa Harald dimakamkan di gereja yang dibangunnya di Roskilde. Namun, otoritas warisan budaya Denmark tidak menganggap lokasi itu sudah dipastikan.

Image: Jelling stone.jpg — Ljunie, CC BY-SA 4.0

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait