Wu Zetian (bahasa Turki: Wu Zetian) memerintah Tiongkok atas namanya sendiri sebagai kaisar dari 690 hingga 705. Ia dianggap sebagai satu-satunya perempuan yang menyandang gelar itu dalam sejarah Tiongkok. Perjalanannya bermula sebagai selir remaja dan berujung pada pendirian dinastinya sendiri. Jika Anda berkunjung ke Luoyang atau Gua Longmen, Anda akan menapaki tempat-tempat yang terkait langsung dengan kisahnya.
Artikel ini menelusuri kehidupannya secara berurutan. Anda juga akan menemukan jawaban atas pertanyaan yang paling sering dicari: seperti apa wajahnya, bagaimana namanya diucapkan, dinasti apa yang dipimpinnya, bagaimana ia meninggal, dan apakah ia kejam.
Siapa Wu Zetian?
Wu Zetian lahir pada 624. Ia meninggal pada 16 Desember 705 di Luoyang, dalam usia 81 tahun. Masa pemerintahannya sebagai kaisar berlangsung dari 690 hingga 705.
Ayahnya, Wu Shihuo, mendukung Li Yuan, pendiri Dinasti Tang. Setelah dinasti itu berdiri, ia menduduki jabatan setingkat menteri pekerjaan umum. Jadi, Wu Zetian tumbuh dekat dengan kekuasaan, meski tidak berada di pusatnya.
Sejak kecil, ia belajar menulis, karya-karya klasik Tiongkok, dan musik. Pendidikan itu kelak sangat berguna. Penguasa yang mampu membaca laporan dan memperdebatkan isi naskah memiliki keunggulan di istana yang dijalankan para pejabat.
Dari selir menjadi biksuni, lalu permaisuri
Pada usia sekitar 14 tahun, Wu Zetian masuk ke istana Kaisar Taizong. Ia mendapat gelar cairen, yaitu selir tingkat kelima. Kedudukannya rendah dalam lingkungan rumah tangga istana yang besar.
Taizong meninggal pada 649. Setelah kematiannya, Wu Zetian dikirim untuk hidup sebagai biksuni Buddha di Kuil Ganye. Kariernya di istana tampak sudah berakhir.
Ia kembali ke istana pada masa Gaozong, putra sekaligus penerus Taizong. Pada 655, ia menggantikan Permaisuri Wang dan menjadi permaisuri Gaozong.
Menurut sebuah kisah, ia membunuh bayi perempuannya sendiri lalu menuduh Permaisuri Wang sebagai pelakunya. Kisah itu masih diperdebatkan. Penjelasan lain menyebut Wang sendiri bertanggung jawab, atau bayi itu meninggal karena sebab alami maupun kecelakaan. Anda perlu memperlakukannya sebagai tuduhan, bukan fakta yang terbukti.
Bagaimana ia meraih kekuasaan?
Sejak 660, kesehatan Gaozong memburuk. Keadaan itu memberi Wu Zetian peran yang menentukan dalam menjalankan negara. Ia tidak membutuhkan gelar untuk mengerjakan tugas tersebut. Ia hanya perlu menjadi orang yang selalu hadir di ruang pengambilan keputusan.
Gaozong meninggal pada 683. Wu Zetian kemudian tetap memegang kendali sebagai ibu suri, sementara putra-putranya, Zhongzong dan Ruizong, bergantian menduduki takhta. Pada 684, ia mencopot Zhongzong dan menempatkan Ruizong sebagai penggantinya. Putra-putranya sendiri tidak menghalangi langkahnya.
Dinasti Wu Zetian: Zhou
Pada 690, ia mengganti pemerintahan Tang dengan Dinasti Zhou yang didirikannya sendiri. Ia mengambil gelar huangdi, yang berarti “kaisar”. Luoyang menjadi ibu kota Zhou, dan dinasti ini berlangsung dari 690 hingga 705.
Dinasti Zhou berumur pendek dan bergantung pada satu orang. Dinasti itu berakhir ketika kekuasaannya berakhir. Pemerintahan Tang dipulihkan pada 705 di bawah putranya, Zhongzong.
Kronologi
- 624: Wu Zetian lahir.
- 649: Setelah Taizong meninggal, ia dikirim ke sebuah kuil Buddha.
- 655: Ia menjadi permaisuri Gaozong.
- 660: Penyakit Gaozong membuat pengaruhnya dalam pemerintahan terlihat jelas.
- 683: Gaozong meninggal. Ia memegang kekuasaan sebagai ibu suri.
- 684: Ia mencopot Zhongzong dan menempatkan Ruizong di takhta.
- 690: Ia mendirikan Dinasti Zhou dan menjadi kaisar.
- 693: Ia memasukkan buku pedoman dua jilid untuk para pejabat ke dalam materi ujian.
- 695: Ia mengumumkan pembebasan pajak selama satu tahun di seluruh kekaisaran.
- Februari 705: Kudeta istana memaksanya turun takhta. Zhongzong kembali menjadi penguasa.
- 16 Desember 705: Ia meninggal di Luoyang.
- 706: Ia dimakamkan di Qianling, di sisi Gaozong.
Apa yang ia ubah?
Ia tidak menciptakan ujian pegawai negeri. Ia memperluas sistem yang sudah ada. Calon pejabat terdidik bisa naik jabatan meskipun tidak berasal dari segelintir keluarga bangsawan berpengaruh.
Bayangkan Anda melamar pekerjaan masa kini yang menilai hasil tes, bukan nama keluarga. Ke arah itulah ia mendorong perubahan, meskipun sistem tersebut masih jauh dari adil menurut ukuran sekarang.
Ia juga mendukung seni Buddha. Ia termasuk penyandang dana kelompok patung Fengxian di Gua Longmen, dekat Luoyang, yang berasal dari sekitar 675. Situs Longmen merupakan tempat paling mudah untuk melihat pengaruhnya saat berwisata.
Apakah Wu Zetian kejam?
Sebagian masa pemerintahannya diwarnai kekejaman. Di bawah kekuasaannya, pejabat seperti Zhou Xing dan Lai Junchen menjalankan penyelidikan keras serta pembersihan politik terhadap para lawan.
Ia juga menyingkirkan permaisuri yang sedang menjabat, merebut takhta dari putranya sendiri, lalu menempatkan putranya yang lain sebagai pengganti. Tindakan-tindakan itu menunjukkan bahwa ia tidak bersedia disingkirkan.
Catatan sejarah juga memperlihatkan sisi lain. Ia memperluas sistem ujian dan mengumumkan pembebasan pajak. Masa pemerintahannya tidak bisa dipandang semata-mata sebagai teror, tetapi kekejamannya juga tidak bisa dihapus begitu saja.
Seperti apa wajah asli Wu Zetian?
Tidak ada yang bisa memperlihatkan wajah aslinya kepada Anda. Salah satu potretnya yang paling terkenal disebut oleh Origins, publikasi sejarah Ohio State University, sebagai ilustrasi abad ke-18 dari masa Dinasti Qing. Gambar itu dibuat lama setelah kematiannya. Potret tersebut menunjukkan bagaimana seniman pada masa berikutnya membayangkan dirinya, bukan seperti apa wajahnya yang sebenarnya.
Bagaimana cara mengucapkan nama Wu Zetian?
Dalam bahasa Mandarin, namanya ditulis Wǔ Zétiān dalam pinyin. Perkiraan pelafalan fonetisnya adalah [ù tsɤ̌.tʰjɛ́n]. Nama keluarga ditempatkan di depan, sesuai kebiasaan penamaan Tionghoa.
Bagaimana Wu Zetian meninggal?
Pada Februari 705, kudeta istana yang dipimpin Zhang Jianzhi memaksanya menyerahkan takhta. Putranya, Zhongzong, kembali menjadi penguasa.
Saat itu ia sedang sakit parah. Ia meninggal pada Desember tahun yang sama. Penyakitnya tidak memiliki diagnosis medis yang pasti. Jadi, penyebab tunggal apa pun yang Anda baca di internet hanyalah dugaan.
Pemakaman di Qianling
Pada 706, ia dimakamkan di Mausoleum Qianling di Liangshan, sekitar 80 kilometer di barat laut Xi’an. Ia dimakamkan di sisi Gaozong.
Pada Januari 2012, beredar rumor bahwa Qianling sedang digali. Otoritas warisan budaya Shaanxi membantahnya. Lembaga itu menyatakan bahwa untuk makam kekaisaran, pelestarian lebih diutamakan daripada penggalian aktif.
Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan wisata
- Aksara yang dibuat untuknya. Nama Zhao, yang ia gunakan sebagai penguasa, ditulis dengan aksara 曌. Aksara ini menempatkan matahari dan bulan berdampingan di atas langit.
- Bahan ujian baru. Pada 693, ia menyusun karya dua jilid berjudul Aturan bagi Pejabat dan memasukkannya ke dalam materi ujian untuk menggantikan Daode Jing.
- Bebas pajak selama satu tahun. Pada 695, ia mengumumkan pembebasan pajak di seluruh kekaisaran selama satu tahun.
- Masa berkabung yang setara. Ia menyamakan lama masa berkabung atas kematian ibu dengan masa berkabung atas kematian ayah.
- Prasasti kosong. Di Qianling, sebuah monumen yang dikaitkan dengannya tidak memiliki tulisan pujian asli. Monumen itu dikenal sebagai Prasasti Tanpa Tulisan. Ada yang mengatakan bahwa ia meminta prasasti tersebut dibiarkan kosong. China Heritage Quarterly melaporkan teori berbeda. Menurut teori itu, Zhongzong mungkin yang mendirikannya, dan tata upacara istana Tang bisa menjelaskan mengapa permukaannya dibiarkan kosong.
Wu Zetian di layar lebar
Kehidupannya menjadi kisah dalam film Wu Zetian pada 1939, yang juga dicantumkan dalam artikel Wikipedia bahasa Turki. Untuk mempelajari sejarahnya, sumber-sumber di bawah merupakan titik awal yang lebih baik.
Mengunjungi tempat-tempat dalam kisahnya
Jika Anda merencanakan perjalanan, Luoyang adalah ibu kota tempat ia memerintah, dan Gua Longmen berada di dekatnya. Qianling terletak dekat Xi’an. Makam itu tidak dibuka untuk penggalian. Jadi, yang Anda lihat adalah situs beserta monumen-monumen batunya, bukan ruang pemakaman.
Saat membaca tentang dirinya, periksa siapa yang menulis kisah tersebut. Banyak cerita paling kejam tentangnya berasal dari penuturan ulang pada masa berikutnya. Pertanyakan apakah suatu klaim memiliki sumber atau hanya alur cerita yang menarik.
FAQ
Benarkah Wu Zetian satu-satunya kaisar perempuan di Tiongkok?
Ya. Ia memerintah atas namanya sendiri dari 690 hingga 705. Ia dianggap sebagai satu-satunya perempuan yang melakukannya dalam sejarah Tiongkok.
Bagaimana cara mengucapkan nama Wu Zetian?
Dalam pinyin, namanya ditulis Wǔ Zétiān. Perkiraan pelafalan fonetisnya adalah [ù tsɤ̌.tʰjɛ́n].
Bagaimana Wu Zetian meninggal?
Ia sedang sakit parah ketika dipaksa turun takhta pada Februari 705. Ia meninggal di Luoyang pada 16 Desember 705, dalam usia 81 tahun.
Di mana ia dimakamkan?
Ia dimakamkan di Qianling, Liangshan, sekitar 80 kilometer di barat laut Xi’an, di sisi Gaozong.
Apakah ia menciptakan ujian pegawai negeri?
Tidak. Ia memperluas sistem yang sudah ada. Kebijakan itu membantu calon pejabat terdidik dari luar segelintir keluarga bangsawan berpengaruh untuk naik jabatan.
Sumber
- Wikipedia — Wu Zetian en.wikipedia.org
- Vikipedi — Wu Zetian tr.wikipedia.org
- Education About Asia — Yuen Ting Lee, Wu Zhao: Penguasa Tiongkok pada Masa Dinasti Tang educationaboutasia.org
- ChinaCulture — Wu Zetian en.chinaculture.org
- Academy of Chinese Studies — Wu Zetian chiculture.org.hk
- Ohio State University, Origins — Victor Xiong, Wu Zetian: Satu-satunya Kaisar Perempuan dalam Sejarah Tiongkok origins.osu.edu
- China Heritage Quarterly, Australian National University — Menggali atau Tidak: Mausoleum Qianling Kembali Menjadi Sorotan chinaheritagequarterly.org
- China News Service, ECNS — Pejabat Menyatakan Tidak Ada Penggalian Mausoleum Qianling ecns.cn
Image: 唐后行從圖 (局部) – 武則天.png — Likely to be Zhang Xuan (张萱), Public domain






