Akar Kota

Sejarah Muş dan Asal Usul Namanya: Panduan Kota

Muş memadukan peninggalan Urartu, monumen abad pertengahan, dan bangunan Utsmaniyah, sementara namanya tercatat dalam sebuah karya geografi abad kesepuluh. Dua penjelasan menghubungkan nama itu dengan Muški atau Muşel Mamigonyan, tetapi keduanya masih berupa teori.

8 menit baca12 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Sejarah Muş dan Asal Usul Namanya: Panduan Kota
Sulukh Bridge 002.jpg

Apa yang terungkap dari sejarah Muş?

Sejarah Muş membentang dari peninggalan Urartu di Kayalıdere hingga masjid abad pertengahan dan bangunan Utsmaniyah. Namanya pun memiliki sejarah tersendiri. Muş muncul dalam sebuah karya geografi abad kesepuluh. Penjelasan tentang asal namanya mengarah pada Muški atau Muşel Mamigonyan.

Saat menjelajahi Muş, Anda perlu membedakan kota ini dari provinsinya yang lebih luas. Manzikert (Malazgirt), lokasi pertempuran pada 1071, termasuk wilayah Provinsi Muş. Gereja Arak (Arak Kilisesi) berada di Desa Kepenek, dalam distrik pusat, sekitar 5 kilometer dari pusat kota. Tempat-tempat ini memperlihatkan berbagai bagian dari masa lalu wilayah tersebut.

Dari mana asal nama Muş?

Sebelum masa Islam, sumber-sumber menyebut Dataran Muş dan wilayah sekitarnya sebagai Taraunitis, Taraun, atau Daron. Pada masa Islam, Tarûn merujuk pada wilayah sekaligus kotanya. Bentuk-bentuk yang tercatat ini menunjukkan sejarah penamaan yang melampaui nama yang digunakan sekarang.

Nama Muş sendiri muncul dalam Aḥsenü’t-teḳāsîm, karya Makdisî dari abad kesepuluh. Rujukan itu menjadi bukti tertulis penggunaan nama tersebut. Namun, rujukan itu saja tidak menjelaskan bagaimana nama tersebut pertama kali terbentuk.

Salah satu penjelasan menghubungkan Muş dengan Muški yang disebut dalam sumber Asyur. Wikipedia bahasa Turki menyajikan hubungan ini. Penjelasan tersebut perlu dibaca sebagai teori asal usul nama, bukan sebagai asal kata yang sudah terbukti.

Kajian Mithat Eser pada 2014 mendukung penjelasan lain. Ia mengusulkan bahwa umat Islam mungkin membentuk nama itu dari Muşel Mamigonyan pada abad kedelapan atau kesembilan. Ia juga menunjukkan masalah dalam penjelasan lain yang bertumpu pada bahasa atau sosok yang dianggap sebagai pendiri.

Jika Anda menulis tentang nama ini, pisahkan klaim-klaim tersebut. Kemunculan Muş pada abad kesepuluh memiliki bukti tertulis. Hubungannya dengan Muški dan penjelasan Eser tentang Muşel Mamigonyan tetap merupakan dua tafsir yang bersaing mengenai asal namanya.

Seberapa jauh jejak arkeologinya dapat ditelusuri?

Benteng Kayalıdere (Kayalıdere Kalesi) memberikan bukti masa Urartu di wilayah ini. Para peneliti yang menerbitkan hasil penggalian penyelamatan pada 2018–2019 mengusulkan bahwa bangunan itu berasal dari akhir abad kesembilan atau awal abad kedelapan SM. Penilaian mereka bertumpu pada arsitektur dan sejumlah terbatas analisis karbon.

Perkiraan waktu itu berlaku untuk benteng tersebut. Perkiraan itu tidak boleh dijadikan tanggal pasti pendirian Kota Muş. Kronologi arkeologi Kayalıdere dan sejarah tertulis nama kota ini menjawab pertanyaan yang berbeda.

Penggalian ilmiah pertama di Kayalıdere berlangsung pada 1965. Seton Lloyd dan Charles A. Burney memimpin timnya. Penggalian penyelamatan berikutnya menambah bukti dari arsitektur dan tembikar situs tersebut.

Bagaimana Muş masuk ke dalam kekuasaan Seljuk dan Utsmaniyah?

Pertempuran Manzikert berlangsung pada 1071 di Manzikert, yang kini termasuk Provinsi Muş. Tak lama kemudian, Muş berada di bawah kekuasaan Seljuk, pada masa pemerintahan Sultan Alparslan. Kota dan wilayah sekitarnya diberikan kepada Emîr Sanduk sebagai iqta, yakni wilayah dengan hak pemungutan pendapatan.

Pemerintahan Utsmaniyah di Muş dimulai pada 1515. Peralihan ini terjadi setelah kemenangan di Çaldıran dan pengusiran pasukan Safawi oleh penguasa setempat. Tahun tersebut menandai perubahan politik yang lebih belakangan, terpisah dari pengambilalihan oleh Seljuk setelah 1071.

Pada 1929, Muş menjadi ibu kota provinsi yang dibentuk melalui pemisahan dari Bitlis. Bagi pelajar yang menelusuri sejarah administrasi, tahun ini perlu dicatat bersama perubahan pada abad pertengahan dan masa Utsmaniyah. Tahun itu menjelaskan status kota ini sebagai ibu kota provinsi pada masa Republik.

Linimasa

  • Akhir abad kesembilan–awal abad kedelapan SM: Para peneliti mengusulkan Benteng Kayalıdere berasal dari masa ini berdasarkan bukti arsitektur dan analisis karbon.
  • Abad kesepuluh: Makdisî mencatat nama Muş dalam Aḥsenü’t-teḳāsîm.
  • 1071: Pertempuran Manzikert berlangsung di wilayah yang kini menjadi Provinsi Muş.
  • Setelah 1071: Muş berada di bawah kekuasaan Seljuk pada masa Sultan Alparslan.
  • Paruh kedua abad keempat belas: Ciri arsitektur mengarah pada perkiraan masa pembangunan Masjid Agung Muş.
  • 1515: Pemerintahan Utsmaniyah dimulai di Muş.
  • 1571: Sebuah daftar wakaf juga mencatat Masjid Agung dengan nama Masjid Ferhad Bey.
  • 1747–1748: Masjid Alaeddin Bey dibangun, menurut prasasti yang dikutip dalam Şehrimiz Muş.
  • 1929: Muş menjadi ibu kota provinsi yang dipisahkan dari Bitlis.
  • 1965: Lloyd dan Burney memimpin penggalian ilmiah di Kayalıdere.
  • 2020: Sebuah proyek dimulai untuk mengidentifikasi dan meneliti medan Pertempuran Manzikert.

Apa yang dapat Anda pelajari tentang kota ini dari masjid-masjidnya?

Masjid Agung Muş (Muş Ulu Camii) memiliki denah persegi panjang dan dibangun dari batu tak beraturan. Ciri arsitekturnya mendukung perkiraan bahwa masjid ini dibangun pada paruh kedua abad keempat belas. Karena didasarkan pada penilaian arsitektur, penanggalan itu harus tetap disajikan sebagai perkiraan.

Masjid ini juga tercatat dengan nama lain. Sebuah daftar wakaf dari 1571 menyebutnya Masjid Ferhad Bey (Ferhad Bey Camii). Menaranya yang rusak akibat gempa diperbaiki pada 1968 dan 1972 dengan mengikuti bentuk aslinya.

Masjid Hacı Şeref (Hacı Şeref Camii), yang berada di dalam Arslanlı Han, memiliki persoalan penanggalan. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Muş menempatkannya pada abad ketujuh belas. Sementara itu, TDV İslâm Ansiklopedisi mencatat sebuah tempat salat dengan nama yang sama pada 1571. Kedua rujukan ini tidak boleh diringkas menjadi satu tanggal pembangunan yang pasti.

Bagian-bagian tambahannya memiliki tanggal tersendiri. Menaranya ditambahkan pada 1902. Area salat di bagian pintu masuk menyusul pada 1997. Saat mengamati bangunan ini, Anda dapat menggunakan tanggal-tanggal tersebut untuk membedakan bagian tambahan dari persoalan waktu pembangunan awalnya.

Masjid Alaeddin Bey (Alaeddin Bey Camii) memiliki keterangan pembangunan yang lebih spesifik. Şehrimiz Muş, terbitan Direktorat Pendidikan Nasional Muş, mengutip prasastinya. Prasasti itu menyebut penyandang dananya sebagai Alaeddin Bey, putra Kasım Ağa, dan menetapkan waktu pembangunan pada 1747–1748.

Apa nilai sejarah Jembatan Murat?

Jembatan Murat yang bersejarah (Murat Köprüsü) melintasi Sungai Murat (Murat Nehri). Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Muş menyebutnya sebagai bangunan Seljuk. Ukuran yang dipublikasikan adalah panjang 143 meter dan lebar 4.77 meter, dengan 12 lengkungan.

Sebagai gambaran sehari-hari, Anda dapat membayangkan lebar 4.77 meter itu sebagai jarak dari satu sisi jembatan ke sisi lainnya saat berjalan di atasnya. Ukuran sederhana tersebut membantu Anda membayangkan skala bangunan ini. Panjangnya yang mencapai 143 meter menggambarkan lintasan penyeberangan yang jauh lebih panjang.

Prasasti perbaikannya perlu dibaca dengan hati-hati. Laman pariwisata provinsi membaca tahunnya sebagai 1817. Laman kantor gubernur bertanggal 19 April 2019 membacanya sebagai 1871. Dalam uraian tentang jembatan ini, salah satu pembacaan tidak boleh menggantikan yang lain tanpa penjelasan.

Kantor gubernur juga menuturkan legenda tentang seorang gadis Armenia kaya yang memprakarsai pembangunan jembatan itu. Dalam cerita tersebut, ia mengubur sebuah guci berisi emas di salah satu pilar. Uraian sejarah dari lembaga yang sama menyebut jembatan itu berasal dari masa Seljuk. Karena itu, kisah tentang pemrakarsa pembangunannya termasuk cerita rakyat seputar jembatan tersebut.

Cerita rakyat itu membawa dampak fisik. Menurut kantor gubernur, pemburu harta menggunakan bahan peledak pada pilar-pilar tengah jembatan saat mencari emas dalam legenda tersebut. Kerusakan ini menghubungkan cerita tentang harta terpendam dengan penghancuran bagian bangunan bersejarah.

Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan wisata

Tembikar dari penggalian Kayalıdere pada 2018–2019 menyimpan petunjuk kecil tentang penggunaan dan penandaannya. Tanda bergambar pada wadah-wadah itu sebagian besar menunjukkan ukuran. Bekas capnya mencakup motif kuda dan kambing gunung. Detail ini menambah dimensi lain pada peninggalan arsitektur benteng tersebut.

Penelitian terbaru di Manzikert juga melampaui tanggal pertempuran yang sudah dikenal. Proyek untuk mengidentifikasi medan pertempuran dimulai pada 2020 dengan dukungan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Proyek ini menggabungkan penelitian sejarah dan survei permukaan arkeologi.

Pada 4 Oktober 2023, penasihat ilmiah Adnan Çevik melaporkan bahwa sekitar 700 benda logam dari penelitian tersebut telah diserahkan kepada Direktorat Museum Ahlat. Angka ini merupakan jumlah temuan yang dilaporkan. Angka tersebut tidak boleh otomatis dianggap sebagai jumlah benda yang terbukti berasal dari pertempuran itu.

Para peneliti juga membuka 30 makam di Desa Afşin, Manzikert. Penanggalan karbon-14 pada sampel dari beberapa makam menunjukkan abad kesebelas. Hasil itu saja tidak membuktikan bahwa orang-orang tersebut tewas dalam pertempuran pada 1071. Penanggalan pada tingkat abad dan kepastian kematian dalam sebuah pertempuran merupakan dua kesimpulan berbeda.

Pertanyaan umum

Dari mana asal nama Muş?

Dua teori menghubungkannya dengan Muški dalam sumber Asyur atau dengan Muşel Mamigonyan. Mithat Eser mendukung penjelasan kedua. Ia mengusulkan bahwa umat Islam mungkin membentuk nama itu pada abad kedelapan atau kesembilan.

Kapan Muş muncul dalam sumber tertulis?

Makdisî menggunakan nama Muş dalam Aḥsenü’t-teḳāsîm dari abad kesepuluh. Nama wilayah yang lebih awal mencakup Taraunitis, Taraun, dan Daron. Tarûn kemudian digunakan sebagai nama wilayah sekaligus kotanya.

Kapan kekuasaan Utsmaniyah dimulai di Muş?

Pemerintahan Utsmaniyah dimulai pada 1515. Penguasa setempat telah mengusir pasukan Safawi setelah kemenangan di Çaldıran. Muş sudah berada di bawah kekuasaan Seljuk jauh sebelumnya, tak lama setelah 1071.

Bangunan bersejarah apa yang membantu menjelaskan Muş?

Benteng Kayalıdere mewakili peninggalan arkeologi Urartu di wilayah ini. Masjid Agung, Masjid Hacı Şeref, dan Masjid Alaeddin Bey menyimpan bukti dari masa pembangunan yang berbeda. Jembatan Murat menambahkan atribusi pada masa Seljuk, perbedaan pembacaan tahun perbaikan, dan legenda setempat yang tercatat.

Sumber

  1. Ensiklopedia Islam TDV — Muş islamansiklopedisi.org.tr
  2. Wikipedia bahasa Turki — Muş tr.wikipedia.org
  3. Mithat Eser — Muş İsminin Menşei Üzerine Bir Değerlendirme, EKEV Akademi Dergisi, 2014 dergipark.org.tr
  4. ARAS — Kayalıdere Kalesi 2018–2019 Yılı Kurtarma Kazıları: İlk Notlar dergipark.org.tr
  5. AVESİS Universitas Van Yüzüncü Yıl — Kaylıdere Kalesi Urartu Çanak Çömleği avesis.yyu.edu.tr
  6. Wikipedia — Provinsi Muş en.wikipedia.org
  7. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Muş — Jembatan mus.ktb.gov.tr
  8. Kantor Gubernur Muş — Jembatan Murat Bersejarah mus.gov.tr
  9. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Muş — Masjid mus.ktb.gov.tr
  10. Direktorat Pendidikan Nasional Muş — Şehrimiz Muş, halaman 116 mus.meb.gov.tr
  11. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Muş — Rute Wisata Muş mus.ktb.gov.tr
  12. Anadolu Ajansı — Sekitar 700 Benda Logam Ditemukan dalam Penelitian Medan Pertempuran Manzikert aa.com.tr

FAQ

Dari mana asal nama Muş?

Dua teori menghubungkannya dengan Muški yang disebut dalam sumber Asyur atau dengan Muşel Mamigonyan. Mithat Eser mendukung penjelasan kedua dan mengusulkan bahwa nama itu terbentuk pada abad kedelapan atau kesembilan.

Sejak kapan nama Muş tercatat?

Nama itu muncul dalam Aḥsenü’t-teḳāsîm, karya ahli geografi abad kesepuluh Makdisî. Sumber yang lebih awal menyebut dataran dan wilayah sekitarnya sebagai Taraunitis, Taraun, atau Daron.

Kapan Muş berada di bawah kekuasaan Seljuk dan Utsmaniyah?

Muş berada di bawah kekuasaan Seljuk tak lama setelah Pertempuran Manzikert pada 1071. Pemerintahan Utsmaniyah dimulai pada 1515, setelah penguasa setempat mengusir pasukan Safawi.

Apakah Jembatan Murat dibangun pada masa Seljuk?

Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Muş menyebutnya sebagai bangunan Seljuk. Pembacaan tahun pada prasasti perbaikannya berbeda: 1817 di laman direktorat dan 1871 di laman kantor gubernur.

Image: Sulukh Bridge 002.jpg — Ben Men Lyun, CC BY-SA 4.0

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait