Sejarah Dunia

Segitiga Bermuda: Benarkah Kasus Hilangnya Tak Terjelaskan?

Segitiga Bermuda adalah sebutan populer untuk perairan antara Miami, Bermuda, dan San Juan, tanpa batas maupun peta resmi. Beberapa kasus kehilangan, seperti Flight 19 dan USS Cyclops, belum terpecahkan, tetapi NOAA tidak menemukan bukti bahwa kawasan ini lebih berbahaya daripada perairan ramai lainnya.

Para sejarawan berbeda pendapat tentang topik ini: artikel ini membedakan fakta yang terdokumentasi dari penafsiran dan mencantumkan sumbernya. Kebijakan Sumber Kami →

7 menit baca8 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Segitiga Bermuda: Benarkah Kasus Hilangnya Tak Terjelaskan?
1814 Thomson Map of the Atlantic Ocean – Geographicus – Atlantic-t-1814.jpg

Apa itu Segitiga Bermuda?

Segitiga Bermuda adalah sebutan populer untuk kawasan perairan di bagian barat Samudra Atlantik Utara. Letaknya digambarkan di antara Miami, Bermuda, dan San Juan di Puerto Riko. Wikipedia bahasa Turki mengelompokkannya sebagai legenda urban. Di sana, Segitiga Bermuda didefinisikan sebagai kisah yang mengaitkan hilangnya kapal dan pesawat di Atlantik dengan satu kawasan laut tertentu.

Nama ini lebih baru daripada yang mungkin Anda bayangkan. Vincent Gaddis menggunakan istilah “Bermuda Triangle” pada Februari 1964. Istilah itu muncul dalam artikelnya, “The Deadly Bermuda Triangle”, di majalah Argosy. Kasus-kasus kehilangan sudah terjadi sebelumnya. Nama yang memopulerkannya belum ada.

Jika Anda pernah mencari misteri Segitiga Bermuda, Anda tentu pernah menjumpai dua sisi cerita ini. Satu sisi menyebut kapal dan pesawat lenyap tanpa sebab. Sisi lain, yang diwakili lembaga seperti NOAA, menyatakan bahwa catatan yang ada tidak mendukung klaim tersebut. Artikel ini membahas keduanya dengan hanya menggunakan sumber resmi dan terdokumentasi.

Di mana letak Segitiga Bermuda?

Tandai tiga titik pada peta. Miami di pesisir. Bermuda di tengah Atlantik. San Juan di Puerto Riko. Lalu hubungkan ketiganya. Segitiga itulah kawasan yang dimaksud orang. Namanya berasal dari tindakan menghubungkan tiga sudut pada peta tersebut.

Luasnya bergantung pada siapa yang menggambar. Berbagai penulis menggunakan angka sekitar 1.3 juta hingga 3.9 juta kilometer persegi. Rentangnya sangat lebar. Dari sini Anda bisa melihat satu persoalan mendasar: Segitiga Bermuda tidak memiliki batas yang disepakati.

Peta Segitiga Bermuda: mengapa tidak ada yang resmi?

NOAA, Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat, menyatakan bahwa tidak ada peta resmi yang menetapkan batas Segitiga Bermuda. Badan Nama Geografis Amerika Serikat juga tidak mengakui nama itu secara resmi. Jadi, ketika Anda melihat peta Segitiga Bermuda di internet, yang Anda lihat adalah gambar buatan seorang penulis. Peta tersebut bukan peta navigasi.

Halaman NOAA sendiri memuat sebuah gambar. Gambar itu berupa peta perkiraan lokasi kawasan tersebut. Perhatikan kata perkiraan. Bahkan lembaga yang mempelajari laut itu menggambarkannya sebagai sketsa kasar.

Sejarah Segitiga Bermuda: dari artikel majalah menjadi legenda

Legenda modern ini memiliki jejak tertulis yang jelas. Gaddis menciptakan namanya di Argosy pada Februari 1964. Sepuluh tahun kemudian, pada 1974, Charles Berlitz menerbitkan buku berjudul The Bermuda Triangle. Buku itu dianggap berjasa menyebarkan versi supranatural dari kisah tersebut.

Sanggahan segera muncul. Pada 1975, Larry Kusche menerbitkan The Bermuda Triangle Mystery: Solved. Ia berpendapat bahwa beberapa cerita menghilangkan keterangan tentang badai yang sedang berlangsung ketika suatu kehilangan terjadi. Ia juga berpendapat bahwa sebagian kasus yang dimasukkan sebagai kehilangan di Segitiga Bermuda sebenarnya terjadi di luar kawasan itu.

Bayangkan bagaimana rumor menyebar di grup percakapan keluarga. Setiap kali diteruskan, detail yang dianggap membosankan terbuang. Laporan cuaca menghilang. Lokasi menjadi kabur. Pada penuturan kelima, kapal yang hilang dalam badai sudah berubah menjadi kapal yang lenyap di laut tenang. Pada dasarnya, buku Kusche adalah upaya mencari pesan aslinya.

Flight 19: kasus yang mengawali semuanya

Pada 5 Desember 1945, lima pesawat TBM Avenger lepas landas dari Fort Lauderdale untuk penerbangan latihan. Kelompok itu disebut Flight 19. Ada 14 orang di dalamnya. Tidak satu pun pesawat kembali.

Sebuah pesawat PBM Mariner dikirim untuk mencari mereka. Pesawat itu juga tidak kembali. Dua peristiwa pada hari yang sama tersebut menewaskan 27 orang. Mariner sendiri membawa 13 orang.

Naval History and Heritage Command (NHHC) meninjau kasus ini pada 2021. Kesimpulannya disampaikan dengan hati-hati. Tidak pernah ditemukan jejak terverifikasi dari kelima pesawat maupun 14 orang di dalamnya. NHHC menilai kehilangan orientasi, kehabisan bahan bakar, dan pendaratan darurat di laut saat cuaca memburuk sebagai penjelasan yang mungkin. Lembaga itu juga menyatakan dengan jelas bahwa penyebab pasti kehilangan tersebut belum ditetapkan.

Mariner memiliki dugaan penyebab tersendiri. NHHC menilai pesawat itu kemungkinan mengalami kebakaran saat terbang yang berkaitan dengan uap bahan bakar. Sekali lagi, penyebab pastinya belum dikonfirmasi.

USS Cyclops: kehilangan Angkatan Laut yang belum terpecahkan

Kasus utama lainnya terjadi lebih awal. USS Cyclops hilang pada 1918 saat berlayar dari Barbados menuju Baltimore. U.S. Naval Institute membahas kembali kasus ini pada 2021. Penilaiannya menyebut nasib kapal tersebut masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Dua kasus yang belum terpecahkan, dengan jarak waktu puluhan tahun, membuat legenda ini terasa kuat. Keduanya belum memiliki jawaban yang terkonfirmasi. Itu fakta. Namun, apakah pertanyaan yang belum terjawab berarti memiliki penyebab supranatural adalah persoalan lain.

Penjelasan Segitiga Bermuda menurut NOAA

Sikap NOAA jelas. Tidak ada bukti bahwa kehilangan misterius lebih sering terjadi di Segitiga Bermuda dibandingkan di kawasan laut luas lainnya yang ramai dilalui.

NOAA memang mencantumkan bahaya fisik. Badai tropis dan hurikan di Atlantik dapat menjelaskan kecelakaan laut. Arus Teluk berkaitan dengan perubahan cuaca yang cepat. Perairan dangkal di sekitar kepulauan Karibia berbahaya bagi navigasi. Gabungkan lalu lintas padat, cuaca yang cepat berubah, dan perairan dangkal, maka kecelakaan dapat terjadi.

NOAA juga menyampaikan pandangan Angkatan Laut AS dan Penjaga Pantai AS. Penilaian kedua lembaga tersebut tidak mendukung penjelasan supranatural.

Berbagai teori: Atlantis, alien, dan metana

Selama bertahun-tahun, kasus-kasus kehilangan ini dikaitkan dengan Atlantis, alien, dan pusaran antardimensi. NOAA mencatat klaim-klaim tersebut. NOAA juga menyebut bahwa penilaian Angkatan Laut dan Penjaga Pantai tidak mendukungnya.

Teori metana terdengar ilmiah. Percobaan menunjukkan bahwa gelembung metana dapat menurunkan massa jenis air dan menenggelamkan kapal. Media sains TÜBİTAK melaporkan hal ini. Namun, media tersebut tidak menyajikan metana sebagai penyebab umum kecelakaan di Bermuda yang sudah terbukti.

Versi teori yang melibatkan hidrat metana menghadapi persoalan lebih sulit. Menurut penilaian U.S. Geological Survey yang dikutip Wikipedia bahasa Inggris, diperkirakan tidak terjadi pelepasan besar di kawasan itu dalam 15,000 tahun terakhir. Mekanisme yang bekerja di tangki percobaan belum tentu merupakan mekanisme yang benar-benar terjadi di laut.

Film dan dokumenter Segitiga Bermuda

American Film Institute mencatat bahwa Secrets of the Bermuda Triangle karya Donald Brittain dirilis pada 20 Juli 1978.

Foto dan video Segitiga Bermuda: mana yang asli?

Dokumentasi visual dalam sumber resmi terbatas. Halaman NOAA menyediakan peta perkiraan kawasan tersebut. Halaman Flight 19 milik NHHC menggunakan foto NH 91350. NHHC menjelaskannya sebagai foto arsip yang memperlihatkan TBM Avenger dengan tipe yang sama seperti pesawat yang hilang.

Itulah daftar yang dapat dipastikan: sebuah peta dan foto arsip suatu tipe pesawat. Gambar apa pun yang mengaku memperlihatkan momen terjadinya kehilangan tidak termasuk dalam sumber-sumber di sini.

Linimasa

  1. 1918 USS Cyclops hilang dalam pelayaran dari Barbados menuju Baltimore.
  2. 5 Desember 1945 Lima pesawat Avenger dalam Flight 19 dan satu pesawat pencari PBM Mariner hilang.
  3. Februari 1964 Vincent Gaddis menggunakan nama Bermuda Triangle di majalah Argosy.
  4. 1974 Charles Berlitz menerbitkan The Bermuda Triangle.
  5. 1975 Larry Kusche menerbitkan The Bermuda Triangle Mystery: Solved.
  6. 2021 Tinjauan H-057-4 dari NHHC menimbang penjelasan alami untuk Flight 19 dan merinci hal-hal yang masih belum diketahui.

Detail yang tidak akan Anda temukan di buku panduan

  • Pemimpin Flight 19, Charles C. Taylor, telah mencatat 2,509.3 jam terbang. Ia bukan pilot yang kurang berpengalaman.
  • Kelima pesawat tidak memiliki jam 24 jam yang semestinya terpasang. Para pilot diharapkan membawa jam tangan, sehingga penerbangan tetap dilaksanakan. Ini seperti berangkat dalam perjalanan darat dengan jam dasbor mati sambil mengandalkan ponsel Anda.
  • Seorang anggota Marinir bernama Allan Kosnar meminta izin untuk tidak mengikuti penerbangan pada 5 Desember 1945. Ia tidak berada di dalam pesawat yang hilang.
  • Kapal tanker SS Gaines Mills melaporkan semburan api pada pukul 19:50 pada malam ketika pesawat pencari menghilang. Kapal itu juga menemukan lapisan minyak di kawasan tersebut.

FAQ

Di mana letak Segitiga Bermuda?

Segitiga Bermuda berada di bagian barat Samudra Atlantik Utara, di antara Miami, Bermuda, dan San Juan di Puerto Riko. NOAA menyatakan tidak ada peta resmi yang menetapkan batasnya.

Apakah misteri Segitiga Bermuda benar-benar nyata?

Beberapa kasus, seperti Flight 19 dan USS Cyclops, belum memiliki penyebab yang terkonfirmasi. Namun, NOAA tidak menemukan bukti bahwa kehilangan misterius lebih sering terjadi di sana dibandingkan di kawasan laut ramai lainnya.

Apa yang terjadi pada Flight 19?

Lima pesawat TBM Avenger dengan 14 orang hilang pada 5 Desember 1945. Sebuah PBM Mariner berisi 13 orang yang dikirim untuk mencari mereka juga hilang. NHHC menilai kehilangan orientasi, kehabisan bahan bakar, dan pendaratan darurat di laut dalam cuaca buruk sebagai penjelasan yang mungkin. Penyebab pastinya belum ditetapkan.

Apakah ada foto asli Segitiga Bermuda?

Sumber resmi menyediakan peta perkiraan kawasan dari NOAA dan foto NH 91350 milik NHHC. Foto itu merupakan gambar arsip pesawat yang tipenya sama dengan pesawat yang hilang.

Sumber

  1. NOAA, Apa itu Segitiga Bermuda? oceanservice.noaa.gov
  2. Naval History and Heritage Command, Hilangnya Flight 19 history.navy.mil
  3. Naval History and Heritage Command, H-057-4 history.navy.mil
  4. Naval History and Heritage Command, H-Gram 057 (PDF) history.navy.mil
  5. U.S. Naval Institute, USS Cyclops: Misteri Belum Terpecahkan Paling Mematikan dalam Sejarah Angkatan Laut usni.org
  6. TÜBİTAK Bilim Genç, Segitiga Bermuda: Legenda atau Kenyataan? bilimgenc.tubitak.gov.tr
  7. Wikipedia bahasa Inggris, Segitiga Bermuda en.wikipedia.org
  8. Wikipedia bahasa Turki, Segitiga Bermuda tr.wikipedia.org

Image: 1814 Thomson Map of the Atlantic Ocean – Geographicus – Atlantic-t-1814.jpg — John Thomson, Public domain

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait