Kampanye Sarikamish merupakan salah satu pertempuran Perang Dunia I yang paling sering dibicarakan di Turki. Kisahnya juga termasuk yang paling sering dikutip secara keliru. Menurut cerita yang umum beredar, 90.000 tentara tewas membeku di tengah salju. Catatan yang tersedia menunjukkan gambaran yang lebih rumit.
Kapan Pertempuran Sarikamish Terjadi dan Apa Kaitannya dengan Perang Dunia I?
Kampanye ini berlangsung di Front Kaukasus dalam Perang Dunia I. Kedua pihak yang bertempur adalah Kesultanan Utsmaniyah dan Kekaisaran Rusia. Serangan Utsmaniyah dimulai pada 22 Desember 1914 dan berakhir dengan kekalahan pada Januari 1915.
Tanggal akhirnya berbeda menurut sumber. Wikipedia bahasa Turki mencatat rentang 22 Desember 1914 hingga 6 Januari 1915. Wikipedia bahasa Inggris juga menghitung serangan balik Rusia, sehingga rentangnya berakhir pada 17 Januari 1915.
Lokasi dan Peta Pertempuran Sarikamish
Anda bisa membayangkan petanya melalui uraian berikut. Sarikamish berada di wilayah Provinsi Kars saat ini. Pada 1914, kota ini merupakan wilayah Kekaisaran Rusia, tepatnya di Oblast Kars.
Pertempuran tidak berlangsung di satu tempat saja. Pertempuran meluas ke sekitar Sarikamish dan sepanjang bagian front di sisi Erzurum. Wilayah itu mencakup Oltu, Narman, Bardiz, dan Horasan.
Jika Anda mengunjungi kawasan ini sekarang, ingatlah bahwa jalan pegunungan dan lembah dataran tinggi inilah yang dilalui pasukan pada musim dingin.
Mengapa Utsmaniyah Menyerang?
Sasaran strategis pertama di Front Kaukasus adalah merebut kembali Kars, Ardahan, dan Batumi (Batum). Kesultanan Utsmaniyah kehilangan ketiganya pada akhir Perang Rusia–Utsmaniyah 1877–1878.
Rencana operasi di sekitar Sarikamish cukup berani. Perebutan kota itu akan memutus jalur kereta api tentara Rusia menuju Kars. Pasukan utama Rusia juga akan terkepung.
Rencana Operasi dan Para Komandannya
Enver Pasha menjabat sebagai Wakil Panglima Tertinggi sekaligus Menteri Perang. Pada 19 Desember 1914, ia mengambil alih langsung komando Angkatan Darat Ketiga.
Tiga korps menjalankan rencana tersebut:
- Korps ke-9 berada di bawah komando Ali Ihsan Pasha.
- Korps ke-10 berada di bawah komando Hafiz Hakki Bey.
- Korps ke-11 berada di bawah komando Galip Pasha.
Korps ke-11 bertugas menahan pasukan Rusia di garis depan. Korps ke-9 dan ke-10 akan bergerak dari utara, lalu memutar ke belakang pasukan Rusia.
Di pihak Rusia, jajaran komandonya mencakup Nikolay Yudenich, Georgi Bergmann, dan Aleksandr Myshlaevsky.
Peringatan Sebelum Serangan
Tidak semua orang yakin pada rencana tersebut. Pada 18 Desember 1914, Hasan Izzet Pasha mengirim telegram. Ia menyatakan bahwa persiapannya belum memadai. Ia juga memperingatkan bahwa Korps ke-11 bisa dihancurkan jika dibiarkan sendirian di garis depan. Menurutnya, hasil serangan itu meragukan.
Kekhawatirannya tentang pasokan memang beralasan. Pasukan dan perlengkapan militer tiba di Ulukisla dengan kereta api. Dari sana, mereka masih harus menempuh perjalanan darat sekitar 1.000 kilometer menuju front. Perjalanan itu bisa memakan waktu dua bulan.
Bayangkan Anda menunggu paket selama dua bulan karena paket itu harus melintasi pegunungan dengan berjalan kaki dan diangkut menggunakan gerobak. Begitulah makanan, pakaian, dan amunisi tentara dikirimkan.
Apa yang Terjadi di Pegunungan?
Gerak maju Hafiz Hakki menuju Oltu dan Ardahan memperpanjang rute pengepungan. Gerakan itu juga memaksa Korps ke-10 menyeberangi Pegunungan Allahuekber pada pertengahan musim dingin.
Lalu cuaca memburuk. Badai salju melanda pada 25–26 Desember 1914. Badai dan perjalanan melintasi pegunungan sangat mengurangi kekuatan tempur Korps ke-9 dan ke-10. Padahal, kedua korps inilah yang ditugaskan menutup kepungan.
Pada malam 29 Desember, sekitar 600 prajurit Resimen ke-93 memasuki Sarikamish. Rusia kemudian melancarkan serangan balik, dan pasukan Utsmaniyah tidak mampu mempertahankan kota itu.
Siapa yang Menang dalam Pertempuran Sarikamish?
Kekaisaran Rusia menang. Serangan Utsmaniyah berakhir dengan kekalahan pada Januari 1915.
Mustafa Kemal tidak berada di sana. Selama kampanye berlangsung, ia bertugas sebagai atase militer di Sofia. Pada 20 Januari 1915, ia diangkat menjadi komandan Divisi ke-19.
Kronologi
- 18 Desember 1914: Hasan Izzet Pasha menyampaikan keraguannya tentang serangan tersebut.
- 19 Desember 1914: Enver Pasha mengambil alih komando Angkatan Darat Ketiga.
- 22 Desember 1914: Serangan pengepungan Utsmaniyah dimulai.
- 23 Desember 1914: Insiden salah tembak terjadi di dekat Oltu antara Divisi ke-31 dan ke-32 Utsmaniyah.
- 25–26 Desember 1914: Badai salju dan penyeberangan pegunungan menimbulkan korban besar pada satuan-satuan yang menjalankan pengepungan.
- 29 Desember 1914: Pasukan Utsmaniyah memasuki Sarikamish, tetapi tidak mampu mempertahankan kota itu.
- Januari 1915: Serangan berakhir dengan kekalahan. Wikipedia bahasa Inggris mencatat serangan balik Rusia berlangsung hingga 17 Januari.
- April 1915: Menurut SERKA, jenazah para tentara mulai terlihat dan penduduk desa diorganisasi untuk mengumpulkannya.
Korban Pertempuran Sarikamish: Benarkah 90.000 Tentara Membeku?
Inilah pertanyaan yang membawa sebagian besar pembaca ke topik ini. Jawaban singkatnya, angka 90.000 tidak didukung oleh catatan-catatan yang ditelaah di sini.
Angka itu berasal dari karya Larcher tahun 1926. Perhitungan lain jauh lebih rendah. Masing-masing juga menghitung kategori yang berbeda. Karena itu, angka-angkanya sulit dibandingkan.
- Laporan-laporan yang dihimpun Felix Guze: 30.000 orang tewas dan 7.000 orang ditawan.
- Rincian resmi yang dikutip Hummet Kanal dari Erickson: 23.000 orang tewas, 10.000 orang meninggal di rumah sakit, 7.000 orang ditawan, dan 10.000 orang terluka. Jumlah keseluruhannya adalah 50.000 korban.
- Fevzi Cakmak, pada 1935: kehilangan 60.000 personel.
- Peneliti Ramazan Balci: total kehilangan personel kurang dari 50.000.
- Catatan Harp Encumeni yang dikutip SERKA: 33.000 orang tewas dan ditawan, dengan total 57.000 korban.
Perhatikan angka terakhir itu. Total 57.000 korban mencakup 7.000 tawanan dan 17.000 tentara yang sakit atau terluka. Anda tidak bisa membacanya sebagai jumlah orang yang tewas.
Kerugian Rusia juga besar. SERKA, dengan mengutip Jenderal Maslovsky, menyebut sekitar 32.000 korban, termasuk tawanan. Angka ini juga bukan hanya jumlah orang yang tewas.
Jadi, apa yang dapat dipastikan? Banyak tentara memang meninggal, dan suhu dingin turut menjadi penyebabnya. Namun, jumlah pasti orang yang meninggal masih diperdebatkan. Total korban dan jumlah tentara yang tewas membeku adalah dua hal yang berbeda.
Detail yang Tidak Anda Temukan dalam Buku Panduan Wisata
- Kapal-kapal yang tenggelam di laut. Pada November 1914, kapal Mithat Pasha, Bezm-i Alem, dan Bahr-i Ahmer mengangkut bantuan menuju front. Rusia menenggelamkan ketiganya di Laut Hitam.
- Kekeliruan selama dua jam. Pada 23 Desember di dekat Oltu, Divisi ke-32 Utsmaniyah menembaki Divisi ke-31 selama sekitar dua jam. Mereka mengira sedang berhadapan dengan satuan Rusia.
- Jumlah korban salah tembak yang diperdebatkan. Serif Ilden melaporkan sekitar 2.000 korban dalam insiden tersebut. Fahri Belen mengatakan bahwa perkiraan tertinggi dari para perwira yang ia ajak bicara adalah 250.
- Kelompok pemakaman beranggotakan seratus orang. Ketika jenazah mulai terlihat pada April 1915, penduduk desa dari daerah sekitar membentuk kelompok yang masing-masing beranggotakan seratus orang. Menurut SERKA, setiap kelompok dipimpin oleh seorang imam yang ditugaskan untuk itu.
Pertempuran Sarikamish 1920, Vermati, dan Pencarian Lainnya
Orang sering mencari “Pertempuran Sarikamish 1920” atau “Pertempuran Vermati”. Kampanye Sarikamish yang dibahas di sini berlangsung dari Desember 1914 hingga Januari 1915. Inilah kampanye yang dimaksud oleh sebagian besar pembaca.
FAQ
Siapa yang menang dalam Pertempuran Sarikamish?
Kekaisaran Rusia menang. Serangan Utsmaniyah yang dimulai pada 22 Desember 1914 berakhir dengan kekalahan pada Januari 1915.
Kapan Pertempuran Sarikamish berlangsung?
Pertempuran dimulai pada 22 Desember 1914. Wikipedia bahasa Turki menyebut 6 Januari 1915 sebagai tanggal akhirnya. Wikipedia bahasa Inggris memasukkan serangan balik Rusia dan memperpanjang rentangnya hingga 17 Januari 1915.
Benarkah 90.000 tentara Utsmaniyah tewas membeku di Sarikamish?
Sumber-sumber yang ditelaah tidak mengonfirmasinya. Karya Larcher tahun 1926 menyebut 90.000 orang tewas. Catatan lain memberikan angka yang jauh lebih rendah, mulai dari 30.000 orang tewas hingga total korban sebanyak 50.000 sampai 60.000 orang. Total tersebut juga mencakup tawanan, tentara yang sakit, dan tentara yang terluka.
Di mana letak Sarikamish?
Sarikamish berada di wilayah Provinsi Kars saat ini. Pada 1914, kota ini merupakan bagian dari Oblast Kars di Kekaisaran Rusia.
Sumber
- Wikipedia — Pertempuran Sarikamish en.wikipedia.org
- Vikipedi — Operasi Sarikamish tr.wikipedia.org
- Turk Tarih Kurumu — Enver Ziya Karal, Di Front Kaukasus dalam Perang Dunia I: Pertempuran Sarikamish ttk.gov.tr
- Hummet Kanal — Peristiwa di Front Selama Operasi Sarikamish dan Dampaknya terhadap Anatolia dergipark.org.tr
- SERKA — Persepsi Masyarakat Turki tentang Sarikamish serka.gov.tr
- Milli Savunma Bakanligi — Penugasan Militer Ataturk ata.msb.gov.tr
FAQ
Siapa yang menang dalam Pertempuran Sarikamish?
Kekaisaran Rusia menang. Serangan Utsmaniyah yang dimulai pada 22 Desember 1914 berakhir dengan kekalahan pada Januari 1915.
Kapan Pertempuran Sarikamish berlangsung?
Serangan Utsmaniyah dimulai pada 22 Desember 1914. Wikipedia bahasa Turki mencatat tanggal akhirnya sebagai 6 Januari 1915. Wikipedia bahasa Inggris memasukkan serangan balik Rusia dan memperpanjang rentangnya hingga 17 Januari 1915.
Benarkah 90.000 tentara Utsmaniyah tewas membeku di Sarikamish?
Sumber-sumber yang ditelaah tidak mengonfirmasinya. Angka 90.000 orang tewas muncul dalam karya Larcher tahun 1926. Catatan lain menyebut total korban dari kurang dari 50.000 hingga 60.000 orang. Jumlah tersebut juga mencakup tawanan, tentara yang sakit, dan tentara yang terluka.
Di mana letak Sarikamish?
Sarikamish berada di wilayah Provinsi Kars saat ini. Pada 1914, kota ini berada di Oblast Kars, bagian dari Kekaisaran Rusia.
Image: Sarikam.jpg — Wikimedia Commons, Public domain






