Kesultanan Utsmaniyah · 1299 – 1922

Nene Hatun: Pahlawan Benteng Aziziye di Erzurum

Nene Hatun bergabung dengan warga Erzurum yang bergegas membantu tentara di Benteng Aziziye pada November 1877, saat Perang Utsmaniyah–Rusia. Ia kemudian melewati tahun-tahun sulit, menjadi penerima pertama gelar Ibu Tahun Ini di Turki pada 1955, dan dimakamkan di Kompleks Makam Syuhada Aziziye.

5 menit baca7 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Nene Hatun: Pahlawan Benteng Aziziye di Erzurum
Aziziye Tabyaları-Nene Hatun'un Mezarı.jpg

Siapa Nene Hatun?

Nene Hatun adalah perempuan Turki yang ikut mempertahankan Benteng Aziziye (Aziziye Tabyası) di Erzurum dalam Perang Utsmaniyah–Rusia 1877–1878. Dalam bahasa Turki, perang ini dikenal sebagai “93 Harbi”. Tindakannya menjadikannya simbol perlawanan rakyat.

Ia bukan tentara. Ia seorang ibu dari desa dekat Erzurum. Saat tanda bahaya terdengar, ia berangkat bersama warga untuk membantu pasukan.

Jika Anda mencari namanya, Anda akan menemukan kisah yang memadukan sejarah dan ingatan nasional. Artikel ini berpegang pada dokumen dan keterangan resmi. Bagian yang masih diperdebatkan sejarawan juga ditandai.

Kelahiran dan keluarga: dari mana asalnya?

Nene Hatun lahir di Çeperli, sebuah desa di Erzurum. Ayahnya bernama Hüseyin dan ibunya Zeliha.

Tahun kelahirannya masih diperdebatkan. Artikel Wikipedia bahasa Turki dan Inggris masih mencantumkan 1857. Sejarawan Murat Küçükuğurlu berpendapat bahwa ia lahir pada 1854. Menurutnya, catatan kependudukan dan dokumen pemberian pensiun mengarah ke tahun tersebut.

Ia menikah dengan seorang pria bernama Mehmet Efendi. Pada 1877, keluarga ini meninggalkan Çeperli dan pindah ke kota Erzurum.

Ia memiliki enam anak: empat laki-laki dan dua perempuan.

Malam 8–9 November 1877

Pertahanan Aziziye berlangsung di front Erzurum dalam 93 Harbi. Menurut Pemerintah Provinsi Erzurum, peristiwa penentu terjadi pada malam 8–9 November 1877. Abdullah Efendi, muazin Masjid Ayazpaşa, mengumumkan bahwa Benteng Aziziye telah jatuh ke tangan Rusia. Ia menyerukan agar warga kota datang membantu.

Warga Erzurum berangkat menolong tentara Utsmaniyah. Nene Hatun bergabung dengan mereka.

Kementerian Pertanian dan Kehutanan menggambarkannya sebagai ibu yang meninggalkan bayinya di buaian lalu berlari menuju garis depan. Bayangkan Anda memiliki tetangga yang mendengar suara benturan keras di jalan, lalu berlari keluar tanpa sempat mengambil mantel. Begitulah keadaan mendesak yang digambarkan dalam kisah-kisah tersebut.

Mengapa benteng ini penting? Benteng-benteng Aziziye berada di kawasan yang kini menjadi Taman Nasional Nene Hatun. Letaknya di lereng Top Dağı. Fungsinya mengawasi Hamam Deresi, lembah aliran sungai yang dilalui jalan menuju Kars.

Setelah perang: tahun-tahun sulit

Ketenaran tidak membuat hidupnya berkecukupan. Nene Hatun mengalami kesulitan keuangan sepanjang sebagian besar masa tuanya.

Setelah Undang-Undang Nama Keluarga 1934 diberlakukan, ia mengambil nama keluarga Kırkgöz. Anda akan menjumpai nama “Nene Kırkgöz” dalam dokumen resmi dari 1950-an.

Pada 1937, wartawan İsmail Habib Sevük mewawancarainya di Erzurum bersama para veteran 93 Harbi lainnya.

Pada 6 September 1938, ia mengirim petisi. Di dalamnya, ia menyatakan bahwa berita surat kabar yang menyebut dirinya telah mendapat pensiun tidak benar.

Pada 1943, ia dan Nâme Hanım, sesama veteran pertahanan Aziziye, mengirim petisi bersama kepada Presiden İsmet İnönü. Mereka menjelaskan kesulitan hidup yang mereka alami dan meminta bantuan.

Penghormatan pada 1950-an

Pada awal 1950-an, perhatian publik tertuju kepadanya.

Pada 30 Agustus 1952, dalam perayaan Hari Kemenangan, ia menerima gelar “3. Ordunun Nenesi”. Artinya kurang lebih “Nenek Angkatan Darat ke-3”.

Pada 7 September 1952, Jenderal Matthew Ridgway, panglima NATO, mengunjunginya di Erzurum.

Dua hari kemudian, pada 9 September 1952, Komite Tetap Pemerintah Kota Erzurum memutuskan pemberian bantuan sebesar 300 lira kepada Nene Kırkgöz.

Lembaran Negara edisi 6 Februari 1953 memuat undang-undang yang memberinya pensiun sebesar 170 lira. Dana pensiun itu berasal dari pos anggaran jasa kepada bangsa.

Pada 5 Mei 1955, Persatuan Perempuan Turki menobatkannya sebagai penerima pertama gelar “Ibu Tahun Ini” di Turki.

Wafat dan makam

Nene Hatun meninggal pada 22 Mei 1955, hanya 17 hari setelah menerima gelar Ibu Tahun Ini. Ia sedang dirawat karena pneumonia di Rumah Sakit Numune Erzurum.

Makamnya berada di Kompleks Makam Syuhada Aziziye (Aziziye Şehitliği), di dalam Benteng Aziziye. Di tempat yang sama, ia dahulu ikut bertahan. Jika Anda berkunjung ke Erzurum, inilah tempat yang bisa Anda datangi.

Taman Nasional Sejarah Nene Hatun

Taman Nasional Sejarah Nene Hatun (Nene Hatun Tarihî Millî Parkı) di Erzurum ditetapkan pada 2009. Kementerian Pertanian dan Kehutanan mencatat luasnya sebesar 387 hektare.

Benteng-benteng Aziziye berada di dalam taman ini. Seperti dijelaskan sebelumnya, benteng-benteng tersebut ditempatkan di lereng Top Dağı untuk mengawasi Hamam Deresi dan jalan menuju Kars. Saat berdiri di sana, Anda melihat tanah yang dahulu diperebutkan para pejuang yang mempertahankannya.

Linimasa

  • 1854 / 1857: Lahir di Desa Çeperli, Erzurum. Penelitian arsip mengarah ke 1854. Biografi yang umum beredar menyebut 1857.
  • 1877: Pindah bersama keluarganya dari Çeperli ke kota Erzurum.
  • 8–9 November 1877: Setelah Benteng Aziziye dikabarkan jatuh ke tangan Rusia, ia bergabung dengan warga kota yang berangkat membantu tentara.
  • 1934: Mengambil nama keluarga Kırkgöz.
  • 1937: Diwawancarai oleh İsmail Habib Sevük.
  • 6 September 1938: Menyatakan dalam petisi bahwa berita tentang pemberian pensiun kepadanya tidak benar.
  • 1943: Meminta bantuan kepada Presiden İsmet İnönü bersama Nâme Hanım.
  • 30 Agustus 1952: Menerima gelar “3. Ordunun Nenesi”.
  • 7 September 1952: Dikunjungi Jenderal Matthew Ridgway.
  • 6 Februari 1953: Undang-undang pemberian pensiun sebesar 170 lira dimuat dalam Lembaran Negara.
  • 5 Mei 1955: Dinobatkan sebagai penerima pertama gelar “Ibu Tahun Ini” oleh Persatuan Perempuan Turki.
  • 22 Mei 1955: Meninggal di Rumah Sakit Numune Erzurum dan dimakamkan di Kompleks Makam Syuhada Aziziye.
  • 2009: Taman Nasional Sejarah Nene Hatun ditetapkan di Erzurum.

Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan

Kabar pensiun yang dibantah. Pada 6 September 1938, ia menulis bahwa berita surat kabar tentang pemberian pensiun kepadanya tidak benar. Kesulitan hidup yang ia gambarkan pada 1943 sejalan dengan pernyataan itu.

Keputusan bantuan 300 lira. Pada 9 September 1952, Komite Tetap Pemerintah Kota Erzurum menyetujui bantuan sebesar 300 lira untuk Nene Kırkgöz. Keputusan itu diambil dua hari setelah kunjungan Jenderal Ridgway.

Pensiun sebesar 170 lira. Undang-undang yang memberikannya dimuat dalam Lembaran Negara pada 6 Februari 1953. Dananya berasal dari pos anggaran jasa kepada bangsa.

Sebuah majalah Amerika. Jenderal Ridgway menceritakan kunjungannya kepada Nene Hatun dalam Saturday Evening Post edisi 10 Oktober 1953. Artikelnya berjudul “How Europe’s Defenses Look to Me”.

Wawancara seorang wartawan. İsmail Habib Sevük berbincang dengannya dan para veteran 93 Harbi lainnya di Erzurum pada 1937.

FAQ

Siapa Nene Hatun?

Seorang perempuan Turki asal Erzurum yang ikut mempertahankan Benteng Aziziye pada 1877. Ia menjadi simbol perlawanan rakyat.

Kapan ia lahir?

Sebagian besar biografi menyebut 1857. Sejarawan Murat Küçükuğurlu berpendapat bahwa ia lahir pada 1854, berdasarkan catatan kependudukan dan dokumen pensiun.

Di mana ia dimakamkan?

Di Kompleks Makam Syuhada Aziziye, di dalam Benteng Aziziye di Erzurum.

Apa penyebab kematiannya?

Ia meninggal karena pneumonia pada 22 Mei 1955 di Rumah Sakit Numune Erzurum.

Berapa luas taman nasional yang menyandang namanya?

Kementerian Pertanian dan Kehutanan mencatat luasnya sebesar 387 hektare. Taman ini ditetapkan pada 2009.

Sumber

  1. Wikipedia bahasa Turki — Nene Hatun tr.wikipedia.org
  2. Wikipedia bahasa Inggris — Nene Hatun en.wikipedia.org
  3. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Erzurum — Tokoh-Tokoh Kebanggaan Erzurum erzurum.ktb.gov.tr
  4. Anadolu Ajansı — Nene Hatun, Simbol Kepahlawanan Perempuan Turki, Hidup Selama 101 Tahun aa.com.tr
  5. Pemerintah Provinsi Erzurum — Pesan Peringatan Wafatnya Nene Hatun pada 22 Mei erzurum.gov.tr
  6. Universitas Atatürk — Buku Prosiding Simposium Internasional Kajian Perempuan dalam Ilmu Sosial ekitap.atauni.edu.tr
  7. Akın Aktaş — Analisis Nene Hatun–Kara Fatma dalam Konteks Bantuan Sosial dergipark.org.tr

Image: Aziziye Tabyaları-Nene Hatun’un Mezarı.jpg — Eğitmen Mahmut, CC BY-SA 3.0

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait