Republik Turki · 1923 –

Kongres Sivas 1919: Menolak Mandat Kekuasaan Asing

Kongres Sivas berlangsung di Sivas pada 4–11 September 1919 untuk mengorganisasi Perjuangan Nasional di seluruh negeri. Kongres ini menolak mandat dan protektorat, menyatukan organisasi perlawanan, serta meninggalkan gedung yang kini menjadi museum.

6 menit baca10 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Kongres Sivas 1919: Menolak Mandat Kekuasaan Asing
Atatürk Congress and Ethnography Museum in Sivas 8135.jpg

Kongres Sivas (Sivas Kongresi) berlangsung pada 4–11 September 1919. Tujuannya adalah mengorganisasi Perjuangan Nasional di seluruh negeri. Keputusannya yang paling dikenal ialah penolakan terhadap mandat dan protektorat. Sederhananya, para delegasi menolak menempatkan negara di bawah arahan kekuatan asing.

Di artikel ini, Anda dapat menelusuri latar belakang kongres, keputusan yang diambil, dan apa yang bisa dilihat di Sivas sekarang.

Apa itu Kongres Sivas?

Kongres Sivas adalah pertemuan nasional yang berlangsung di Sivas pada 4–11 September 1919. Pertemuan ini diadakan untuk membangun organisasi Perjuangan Nasional yang menjangkau seluruh negeri.

Rencana itu sudah diumumkan sebelumnya. Surat Edaran Amasya (Amasya Genelgesi) yang dikeluarkan Mustafa Kemal Pasya pada 22 Juni 1919 menyatakan bahwa sebuah kongres nasional akan diadakan di Sivas. Surat edaran itu juga meminta pengiriman sekitar tiga wakil. Mereka harus merupakan orang-orang yang telah memperoleh kepercayaan bangsa dan dipilih tanpa memandang partai.

Mustafa Kemal Pasya tiba di Sivas pada 2 September 1919 setelah meninggalkan Erzurum. Kongres dibuka dua hari kemudian, pada 4 September. Para delegasi memilihnya sebagai ketua.

Mengapa Sivas dipilih?

Ada tiga alasan yang menentukan pilihan tersebut:

  • Sivas jauh dari wilayah-wilayah yang diduduki.
  • Akses masuk dan keluar dapat diawasi.
  • Korps ke-3 bermarkas di sana.

Untuk pertemuan yang membutuhkan ketenangan dan keamanan, pertimbangan ini lebih penting daripada ukuran atau ketenaran kota.

Menolak mandat asing: keputusan para delegasi

Kongres ini melanjutkan hasil Kongres Erzurum (Erzurum Kongresi). Keputusan Erzurum mengenai keutuhan dan kemerdekaan tanah air diadopsi dan diberlakukan untuk seluruh negeri.

Berikut keputusan utamanya:

  • Menolak mandat dan protektorat. Kongres menolak keduanya.
  • Tanah air yang tidak dapat dibagi. Tanah air dalam batas-batas nasional diakui sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dibagi.
  • Prinsip dasar perjuangan. Kekuatan nasional harus diwujudkan secara efektif, dan kedaulatan nasional harus ditegakkan.
  • Seruan kepada Istanbul. Kongres menuntut agar Dewan Perwakilan Utsmaniyah segera bersidang.

Persoalan mandat tidak diputuskan hanya dengan satu kalimat. Pada 8 dan 9 September 1919, para delegasi memperdebatkan mandat Amerika Serikat. Pada akhirnya, kongres menerima usulan Rauf Bey. Ia mengusulkan agar Senat Amerika Serikat diminta mengirim delegasi pemeriksa.

Deklarasi akhir pada 11 September 1919 bukanlah seruan untuk memutus hubungan dengan dunia luar. Pasal ketujuh menyatakan bahwa bantuan teknis, industri, dan ekonomi dari luar negeri dapat diterima selama kemerdekaan dan keutuhan wilayah tetap terjaga.

Deklarasi itu juga membahas komunitas non-Muslim. Hak-hak mereka dinyatakan akan dilindungi. Deklarasi tersebut menolak hak istimewa yang akan merusak kedaulatan politik atau keseimbangan sosial.

Satu organisasi untuk seluruh negeri

Sebelum Kongres Sivas, perlawanan tersebar di banyak organisasi lokal. Kongres menyatukan berbagai organisasi perlawanan nasional di bawah satu nama: Perhimpunan Pembela Hak Anatolia dan Rumelia.

Komite Perwakilan (Heyet-i Temsiliye) juga diperluas. Jumlah anggotanya bertambah menjadi 16 agar dapat mewakili seluruh tanah air. Kongres juga memutuskan bahwa Ali Fuat Pasya akan memimpin pasukan nasional Anatolia Barat.

Bayangkan lingkungan tempat tinggal Anda, dengan setiap jalan memiliki kelompok penjaganya sendiri. Kelompok-kelompok itu baru menjadi sistem yang utuh ketika menggunakan satu daftar anggota dan satu rantai komando. Kira-kira itulah yang dilakukan kongres terhadap organisasi-organisasi perlawanan.

Siapa saja yang menjadi peserta kongres?

Jumlah pasti delegasi masih diperdebatkan. Artikel Wikipedia bahasa Turki mencantumkan beberapa hitungan, seperti 31, 33, dan 38. Artikel itu menambahkan bahwa kedatangan peserta yang menyusul membuat jumlahnya mencapai 41.

Linimasa

  • 1892: Gedung idadi atau sekolah menengah Sivas, yang kelak menjadi tempat kongres, dibangun.
  • 22 Juni 1919: Surat Edaran Amasya mengumumkan rencana kongres nasional di Sivas.
  • 2 September 1919: Mustafa Kemal Pasya tiba di Sivas.
  • 4 September 1919: Kongres dibuka dan Mustafa Kemal Pasya terpilih sebagai ketua.
  • 8–9 September 1919: Para delegasi memperdebatkan mandat Amerika Serikat.
  • 11 September 1919: Kongres menerbitkan deklarasi akhirnya.
  • 12 September 1919: Keputusan kongres diumumkan dalam pertemuan terbuka untuk umum.
  • 14 September 1919: Edisi pertama surat kabar İrade-i Milliye terbit.
  • 18 Desember 1919: Masa penggunaan gedung sebagai markas Komite Perwakilan berakhir.
  • 19 Desember 1990: Gedung dibuka sebagai Museum Kongres Atatürk dan Etnografi.
  • 23 Oktober 2018: Museum ditata ulang menjadi Museum Atatürk dan Kongres.

Museum Kongres Sivas sekarang

Jika Anda berkunjung ke Sivas, mulailah dari museum ini. Kongres tidak berlangsung di istana. Tempatnya adalah gedung Sekolah Sultani Sivas (Sivas Sultanisi), sebuah sekolah menengah negeri. Siapa pun yang pernah duduk di ruang kelas akan mengenali jenis bangunannya.

Gubernur Sivas, Mehmet Memduh Bey, memerintahkan pembangunan gedung ini pada 1892 sebagai idadi. Selama dan setelah kongres, Mustafa Kemal Pasya dan Komite Perwakilan menggunakannya sebagai markas Perjuangan Nasional. Mereka menempatinya dari 2 September hingga 18 Desember 1919, selama total 108 hari.

Gedung ini mulai menerima pengunjung pada 19 Desember 1990 dengan nama Museum Kongres Atatürk dan Etnografi (Atatürk Kongre ve Etnografya Müzesi). Pada 23 Oktober 2018, museum ditata ulang menjadi Museum Atatürk dan Kongres (Atatürk ve Kongre Müzesi), sebuah unit di bawah Direktorat Museum Sivas (Sivas Müze Müdürlüğü).

Museum Kongres Sivas dan Etnografi: mengapa namanya berubah?

Anda mungkin masih menemukan nama lamanya, Museum Kongres Sivas dan Etnografi (Sivas Kongre ve Etnografya Müzesi). Nama itu mencerminkan bentuk museum sebelumnya, yang memadukan kisah kongres dengan bagian etnografi.

Saat renovasi, bagian etnografi dihapus. Pameran kini berfokus pada Perjuangan Nasional dan Kongres Sivas. Karena itulah nama sekarang hanya menyebut Atatürk dan kongres.

Apa yang terjadi setelah kongres?

Keputusan kongres diterbitkan pada 11 September 1919 dalam deklarasi akhir. Pada 12 September, keputusan itu diumumkan dalam pertemuan yang dihadiri masyarakat.

Dua hari kemudian, pada 14 September 1919, edisi pertama İrade-i Milliye terbit di Sivas. Surat kabar ini diterbitkan sesuai keputusan kongres. Izin penerbitannya diurus atas nama Demircioğlu Selahattin. Mazhar Müfit Kansu menjabat sebagai redaktur pelaksana.

Detail yang tidak akan Anda temukan di buku panduan

  • Libur untuk hari raya. Kongres tidak mengadakan sidang pada 6 September 1919. Tanggal itu merupakan hari pertama Iduladha.
  • Cap kantor kedokteran hewan. Cap Kantor Kedokteran Hewan Provinsi Sivas digunakan agar İrade-i Milliye bisa sampai ke Istanbul.
  • Surat kabar yang berkembang. İrade-i Milliye awalnya terbit mingguan. Kemudian frekuensinya menjadi dua kali seminggu, lalu harian.
  • Pintu masuk yang berpindah. Gedung ini memiliki tiga lantai dan halaman dalam. Saat renovasi pada 1930, pintu masuk utamanya dipindahkan dari fasad timur ke fasad barat.
  • Museum yang lebih kecil. Bagian etnografi dihapus saat renovasi. Pameran kini berfokus pada Perjuangan Nasional dan kongres.

FAQ

Kapan Kongres Sivas berlangsung?

Pada 4–11 September 1919. Mustafa Kemal Pasya terpilih sebagai ketua pada hari pembukaan.

Apakah Kongres Sivas menolak mandat?

Ya. Penolakan terhadap mandat dan protektorat termasuk dalam keputusan kongres. Para delegasi juga memperdebatkan mandat Amerika Serikat pada 8 dan 9 September. Mereka menerima usulan Rauf Bey untuk meminta Senat Amerika Serikat mengirim delegasi pemeriksa.

Di mana Museum Kongres Sivas?

Museum ini berada di Sivas, di gedung sekolah bersejarah yang menjadi tempat kongres berlangsung. Sejak 23 Oktober 2018, namanya adalah Museum Atatürk dan Kongres.

Apa yang dilakukan kongres terhadap organisasi perlawanan?

Kongres menyatukan mereka dengan nama Perhimpunan Pembela Hak Anatolia dan Rumelia. Kongres juga memperluas Komite Perwakilan menjadi 16 anggota.

Berapa delegasi yang hadir?

Setiap sumber memberikan hitungan berbeda. Wikipedia bahasa Turki mencantumkan angka seperti 31, 33, dan 38. Menurut artikel itu, jumlahnya mencapai 41 setelah peserta yang menyusul tiba.

Sumber

  1. Wikipedia — Kongres Sivas tr.wikipedia.org
  2. Ensiklopedia Atatürk — Kongres Sivas ataturkansiklopedisi.gov.tr
  3. Kementerian Pertahanan Nasional — Masa Perjuangan Nasional ata.msb.gov.tr
  4. Wikipedia — Kongres Sivas en.wikipedia.org
  5. Pusat Penelitian Atatürk — Peringatan ke-102 Kongres Sivas atam.gov.tr
  6. Anadolu Ajansı — Kongres Sivas berusia 107 tahun aa.com.tr
  7. Ensiklopedia Atatürk — Surat Kabar İrade-i Milliye ataturkansiklopedisi.gov.tr
  8. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata DÖSİMM — Sivas dosim.ktb.gov.tr
  9. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Gedung Kongres, Museum Atatürk dan Etnografi kirsehir.ktb.gov.tr
  10. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Gedung Kongres Sivas ktb.gov.tr

Image: Atatürk Congress and Ethnography Museum in Sivas 8135.jpg — Dosseman, CC BY-SA 4.0

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait