Mahakarya

Lukisan The Scream: Makna dan Dua Kali Pencuriannya

The Scream karya Edvard Munch mengubah rasa cemas di lereng bukit di Oslo menjadi salah satu gambar paling terkenal dalam dunia seni. Dua versi lukisannya dicuri, masing-masing pada 1994 dan 2004, dan keduanya berhasil ditemukan kembali.

6 menit baca12 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Lukisan The Scream: Makna dan Dua Kali Pencuriannya
Edvard Munch, 1893, The Scream, oil, tempera and pastel on cardboard, 91 x 73 cm, National Gallery of Norway.jpg

Anda mungkin sudah mengenali wajahnya sebelum tahu judulnya. Sosok pucat, kedua tangan menempel di pipi, mulut terbuka, dengan langit merah darah di belakangnya. Itulah Jeritan, yang dikenal sebagai The Scream, karya pelukis Norwegia Edvard Munch. Panduan ini menjelaskan apa yang digambarkan, maknanya, tempat Anda bisa melihatnya, dan alasan orang bertanya berapa kali lukisan ini dicuri.

Lukisan The Scream: apa sebenarnya karya ini?

The Scream adalah sebuah motif, bukan satu benda tunggal. Munch pertama kali menciptakannya pada 1893, lalu mengulangnya dalam beberapa versi. Judulnya dalam bahasa Norwegia adalah Skrik. Saat pertama kali dipamerkan, karya ini memakai judul bahasa Jerman: Der Schrei der Natur, yang berarti “Jeritan Alam”.

Versi paling terkenal adalah karya tahun 1893 di Museum Nasional Norwegia. Tingginya 91 sentimeter dan lebarnya 73,5 sentimeter. Katalog museum mencatat bahannya sebagai tempera dan krayon minyak di atas karton. Alas yang sederhana untuk gambar seterkenal ini.

The Scream tidak dibuat sebagai karya yang berdiri sendiri. Munch merancangnya sebagai bagian dari seri besar bernama Frieze of Life. Seri ini membahas cinta, kecemasan, dan kematian. The Scream menjadi bagian tentang kecemasan.

The Scream karya Edvard Munch: dari mana idenya?

Motif ini berkembang dari karya sebelumnya. Pada 1892, Munch melukis Despair, yang menampilkan seorang pria bertopi. Dalam The Scream, Munch mengubah pria itu menjadi sosok yang menghadap penonton dan tidak memiliki identitas yang jelas. Topinya hilang. Kesan bahwa sosok itu adalah orang tertentu pun lenyap.

Pemandangannya nyata. Gambar ini memperlihatkan Fyord Oslo dari bukit Ekeberg di Oslo. Jika Anda berkunjung ke Oslo, Anda bisa benar-benar berdiri di bukit itu.

Munch juga menulis tentang momen tersebut. Pada musim dingin 1892, saat berada di Nice, ia menuliskan sebuah teks dalam buku hariannya. Ia menggambarkan perjalanan bersama dua teman ketika langit berubah merah. Kecemasan mencengkeramnya. Ia merasakan jeritan dahsyat melintasi alam.

Makna lukisan The Scream: apa yang dilakukan sosok itu?

Museum Nasional menafsirkan karya ini sebagai ungkapan universal tentang kecemasan dan keterasingan, sejalan dengan tulisan Munch sendiri. Anda bisa mengujinya sendiri. Ingatlah suatu saat di jalan yang ramai, ketika semua terasa terlalu bising dan Anda merasa terputus dari orang-orang di sekitar. Perasaan itulah yang mendasari gambar ini.

Namun, maknanya tetap terbuka. Kurator MUNCH, Ute Kuhleman Falck, menyandingkan dua penafsiran. Dalam penafsiran pertama, sosok di depan sedang menjerit. Dalam penafsiran kedua, sosok itu sedang bereaksi terhadap sebuah jeritan. Menurutnya, gambar ini tidak memiliki satu penjelasan yang tetap.

Langit merahnya juga menjadi perdebatan tersendiri. Satu teori mengaitkannya dengan dampak letusan Krakatau pada 1883. Pendapat lain menyatakan bahwa Munch tidak meniru alam secara persis. Awan mutiara diajukan sebagai kemungkinan sumber inspirasi lain.

The Scream: ada berapa versi?

Munch membuat empat versi berwarna dari motif ini. Dua berupa lukisan tempera. Dua lainnya berupa gambar dengan pastel dan krayon.

  • Dua berada dalam koleksi MUNCH di Oslo.
  • Satu berada di Museum Nasional di Oslo.
  • Satu merupakan koleksi pribadi.

Versi milik pribadi itu dibuat dengan pastel di atas karton pada 1895. Ada pula litografi. MUNCH memperkirakan sekitar 30 cetakan dibuat.

Pencurian The Scream: berapa kali terjadi?

Jawaban singkatnya: ada dua pencurian. Penjelasan lengkapnya lebih penting. Dua versi lukisan yang berbeda dicuri, masing-masing pada 1994 dan 2004. Bukan satu lukisan yang sama yang dicuri dua kali.

Pencurian 1994

Versi 1893 dipajang di Galeri Nasional. Pada 12 Februari 1994, hari pembukaan Olimpiade Musim Dingin Lillehammer, dua pencuri mengambilnya. Pada 7 Mei 1994, kepolisian Norwegia dan Britania yang bekerja sama berhasil menemukannya kembali. Lukisan itu tidak rusak.

Pencurian 2004

Pada 22 Agustus 2004, perampok bersenjata dan bertopeng memasuki Museum Munch di distrik Tøyen, Oslo. Mereka mengambil The Scream dan Madonna saat jam kunjungan. Pada 31 Agustus 2006, lebih dari dua tahun kemudian, diumumkan bahwa kedua karya itu telah ditemukan kembali di Oslo.

Kali ini ada kerusakan. The Scream mengalami goresan yang menembus lapisan cat hingga ke karton. Sudut kiri bawahnya juga mengalami kerusakan akibat air yang tidak dapat dihilangkan.

Di mana lukisan The Scream sekarang?

Versi 1893 berada di Museum Nasional di Oslo. Catatan museum saat ini menempatkannya di ruang Edvard Munch 060. Lukisan itu masuk ke koleksi nasional Norwegia pada 1910 melalui sumbangan Olaf Schou.

Versi-versi lainnya berada di MUNCH, juga di Oslo. Di sana, ruang pamer The Scream berada di lantai keempat. Museum menampilkan contoh lukisan, gambar, dan cetakannya secara bergiliran sepanjang hari. Satu karya terlihat, sementara dua lainnya disimpan dalam gelap. Cara ini melindungi karya-karya tersebut.

Jika Anda merencanakan kunjungan, periksa kedua museum. Keduanya menyimpan versi yang berbeda, sehingga satu kunjungan saja tidak mencakup semuanya.

Kronologi

  • 1892: Munch menulis teks buku hariannya di Nice dan melukis Despair.
  • 1893: Versi-versi pertama The Scream muncul.
  • 1895: Versi pastel yang menjadi koleksi pribadi dibuat.
  • 1910: Olaf Schou menyumbangkan lukisan 1893 ke koleksi nasional Norwegia.
  • Sekitar 1910: Sebuah versi The Scream yang diperkirakan berasal dari sekitar masa ini kelak diteliti oleh para peneliti MUNCH.
  • 12 Februari 1994: Versi 1893 dicuri dari Galeri Nasional di Oslo.
  • 7 Mei 1994: Lukisan yang dicuri ditemukan kembali tanpa kerusakan.
  • 22 Agustus 2004: The Scream dan Madonna dicuri dalam perampokan bersenjata di Museum Munch.
  • 31 Agustus 2006: Penemuan kembali kedua karya diumumkan.
  • 2012: Versi pastel milik pribadi terjual dengan harga sekitar 120 juta dolar AS.
  • 2020: MUNCH melaporkan penelitian tentang pengaruh kelembapan terhadap cat kuning.
  • 2021: Tulisan pensil pada lukisan 1893 dipastikan sebagai tulisan Munch sendiri.

Detail yang tidak Anda temukan di buku panduan

  • Pencurian dalam 50 detik. Pencurian pada 1994 berlangsung sekitar 50 detik. Para pencuri meninggalkan kartu berisi ucapan terima kasih kepada museum atas pengamanannya yang buruk.
  • Catatan dari sang seniman. Pada 2021, Museum Nasional memastikan bahwa catatan pensil pada lukisan 1893 ditulis oleh Munch. Artinya, “Hanya mungkin dilukis oleh orang gila.” Buktinya diperoleh melalui pemeriksaan inframerah dan perbandingan tulisan tangan.
  • Puisi pada bingkai. Munch menjual salah satu versi pastel dengan versi pendek puisi prosanya tentang karya itu yang ditempelkan pada bagian depan bingkai.
  • Cetakan yang diwarnai dengan tangan. MUNCH menyimpan enam cetakan litografi tersebut. Salah satunya diwarnai Munch dengan tangan.
  • Kelembapan, bukan cahaya. Penelitian yang dilaporkan MUNCH pada 2020 menelaah kuning kadmium dalam versi The Scream dari sekitar 1910. Hasilnya menunjukkan bahwa kelembapan, lebih daripada cahaya, merupakan penyebab utama kerusakan cat.

FAQ

Berapa kali lukisan The Scream dicuri?

Dua kali, dan setiap kali yang dicuri adalah versi lukisan yang berbeda. Yang pertama dicuri pada 1994 dan yang kedua pada 2004. Keduanya berhasil ditemukan kembali.

Di mana lukisan The Scream berada?

Versi 1893 berada di Museum Nasional di Oslo, ruang 060. MUNCH di Oslo menyimpan dua versi lainnya dan memamerkannya secara bergiliran. Versi pastel merupakan koleksi pribadi.

Apa makna lukisan The Scream?

Museum Nasional menyebutnya sebagai ungkapan universal tentang kecemasan dan keterasingan. Munch menggambarkan perasaan ketika sebuah jeritan melintasi alam. Seorang kurator MUNCH menyatakan bahwa sosok itu mungkin sedang menjerit atau mendengar jeritan.

Ada berapa versi The Scream?

Empat versi berwarna: dua lukisan tempera dan dua gambar dengan pastel dan krayon. Ada pula litografi dengan sekitar 30 cetakan.

Berapa harga jual The Scream?

Versi pastel milik pribadi terjual pada 2012 dengan harga sekitar 120 juta dolar AS.

Sumber

  1. Nasjonalmuseet, The Scream nasjonalmuseet.no
  2. Wikipedia, The Scream en.wikipedia.org
  3. Wikipedia (bahasa Turki), Çığlık (lukisan) tr.wikipedia.org
  4. MUNCH, 5 hal yang perlu Anda ketahui tentang The Scream munch.no
  5. MUNCH, The Scream munch.no
  6. MUNCH, Jeritan yang melintasi budaya munch.no
  7. MUNCH, Di mana saya bisa melihat The Scream? munch.no
  8. MUNCH, Karya-karya seni yang rapuh munch.no
  9. MUNCH, Para peneliti telah menemukan penyebab memudarnya The Scream munch.no
  10. MoMA, Edvard Munch: The Scream moma.org
  11. UPI, ‘The Scream’ dan ‘Madonna’ karya Munch ditemukan kembali upi.com
  12. Museum Nasional Norwegia, siaran pers tentang pemindaian inframerah mynewsdesk.com

Image: Edvard Munch, 1893, The Scream, oil, tempera and pastel on cardboard, 91 x 73 cm, National Gallery of Norway.jpg — Edvard Munch, Public domain

Bagikan

Menemukan kesalahan di artikel ini? Beri tahu kami →

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait