Arkeologi dan Penemuan

Makam Raja Midas di Gordion: Siapa yang Dimakamkan di Sana?

Makam yang dikenal sebagai Makam Raja Midas di Gordion mungkin merupakan makam ayahnya, Gordios, meskipun identitas orang yang dimakamkan masih belum pasti. Ruang kayu, bejana perunggu, dan sisa makanan jamuan pemakamannya mengungkap pemakaman kerajaan sekitar 740 SM, sedangkan makam yang diumumkan pada 2025 merupakan penemuan terpisah.

9 menit baca11 sumberDiterbitkan: 6 November 2026Terakhir diperiksa: 6 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Makam Raja Midas di Gordion: Siapa yang Dimakamkan di Sana?
Gordion Midas mound (1993).jpg

Orang yang dimakamkan di Makam Raja Midas (Kral Midas) di Gordion mungkin adalah Gordios, ayah Midas. Namun, identitasnya belum terkonfirmasi. Ruang kayu yang dikenal sebagai Tumulus MM ini berasal dari sekitar 740 SM, sedangkan Midas masih disebut dalam catatan Asyur (Asur) pada 709 SM. Urutan waktu inilah alasan utama para ahli meragukan bahwa makam tersebut milik Midas sendiri.

Anda bisa menelusuri kisah pemakaman ini melalui dinding kayu, peti jenazah dari kayu aras, dan bejana minum perunggunya. Masing-masing memberikan bukti yang berbeda. Kayu menentukan usia bangunan, benda-bendanya mengungkap perlengkapan makam, dan sisa makanan membantu merekonstruksi jamuan pemakaman. Makam terpisah yang diumumkan di Gordion pada 2025 menambahkan bab baru, tetapi makam itu bukan Tumulus MM.

Di mana letak Makam Raja Midas di Gordion?

Gundukan makam ini berada di sekitar Yassıhöyük, distrik Polatlı, Ankara. Di kawasan inilah dahulu berdiri Gordion, ibu kota Frigia (Frigya). Nama arkeologisnya, Tumulus MM, mempertahankan kaitan yang sudah dikenal dengan Midas. Huruf MM merupakan singkatan dari nama bahasa Inggris “Midas Mound”, yang berarti “Gundukan Midas”.

Ukurannya membantu menjelaskan mengapa pemakaman ini menarik perhatian. Pengukuran yang diterbitkan peneliti Penn Museum pada 2015 mencatat diameter dasar gundukan sekitar 300 meter dan tinggi 53 meter. Di bawah monumen tanah itu terdapat ruang kayu yang dikaitkan dengan nama sang raja.

Kawasan pemakaman Gordion tidak terbatas pada gundukan ini. Lebih dari 100 tumulus di sekitar situs berasal dari abad kesembilan hingga keenam SM. Contoh paling awal yang diketahui, Tumulus W, berasal dari sekitar 850 SM. Dengan demikian, Tumulus MM merupakan bagian dari sejarah panjang pemakaman dengan gundukan di kawasan tersebut.

Siapa yang dimakamkan di Makam Raja Midas?

Teori utama mengarah pada Gordios, ayah Midas. Namun, tidak ada bukti dari makam yang secara pasti mengidentifikasi raja yang dimakamkan. “Makam Raja Midas” adalah nama yang akan Anda jumpai, sedangkan Gordios masih merupakan identitas yang diusulkan.

Bukti penentunya adalah kronologi. Pemeriksaan dendrokronologi terhadap gelondong juniper yang mengelilingi ruang makam menempatkan pembangunannya pada sekitar 740 SM. Midas masih muncul dalam catatan Asyur pada 709 SM. Sulit menyelaraskan makam yang dibangun pada tanggal lebih awal itu dengan seorang raja yang masih disebut dalam catatan pada tanggal lebih akhir.

Tim University of Pennsylvania yang dipimpin Rodney S. Young menggali Tumulus MM pada 1957. Kerangka yang ditemukan di dalamnya dilaporkan berasal dari seseorang yang meninggal pada usia 60–65 tahun. Temuan ini memberikan perkiraan usia orang tersebut saat meninggal, tetapi tidak memastikan namanya.

Perbedaan ini penting saat Anda membaca tentang Gordios. Penanggalan mendukung keraguan bahwa orang itu adalah Midas, dan teori saat ini lebih mengarah pada ayahnya. Kedua hal tersebut belum menjadikan dugaan identitas itu sebagai kepastian. Usia ruang makam lebih pasti daripada nama orang yang dimakamkan di dalamnya.

Apakah Tumulus MM merupakan bangunan kayu tertua di dunia?

Pemaparan Penn Museum pada 2016 menyebut ruang makam ini sebagai struktur kayu utuh tertua yang diketahui di dunia. Pilihan katanya penting. Klaim itu menyangkut struktur kayu yang masih mempertahankan keutuhannya. Sebutan tersebut secara khusus merujuk pada ruang di dalam Tumulus MM.

Para pembangunnya menggunakan beberapa lapis pelindung kayu. Dinding pinus membentuk ruang makam, lalu lapisan kedua berupa gelondong juniper mengelilinginya. Di atas atap pelana, mereka memasang atap pelindung tambahan. Jadi, konstruksi yang bertahan mencakup lebih dari sekadar sebuah ruangan kayu sederhana.

Jenazah dibaringkan dalam peti terbuka yang dibuat dengan melubangi gelondong aras besar. Pinus, juniper, dan aras masing-masing digunakan dalam konstruksi atau perlengkapan pemakaman. Peti tersebut menghubungkan arsitektur ruang makam secara langsung dengan perlakuan terhadap jenazah di dalamnya.

Perabot kayu juga bertahan. Inventarisnya mencakup 15 perabot kayu, selain benda-benda logam. Meja berinlay dan penyangga hidangan dirakit kembali untuk dipamerkan di Museum Peradaban Anatolia (Anadolu Medeniyetleri Müzesi) di Ankara. Dengan begitu, perabot pemakaman ini dapat dipelajari di luar ruang makamnya.

Apa yang ditemukan di dalam Tumulus MM?

Meski Midas dikenal lewat legenda sentuhan emas, tidak ada emas yang ditemukan di Tumulus MM. Inventarisnya justru mencatat 170 bejana perunggu, 10 ikat pinggang dari perunggu dan kulit, serta lebih dari 180 fibula atau peniti pengikat pakaian dari perunggu. Kekayaan material pemakaman ini terlihat pada benda-benda tersebut dan hasil pengerjaan kayunya yang terpelihara.

Perlengkapan minumnya sangat banyak. Para penggali menemukan 100 mangkuk minum omfalos dan 15 mangkuk lain yang lebih besar dengan pegangan berbentuk cincin. Kelompok benda yang terperinci ini memberi gambaran lebih nyata tentang perangkat minum jamuan pemakaman dibandingkan istilah umum “bekal kubur”.

Ukuran bejananya sangat beragam. Beberapa kuali besar dilaporkan berkapasitas sekitar 125 liter, sedangkan kuali penyajian yang lebih kecil menampung sekitar 5 liter. Kapasitas itu membantu Anda membayangkan perbedaan antara wadah terbesar dan bejana kecil dalam perangkat penyajian tersebut.

Apa yang disajikan dalam jamuan pemakaman Raja Midas?

Analisis kimia terhadap residu di dalam bejana mengidentifikasi komponen minuman anggur, bir jelai, dan minuman fermentasi madu. Bukti ini mendukung adanya minuman pemakaman yang memadukan ketiganya. Bahan-bahannya diketahui dari jejak yang tertinggal di wadah, bukan dari legenda sentuhan emas yang dikaitkan dengan Midas.

Patrick McGovern dan rekan-rekannya juga merekonstruksi makanan jamuan pemakaman melalui analisis residu. Rekonstruksi mereka mencakup semur lentil berbumbu dengan daging domba atau kambing. Belum dapat dipastikan apakah daging yang digunakan adalah domba atau kambing.

Bayangkan wadah saji di meja makan Anda sendiri. Ukurannya membantu Anda membayangkan bagaimana hidangan ditata. Di Tumulus MM, kuali berkapasitas sekitar 125 liter dan wadah penyajian 5 liter memberikan kaitan dengan pengalaman sehari-hari itu. Bukti residu kemudian memberikan sesuatu yang tidak bisa dijelaskan oleh bejana saja: informasi tentang isinya.

Sebutan “jamuan pemakaman Raja Midas” perlu disikapi secermat nama makamnya. Bukti makanan dan minuman tersebut berasal dari Tumulus MM. Karena identitas orang yang dimakamkan belum diketahui, hidangan hasil rekonstruksi itu belum bisa dipastikan sebagai jamuan pemakaman Midas sendiri.

Apa penemuan makam Gordion yang diumumkan pada 2025?

Penemuan yang diumumkan pada 2025 berkaitan dengan T26, gundukan yang terpisah dari Tumulus MM. T26 merupakan tumulus ke-47 yang digali di Gordion. Ruang makam kayunya berukuran 3,1 × 2,8 meter, dan para peneliti menemukan 88 benda logam.

Di antara temuan itu terdapat bejana perunggu yang digantung pada dinding utara dan selatan dengan paku besi. Laporan Penn pada September 2025 menempatkan pemakaman tersebut pada sekitar 740 SM. Laporan itu juga menyebut bahwa atap ruang makam telah runtuh, tetapi tidak ada bukti penjarahan.

Berdasarkan temuan-temuannya, muncul dugaan hubungan dengan Gordios atau keluarga kerajaan Midas. Brian Rose juga membuka kemungkinan bahwa orang tersebut berasal dari lingkaran keluarga yang lebih luas. Semua ini merupakan penafsiran terhadap pemakaman tersebut, bukan identifikasi pasti atas orang yang dimakamkan.

Perkiraan usia T26 beririsan dengan usia Tumulus MM. Karena itu, membedakan keduanya sangat berguna saat Anda membaca judul berita. Pengumuman pada 2025 membahas makam kayu lain di Gordion, bukan penggalian pertama ruang makam yang ditemukan pada 1957.

Detail yang tidak akan Anda temukan dalam buku panduan

Di dalam Tumulus MM, suhu relatif stabil pada sekitar 16°C. Detail lingkungan ini melengkapi keterangan tentang dinding pinus, gelondong juniper di sekelilingnya, dan atap pelindung saat menelaah struktur kayu yang masih bertahan.

Young menamai salah satu perabot berinlay itu “Pagoda Table” atau “Meja Pagoda”. Perabot ini dirakit dari 46 bagian terpisah dan berdiri di atas tiga kaki berbentuk cakar singa. Detail konstruksinya memberikan gambaran lebih dekat tentang keterampilan pengerjaan kayu yang terwakili dalam 15 perabot makam tersebut.

Meja-meja yang lebih sederhana memperlihatkan detail lain. Kakinya yang melengkung tidak dibengkokkan dengan uap. Kaki-kaki itu dibuat dari cabang yang tumbuh melengkung secara alami atau dibentuk saat masih tumbuh. Jadi, lengkungannya sudah terbentuk selama pertumbuhan kayu, sebelum cabang-cabang itu dijadikan kaki meja.

T26 menyimpan tekstil yang melekat pada permukaan luar bejana perunggu. Makam ini juga mengandung bukti kremasi. Bukti kremasi tersebut menempatkan praktik itu di Gordion lebih dari 100 tahun lebih awal daripada contoh-contoh yang sebelumnya diketahui di sana.

Linimasa

  • Sekitar 850 SM: Tumulus W, tumulus paling awal yang diketahui di Gordion, dibangun.
  • Sekitar 740 SM: Ruang kayu Tumulus MM dibangun. Para peneliti Penn juga menempatkan pemakaman T26 pada sekitar tanggal ini.
  • 709 SM: Midas masih muncul dalam catatan Asyur. Hal ini menimbulkan keberatan kronologis terhadap identifikasi dirinya sebagai orang yang dimakamkan di Tumulus MM.
  • 1957: Tim Rodney S. Young menggali Tumulus MM.
  • 1963: Museum Gordion (Gordion Müzesi) didirikan di sebelah desa Yassıhöyük.
  • 2023: Gordion masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO berdasarkan kriteria budaya iii.
  • 2025: Ruang makam T26 yang terpisah beserta 88 benda logamnya diumumkan kepada publik.

FAQ

Bisakah Anda melihat perabot dari Makam Raja Midas di Ankara?

Meja berinlay dan penyangga hidangan dari Tumulus MM dirakit kembali untuk dipamerkan di Museum Peradaban Anatolia di Ankara. Gordion juga memiliki museum sendiri, yang didirikan di sebelah desa Yassıhöyük pada 1963.

Apakah ada emas di dalam makam?

Tidak ada emas yang ditemukan di Tumulus MM. Kumpulan benda yang terdokumentasi mencakup bejana perunggu, ikat pinggang dari perunggu dan kulit, fibula perunggu, serta perabot kayu, meskipun makam ini dikaitkan dengan raja dalam legenda sentuhan emas.

Apakah penemuan pada 2025 memastikan makam Midas?

T26 untuk sementara dikaitkan dengan keluarga kerajaan atau lingkarannya yang lebih luas. Orang yang dimakamkan belum dipastikan sebagai Midas, dan makam ini terpisah dari Tumulus MM.

Mengapa Gordios dianggap mungkin dimakamkan di Tumulus MM?

Ruang makam berasal dari sekitar 740 SM, sedangkan Midas muncul dalam catatan Asyur pada 709 SM. Masalah kronologis ini mendukung teori saat ini bahwa ayah Midas, Gordios, mungkin dimakamkan di sana, meskipun identitasnya belum terkonfirmasi.

Sumber

  1. Penn Museum, Expedition — Tumulus MM penn.museum
  2. UNESCO — Berkas Nominasi Gordion whc.unesco.org
  3. The Pennsylvania Gazette — Harta Baru dari Makam Raja Midas thepenngazette.com
  4. University of Pennsylvania Almanac — Zaman Keemasan Raja Midas almanac.upenn.edu
  5. Wikipedia — Perabot dan Artefak Kayu Gordion en.wikipedia.org
  6. Wikipedia — Gordion en.wikipedia.org
  7. Vikipedi — Gordion tr.wikipedia.org
  8. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Museum Gordion muze.gov.tr
  9. Pusat Warisan Dunia UNESCO — Gordion whc.unesco.org
  10. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Penemuan Besar di Gordion basin.ktb.gov.tr
  11. Penn Today — Penemuan Makam Kerajaan Berusia 2,800 Tahun yang Dikaitkan dengan Dinasti Midas penntoday.upenn.edu

FAQ

Siapa yang dimakamkan di Makam Raja Midas di Gordion?

Teori utama menyebut Gordios, ayah Midas, sebagai orang yang dimakamkan di sana, tetapi identitasnya belum terkonfirmasi. Ruang makam itu berasal dari sekitar 740 SM, sedangkan Midas masih disebut dalam catatan Asyur pada 709 SM.

Apakah Tumulus MM merupakan bangunan kayu tertua di dunia?

Pada 2016, Penn Museum menyebutnya sebagai struktur kayu utuh tertua yang diketahui di dunia. Sebutan itu merujuk pada ruang makam yang masih terpelihara.

Apa yang disajikan dalam jamuan pemakaman itu?

Analisis residu mendukung adanya minuman yang mengandung anggur, bir jelai, dan minuman fermentasi madu. Rekonstruksi Patrick McGovern dan rekan-rekannya mencakup semur lentil berbumbu dengan daging domba atau kambing.

Apakah makam Gordion yang diumumkan pada 2025 adalah Makam Raja Midas?

Bukan. Pengumuman pada 2025 membahas T26, makam terpisah dengan ruang kayu dan 88 benda logam. Dugaan kaitannya dengan keluarga kerajaan Midas masih berupa penafsiran.

Image: Gordion Midas mound (1993).jpg — Mark Landon, CC BY 4.0

Bagikan

Menemukan kesalahan di artikel ini? Beri tahu kami →

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait