Perang Spanyol–Amerika (İspanya-Amerika Savaşı) pecah pada 1898 karena perjuangan kemerdekaan Kuba (Küba) dan penindasan Spanyol (İspanya) mendorong Amerika Serikat (Amerika Birleşik Devletleri) untuk melakukan intervensi. Ledakan USS Maine di Havana pada 15 Februari memperbesar desakan untuk berperang. Namun, tanggung jawab Spanyol tidak pernah terbukti. Kemenangan Amerika Serikat memaksa Spanyol melepaskan klaim kedaulatannya atas Kuba serta menyerahkan Puerto Riko (Porto Riko), Guam, dan Filipina (Filipinler).
Bagaimana ledakan kapal di Kuba menjadi bagian dari perang yang menjangkau Filipina? Jika Anda menelusuri peristiwa sejak pemberontakan Kuba pada 1895 hingga Perjanjian Paris (Paris Antlaşması) pada Desember 1898, kaitannya akan lebih jelas. Urutan ini membantu Anda membedakan perjuangan Kuba, kontroversi Maine, dan keputusan yang mengubah intervensi menjadi perang.
Apa itu Perang Spanyol–Amerika 1898?
Perang Spanyol–Amerika adalah konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Spanyol pada 1898. Perang ini berakhir dengan kemenangan Amerika Serikat. Medan perangnya membentang di Karibia (Karayipler) dan Pasifik (Pasifik Okyanusu), meliputi Kuba, Puerto Riko, Guam, dan Filipina.
Gerakan kemerdekaan Kuba dimulai sekitar tiga tahun sebelum intervensi Amerika Serikat. Kaum revolusioner Kuba memulai perjuangan melawan kekuasaan kolonial Spanyol pada 1895. Urutan waktu ini penting: Amerika Serikat memasuki konflik yang sudah berlangsung, dengan kemerdekaan Kuba sebagai persoalan utamanya.
Penyelesaian perang juga mencakup wilayah di luar Kuba. Spanyol melepaskan klaim kedaulatannya di sana dan menyerahkan wilayah lain kepada Amerika Serikat. Dengan demikian, hasil perang menghubungkan perjuangan kemerdekaan Kuba dengan perubahan penguasaan kolonial di dua samudra.
Mengapa perjuangan kemerdekaan Kuba memicu intervensi?
Penindasan Spanyol memperparah krisis. Jenderal Valeriano Weyler menjadi gubernur Kuba pada 1896 dan menerapkan reconcentración. Kebijakan ini memindahkan sekitar 300.000 warga sipil ke kota-kota berbenteng untuk memutus dukungan penduduk pedesaan kepada pemberontak.
Pemindahan paksa itu menimbulkan penderitaan besar. Menurut pameran Smithsonian tentang 1898, puluhan ribu warga Kuba yang terdampak meninggal akibat kelaparan dan penyakit. Penderitaan warga sipil menjadi bagian dari latar belakang intervensi Amerika Serikat.
Ketegangan diplomatik meningkat lagi pada 9 Februari 1898. New York Journal menerbitkan surat pribadi yang berisi penghinaan terhadap Presiden William McKinley oleh duta besar Spanyol di Washington (Vaşington), Enrique Dupuy de Lôme. Penerbitan surat itu memperkuat suasana yang mendukung perang di Amerika Serikat.
Maine meledak enam hari kemudian. Saat itu, pemberontakan Kuba, pemindahan paksa, kematian warga sipil, dan surat sang duta besar sudah memperdalam krisis. Kehancuran kapal tersebut menambah tekanan dalam konfrontasi yang telah berlangsung.
Apakah ledakan USS Maine menyebabkan perang?
USS Maine dikirim ke Havana untuk melindungi warga dan harta benda Amerika Serikat di Kuba. Pada 15 Februari 1898, kapal itu meledak dan tenggelam di pelabuhan. Kehancurannya menjadi faktor kuat yang mendorong tuntutan intervensi.
New York World milik Joseph Pulitzer dan New York Journal milik William Randolph Hearst menerbitkan desas-desus konspirasi tentang tenggelamnya kapal itu. Pemberitaan mereka menyulut sentimen anti-Spanyol. Seperti judul berita dramatis yang Anda jumpai sehari-hari, sebuah tuduhan dapat membentuk reaksi Anda sebelum buktinya dipastikan. Pemberitaan tentang Maine memperlihatkan perbedaan itu.
Penyelidikan Amerika Serikat yang dipimpin William T. Sampson menyimpulkan pada 1898 bahwa ranjau laut telah menghancurkan kapal tersebut. Namun, penyelidikan itu tidak menemukan bukti yang menetapkan tanggung jawab siapa pun. Kesimpulan tentang kemungkinan senjata yang digunakan tidak membuktikan siapa penyebab bencana itu.
Laksamana Hyman G. Rickover menantang penjelasan tentang ranjau dalam kajian yang diterbitkan pada 1976. Menurutnya, penyebab yang paling mungkin adalah batu bara di dekat gudang amunisi yang terbakar secara spontan. Sejumlah sejarawan membantah penjelasan ini karena menganggap kecil kemungkinan kebakaran tidak terdeteksi.
Komando Sejarah dan Warisan Angkatan Laut Amerika Serikat menyebut bukti tentang ranjau lemah dan penyebab pastinya belum diketahui. Karena itu, Anda perlu membedakan dua persoalan: ledakan tersebut memperbesar desakan untuk berperang, tetapi tanggung jawab Spanyol atas ledakan itu tidak pernah terbukti.
Siapa presidennya, dan kapan Perang Spanyol–Amerika dimulai?
William McKinley menjabat sebagai presiden Amerika Serikat selama perang. Pada 11 April 1898, ia meminta wewenang dari Kongres untuk melakukan intervensi di Kuba. Permintaan itu membawa krisis ke dalam proses politik formal.
Pada 20 April, McKinley menandatangani resolusi bersama yang menuntut penarikan Spanyol dari Kuba. Melalui Amendemen Teller (Teller Değişikliği), resolusi itu juga menolak adanya niat Amerika Serikat untuk menganeksasi pulau tersebut. Spanyol menolak ultimatum itu dan memutus hubungan diplomatik.
Amerika Serikat memberlakukan blokade laut terhadap Kuba pada 22 April. Kongres menyatakan perang pada 25 April, dengan mengakui bahwa keadaan perang telah berlangsung sejak 21 April. Itulah sebabnya tanggal pernyataan perang berbeda dari tanggal mulai perang yang diakui.
Di mana Perang Spanyol–Amerika berlangsung?
Wilayah perang mencakup Kuba dan Puerto Riko di Karibia, serta Guam dan Filipina di Pasifik. Jika Anda hanya membayangkan Havana dan Maine, Anda melewatkan medan perang Pasifik. Salah satu kemenangan besar angkatan laut Amerika Serikat terjadi di Filipina.
Pada 1 Mei 1898, armada Komodor George Dewey mengalahkan armada Spanyol di Teluk Manila (Manila Körfezi). Di Kuba, pasukan Amerika Serikat mengalahkan pertahanan Spanyol di Dataran Tinggi San Juan (San Juan Tepeleri) pada 1 Juli. Kemenangan ini terjadi di medan yang terpisah dalam perang yang sama.
Angkatan laut Amerika Serikat menghancurkan armada Spanyol di perairan luar Teluk Santiago (Santiago Körfezi) pada 3 Juli. Pasukan Spanyol di Santiago menyerah pada 17 Juli. Pasukan Amerika Serikat kemudian mendarat di Puerto Riko yang dikuasai Spanyol pada 25 Juli, sebelum protokol gencatan senjata pada 12 Agustus.
Linimasa
- 1895: Kaum revolusioner Kuba memulai perjuangan kemerdekaan melawan Spanyol.
- 1896: Weyler menerapkan reconcentración di Kuba.
- 9 Februari 1898: New York Journal menerbitkan surat De Lôme.
- 15 Februari 1898: USS Maine meledak dan tenggelam di Pelabuhan Havana.
- 11 April 1898: McKinley meminta wewenang dari Kongres untuk melakukan intervensi di Kuba.
- 20 April 1898: McKinley menandatangani resolusi yang menuntut penarikan Spanyol.
- 25 April 1898: Kongres menyatakan perang, dengan mengakui keadaan perang sejak 21 April.
- 1 Mei 1898: Armada Dewey mengalahkan armada Spanyol di Teluk Manila.
- 1 Juli 1898: Pasukan Amerika Serikat mengalahkan pertahanan Spanyol di Dataran Tinggi San Juan.
- 3 Juli 1898: Angkatan laut Amerika Serikat menghancurkan armada Spanyol di perairan luar Santiago.
- 17 Juli 1898: Pasukan Spanyol di Santiago menyerah.
- 25 Juli 1898: Pasukan Amerika Serikat mendarat di Puerto Riko.
- 12 Agustus 1898: Amerika Serikat dan Spanyol menandatangani protokol gencatan senjata.
- 10 Desember 1898: Perjanjian Paris ditandatangani.
- 4 Februari 1899: Perang Filipina–Amerika (Filipin-Amerikan Savaşı) dimulai.
- 20 Mei 1902: Pemerintahan pendudukan Amerika Serikat di Kuba berakhir.
- 1976: Rickover menerbitkan penjelasannya bahwa kebakaran batu bara menyebabkan ledakan Maine.
Bagaimana Spanyol kehilangan Kuba dan Filipina?
Perjanjian Paris, yang ditandatangani pada 10 Desember 1898, meresmikan hilangnya wilayah-wilayah Spanyol. Spanyol melepaskan klaim kedaulatannya atas Kuba dan menyerahkan Puerto Riko serta Guam kepada Amerika Serikat. Spanyol juga menyetujui penyerahan Filipina dengan pembayaran $20 juta.
Kuba tetap berada di bawah pendudukan Amerika Serikat setelah kekalahan Spanyol. Pemerintahan pendudukan Amerika Serikat berakhir pada 20 Mei 1902. Jadi, hilangnya kedaulatan Spanyol dan berakhirnya pendudukan Amerika Serikat merupakan dua peristiwa yang berbeda.
Amerika Serikat mewajibkan Kuba menerima hak intervensi Amerika Serikat berdasarkan Amendemen Platt (Platt Değişikliği) sebagai syarat kemerdekaan. Pengaturan itu dihapus pada 1934. Dengan demikian, keadaan Kuba setelah perang mencakup berakhirnya kekuasaan Spanyol sekaligus berlanjutnya pengaruh Amerika Serikat.
Di Filipina, kaum nasionalis pimpinan Emilio Aguinaldo menginginkan kemerdekaan, bukan pergantian penguasa kolonial. Perang tersendiri antara mereka dan pasukan Amerika Serikat dimulai pada 4 Februari 1899. Penyerahan yang disepakati di Paris tidak menyelesaikan persoalan kemerdekaan Filipina.
Detail yang tidak akan Anda temukan dalam buku panduan
Jumlah korban tewas Maine bertambah seiring waktu. Kumpulan dokumen angkatan laut mencatat bahwa pada awalnya 250 personel tamtama dan dua perwira tewas. Delapan orang yang terluka meninggal dalam beberapa jam berikutnya. Enam orang lagi meninggal selama beberapa bulan sesudahnya, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 266.
Istilah jurnalisme kuning berasal dari persaingan surat kabar. Istilah ini muncul dari persaingan Pulitzer dan Hearst atas tokoh komik Yellow Kid pada 1896. Persaingan terdahulu itu melahirkan sebutan yang kemudian dikaitkan dengan pemberitaan sensasional menjelang perang.
Seragam dalam Perang Spanyol–Amerika tidak semuanya berwarna khaki. Meski angkatan darat Amerika Serikat mengadopsi seragam tropis khaki pada 1898, sebagian besar prajurit yang tiba di Kuba mengenakan pakaian biru. Pakaian yang lazim dikenakan personel tamtama mencakup kemeja wol biru tua dan celana wol biru muda.
Sebuah peta sejarah juga menghubungkan bencana kapal itu dengan operasi militer. Eugenia Wheeler Goff dan Henry Slade Goff menerbitkan peta perang pada 1899 yang memperlihatkan manuver darat dan laut di Kuba serta Puerto Riko. Peta itu juga menandai lokasi tenggelamnya Maine di Havana.
FAQ
Apa ringkasan singkat Perang Spanyol–Amerika?
Amerika Serikat mengalahkan Spanyol pada 1898 setelah melakukan intervensi dalam krisis Kuba. Spanyol melepaskan klaim kedaulatannya atas Kuba dan menyerahkan Puerto Riko, Guam, serta Filipina kepada Amerika Serikat.
Apakah Spanyol meledakkan USS Maine?
Tanggung jawab Spanyol tidak pernah terbukti. Penyelidikan Amerika Serikat pada 1898 mengarah pada ranjau, sedangkan kajian Rickover pada 1976 mengarah pada kebakaran batu bara. Penyebab pastinya masih belum diketahui.
Kapan Perang Spanyol–Amerika berakhir?
Amerika Serikat dan Spanyol menandatangani protokol gencatan senjata pada 12 Agustus 1898. Perjanjian Paris menyusul pada 10 Desember 1898 dan menetapkan penyerahan wilayah oleh Spanyol.
Apakah Kuba langsung bebas dari pendudukan Amerika Serikat?
Pemerintahan pendudukan Amerika Serikat berlanjut hingga 20 Mei 1902. Amerika Serikat juga memperoleh hak intervensi berdasarkan Amendemen Platt. Hak tersebut dihapus pada 1934.
Sumber
- Kantor Sejarawan — Perang Spanyol-Amerika, 1898 history.state.gov
- Galeri Potret Nasional Smithsonian — Teks Pameran 1898 npg.si.edu
- Arsip Nasional — Surat De Lôme (1898) archives.gov
- Kantor Sejarawan — Diplomasi Amerika Serikat dan Jurnalisme Kuning, 1895–1898 history.state.gov
- Komando Sejarah dan Warisan Angkatan Laut — Kehancuran Maine history.navy.mil
- Komando Sejarah dan Warisan Angkatan Laut — Maine I history.navy.mil
- Komando Sejarah dan Warisan Angkatan Laut — Maine (Kapal Tempur Kelas Dua) history.navy.mil
- Kantor Sejarawan — Kuba history.state.gov
- Kantor Sejarawan — Perang Filipina-Amerika, 1899–1902 history.state.gov
- Pusat Sejarah Militer Angkatan Darat Amerika Serikat — Prajurit Amerika, 1898 history.army.mil
- Pusat Pengunjung Gedung Kapitol Amerika Serikat — Peta Sejarah Goff visitthecapitol.gov
FAQ
Mengapa Perang Spanyol–Amerika pecah?
Perjuangan kemerdekaan Kuba, penindasan Spanyol, dan kepentingan Amerika Serikat di kawasan itu menciptakan kondisi yang memicu perang. Ledakan USS Maine memperbesar desakan agar Amerika Serikat melakukan intervensi, meskipun tanggung jawab Spanyol tidak pernah terbukti.
Kapan Perang Spanyol–Amerika berlangsung?
Kongres menyatakan perang pada 25 April 1898 dan mengakui bahwa keadaan perang telah berlangsung sejak 21 April. Protokol gencatan senjata menyusul pada 12 Agustus, lalu Perjanjian Paris ditandatangani pada 10 Desember 1898.
Apakah Spanyol menghancurkan USS Maine?
Tanggung jawab Spanyol tidak terbukti. Penyelidikan Amerika Serikat pada 1898 mengarah pada ranjau, sedangkan kajian Hyman G. Rickover pada 1976 mengarah pada kebakaran batu bara. Penyebab pastinya masih belum diketahui.
Apakah Amerika Serikat menganeksasi Kuba setelah perang?
Spanyol melepaskan klaim kedaulatannya atas Kuba, yang tetap berada di bawah pendudukan Amerika Serikat hingga 20 Mei 1902. Amerika Serikat juga memperoleh hak untuk melakukan intervensi berdasarkan Amendemen Platt. Pengaturan itu dihapus pada 1934.
Image: Collage infobox for Spanish-American War.jpg — Barbudo Barbudo and TEP, CC BY-SA 4.0






