Akar Kota

Sejarah Tokat dan Asal Usul Nama Tokat: Panduan Lengkap

Kawasan di sekitar Tokat memiliki sejarah permukiman yang mencapai Zaman Kalkolitikum, sedangkan penjelasan tentang asal usul nama kotanya masih berupa teori yang bersaing. Sejarahnya menghubungkan tempat suci Komana dengan madrasah Danişmend, bangunan Seljuk, permukiman Utsmaniyah, dan koleksi Museum Tokat.

8 menit baca12 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Sejarah Tokat dan Asal Usul Nama Tokat: Panduan Lengkap
Tokat Arastalı Bedesten and Tokat Castle 048.jpg

Sejarah Tokat: dari mana ceritanya bermula

Sejarah permukiman di sekitar Tokat berawal dari Zaman Kalkolitikum, antara 5400 dan 3000 SM. Titik awal ini milik kawasan sekitarnya. Saat Anda menelusuri sejarah Tokat, pisahkan masa lalu kawasan itu dari kota yang muncul kemudian, para penguasanya, dan bangunan-bangunan yang masih bertahan.

Komana menambahkan latar lain pada sejarah awal ini. Letaknya sekitar 10 kilometer di timur laut pusat kota sekarang. Komana adalah tempat suci masa Helenistik yang dipersembahkan bagi dewi Ma. Jadi lanskap sejarah Tokat memuat pusat keagamaan kuno, selain madrasah, jembatan, pemandian, dan rumah dari masa-masa berikutnya.

Apa asal usul nama Tokat?

Salah satu penjelasan menghubungkan Tokat dengan kota Bizantium bernama Dokeia. Paul Wittek mengidentifikasi Tokat dengan Dokeia. Sargon Erdem berpendapat bahwa nama Dokeia berubah seiring waktu menjadi Tokat. Kedua argumen ini berkaitan, tetapi mengenali sebuah kota dan menjelaskan sebuah nama adalah dua bagian yang berbeda dalam teori ini.

Penjelasan lain menempuh jalur berbeda. Satu teori mengaitkan Tokat dengan bangsa Turk Togayit. Teori lain menurunkannya dari toh-kat, yang ditafsirkan sebagai “kota berbenteng”. Usulan berikutnya membacanya sebagai tok-at, yang berarti “kuda yang kenyang”. Semuanya tetap menjadi penjelasan yang bersaing, berdampingan dengan hubungan ke Dokeia.

Jika Anda menjumpai “kota berbenteng” atau “kuda yang kenyang” sebagai terjemahan sederhana dari Tokat, ingatlah bahwa keduanya hanya teori. Penjelasan Dokeia pun bagian dari perdebatan ini. Sejarah nama Tokat paling tepat disajikan lewat berbagai alternatif ini, tanpa menjadikan satu usulan sebagai kepastian.

Komana: tempat suci yang terhubung dengan perdagangan

Komana dipersembahkan bagi Ma, dan peran keagamaannya tidak berhenti pada tempat sucinya. Festival yang digelar dua kali setahun menjadikannya pusat ziarah. Komana juga ikut serta dalam jaringan perdagangan internasional. Pertemuan keagamaan dan hubungan dagang sama-sama bagian dari sejarah situs di dekat Tokat ini.

Survei arkeologi di Komana dimulai pada 2004. Penggalian menyusul pada 2009, berpusat di Hamamtepe di tepi utara Sungai Yeşilırmak. Tahun-tahun ini menandai tahap kerja lapangan yang berbeda: survei lebih dulu, lalu penggalian yang terfokus pada lokasi tertentu itu.

Tokat masa Danişmend dan Seljuk

Emîr Dânişmend menaklukkan Tokat pada 1074. Pada 1150-an, madrasah Yağıbasan di Tokat dan Niksar dibangun di bawah perlindungan Nizâmeddin Yağıbasan. Keduanya tergolong madrasah paling awal di Anatolia. Dengan demikian, pendidikan menjadi bagian nyata dari warisan Danişmend di Tokat.

Tokat jatuh ke tangan Seljuk Anatolia pada 1175, ketika Kılıcarslan II menyingkirkan dinasti Danişmend. Perbedaan ini penting saat Anda menyusun urutan monumennya. Madrasah Yağıbasan berasal dari masa Danişmend yang lebih awal, sedangkan Jembatan Hıdırlık bertarikh 1250, dalam masa Seljuk.

Jembatan Hıdırlık melintasi Sungai Yeşilırmak dengan lima lengkung runcing. Tarikh dan bentuknya memberi Anda penanda yang jelas dalam kronologi Tokat abad pertengahan. Jembatan ini juga memberi bukti yang berbeda dari madrasah: sebuah penyeberangan sungai di samping bangunan yang berkaitan dengan pendidikan.

Gökmedrese dibangun sebagai darüşşifa, yaitu rumah sakit. Bangunan ini memiliki halaman terbuka, dua iwan, dan dua lantai. Tahun pembangunannya masih diperdebatkan karena panel prasastinya tidak bertulisan. Portal Budaya Türkiye melaporkan atribusi yang umumnya diterima, yaitu kepada Muineddin Süleyman Pervane pada 1277.

Pervane Hamamı juga dikaitkan dengan kegiatan pembangunan Muineddin Süleyman Pervane pada abad ke-13. Pemandian Seljuk ini memiliki empat iwan dan empat bilik mandi pribadi. Kaitannya dengan Pervane perlu dibedakan dari tarikh 1277 yang diusulkan untuk Gökmedrese.

Tokat masa Utsmaniyah: permukiman, pemandian, dan sebuah khan

Yıldırım Bayezid memasukkan Tokat ke wilayah Utsmaniyah pada 1398, setelah Kadı Burhâneddin dibunuh. Sebuah survei Utsmaniyah tahun 1455 mencatat 46 permukiman (mahalle). Dari jumlah itu, 38 permukiman Muslim dan delapan non-Muslim. Survei ini memberi gambaran administratif yang spesifik tentang kota di bawah pemerintahan Utsmaniyah.

Ali Paşa Hamamı termasuk kompleks Ali Paşa yang bertarikh 1572. Pemandian ini berupa pemandian ganda, dengan bagian untuk perempuan dan laki-laki yang tersusun simetris. Denahnya menjadikan mandi sebagai bagian dari kisah arsitektur, berdampingan dengan fungsi keagamaan, pendidikan, dan kesehatan yang diwakili bangunan Tokat lainnya.

Taşhan, juga disebut Voyvoda Hanı, dibangun antara 1626 dan 1632. Khan (penginapan) Utsmaniyah ini memiliki halaman terbuka dan dua lantai. Dari 103 ruangnya, 76 berada di dalam dan 27 di luar. Angka-angka itu memberi gambaran tata letaknya yang lebih tepat daripada sekadar kata “khan”.

Prasasti pintu masuk barat Masjid Agung Tokat (Ulu Camii) mencatat pembaruan pada 1090 H, yang bertepatan dengan 1679. Ini tarikh renovasi yang terdokumentasi. Masjid ini memiliki serambi pintu masuk di sisi timur maupun barat. Di dalamnya, ruang salat terbagi menjadi tiga lorong yang tegak lurus terhadap mihrab.

Rumah dan sejarah kehidupan sehari-hari

Latifoğlu Konağı di Gaziosmanpaşa Bulvarı dibangun pada 1746 dengan gaya Barok Utsmaniyah. Denahnya berbentuk L. Konstruksinya memadukan rangka kayu dengan isian bata lumpur. Bangunan ini menghadirkan arsitektur rumah tinggal ke dalam sejarah yang selama ini banyak diwakili madrasah, pemandian, khan, dan masjid.

Bey Sokağı melestarikan rumah-rumah dilindungi dari masa akhir Utsmaniyah dan masa Republik. Rumah-rumah itu berderet di kedua sisi jalan. Pada 1987, Gubernuran Tokat memperbaiki fasad rumah-rumah tersebut. Jalan ini mempertemukan rumah dari dua masa itu dalam satu lingkungan arsitektur.

Untuk menyentuh kehidupan sehari-hari, bayangkan aktivitas mandi dan berada di rumah. Bagian mandi berpasangan di Ali Paşa Hamamı dan ruang-ruang tinggal di Latifoğlu Konağı memungkinkan Anda mendekati Tokat lewat kegiatan yang akrab itu. Denah dan bahan bangunan yang terdokumentasi memberi hubungan ini dasar arsitektur yang konkret.

Detail yang tidak Anda temukan di buku panduan

Di Masjid Agung Tokat, sebuah rumah burung diukir pada batu di sudut tenggara. Ini fitur kecil di samping fakta yang lebih besar tentang denah masjid dan prasasti pembaruan 1679. Jika Anda mengamati bangunannya dengan saksama, inilah detail khusus yang layak dicari.

Jembatan Hıdırlık menyimpan detail di dalam strukturnya, selain lima lengkung runcing yang terlihat. Restorasi yang dimulai pada 2020 menyingkap lantai aslinya. Pekerjaan itu juga memastikan bahwa setiap pilar memiliki ruang berkubah yang dirancang untuk mengurangi bobot.

Ruang havuzbaşı di lantai dua Latifoğlu Konağı memiliki hiasan bunga dan gambar İstanbul pada dindingnya. Pokok hiasan ini menambah lapisan lain pada tarikh 1746, denah berbentuk L, dan konstruksi rangka kayu rumah tersebut. Hiasan ruangan itu termasuk dalam uraian tentang bangunan, bersama ciri strukturalnya.

Museum Tokat memamerkan tablet berbahasa Het yang digali di Maşathöyük, di permukiman Yalınyazı, Zile. Benda-benda ini menghubungkan koleksi museum dengan sebuah situs penggalian yang bernama. Seperti festival ziarah dua kali setahun di Komana, tablet-tablet ini juga memperluas kisahnya melampaui monumen di pusat kota Tokat.

Museum Tokat: mengumpulkan dan memamerkan masa lalu

Kegiatan permuseuman di Tokat dimulai pada 1926. Halis Turgut Cinlioğlu, seorang guru pensiunan, menghimpun benda-benda bersejarah yang dikumpulkannya di Gökmedrese. Dengan begitu, bekas rumah sakit itu menjadi tempat awal koleksi museum kota.

Pada 2012, Museum Tokat pindah dari Gökmedrese ke Arastalı Bedesten di Sulusokak. Museum ini resmi dibuka di sana pada 18 September 2012. Bagian tengah bangunannya terdiri atas sembilan unit berkubah. Bagian arasta di timur dan baratnya memuat dua puluh toko yang saling berhadapan.

Lini masa

  • 5400–3000 SM: Permukiman Zaman Kalkolitikum di kawasan sekitar Tokat.
  • 1074: Emîr Dânişmend menaklukkan Tokat.
  • 1150-an: Madrasah Yağıbasan di Tokat dan Niksar dibangun.
  • 1175: Tokat jatuh ke tangan Seljuk Anatolia.
  • 1250: Jembatan Hıdırlık dibangun.
  • 1398: Yıldırım Bayezid memasukkan Tokat ke wilayah Utsmaniyah.
  • 1455: Survei Utsmaniyah mencatat 46 permukiman.
  • 1572: Tarikh yang dikaitkan dengan kompleks Ali Paşa Hamamı.
  • 1626–1632: Taşhan dibangun.
  • 1679: Ulu Camii menjalani pembaruan yang tercatat dalam prasasti.
  • 1746: Latifoğlu Konağı dibangun.
  • 1926: Pengumpulan koleksi museum dimulai di Gökmedrese.
  • 2009: Penggalian dimulai di Komana.
  • 2012: Museum Tokat pindah ke Arastalı Bedesten.

Tanya jawab (FAQ)

Dari mana asal nama Tokat?

Salah satu teori menghubungkannya dengan Dokeia dari masa Bizantium. Alternatifnya mengaitkan nama ini dengan bangsa Turk Togayit, toh-kat yang berarti “kota berbenteng”, atau tok-at yang berarti “kuda yang kenyang”. Penjelasan-penjelasan ini tetap berupa usulan yang bersaing.

Sejak kapan ada permukiman di sekitar Tokat?

Permukiman di kawasan sekitarnya mencapai Zaman Kalkolitikum, yang di sini bertarikh 5400–3000 SM. Sejarah kawasan itu perlu dibedakan dari pendirian kota yang sekarang.

Kapan Tokat menjadi bagian dari Utsmaniyah?

Tokat masuk wilayah Utsmaniyah pada 1398. Yıldırım Bayezid memasukkannya setelah Kadı Burhâneddin dibunuh.

Ke mana Museum Tokat pindah pada 2012?

Museum pindah dari Gökmedrese ke Arastalı Bedesten di Sulusokak. Peresmian di gedung barunya berlangsung pada 18 September 2012.

Sumber

  1. TDV İslâm Ansiklopedisi — Tokat islamansiklopedisi.org.tr
  2. Wikipedia — Tokat (şehir)) tr.wikipedia.org
  3. Komana Archaeological Research Project — Kerja Lapangan komana.org
  4. Türk Maarif Ansiklopedisi — Yağıbasan Medresesi turkmaarifansiklopedisi.org.tr
  5. Portal Budaya Türkiye — Gökmedrese kulturportali.gov.tr
  6. Portal Budaya Türkiye — Inventaris Ulu Camii kulturportali.gov.tr
  7. Portal Budaya Türkiye — Ulu Cami kulturportali.gov.tr
  8. Direktorat Provinsi Kebudayaan dan Pariwisata Tokat — Khan, Pemandian, dan Jembatan tokat.ktb.gov.tr
  9. Direktorat Jenderal Jalan Raya — Jembatan Bersejarah Hıdırlık kgm.gov.tr
  10. Direktorat Provinsi Lingkungan Hidup, Urbanisasi, dan Perubahan Iklim Tokat — Tempat yang Layak Dikunjungi tokat.csb.gov.tr
  11. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Latifoğlu Konağı muze.gov.tr
  12. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Museum Tokat muze.gov.tr

FAQ

Dari mana asal nama Tokat?

Salah satu penjelasan menghubungkan Tokat dengan kota Bizantium bernama Dokeia. Teori-teori lain yang bersaing mengaitkan nama ini dengan bangsa Turk Togayit, toh-kat yang berarti “kota berbenteng”, atau tok-at yang berarti “kuda yang kenyang”. Semuanya penjelasan alternatif, bukan asal usul yang sudah pasti.

Sejak kapan ada permukiman di sekitar Tokat?

Permukiman di kawasan sekitar Tokat berasal dari Zaman Kalkolitikum, yang di sini bertarikh 5400–3000 SM. Bukti ini menyangkut kawasan sekitarnya, bukan tanggal pendirian kota yang sekarang.

Kapan Tokat menjadi bagian dari Utsmaniyah?

Yıldırım Bayezid memasukkan Tokat ke wilayah Utsmaniyah pada 1398, setelah Kadı Burhâneddin dibunuh.

Ke mana Museum Tokat pindah pada 2012?

Museum Tokat pindah dari Gökmedrese ke Arastalı Bedesten di Sulusokak. Gedung barunya resmi dibuka pada 18 September 2012.

Image: Tokat Arastalı Bedesten and Tokat Castle 048.jpg — Dosseman, CC BY-SA 4.0

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait