Sejarah Dunia

Laut Aral Mengering: Danau Terbesar Keempat Jadi Gurun

Sekitar 1960, Laut Aral di Asia Tengah merupakan danau terbesar keempat di dunia, dengan luas sekitar 68,000 km². Irigasi Soviet menguras sungai-sungai pemasoknya, memecah danau, dan menyisakan gurun, tetapi bagian utaranya telah pulih sebagian.

8 menit baca9 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Laut Aral Mengering: Danau Terbesar Keempat Jadi Gurun
Aral Sea 1989-2008.jpg

Bencana Laut Aral secara singkat

Sekitar 1960, Laut Aral merupakan danau terbesar keempat di dunia. Luasnya sekitar 68,000 km². Dalam beberapa dasawarsa, sebagian besar danau itu menghilang. Penyebabnya bukan kekeringan atau perubahan alam. Penyebabnya adalah keputusan mengambil air dari sungai-sungai pemasoknya.

Kisahnya tidak sesederhana “laut yang menghilang”. Sebagian danau telah lenyap, sebagian stabil, dan satu bagian berhasil dipulihkan. Di sini Anda bisa mengikuti nasib setiap bagiannya.

Di mana letak Laut Aral?

Laut Aral berada di Asia Tengah, pada sekitar 45° lintang utara dan 60° bujur timur. Kazakhstan terletak di utara danau. Uzbekistan berada di selatannya.

Kedua negara itulah yang berbatasan dengan Laut Aral. Jadi, jika Anda bertanya Laut Aral berada di negara mana, jawabannya adalah keduanya. Bekas dasar danaunya terbagi di antara kedua negara tersebut.

Dua sungai memasok air ke danau. Syr Darya mengalir ke bagian utara. Amu Darya mengalir ke bagian selatan. Ingatlah kedua nama ini. Seluruh kisahnya bergantung pada kedua sungai tersebut.

Mengapa Laut Aral sejak awal rentan?

Namanya memang “laut”, tetapi Aral adalah danau. Danau ini tidak memiliki saluran keluar menuju samudra. Air hanya meninggalkannya melalui penguapan.

Hal itu penting karena iklimnya keras. Curah hujan di atas Aral kurang dari 200 mm per tahun. Penguapan mencapai 1,000–1,200 mm per tahun. Air yang hilang jauh lebih banyak daripada air yang turun dari langit.

Kedua sungai menutup kekurangan tersebut. Begitu alirannya diputus, danau kehilangan sumber air yang menopangnya.

Bagaimana Laut Aral mengering?

Pada 1950-an dan 1960-an, pemerintah Soviet mengalihkan aliran Amu Darya dan Syr Darya. Airnya disalurkan untuk mengairi lahan pertanian. Inilah awal penyusutan panjang danau tersebut.

Program irigasi pada awal 1960-an bertujuan menanam berbagai komoditas di lahan gurun. Kapas menjadi tanaman utama, disertai padi, melon, dan tanaman biji-bijian.

Kaitannya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bayangkan kapas pada kemeja, handuk, atau seprai Anda. Program yang mengalihkan kedua sungai itu dirancang untuk membudidayakan tanaman seperti ini di gurun.

Sebagian besar air yang dibawa kanal hilang akibat kebocoran dan penguapan. Satu angka memperlihatkan skalanya. Menurut perkiraan, 30–75% air yang masuk ke Kanal Karakum hilang. Sebagian besar air sungai yang dialihkan tidak pernah sampai ke lahan pertanian.

Danau pun menanggung kerugian ganda. Pasokan sungainya diputus, sementara banyak air yang diambil dari sungai-sungai itu terbuang.

Laut Aral sebelum dan sesudah mengering

Angkanya menunjukkan perubahan yang tegas. Antara 1960 dan 1998, luas permukaan danau berkurang sekitar 60%. Volume airnya turun 80%.

Danau tidak menyusut secara merata. Danau itu terpecah:

  • Pada 1987, turunnya permukaan air memisahkan danau menjadi Aral Utara dan Aral Selatan.
  • Pada 2003, Aral Selatan kembali terbagi menjadi cekungan timur dan barat.

Ketika air berkurang, kadar garam meningkat. Hingga 1960-an, Aral mengandung sekitar 10 g garam per liter. Di perairan Aral Selatan yang tersisa, kadarnya melonjak hingga lebih dari 100 g per liter.

Ikan tidak bisa hidup dalam kondisi itu. Kenaikan kadar garam dan penurunan permukaan air membuat penangkapan ikan komersial tidak lagi dapat dipertahankan pada awal 1980-an.

Kota Aralsk memperlihatkan perubahan tersebut. Citra satelit tahun 1964 menunjukkan kota ini berada di tepi danau. Pada 2015, tepian air sudah berjarak sekitar 20 km dari kota.

Dasar danau yang tersingkap berubah menjadi Gurun Aralkum.

Linimasa

  • Sekitar 1960: Aral memiliki luas sekitar 68,000 km² dan menjadi danau terbesar keempat di dunia.
  • 1960-an: Proyek irigasi Soviet mengambil air dari sungai-sungai dan mempercepat penyusutan danau.
  • Awal 1980-an: Turunnya permukaan air dan naiknya kadar garam mengakhiri penangkapan ikan komersial yang berkelanjutan.
  • 1987: Danau terpecah menjadi Aral Utara dan Aral Selatan.
  • 1992: Bendungan tanah dibangun untuk menahan air di Aral Utara.
  • 2003: Aral Selatan terbagi menjadi cekungan timur dan barat.
  • Agustus 2005: Bendungan Kokaral yang permanen selesai dibangun.
  • 2007: Tangkapan ikan Aral Utara mencapai 2,000 ton, menurut data Bank Dunia.
  • 2010: Cekungan timur Aral Selatan, yang hampir kering pada 2009, kembali terisi air secara nyata.
  • 19 Agustus 2014: Citra satelit Terra merekam cekungan timur dalam keadaan kering sepenuhnya.
  • 25 Februari 2026: Penanaman saksaul di bekas dasar danau di Uzbekistan bersama para mitra UNDP.
  • 7 Oktober 2026: Kazakhstan melaporkan volume Aral Utara dan mengumumkan target baru.

Apa yang terjadi pada cekungan timur?

Cekungan timur Aral Selatan mengalami perubahan yang tidak biasa selama beberapa tahun. Wilayah ini hampir mengering pada 2009. Pada 2010, cekungan tersebut kembali terisi air secara nyata.

Kondisi itu tidak bertahan. Citra satelit Terra NASA bertanggal 19 Agustus 2014 memperlihatkan cekungan timur kering sepenuhnya. NASA menyebutnya sebagai kejadian pertama pada era modern.

Ahli geografi Philip Micklin menjelaskan dua penyebab kondisi pada 2014 itu. Pengambilan air untuk irigasi terus berlangsung. Selain itu, berkurangnya hujan dan salju di daerah aliran sungai Pamir menurunkan aliran Amu Darya.

Jadi, masalahnya tidak hanya berasal dari kebijakan lama Soviet. Penggunaan air masa kini dan berkurangnya pasokan air dari pegunungan juga berperan.

Pemulihan Laut Aral: Bendungan Kokaral

Aral Utara menjadi kisah keberhasilan pemulihan. Kazakhstan dan Bank Dunia menjalankan proyek senilai $86 juta di sana. Proyek itu membangun Bendungan Kokaral sepanjang 13 km, yang selesai pada Agustus 2005.

Bendungan tersebut menahan air Syr Darya agar tetap berada di Aral Utara. Penyusutan di bagian danau ini pun berhenti.

Bank Dunia melaporkan hasilnya. Tangkapan ikan Aral Utara meningkat dari 52 ton pada 2004 menjadi 2,000 ton pada 2007. Kenaikannya sekitar empat puluh kali lipat dalam tiga tahun.

Sebelumnya sudah ada bendungan yang lebih kecil. Tanggul tanah dibangun di kawasan yang sama pada 1992. Bangunan permanen tahun 2005 menggantikan upaya awal tersebut.

Kondisi Laut Aral pada 2026

Kondisi Laut Aral saat ini terbagi menjadi tiga kisah:

  1. Aral Utara (Kazakhstan): Pulih sebagian. Pada 7 Oktober 2026, kantor Perdana Menteri Kazakhstan melaporkan volumenya sebesar 23.4 miliar m³.
  2. Aral Selatan, cekungan timur: Kering sepenuhnya sejak 2014.
  3. Bekas dasar danau (Uzbekistan dan Kazakhstan): Kini menjadi Gurun Aralkum dan lokasi utama pemulihan lahan.

Kazakhstan telah mengumumkan langkah berikutnya. Negara itu berencana membangun kembali Bendungan Kokaral. Targetnya adalah meningkatkan volume Aral Utara menjadi 34 miliar m³ dan luasnya menjadi 3,900 km² dalam 5–6 tahun. Itu masih rencana, belum hasil yang tercapai.

Di Uzbekistan, upaya pemulihan berfokus pada tanaman. Pada 25 Februari 2026, peserta Aral School, para ahli UNDP, dan petugas kehutanan dari Karauzyak menanam saksaul serta spesies tahan garam lainnya di bekas dasar danau. Tujuannya menahan tanah kering agar tidak berpindah atau tertiup angin.

Detail yang tidak Anda temukan di buku panduan

  • Air yang hilang dari kanal sangat besar. Perkiraan menyebut 30–75% air yang masuk ke Kanal Karakum hilang. Kebocoran turut menyebabkan bencana ini.
  • Cekungan timur pernah kembali terisi air. Setelah hampir mengering pada 2009, cekungan ini kembali terisi pada 2010, lalu mengering sepenuhnya pada 2014.
  • Aralsk berjarak 20 km dari air. Citra satelit tahun 1964 memperlihatkan kota ini di tepi danau. Citra tahun 2015 menunjukkan tepian air berjarak sekitar 20 km.
  • Ada bendungan sebelum Bendungan Kokaral. Tanggul tanah tahun 1992 berdiri di lokasi yang kemudian menjadi tempat pembangunan Kokaral permanen.
  • Akar saksaul menjangkau jauh ke dalam tanah. Menurut UNDP, akar saksaul yang digunakan untuk menstabilkan dasar danau yang kering dapat mencapai kedalaman 10–15 meter.

FAQ

Apakah Laut Aral mengering sepenuhnya?

Tidak. Cekungan timur Aral Selatan mengering sepenuhnya pada 2014. Aral Utara pulih sebagian dan menampung 23.4 miliar m³ air pada Oktober 2026.

Negara mana saja yang berbatasan dengan Laut Aral?

Kazakhstan berada di utara dan Uzbekistan di selatan.

Apa penyebab bencana Laut Aral?

Irigasi Soviet mengalihkan aliran Amu Darya dan Syr Darya pada 1950-an dan 1960-an. Dengan curah hujan yang rendah dan penguapan yang tinggi, danau tidak dapat bertahan tanpa kedua sungai itu.

Bisakah Laut Aral dipulihkan?

Sebagian bisa. Bendungan Kokaral memulihkan Aral Utara. Kazakhstan menargetkan volume 34 miliar m³ dan luas 3,900 km² di sana dalam 5–6 tahun.

Apa itu Gurun Aralkum?

Gurun ini berada di dasar bekas danau yang tersingkap. Uzbekistan menanam spesies tahan garam seperti saksaul untuk memulihkannya.

Sumber

  1. Wikipedia — Laut Aral en.wikipedia.org
  2. Vikipedi — Laut Aral tr.wikipedia.org
  3. USGS EROS — Laut Aral, Kazakhstan dan Uzbekistan eros.usgs.gov
  4. USGS EROS — Aralsk eros.usgs.gov
  5. USGS EROS — Bendungan Kok-Aral eros.usgs.gov
  6. NASA Earth Observatory — Laut Aral Kehilangan Bagian Timurnya science.nasa.gov
  7. Bank Dunia — Nelayan Kazakhstan Meningkatkan Tangkapan Ikan Segar di Laut Aral yang Airnya Naik (19 Juni 2008) documents1.worldbank.org
  8. UNDP Uzbekistan — Kemitraan yang Berakar pada Aksi undp.org
  9. Perdana Menteri Kazakhstan — Upaya Pemulihan Laut Aral dan Laut Kaspia primeminister.kz

FAQ

Apakah Laut Aral mengering sepenuhnya?

Tidak. Cekungan timur Aral Selatan mengering sepenuhnya pada 2014, berdasarkan citra satelit Terra NASA bertanggal 19 Agustus 2014. Namun, Aral Utara pulih sebagian berkat Bendungan Kokaral dan menampung 23.4 miliar m³ air pada Oktober 2026.

Negara mana saja yang berbatasan dengan Laut Aral?

Danau ini berada di Asia Tengah, di antara Kazakhstan di utara dan Uzbekistan di selatan, pada sekitar 45° LU dan 60° BT.

Apa penyebab bencana Laut Aral?

Para perencana Soviet mengalihkan aliran Sungai Amu Darya dan Syr Darya pada 1950-an dan 1960-an untuk mengairi lahan pertanian, terutama kapas. Danau pun kehilangan pasokan air. Curah hujan di bawah 200 mm per tahun tidak mampu mengimbangi penguapan sebesar 1,000–1,200 mm.

Bisakah Laut Aral dipulihkan?

Sebagian bisa. Aral Utara mulai pulih sejak Bendungan Kokaral selesai pada Agustus 2005. Tahap berikutnya di Kazakhstan menargetkan volume 34 miliar m³ dan luas 3,900 km² dalam 5–6 tahun. Sumber-sumber ini tidak menyebut rencana pemulihan sebanding untuk Aral Selatan.

Apa itu Gurun Aralkum?

Gurun Aralkum terbentuk di dasar Laut Aral yang tersingkap akibat penyusutan danau. Uzbekistan memulihkan sebagian wilayahnya dengan tanaman tahan garam dan kekeringan, seperti saksaul.

Image: Aral Sea 1989-2008.jpg — NASA, derivative work by Zafiroblue05 at en.wikipedia, Public domain

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait