Sejarah Dunia

Thariq bin Ziyad: Benarkah Ia Membakar Kapal pada 711?

Thariq bin Ziyad memimpin penyeberangan pasukan Umayyah ke Iberia pada 711, tetapi kisah terkenal tentang pembakaran kapal baru tercatat pada abad ke-12 dan diragukan kebenarannya. Asal-usul, tempat lahir, dan pidatonya yang terkenal juga masih diperdebatkan.

Para sejarawan berbeda pendapat tentang topik ini: artikel ini membedakan fakta yang terdokumentasi dari penafsiran dan mencantumkan sumbernya. Kebijakan Sumber Kami →

7 menit baca7 sumberDiterbitkan: 2 November 2026Terakhir diperiksa: 2 November 2026
Tim redaksi Köküne Kadar TVKebijakan Sumber Kami
Thariq bin Ziyad: Benarkah Ia Membakar Kapal pada 711?
Muslim conquest of the Iberian Peninsula 711-719.png

Siapa Thariq bin Ziyad?

Thariq bin Ziyad adalah panglima Umayyah yang memulai penaklukan Muslim atas Semenanjung Iberia pada 711. Lawannya adalah Kerajaan Visigoth. Ia berada di bawah komando Musa bin Nushair, gubernur Afrika Utara. Keduanya bertanggung jawab kepada Khalifah al-Walid I, yang memerintah pada 705–715.

Ensiklopedia Islam TDV memperkirakan ia lahir sekitar 670. Tanggal ini membawa satu konsekuensi kecil. Nabi Muhammad wafat pada 632. Karena itu, seseorang yang lahir sekitar 670 tidak mungkin termasuk sahabat Nabi.

Anda mungkin mengenal namanya lewat Gibraltar, yang terletak di selat sempit yang diseberanginya. Namun, bagian lain kehidupannya jauh lebih tidak pasti daripada kesan yang ditimbulkan nama terkenal itu.

Benarkah Thariq bin Ziyad membakar kapal?

Inilah pertanyaan yang paling sering diajukan. Jawaban singkatnya: bukti yang mendukungnya lemah.

Kisahnya begini. Pasukan Thariq mendarat di pesisir Spanyol pada 711. Ia lalu membakar kapal-kapal di belakang mereka. Tanpa jalan pulang, mereka harus bertempur.

Tujuan kisah ini jelas. Semua harapan untuk mundur diputus. Namun, sumber-sumber sejarah memberikan gambaran berbeda.

  • Wikipedia bahasa Turki menyajikan pembakaran itu sebagai peristiwa nyata.
  • Wikipedia bahasa Inggris menyebutnya legenda yang baru dicatat lebih dari empat abad setelah 711.
  • Dalam kajian tahun 2002, İsmail Hakkı Atçeken menelusuri catatan pertamanya ke al-Idrisi, seorang ahli geografi abad ke-12.
  • Atçeken juga mencatat bahwa para sejarawan awal tidak pernah menyebutnya. Ia menyebut Ibnu Abd al-Hakam, al-Baladzuri, ath-Thabari, dan Ibnu al-Quthiyyah.

Tidak adanya penyebutan dalam karya empat penulis awal merupakan bukti yang perlu diperhitungkan. Atçeken menggunakannya sebagai argumen yang menentang kisah tersebut.

Ia tidak menutup semua kemungkinan. Menurutnya, pembakaran seluruh kapal tidak dapat diterima. Namun, ia masih membuka satu kemungkinan terbatas. Satu atau dua kapal mungkin dibakar secara simbolis. Hal itu tidak dapat dibuktikan.

Coba Anda bayangkan sebuah kutipan yang menyebar di internet sekarang. Semua orang mengulanginya, tetapi tidak ada yang bisa menyebut siapa yang pertama mengucapkannya. Begitu pula kisah pembakaran kapal ini. Kisah itu mudah diingat, sehingga terus bertahan.

Kapal milik siapa yang digunakan?

Kapal-kapalnya pun masih diperdebatkan. Satu pendapat menyebut Julian menyediakan empat kapal dagang. Pendapat lain menyebut kapal-kapal armada Muslim dibuat di Tunisia. Atçeken berpendapat bahwa kedua kelompok kapal itu digunakan bersama.

Pidato yang terkenal

Sebuah pidato juga dinisbatkan kepada Thariq. Dalam versi yang dikutip Wikipedia bahasa Turki, ia mengatakan kepada pasukannya bahwa laut di belakang mereka bagaikan musuh, sedangkan musuh di depan mereka bagaikan lautan.

Keasliannya diperdebatkan. Kajian Omayra Herrero Soto pada 2010 menelaah berbagai versi teks itu dari abad ke abad. Ia juga mengkaji pola retorika yang sama-sama muncul dalam teks tersebut dan pidato perang lainnya. Jadi, kata-kata itu mungkin lebih mencerminkan penuturan pada masa kemudian daripada pidato yang benar-benar dicatat.

Thariq bin Ziyad: kebangsaan, asal-usul, dan suku bangsa

Ketiga pencarian ini menanyakan hal yang hampir sama. Tidak ada jawaban tunggal.

Banyak peneliti modern menganggap Thariq orang Berber. Namun, para sejarawan Arab abad pertengahan memberikan keterangan yang saling bertentangan tentang asal-usulnya. TDV mencantumkan pendapat bahwa ia berasal dari kalangan Berber, Iran, atau Arab. Asal-usul Turki tidak termasuk di dalamnya.

Artikel Jesús Lorenzo-Jiménez dalam Al-Qanṭara pada 2022 menolak asal-usul Berber Afrika Utara. Artikel itu justru menelusuri akarnya ke dunia Sasaniyah.

“Kebangsaan” adalah gagasan modern. Pada 711, belum ada label semacam itu yang dapat dilekatkan kepadanya. Yang dapat dipastikan adalah bahwa ia merupakan panglima Umayyah yang mengabdi kepada Musa bin Nushair.

Di mana Thariq bin Ziyad lahir?

Tidak ada yang tahu pasti. Wikipedia bahasa Inggris mengutip sebuah tradisi dari David Nicolle. Tradisi itu menyebut tempat kelahirannya di Lembah Tafna dekat Tlemcen, di wilayah Aljazair sekarang.

Itu adalah tradisi, bukan catatan kelahiran. Satu-satunya patokan yang pasti adalah perkiraan tahun 670 dari TDV.

Apakah Thariq bin Ziyad berkulit hitam?

Pertanyaan ini sering muncul. Sumber-sumber yang ada tidak memberikan kepastian.

Sebuah artikel penelitian dalam jurnal Church History terbitan Cambridge membahas kisah penaklukan yang ditulis belakangan. Kisah itu berasal dari abad ke-12 atau sesudahnya. Di dalamnya disebutkan prajurit yang disebut al-Sudan dalam pasukan Thariq. Namun, catatan tersebut tidak menggambarkan warna kulit Thariq sendiri.

Sebelum penyeberangan

Menurut TDV, Musa bin Nushair mengangkat Thariq sebagai gubernur Tangier pada 708. Setelah itu berlangsung ekspedisi pengintaian. Pada 710, Tarif bin Malik menyeberang ke Spanyol selatan bersama pasukan berjumlah 500 orang.

Serbuan itu berskala kecil.

Pendaratan di Gibraltar

Riwayat tradisional menyebut pasukan Thariq berjumlah sekitar 7.000 orang pada 711. Sebagian besar adalah orang Berber. Menurut TDV, ia mendirikan perkemahan di Gibraltar pada 28 April 711.

Gunung itu kemudian menyandang namanya. Gibraltar berasal dari bahasa Arab Jabal Tariq, yang berarti gunung Thariq. Jika Anda suatu saat berdiri di Batu Gibraltar, Anda sedang berpijak di tempat yang menyandang nama itu.

Menurut TDV, Musa kemudian mengirim tambahan 5.000 orang. Jumlah pasukan Thariq pun meningkat menjadi sekitar 12.000 orang.

Pertempuran Guadalete

Raja Visigoth saat itu adalah Roderic. Salah satu tradisi menyebut ia mengumpulkan 100.000 orang. Roger Collins, sebagaimana dikutip Wikipedia bahasa Inggris, memperkirakan jumlah sebenarnya mungkin jauh lebih kecil.

Tanggal kemenangan di Guadalete pada Juli 711 juga berbeda-beda. Wikipedia bahasa Inggris menyebut 19 Juli. TDV menggambarkan pertempuran selama delapan hari dan menyebut 26 Juli sebagai hari terakhirnya.

Setelah menang, Thariq membagi pasukannya. Kesatuan Mughits ar-Rumi merebut Córdoba. Thariq sendiri bergerak menuju Toledo, ibu kota Visigoth.

Linimasa

  • Sekitar 670: Thariq lahir, menurut TDV.
  • 708: Diangkat sebagai gubernur Tangier, menurut TDV.
  • 710: Serbuan pengintaian Tarif bin Malik ke Spanyol selatan.
  • April 711: Thariq mendirikan perkemahan di Gibraltar, pada 28 April menurut TDV.
  • Juli 711: Pasukan Visigoth dikalahkan di Guadalete.
  • Setelah Guadalete: Pasukan Thariq dibagi. Satu kesatuan merebut Córdoba, sementara Thariq bergerak menuju Toledo.
  • 714: Thariq dan Musa dipanggil ke Damaskus.
  • Sekitar 720: Thariq meninggal, menurut Wikipedia bahasa Inggris dan TDV.
  • Abad ke-12: Al-Idrisi memberikan catatan pertama tentang pembakaran kapal, menurut Atçeken.

Musa dan Thariq: bersaing?

Beberapa kisah menggambarkan kecemburuan di antara keduanya. Sejarawan abad ke-9, al-Baladzuri, menuturkan kisah yang lebih tenang. Ia hanya menyebut sepucuk surat bernada keras, yang kemudian diikuti perdamaian.

Khalifah al-Walid I memanggil keduanya ke Damaskus pada 714.

Bagaimana akhir kehidupan Thariq?

Akhir hidupnya sama tidak pastinya dengan awal hidupnya. Wikipedia bahasa Inggris menyebut ia meninggal sekitar 720 di Damaskus. TDV juga mencantumkan 720. Namun, TDV menyatakan bahwa kehidupan akhirnya tidak diketahui dan tidak menyebut makamnya.

Detail yang tidak akan Anda temukan dalam buku panduan wisata

  • Kajian Al-Qanṭara tahun 2022 berpendapat bahwa ikatan wala’ antara Thariq dan Musa mungkin sudah terjalin jauh sebelum Musa tiba di Afrika Utara. Jika demikian, keduanya sudah saling mengenal lebih awal daripada yang tersirat dalam kisah penaklukan.
  • Serbuan Tarif bin Malik bersama 500 orang pada 710 berlangsung setahun sebelum penyeberangan Thariq. Pasukan berjumlah 7.000 orang yang lebih terkenal itu bukan prajurit Muslim pertama yang melihat Spanyol selatan.
  • Prajurit al-Sudan muncul dalam kisah yang ditulis belakangan. Penyebutan mereka tidak memberi tahu kita seperti apa penampilan Thariq.
  • Kisah pembakaran kapal tidak mendapat dukungan dari empat sejarawan awal. Catatan pertamanya yang diketahui berasal dari seorang ahli geografi, bukan penulis kronik penaklukan.
  • Batu Gibraltar membuat namanya tetap digunakan setiap hari. Tempat pemakamannya tidak tercatat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Thariq bin Ziyad membakar kapalnya?

Kemungkinan besar tidak seperti yang dikisahkan dalam legenda. Wikipedia bahasa Inggris menyebutnya legenda yang baru dicatat lebih dari empat abad kemudian. Atçeken menolak pembakaran seluruh kapal. Ia masih membuka kemungkinan pembakaran satu atau dua kapal secara simbolis, tetapi hal itu belum terbukti.

Di mana Thariq bin Ziyad lahir?

Tidak ada yang dapat memastikannya. Salah satu tradisi menyebut tempat kelahirannya di Lembah Tafna dekat Tlemcen, di wilayah Aljazair sekarang. TDV memperkirakan ia lahir sekitar 670.

Apa suku bangsa Thariq bin Ziyad?

Banyak peneliti modern menganggapnya orang Berber. Para sejarawan Arab abad pertengahan memberikan keterangan yang saling bertentangan. Sebuah artikel tahun 2022 menelusuri asal-usulnya ke dunia Sasaniyah.

Mengapa Gibraltar dinamai menurut namanya?

Nama itu berasal dari bahasa Arab Jabal Tariq, yang berarti ‘gunung Thariq’. TDV menyebut ia mendirikan perkemahan di sana pada 28 April 711.

Di mana Thariq bin Ziyad meninggal?

Wikipedia bahasa Inggris menyebut sekitar 720 di Damaskus. TDV mencantumkan 720, tetapi tidak menyebut lokasi pemakamannya.

Sumber

  1. Wikipedia bahasa Inggris — Tariq ibn Ziyad en.wikipedia.org
  2. Wikipedia bahasa Turki — Tarık bin Ziyad tr.wikipedia.org
  3. Ensiklopedia Islam TDV — Târık b. Ziyâd islamansiklopedisi.org.tr
  4. İsmail Hakkı Atçeken — Apakah Târık b. Ziyâd Membakar Kapal Sebelum Penaklukan Andalusia? isamveri.org
  5. Al-Qanṭara / CSIC — Asal-usul Mūsà ibn Nuṣayr dan Ṭāriq ibn Ziyād serta Hubungan Mereka dengan Kekaisaran Sasaniyah al-qantara.revistas.csic.es
  6. Talia Dixit / EBSCO — Pidato Penyemangat Tariq b. Ziyad openurl.ebsco.com
  7. Cambridge University Press — Penyebutan Orang Afrika Utara dalam Kronik Kristen Berbahasa Latin dari Iberia Abad Pertengahan cambridge.org

Image: Muslim conquest of the Iberian Peninsula 711-719.png — Elryck, NACLE, CC BY-SA 4.0

Bagikan

Menemukan kesalahan di artikel ini? Beri tahu kami →

Artikel ini disusun dengan bantuan kecerdasan buatan. Setiap informasi dicocokkan dengan sumber dan tidak ada kalimat tanpa sumber yang diterbitkan. Jika Anda menemukan kesalahan, kirimi kami pesan. Kebijakan Sumber Kami · Hubungi kami →

Artikel terkait