Siapa Rasputin?
Grigori Yefimovich Rasputin (Grigori Rasputin) lahir pada 21 Januari 1869. Tempat kelahirannya adalah Pokrovskoye, sebuah desa di tepi Sungai Tura, Siberia. Ia berasal dari keluarga petani. Kurang dari lima puluh tahun kemudian, namanya menjadi salah satu yang paling dikenal di Kekaisaran Rusia.
Ia dikenang sebagai “biarawan gila” yang memikat lingkungan istana tsar. Ia dibunuh di Petrograd pada dini hari 30 Desember 1916. Usianya 47 tahun. Kisah kematiannya begitu sering diceritakan ulang hingga fakta dan legenda sulit dipisahkan. Artikel ini membantu Anda membedakan keduanya.
Dari desa Siberia ke istana
Rasputin menikahi Praskovya Dubrovina pada Februari 1887. Pasangan ini memiliki tujuh anak. Hanya tiga yang mencapai usia dewasa: Dmitri, Maria, dan Varvara.
Pada 1897, ia mengunjungi Biara Santo Nikolas di Verkhoturye. Berbagai sumber menganggap kunjungan ini sebagai tahap penting dalam perubahan kehidupan keagamaannya. Perjalanan itulah yang akhirnya membawanya ke ibu kota.
Ia bertemu Tsar Nikolai II dan Tsarina Aleksandra pada November 1905. Sekitar setahun kemudian, pada akhir 1906, ia mulai menjadi penyembuh spiritual bagi putra satu-satunya pasangan itu, Alexei.
Apakah Rasputin seorang biarawan?
Tidak. Meski mendapat julukan itu, ia tidak memegang jabatan resmi dalam Gereja Ortodoks Rusia. Sebutan “biarawan” hanyalah julukan, bukan kedudukan dalam gereja.
Jika Anda membaca judul berita yang menyebutnya biarawan, pahamilah itu sebagai sebutan ringkas. Ia adalah petani yang terkenal karena kehidupan keagamaannya, bukan rohaniwan.
Penyembuh sang pewaris takhta
Alexei menderita hemofilia, kelainan darah yang membuat perdarahan sulit berhenti. Penyakit inilah yang mendasari kepercayaan keluarga tsar kepada Rasputin. Mereka yakin ia dapat menolong anak itu.
Penjelasannya masih diperdebatkan. Versi populer menyebut Rasputin menghentikan perdarahan Alexei dengan kekuatan gaib. Sebagian sejarawan menawarkan penjelasan yang lebih sederhana. Menurut mereka, perdarahannya mungkin mereda karena pemberian aspirin dihentikan.
Bayangkan dokter keluarga meminta Anda menghentikan suatu obat, lalu kondisi Anda membaik. Anda mungkin menganggap kesembuhan itu berkat sentuhan sang dokter. Padahal, perubahan sesungguhnya berasal dari obat yang tidak lagi Anda konsumsi.
Apakah Rasputin mengendalikan Rusia?
Menurut desas-desus yang beredar, ya. Ada dua hal yang perlu diperhatikan.
Pertama, Nikolai II meninggalkan ibu kota pada 1915 untuk memimpin angkatan darat. Keputusan ini memperbesar pengaruh Aleksandra dan Rasputin terhadap pemerintahan.
Kedua, para sejarawan berbeda pendapat tentang seberapa besar pengaruh tersebut. Tulisan Siobhan Peeling dalam ensiklopedia 1914–1918-online menyebut bahwa pengaruhnya terhadap pemerintahan pada masa perang mungkin dibesar-besarkan. Tulisan itu juga menyatakan bahwa rumor tentang dirinya merusak nama baik monarki. Jadi, gosip tersebut mungkin menimbulkan kerugian lebih besar daripada keputusan Rasputin sendiri.
Rumor bahwa ia merupakan kekasih Aleksandra juga tidak didukung bukti. Ulasan TIME menyebut tidak ada bukti yang mengonfirmasi hubungan rahasia mereka.
Ia juga sudah menjadi sasaran jauh sebelum 1916. Pada Juli 1914, Rasputin selamat dari upaya pembunuhan dengan pisau.
Mengapa Rasputin dibunuh?
Para anggota komplotan memiliki tujuan politik. Pangeran Felix Yusupov dan anggota komplotan lainnya percaya bahwa menyingkirkan Rasputin akan membantu Nikolai II memulihkan wibawa monarki. Mereka menganggapnya sebagai penyebab rusaknya citra takhta.
Rencana itu disusun para bangsawan yang ingin melindungi takhta. Namun, pembunuhan tersebut tidak menyelamatkannya. Sasaran mereka bukan hanya seorang manusia, melainkan juga rumor yang menyelimutinya.
Malam pembunuhan Rasputin
Pembunuhan terjadi di Istana Moika milik Yusupov di Sankt Peterburg. Saat itu, Rusia menggunakan kalender Julian, sehingga tanggal setempat adalah 17 Desember. Di wilayah Eropa lainnya, tanggalnya sudah 30 Desember 1916.
Yusupov sendiri menceritakan peristiwa itu dalam memoar yang terbit pada 1928. Menurut kisahnya, Rasputin diundang ke istana untuk bertemu Putri Irina. Padahal, saat itu Irina tidak berada di istana. Memoar tersebut mengklaim bahwa Rasputin diberi kue dan anggur yang mengandung sianida, lalu ditembak.
Setelah itu, tubuhnya dilempar dari Jembatan Petrovsky ke Sungai Malaya Nevka. Bagian tentang tenggelam menjadi puncak dramatis legenda lama tersebut: diracun, ditembak, lalu ditenggelamkan.
Apa penyebab kematian Rasputin?
Ilmu forensik modern meragukan legenda itu. Roger Byard menerbitkan kajian forensik tentang kematian Rasputin. Ia menarik tiga kesimpulan:
- Racun: Kisah sianida mungkin merupakan cerita rekaan.
- Tembakan dari kejauhan: Yusupov menggambarkan tembakan yang dilepaskan dari kejauhan. Byard menyoroti luka di dahi yang terlihat dalam sebuah foto yang disebut menampilkan jenazah Rasputin. Menurut penafsirannya, luka itu sesuai dengan tembakan saat moncong senjata menempel pada kulit.
- Tenggelam: Karena luka di dahi tersebut akan menyebabkan kematian, Byard menyatakan bahwa Rasputin sudah meninggal sebelum masuk ke air.
Jadi, jawaban tentang penyebab kematiannya tidak sesederhana alur legenda itu. Penafsiran yang paling kuat didukung sumber-sumber kami adalah luka tembak mematikan, bukan tenggelam.
Keluarganya juga mengajukan sanggahan. Putri Rasputin, Maria, menerbitkan sebuah buku pada 1929. Ia membantah kisah kue beracun dan mengatakan bahwa ayahnya tidak menyukai makanan manis.
Apa yang terjadi pada makam dan jenazahnya?
Rasputin dimakamkan di Tsarskoye Selo. Pada Maret 1917, makamnya dibongkar dan sisa jenazahnya dibakar.
Pemerintahan Sementara memerintahkan penghancuran makam itu. Pemerintah khawatir tempat tersebut akan menjadi tujuan ziarah dan pemujaan. Bahkan setelah kematiannya, para pejabat tetap memperlakukannya sebagai sosok yang memiliki pengikut.
Adapun reaksi istana terhadap pembunuhan itu: Nikolai II menyingkirkan Yusupov dan Adipati Agung Dmitri dari istana.
Museum Rasputin dan klaim bagian tubuhnya
Jika Anda berkunjung ke Sankt Peterburg, tempat yang dapat dituju adalah Istana Yusupov. Istana ini mengadakan pameran dokumen sejarah dan foto di ruangan-ruangan yang terkait dengan pembunuhan tersebut.
Rute kunjungan pembunuhan Rasputin di istana mencakup dua ruang. Yang pertama adalah ruang para anggota komplotan, yang digunakan Felix sebagai ruang kerja. Yang kedua adalah ruang makan di lantai bawah tanah.
Sebuah museum erotika lain di kota yang sama memamerkan organ yang diberi label sebagai milik Rasputin. Anda perlu berhati-hati menyikapi klaim ini. Sejarawan Antony Beevor mengatakan kepada EL PAÍS pada 2026 bahwa asal-usul organ tersebut sebagai milik Rasputin tidak dapat diverifikasi. Ia juga menyatakan bahwa tidak ada catatan sejarah yang menunjukkan bagian tubuh Rasputin dipotong setelah kematiannya. Perlakukan klaim itu sebagai legenda, bukan fakta yang terdokumentasi.
Kronologi
- 21 Januari 1869: Rasputin lahir di Pokrovskoye, Siberia.
- Februari 1887: Ia menikahi Praskovya Dubrovina.
- 1897: Ia mengunjungi Biara Santo Nikolas di Verkhoturye.
- November 1905: Ia bertemu Nikolai II dan Aleksandra.
- Akhir 1906: Ia mulai menjadi penyembuh bagi Alexei, yang menderita hemofilia.
- Juli 1914: Ia selamat dari serangan pisau.
- 1915: Tsar mengambil alih komando angkatan darat, dan pengaruh Rasputin di istana meningkat.
- 30 Desember 1916: (17 Desember menurut kalender Julian) Ia dibunuh di Istana Yusupov di Petrograd.
- Maret 1917: Makamnya di Tsarskoye Selo dibongkar dan sisa jenazahnya dibakar.
- 1928: Memoar Yusupov tentang pembunuhan itu diterbitkan.
- 1929: Maria Rasputin menerbitkan buku yang membantah kisah Yusupov.
Detail yang tidak akan Anda temukan dalam buku panduan wisata
- Dalam kisah Yusupov sendiri, Rasputin datang ke istana untuk bertemu Putri Irina. Sang putri tidak berada di sana.
- Maria Rasputin membantah kisah kue beracun dengan mengatakan bahwa ayahnya tidak menyukai makanan manis.
- Nikolai II mengirim Yusupov dan Adipati Agung Dmitri pergi dari istana setelah pembunuhan itu.
- Pemerintahan Sementara menghancurkan makam tersebut karena khawatir tempat itu akan menjadi tempat pemujaan.
FAQ
Apakah Rasputin benar-benar seorang biarawan?
Tidak. Ia dijuluki “biarawan gila”, tetapi tidak memegang jabatan resmi dalam Gereja Ortodoks Rusia.
Mengapa Rasputin dibunuh?
Pangeran Felix Yusupov dan para anggota komplotan lainnya menganggap penyingkiran Rasputin akan memungkinkan Nikolai II memulihkan nama baik monarki.
Apa penyebab kematian Rasputin?
Menurut legenda, ia diracun, ditembak, lalu ditenggelamkan. Kajian forensik Roger Byard menafsirkan luka di dahi yang terlihat dalam foto sebagai luka tembak mematikan dengan moncong senjata menempel pada kulit. Ini mengisyaratkan bahwa ia sudah meninggal sebelum masuk ke air.
Bisakah Anda mengunjungi tempat Rasputin dibunuh?
Bisa. Istana Yusupov di Sankt Peterburg mengadakan pameran pembunuhan Rasputin yang menampilkan dokumen dan foto. Rute kunjungannya mencakup ruang para anggota komplotan dan ruang makan di lantai bawah tanah.
Benarkah ada bagian tubuh Rasputin yang dipamerkan di Sankt Peterburg?
Sebuah museum di sana memamerkan organ yang diberi label sebagai miliknya. Sejarawan Antony Beevor mengatakan pada 2026 bahwa klaim ini tidak dapat diverifikasi. Ia juga menyatakan bahwa tidak ada catatan sejarah yang menyebut bagian tubuh Rasputin dipotong setelah kematiannya.
Untuk biografi lengkap, baca Rasputin: Faith, Power, and the Twilight of the Romanovs karya Douglas Smith, yang diterbitkan pada 2016 oleh Farrar, Straus and Giroux.
Sumber
- Vikipedi — Grigori Rasputin tr.wikipedia.org
- Wikipedia — Grigori Rasputin en.wikipedia.org
- TIME — 5 Mitos dan Fakta tentang Rasputin time.com
- 1914–1918-online — Rasputin, Grigorii Efimovich encyclopedia.1914-1918-online.net
- Library of Congress — Gregory Rasputin guides.loc.gov
- Istana Yusupov — Sejarah istana yusupov-palace.ru
- Istana Yusupov — Pameran pembunuhan Rasputin yusupov-palace.ru
- Smithsonian Magazine — Apa yang Sebenarnya Terjadi dalam Pembunuhan Rasputin? smithsonianmag.com
- Roger W. Byard — Kematian Rasputin—Kajian forensik link.springer.com
- National Geographic — Diracun, ditembak, atau ditenggelamkan? nationalgeographic.com
- EL PAÍS — Wawancara Antony Beevor tentang Rasputin english.elpais.com
- Macmillan / Farrar, Straus and Giroux — Rasputin us.macmillan.com
FAQ
Apakah Rasputin benar-benar seorang biarawan?
Tidak. Ia dijuluki “biarawan gila”, tetapi tidak memegang jabatan resmi dalam Gereja Ortodoks Rusia.
Mengapa Rasputin dibunuh?
Pangeran Felix Yusupov dan para anggota komplotan lainnya menganggap penyingkiran Rasputin akan memungkinkan Nikolai II memulihkan nama baik monarki.
Apa penyebab kematian Rasputin?
Menurut legenda, ia diracun, ditembak, lalu ditenggelamkan. Kajian forensik Roger Byard pada 2024 menafsirkan luka di dahi yang terlihat dalam foto sebagai luka tembak mematikan dengan moncong senjata menempel pada kulit. Ini mengisyaratkan bahwa ia sudah meninggal sebelum masuk ke air.
Bisakah Anda mengunjungi tempat Rasputin dibunuh?
Bisa. Istana Yusupov di Sankt Peterburg mengadakan pameran pembunuhan Rasputin yang menampilkan dokumen dan foto. Rute kunjungannya mencakup ruang para anggota komplotan dan ruang makan di lantai bawah tanah.
Benarkah ada bagian tubuh Rasputin yang dipamerkan di Sankt Peterburg?
Sebuah museum di sana memamerkan organ yang diberi label sebagai miliknya. Sejarawan Antony Beevor mengatakan pada 2026 bahwa klaim ini tidak dapat diverifikasi. Ia juga menyatakan bahwa tidak ada catatan sejarah yang menyebut bagian tubuh Rasputin dipotong setelah kematiannya.
Image: Rasputin PA.jpg — Unknown authorUnknown author, Public domain






