Masjid Baru Istanbul: di mana letaknya?
Masjid Baru (Yeni Cami) di Eminönü adalah masjid Utsmaniyah di tepi Tanduk Emas, tepat di ujung selatan Jembatan Galata. Masjid ini berada dalam distrik Fatih, Istanbul. Sebutan yang populer tentang masjid Valide Sultan yang dibangun selama 66 tahun merujuk pada bangunan ini dan proses pembangunannya yang sempat terhenti.
Jika Anda mencari lokasinya, gunakan Eminönü dan Jembatan Galata sebagai patokan. Namanya saja bisa menimbulkan kebingungan. Universitas Columbia secara khusus membedakan masjid ini dari Yeni Valide Camii di Üsküdar yang bernama serupa. Perbedaan itu penting saat Anda membandingkan uraian, catatan pembangunan, atau foto.
Kata “Baru” merupakan bagian dari nama historis masjid ini. Setelah selesai dibangun, bangunan tersebut disebut Yeni Valide Sultan Camii. Dalam penggunaan sehari-hari, namanya dipendekkan menjadi Yeni Cami. Sejarahnya berkaitan dengan Safiye Sultan dan Turhan Hatice Sultan. Keterlibatan kedua perempuan keluarga kerajaan yang menaungi proyek ini menandai awal dan akhir kisah panjang pembangunannya.
Sejarah Masjid Baru Istanbul: siapa yang memulai proyeknya?
Safiye Sultan memprakarsai pembangunan masjid ini. Ia adalah istri Murad III dan ibu Mehmed III. Dengan demikian, proyek ini dimulai di bawah naungan seorang ibu sultan. Turhan Hatice Sultan, yang kemudian menuntaskan pembangunannya, adalah ibu Mehmed IV.
Arsitek yang disebut dalam riwayat pembangunannya adalah Davud Ağa, Dalgıç Ahmed Ağa, dan Mustafa Ağa, sesuai urutan tersebut. Pergantian mereka berlangsung dalam proyek yang awal dan penyelesaiannya terpisah puluhan tahun. TDV İslâm Ansiklopedisi mencatat pembangunan dimulai pada 9 April 1598.
Tahap pembangunan pertama berakhir setelah Mehmed III wafat pada 1603. Safiye Sultan dikirim ke Istana Lama (Eski Saray), dan pembangunan pun berhenti. Jeda ini menjadi kunci untuk memahami sejarah masjid. Rentang panjang antara pekerjaan awal dan penyelesaiannya bukanlah masa pembangunan yang berlangsung terus-menerus.
Benarkah Masjid Baru dibangun selama 66 tahun?
Angka 66 tahun berasal dari perhitungan rentang 1597–1663. Wikipedia bahasa Inggris menyebut 1597 sebagai tahun dimulainya pembangunan dan 1663 sebagai tahun penyelesaiannya. Sumber itu mencatat pembukaan resmi secara terpisah pada 1665. Pembedaan ini menjelaskan mengapa masjid yang dikenal dibangun selama 66 tahun juga memiliki tanggal pembukaan yang lebih belakangan.
TDV menyajikan kronologi berbeda. Sumber ini mencatat pembangunan dimulai pada 9 April 1598 dan masjid dibuka dengan salat Jumat pada 30 Oktober 1665. Kedua tanggal tersebut mencakup rentang sekitar 67 tahun. Perbedaannya terletak pada tanggal awal serta peristiwa yang dipakai untuk menandai akhir proyek.
Saat Anda membaca keterangan “dibangun selama 66 tahun”, pahamilah sebagai ringkasan kronologi tertentu. Angka itu sesuai dengan rentang 1597–1663. Angka tersebut tidak berarti pekerjaan berlangsung tanpa jeda. Perhitungan itu juga tidak memakai tanggal pembukaan menurut TDV sebagai titik akhirnya. Memisahkan penyelesaian pembangunan dari pembukaan masjid membantu Anda mengikuti urutan tanggalnya.
Mengapa pembangunan terhenti lalu dilanjutkan?
Pembangunan berhenti pada 1603 setelah Mehmed III wafat dan Safiye Sultan dipindahkan ke Istana Lama. Catatan bangunan Universitas Columbia juga menyebut 1603 sebagai tahun terhentinya pekerjaan. Tahap pembangunan berikutnya yang tercatat dimulai pada 1661, di bawah naungan Turhan Hatice Sultan.
Sebelum pekerjaan dilanjutkan, masjid yang belum selesai itu mengalami kerusakan parah dalam Kebakaran Besar Istanbul pada 1660. Kebakaran tersebut terjadi di antara dua tahap utama pembangunan. Bangunan yang terdampak sudah lama dibiarkan belum selesai. Bangunan itu bukan masjid yang telah rampung dan sedang menunggu perbaikan biasa.
Turhan Hatice Sultan memerintahkan agar proyek tersebut dilanjutkan. Pekerjaan dimulai kembali pada 1661, dan ia menjadi pelindung proyek yang bertanggung jawab atas penyelesaiannya. Kisah masjid ini pun menghubungkan dua ibu sultan melalui bangunan yang sama: Safiye Sultan pada awal pembangunannya dan Turhan Hatice Sultan pada penyelesaiannya.
Linimasa
- 1597: Wikipedia menempatkan awal pembangunan pada tahun ini.
- 9 April 1598: TDV mencatat pembangunan dimulai pada tanggal ini.
- 1603: Pekerjaan berhenti setelah Mehmed III wafat dan Safiye Sultan dipindahkan ke Istana Lama.
- 1660: Kebakaran Besar Istanbul merusak bangunan yang belum selesai.
- 1661: Pembangunan dilanjutkan di bawah naungan Turhan Hatice Sultan.
- 1663: Wikipedia bahasa Inggris mencatat penyelesaian pembangunan, dengan membedakannya dari pembukaan resmi yang berlangsung kemudian.
- 30 Oktober 1665: Menurut TDV, masjid dibuka dengan salat Jumat.
- 1904: Sekolah dasar dalam kompleks ini dibongkar.
Foto Masjid Baru Istanbul: detail apa yang perlu Anda perhatikan?
Masjid ini memiliki dua menara, masing-masing dengan tiga balkon. Ciri tersebut membantu Anda mengenalinya dalam foto eksterior. Saat berada di lokasi, Anda juga bisa mengamati detail arsitektur ini bersama halaman di sisi utara masjid.
Halaman tersebut memiliki 24 petak berkubah yang ditopang oleh 20 kolom. Sebuah air mancur marmer berdiri di tengahnya. Denah air mancur itu berbentuk segi delapan. Amati halaman sebagai susunan kolom, petak beratap, dan bangunan air di pusatnya. Halaman ini lebih dari sekadar jalur menuju ruang salat.
Batu küfeki potong, marmer, dan batu bata digunakan dalam pembangunan masjid. Di bagian dalam, jendela tersusun dalam enam tingkat. Bahan bangunan dan susunan tingkat jendela ini memberi Anda patokan konkret untuk membandingkan tampak luar dengan foto ruang salat.
Dinding ruang salat dilapisi ubin berhias di bawah glasir hingga melewati tingkat jendela kedua. Warna biru, toska, dan hijau mendominasi hiasannya. Mihrab marmer berbentuk ceruk dengan ornamen muqarnas. Dalam foto interior, bandingkan ketinggian lapisan ubin pada dinding dengan tingkat-tingkat jendela di atasnya.
Apa hubungan Pasar Rempah dengan masjid ini?
Pasar Rempah merupakan arasta kompleks Masjid Baru, yakni bagian pasarnya. Pasar ini termasuk dalam sejarah lingkungan arsitektur masjid yang lebih luas. Hubungan tersebut mengaitkan bangunan keagamaan dengan tempat jual beli.
Untuk melihat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari, bayangkan Anda berbelanja rempah. Pasar Rempah menghubungkan kegiatan biasa itu secara langsung dengan kompleks masjid. Jika Anda mengenal Eminönü melalui pasar dan Masjid Baru, hubungan historis keduanya menjelaskan mengapa keduanya dibahas bersama dalam kisah kawasan ini.
Kompleks tersebut juga mencakup sebuah sekolah dasar yang dibongkar pada 1904. Bangunan yang kini hilang itu memperlihatkan fungsi lain kompleks ini. Bersama masjid dan pasar, sekolah tersebut menjadi bagian dari lingkungan yang mencakup ibadah, perdagangan, dan pendidikan.
Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan wisata
Fondasi diperkuat dengan tiang pancang yang ujung-ujungnya diikat dengan pita timbal. Detail konstruksi ini berada di bawah kubah dan menara yang mendominasi foto. Detail tersebut mengarahkan perhatian pada pekerjaan yang diperlukan untuk membentuk dasar bangunan.
Ketika pembangunan dilanjutkan pada 1661, satu lapis susunan batu dibongkar dari dinding yang belum selesai. Jadi, dimulainya kembali pekerjaan juga melibatkan perubahan pada pasangan batu yang sudah ada. Tahap pembangunan Turhan Hatice Sultan melanjutkan struktur yang masih bertahan. Pembongkaran lapisan batu itu mencatat tindakan khusus saat pekerjaan dimulai kembali.
Tiga jam matahari terletak pada dinding halaman di sebelah barat daya masjid. Ketiganya menunjukkan kaitan lain dengan kehidupan sehari-hari, yakni pengukuran waktu. Saat Anda mengamati detail halaman, alat-alat ini menjadi objek khusus yang bisa dicari selain kolom, kubah, dan air mancur di tengahnya.
FAQ
Di mana letak Masjid Baru di Istanbul?
Masjid Baru berada di Eminönü, dalam distrik Fatih. Letaknya di tepi Tanduk Emas, di ujung selatan Jembatan Galata. Keterangan lokasi ini menunjukkan masjid bersejarah yang dibahas di sini.
Mengapa kisah pembangunannya menyebut 66 tahun?
Angka itu berasal dari rentang 1597–1663. Wikipedia bahasa Inggris memisahkan penyelesaian pembangunan pada 1663 dari pembukaan resmi pada 1665. Sementara itu, TDV mencatat pembangunan dimulai pada 9 April 1598 dan masjid dibuka pada 30 Oktober 1665.
Valide Sultan mana yang berperan dalam pembangunannya?
Dua perempuan keluarga kerajaan menaungi proyek ini. Safiye Sultan, ibu Mehmed III, memprakarsai pembangunannya. Turhan Hatice Sultan, ibu Mehmed IV, menuntaskan masjid yang belum selesai itu setelah pembangunan dilanjutkan pada 1661.
Apakah ini Yeni Valide Camii di Üsküdar?
Tidak. Universitas Columbia mengingatkan agar kedua masjid dengan nama serupa itu tidak tertukar. Masjid Baru yang dibahas di sini adalah bangunan di Eminönü, di tepi Tanduk Emas dan dekat Jembatan Galata.
Sumber
- Wikipedia — Yeni Cami tr.wikipedia.org
- Wikipedia — Masjid Baru, Istanbul en.wikipedia.org
- Ensiklopedia Islam TDV — Kompleks Yenicami islamansiklopedisi.org.tr
- Universitas Columbia — MCID, Yeni Camii mcid.mcah.columbia.edu
FAQ
Di mana letak Masjid Baru di Istanbul?
Masjid Baru berada di Eminönü, dalam distrik Fatih, Istanbul. Letaknya di tepi Tanduk Emas, di ujung selatan Jembatan Galata.
Mengapa Masjid Baru disebut dibangun selama 66 tahun?
Angka itu merujuk pada rentang 1597–1663. Wikipedia bahasa Inggris membedakan penyelesaian pembangunan pada 1663 dari pembukaan resmi pada 1665. Sementara itu, TDV mencatat pembangunan dimulai pada 9 April 1598 dan masjid dibuka pada 30 Oktober 1665.
Siapa yang memprakarsai dan menyelesaikan pembangunan Masjid Baru?
Safiye Sultan, istri Murad III dan ibu Mehmed III, memprakarsai pembangunannya. Turhan Hatice Sultan, ibu Mehmed IV, kemudian menuntaskan masjid yang belum selesai itu.
Apakah masjid ini sama dengan Yeni Valide Camii di Üsküdar?
Tidak. Universitas Columbia membedakan Masjid Baru di Eminönü dari Yeni Valide Camii di Üsküdar yang memiliki nama serupa.
Image: Panoramic view of Istanbul- Yeni Cami (The New Mosque), Galata Bridge. Turkey, Southeastern Europe.jpg — Mstyslav Chernov, CC BY-SA 3.0






