Sejarah Zonguldak: kota tambang dengan akar sejarah wilayah yang lebih tua
Zonguldak modern terbentuk di sekitar tambang batu bara. Pembukaan tambang membawa modal dalam negeri dan asing ke cekungan ini. Namun, sejarah wilayah yang kini menjadi provinsi Zonguldak jauh lebih tua. Di Filyos, Tios bermula sebagai koloni Miletos (Milet) pada abad ke-7 SM. Di Karadeniz Ereğli, gua-gua dan sebuah bekas gereja Bizantium menyimpan bagian lain dari masa silam tersebut.
Saat menelusuri sejarah Zonguldak, Anda perlu membedakan kota modern ini dari permukiman yang lebih tua. Zonguldak memperoleh status distrik pada 1899 dan menjadi provinsi pada 1 April 1924. Tios sudah berada di bawah kekuasaan Romawi pada 70 SM. Tanggal-tanggal ini merujuk pada tempat berbeda dalam satu wilayah, bukan satu riwayat kota yang berkesinambungan.
Dari mana asal nama Zonguldak?
Asal usul nama Zonguldak belum pasti. TDV İslâm Ansiklopedisi menyatakan bahwa asal namanya belum diketahui secara meyakinkan. Salah satu penjelasan menghubungkannya dengan Sandraka atau Sandarake, sebuah permukiman yang dikaitkan dengan Sungai Sandra. Teori ini menempatkan nama permukiman lama sebagai asal bentuk nama modern.
Penjelasan lain menghubungkan Zonguldak dengan kata “zongalık”, “zungalık”, atau “zungurak”. Kata-kata ini menggambarkan gelagah dan tanah berawa. Menurut penafsiran tersebut, perubahan pelafalan secara bertahap menghasilkan nama yang digunakan sekarang. Jadi, titik awal yang diajukan adalah gambaran bentang alam, bukan nama Sandraka.
Klaim lain yang dilaporkan Kültür Portalı berkaitan dengan pengelola tambang Prancis dan Belgia. Klaim ini menyebut “Zone Gheul Dagh” sebagai asal nama Zonguldak. Ungkapan itu konon mereka gunakan untuk kawasan sekitar Göldağı. Penjelasan tersebut tetap berupa klaim yang dinisbatkan kepada mereka. Penjelasan ini tidak boleh disajikan sebagai riwayat pasti tentang asal nama Zonguldak.
Bentuk nama yang tercatat lebih awal juga penting. Wikipedia bahasa Turki melaporkan bahwa daftar pajak Utsmaniyah bertanggal 1519 memuat nama tempat “Songuldayık”. Anda dapat membedakan catatan bertanggal ini dari berbagai penjelasan tentang maknanya. Ejaan yang tercatat menunjukkan bentuk nama dalam dokumen tertentu. Namun, catatan itu sendiri tidak menentukan penjelasan asal usul mana yang benar.
Nama ini juga muncul dalam ungkapan administratif yang memberi petunjuk tentang statusnya. Surat-menyurat resmi menggunakan “Zonguldak nam mevki” hingga 1896, yang merujuk pada tempat bernama Zonguldak. Ungkapan itu berasal dari masa sebelum Zonguldak memperoleh status distrik pada 1899. Saat itu, Zonguldak masih menjadi lingkungan permukiman bagian dari Desa Elvan.
Bagaimana batu bara membentuk Zonguldak modern
Batu bara menjelaskan terbentuknya kota modern ini. Penemuan batu bara di cekungan Ereğli ditempatkan pada masa pemerintahan Mahmud II. Awal penambangannya ditempatkan pada masa pemerintahan Abdülmecid. Dengan demikian, penemuan dan pengusahaan endapan merupakan dua tahap berbeda dalam sejarah pertambangan cekungan ini.
Pembukaan tambang membawa modal dalam negeri maupun asing ke wilayah tersebut. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Zonguldak menyebut perkembangan ini sebagai proses yang melahirkan kota modern. Uraiannya menghubungkan pembentukan kota secara langsung dengan kegiatan pertambangan dan investasi.
Buku tahunan Provinsi Kastamonu tahun 1905 memberikan gambaran permukiman yang lebih terperinci. Buku itu mencatat 250 rumah tangga, dua gereja, satu masjid, lima hotel, dan empat pabrik di pusat Zonguldak. Angka-angka tersebut menempatkan hunian, bangunan keagamaan, penginapan, dan fasilitas industri dalam satu gambaran administratif.
Jika Anda ingin menghubungkan sejarah dengan kehidupan sehari-hari, mulailah dari 250 rumah tangga itu. Angka tersebut membantu Anda melihat permukiman tambang sebagai tempat tinggal masyarakat, berdampingan dengan pabrik dan hotelnya. Dua gereja dan satu masjid juga menjadi catatan konkret tentang bangunan keagamaan yang terdaftar di pusat kota pada 1905.
Kepemilikan tambang berubah pada 1 Desember 1940. Tambang batu bara milik pengusaha dalam negeri dinasionalisasi dan disatukan dalam Ereğli Kömürleri İşletmesi Müessesesi. Langkah ini mengubah pengorganisasian tambang-tambang yang turut membentuk Zonguldak modern.
Pasukan Prancis dan perjalanan menuju status provinsi
Pasukan Prancis mendarat di Zonguldak pada 8 Maret 1919. Tujuannya adalah menguasai wilayah batu bara. Karena itu, batu bara hadir dalam sejarah kota sebagai dasar pertumbuhan perkotaan sekaligus sasaran yang dinyatakan dalam sebuah intervensi militer.
Zonguldak menjadi mutasarrıflık pada 1 Juni 1920. Pasukan Prancis meninggalkan kota pada 21 Juni 1921 setelah menghadapi perlawanan selama Perjuangan Nasional. Perubahan administratif dan kepergian pasukan merupakan dua peristiwa terpisah. Perubahan administratif berlangsung ketika pasukan Prancis masih berada di sana.
Pada 1 April 1924, Zonguldak menjadi provinsi pertama yang dibentuk setelah proklamasi Republik. Perjalanannya dari lingkungan permukiman bagian dari Desa Elvan menjadi distrik pada 1899, lalu mutasarrıflık pada 1920, menunjukkan urutan tonggak administratif yang jelas.
Tios kuno dan Ereğli pada masa Bizantium
Tios terletak di Filyos, Distrik Çaycuma. Didirikan sebagai koloni Miletos pada abad ke-7 SM, kota ini berada di bawah kekuasaan Romawi pada 70 SM. Pada masa Bizantium, Tios menjadi pusat keuskupan. Tahap-tahap tersebut menunjukkan bahwa sejarah Filyos jauh mendahului terbentuknya kota tambang.
Penggalian di Tios dimulai pada 2006. Pekerjaan di akropolis menemukan sisa bangunan abad ke-6 SM, sebuah kuil Romawi, dan sebuah gereja abad pertengahan. Peninggalan itu mewakili masa berbeda di situs arkeologi yang sama. Permukiman modern berkembang di luar kota kuno, sehingga membantu pelestarian dan penelitian peninggalannya.
Karadeniz Ereğli menyimpan Gua Cehennemağzı (Cehennemağzı Mağaraları). Kompleks ini terdiri atas tiga gua berdekatan yang digunakan pada masa Romawi dan Bizantium. Di Gua Gereja, mosaik lantai asli menampilkan motif tumbuhan dan geometris. Sebuah apsis terbuka pada dinding timur.
Bangunan Bizantium lain masih bertahan di lingkungan Orhanlar, Ereğli. Masjid Orhangazi (Orhangazi Cami), yang juga disebut Orta Cami, dibangun sebagai Gereja Hagia Sophia, lalu diubah menjadi masjid. Sejarahnya menghubungkan bangunan yang ada sekarang dengan fungsi keagamaan sebelumnya.
Rincian sejarah lainnya
Tieion juga muncul dalam kisah tentang seorang tokoh yang berkaitan dengan Pergamon. Pengantar penggalian dari Universitas Bartın melaporkan bahwa Strabo menyebut Tieion sebagai tempat kelahiran Filetairos, pendiri Kerajaan Pergamon. Keterangan ini menambahkan hubungan dengan tokoh sejarah tertentu pada permukiman yang dikenal sebagai Tios.
Di Desa Akçahatipler, Çaycuma, sudut-sudut kayu masjid menggunakan sambungan “kurtboğazı” dalam sistem konstruksi çantı. Detail konstruksi ini memberi cara khusus untuk memahami bangunannya. Sambungan kayu tersebut menjadi bagian dari daya tarik sejarahnya, selain persoalan kapan bangunan itu didirikan.
Masjid Akçahatipler tidak memiliki prasasti pembangunan. Pancuran yang berdiri di sebelah baratnya memiliki prasasti bertanggal 1260 Hijriah, yang bertepatan dengan 1844–1845. Saat menelaah kronologi situs ini, Anda perlu mengaitkan tanggal tersebut dengan pancurannya. Prasasti itu bukan prasasti pembangunan pada masjid itu sendiri.
Penemuan mosaik di Desa Kadıoğlu, Çaycuma, pada 2008 menghasilkan keputusan perlindungan dan penggalian penyelamatan oleh Direktorat Museum Karadeniz Ereğli. Salah satu mosaik menggambarkan Lykurgos dan Ambrosia. Adegan mitologi itu memperlihatkan raja Trakia, Lykurgos, menyerang Ambrosia di kebun anggur setelah menghina Dionysos.
Linimasa
- Abad ke-7 SM: Tios didirikan di lokasi Filyos sekarang sebagai koloni Miletos.
- 70 SM: Tios berada di bawah kekuasaan Romawi.
- 1519: Sebuah daftar pajak Utsmaniyah dilaporkan mencatat nama Songuldayık.
- 1844–1845: Prasasti pada pancuran di samping masjid Desa Akçahatipler bertanggal pada periode ini.
- 1899: Zonguldak memperoleh status distrik.
- 8 Maret 1919: Pasukan Prancis mendarat untuk menguasai wilayah batu bara.
- 1 Juni 1920: Zonguldak menjadi mutasarrıflık.
- 21 Juni 1921: Pasukan Prancis meninggalkan Zonguldak.
- 1 April 1924: Zonguldak menjadi provinsi.
- 1 Desember 1940: Tambang milik pengusaha dalam negeri dinasionalisasi.
- 2006: Penggalian dimulai di Tios.
- 2008: Penggalian penyelamatan dimulai pada mosaik Kadıoğlu.
- 9 Desember 2016: Museum Pertambangan Zonguldak dibuka untuk pengunjung.
Menelusuri sejarah pertambangan di museum
Museum Pertambangan Zonguldak (Zonguldak Maden Müzesi) dibuka pada 9 Desember 2016 di lingkungan Baştarla. Museum ini berdiri di samping tambang pelatihan TTK. Bagi Anda yang berkunjung untuk menelusuri sejarah batu bara kota ini, lokasinya menghubungkan museum dengan fasilitas pertambangan. Pembukaannya menambahkan tanggal baru dalam sejarah yang berakar pada perkembangan cekungan batu bara.
FAQ
Apa arti nama Zonguldak?
Belum ada asal usul yang dapat dipastikan. Beberapa penjelasan mengaitkannya dengan Sandraka atau Sandarake, kata-kata untuk gelagah dan rawa, atau ungkapan “Zone Gheul Dagh” yang disebut digunakan oleh pengelola asing.
Apakah Zonguldak bermula sebagai kota kuno?
Kota modern ini terbentuk melalui pertambangan batu bara dan investasi. Tios di Filyos memiliki sejarah yang lebih tua, bermula sebagai koloni Miletos pada abad ke-7 SM.
Kapan Zonguldak menjadi provinsi?
Zonguldak menjadi provinsi pada 1 April 1924. Zonguldak merupakan provinsi pertama yang dibentuk setelah proklamasi Republik.
Apa saja peninggalan masa Bizantium yang masih ada?
Gua Cehennemağzı digunakan pada masa Bizantium. Di Karadeniz Ereğli, Masjid Orhangazi yang ada sekarang awalnya dibangun sebagai Gereja Hagia Sophia pada masa Bizantium.
Sumber
- Wikipedia — Zonguldak tr.wikipedia.org
- Ensiklopedia Islam TDV — Zonguldak islamansiklopedisi.org.tr
- Portal Kebudayaan — Informasi Umum Zonguldak beta.kulturportali.gov.tr
- Wikipedia — Provinsi Zonguldak en.wikipedia.org
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Zonguldak — Sejarah zonguldak.ktb.gov.tr
- Portal Kebudayaan — Situs Arkeologi Tios di Filyos kulturportali.gov.tr
- Universitas Bartın — Penggalian Kota Kuno Tieion di Zonguldak bauam.bartin.edu.tr
- Portal Kebudayaan — Gua Cehennemağzı kulturportali.gov.tr
- Portal Kebudayaan — Masjid Orhangazi / Gereja Hagia Sophia kulturportali.gov.tr
- Arif Mısırlı — Masjid Desa Akçahatipler, TÜBA-KED, 2022 dergipark.org.tr
- Arif Mısırlı — Masjid Desa Akçahatipler, teks lengkap dergipark.org.tr
- Universitas Zonguldak Bülent Ecevit — Mosaik Kadıoğlu arkeoloji.beun.edu.tr
- Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Museum Pertambangan Pertama di Turki basin.ktb.gov.tr
FAQ
Dari mana asal nama Zonguldak?
Asal usulnya belum pasti. Beberapa penjelasan mengaitkannya dengan Sandraka atau Sandarake, kata-kata yang menggambarkan gelagah dan rawa, atau ungkapan “Zone Gheul Dagh” yang disebut digunakan oleh pengelola tambang asing.
Bagaimana Zonguldak modern berkembang?
Zonguldak modern berkembang melalui pembukaan tambang batu bara serta masuknya modal dalam negeri dan asing. Penemuan batu bara di cekungan Ereğli ditempatkan pada masa pemerintahan Mahmud II, sedangkan penambangannya dimulai pada masa pemerintahan Abdülmecid.
Kapan Zonguldak menjadi provinsi?
Zonguldak menjadi provinsi pada 1 April 1924. Zonguldak merupakan provinsi pertama yang dibentuk setelah proklamasi Republik.
Tempat mana yang menunjukkan sejarah wilayah ini sebelum pertambangan batu bara?
Tios di Filyos, Gua Cehennemağzı, dan Masjid Orhangazi di Karadeniz Ereğli menunjukkan lapisan sejarah kuno dan Bizantium. Kadıoğlu juga menyimpan mosaik yang ditemukan pada 2008.
Image: Zonguldak 51.jpg — İncelemeelemani, CC BY-SA 4.0






