Sejarah Uşak dan asal usul namanya
Sejarah Uşak bermula jauh sebelum masjid dan rumah bersejarah yang masih berdiri sekarang. Bukti arkeologis menunjukkan adanya permukiman di wilayah sekitarnya pada milenium keempat SM. Sejarah berikutnya mencakup kekuasaan Seljuk, kebeylikan Germiyan, dan pemerintahan Utsmaniyah. Nama Uşak memiliki dua kisah asal usul yang bersaing, tentang keturunan dan para kekasih.
Jika Anda ingin memahami kota ini, mulailah dengan membedakan sejarah wilayahnya dari sejarah setiap permukiman. Situs kuno yang diidentifikasi sebagai Temenothyrai terletak di sebelah selatan Desa Aktaş. Museum Sejarah Kota Uşak (Uşak Kent Tarihi Müzesi) menempati bekas gedung pembangkit dan penyaluran listrik. Keduanya menjadi bagian dari sejarah ini, tetapi mewakili tempat dan masa yang berbeda.
Dari mana asal nama Uşak?
Satu tradisi menghubungkan Uşak dengan bahasa Turki Chagatai. Dalam penjelasan ini, kata tersebut berarti putra atau cucu. Kisahnya mengaitkan nama itu dengan putra-putra Bey Mende. Nama kota ini dipahami sebagai rujukan pada keluarga dan keturunan.
Tradisi lain berangkat dari kata Arab uşşak, yang berarti para kekasih. Penjelasan ini menghubungkan nama kota dengan kisah tujuh kekasih. Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi juga membahas penjelasan tentang para kekasih yang dikaitkan dengan Evliya Çelebi. Kedua kisah ini menawarkan penjelasan yang berbeda. Alasan penamaan kota tersebut belum dapat dipastikan.
Karena itu, Anda dapat membaca kisah keturunan dan para kekasih sebagai tradisi yang melekat pada Uşak. Keduanya belum dapat dianggap sebagai penjelasan pasti tentang asal usul namanya. Pembedaan ini penting karena Temenothyrai dan Flaviopolis juga muncul dalam riwayat kawasan tersebut. Namun, kedua nama kuno itu merujuk pada permukiman dengan lokasi tertentu.
Permukiman kuno: Temenothyrai, Sebaste, dan Blaundos
TDV İslâm Ansiklopedisi menyebut Temenothyrai sebagai nama lama Uşak. Ensiklopedia itu menempatkan permukiman kunonya di sebelah selatan Desa Aktaş. Sumber tersebut juga menyatakan bahwa namanya berubah menjadi Flaviopolis pada masa Romawi. Lokasi itu memberi nama kuno tersebut pijakan geografis yang jelas.
Sebaste memberikan titik awal lain dengan tarikh yang disebutkan. Menurut dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi, Augustus mendirikannya pada 20 SM. Situsnya terletak sekitar dua kilometer di sebelah barat daya Sivaslı. Pada abad kesembilan M, Sebaste menjadi pusat keuskupan bagi kota-kota di sekitarnya.
Blaundos, di Distrik Ulubey, menambah bukti dari penggalian. Laporan Anadolu Ajansı tertanggal 16 November 2024 menguraikan penemuan sebuah makam monumental. Tim penggalian memperkirakan usianya sekitar 2.000 tahun dan menempatkannya pada masa Romawi Awal. Penanggalan itu dilaporkan sebagai perkiraan, bukan tahun pembangunan yang pasti.
Dari kekuasaan Seljuk hingga pemerintahan Utsmaniyah
Wilayah Uşak berada di bawah kekuasaan Seljuk setelah Pertempuran Myriokephalon (Miryokefalon) pada 1176. Jembatan Çanlı (Çanlı Köprü) menjadi peninggalan dari masa berikutnya yang memiliki tarikh. Inventaris Kültür Portalı mencatat bahwa Emir Şücaeddin Kızıl Bey memerintahkan pembangunan jembatan tersebut pada 1255.
Masjid Agung Uşak (Ulu Cami) menghubungkan kota ini dengan masa Germiyan. Prasasti pada pancuran di halamannya memuat tanggal yang bertepatan dengan Agustus–September 1419. Dinas provinsi menggunakan prasasti itu untuk menentukan waktu pembangunan masjid oleh Kavşidoğlu Mehmed pada masa pemerintahan Bey Germiyan, Yakup II.
Pada 1429, Uşak masuk ke dalam pemerintahan Utsmaniyah berdasarkan wasiat Yakup II. Kota ini menjadi distrik dalam sanjak Kütahya. Prasasti masjid dan peralihan kekuasaan memberikan dua acuan waktu yang terpisah: satu untuk bangunan dan satu untuk pemerintahan politik.
Mengamati masjid dan rumah bersejarah dari dekat
Di Masjid Agung Uşak, serambi pintu masuk sebelah utara dinaungi lima kubah. Saat Anda menelusuri sejarah bangunannya, perhatikan unsur arsitektur ini bersama prasasti pancuran di halaman. Kubah menjelaskan bentuk bangunannya. Prasasti menyediakan bukti yang digunakan untuk menentukan waktu pembangunannya.
Masjid Burma (Burma Camii) memerlukan penilaian yang lebih hati-hati. Perkiraan waktu pembangunannya, yaitu 1572–1573, berasal dari prasasti Masjid Hacı Mustafa (Hacı Mustafa Camii) yang dilaporkan oleh Evliya Çelebi. Kültür Portalı menjelaskan bahwa anggapan kedua masjid tersebut merupakan bangunan yang sama adalah sebuah penafsiran. Waktu pembangunan Masjid Burma secara tepat masih belum pasti.
Rumah-rumah bersejarah masih bertahan di lingkungan Aybey, Karaağaç, Kurtuluş, dan Işık. Umumnya, bangunan ini memiliki dua lantai, dengan lantai bawah dari batu dan lantai atas dari kayu. Rumah-rumah tersebut menghubungkan sejarah arsitektur dengan kegiatan sehari-hari: mengamati bahan bangunan dan lantai sebuah rumah. Anda dapat menerapkan pengamatan yang akrab ini pada rumah-rumah lama di Uşak.
Pendudukan, perebutan kembali, dan status provinsi
Pasukan Yunani menduduki Uşak pada 29 Agustus 1920. Pasukan Turki merebut kembali kota ini pada 1 September 1922. Kedua tanggal tersebut menandai pendudukan dan perebutan kembali sebagai peristiwa yang berbeda dalam sejarah kota.
Uşak kemudian mengalami perubahan kedudukan administratif. Sebelumnya merupakan distrik di bawah Kütahya, Uşak memperoleh status provinsi melalui Undang-Undang No. 6129 tertanggal 15 Juli 1953. Provinsi Uşak terdiri atas enam distrik: distrik pusat, Banaz, Eşme, Karahallı, Sivaslı, dan Ulubey.
Museum Sejarah Kota Uşak
Museum Sejarah Kota Uşak menempati bekas gedung TEK. Kültür Portalı mencantumkan alamatnya di İslice Mahallesi, Fabrikalar Caddesi No:13. Museum ini dibuka untuk pengunjung pada 1 September 2013.
Gedung tersebut sebelumnya digunakan untuk membangkitkan dan menyalurkan listrik bagi penerangan kota. Karena itu, sejarahnya menghubungkan museum dengan layanan sehari-hari. Sebelum menjadi tempat untuk melestarikan ingatan tentang kota, bangunan ini membantu menyediakan penerangan bagi kota.
Museum ini menempati lahan seluas 1.625 meter persegi, termasuk ruang tertutup seluas 992 meter persegi. Tata ruangnya mencakup bangunan utama, mezanin, halaman, dan 11 ruangan di sekeliling halaman tersebut. Angka-angka ini menggambarkan museum yang tersebar di beberapa ruang yang saling terhubung.
Harta Karun Karun dan kembalinya benda-benda kuno
Harta Karun Karun adalah kumpulan benda dari Lidia (Lidya) yang ditemukan di sekitar Güre. Penggalian ilegal berlangsung di Toptepe pada 1965, İkiztepe pada 1966, dan Aktepe I pada 1968. Benda-benda hasil penggalian tersebut dibawa ke luar negeri.
Karya seni Lidia yang berasal dari abad keenam SM sampai ke Metropolitan Museum of Art di New York. Setelah Kementerian Kebudayaan menempuh proses hukum, benda-benda tersebut dikembalikan ke Turki pada 1993. Dengan demikian, sejarahnya mencakup pembuatan pada masa kuno serta proses pemindahan dan pengembalian jauh sesudahnya.
Perlindungan benda arkeologis juga terlihat dalam kasus yang lebih baru. Gendarmeri Provinsi Uşak melaporkan penyitaan 232 koin dalam operasi di Banaz pada 18 Maret 2025. Koin-koin yang diperkirakan berasal dari masa Romawi dan Utsmaniyah itu diserahkan kepada Direktorat Museum Uşak.
Detail yang tidak akan Anda temukan dalam buku panduan
Clandras lazim disebut jembatan, tetapi fungsinya adalah mengalirkan air ke Pepouza dari jarak sekitar 2,5 kilometer. Akuaduk ini berdiri di atas Sungai Banaz. Lengkungan tunggalnya bertumpu pada batuan di kedua ujung, dengan panjang 24 meter dan tinggi 17 meter.
Rumah-rumah bersejarah juga menyimpan kejutan dalam penanggalannya. Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi menyatakan bahwa rumah-rumah berciri arsitektur Utsmaniyah berasal dari tahun-tahun awal Republik. Halaman arsitektur dinas tersebut mencatat 86 rumah terdaftar. Karena itu, tampilan arsitektur dan masa pembangunan perlu diperhatikan secara terpisah.
Museum Sejarah Kota Uşak memiliki hubungan langsung dengan warga setempat. Menurut publikasi Tarihi Kentler Birliği tahun 2020, koleksinya terbentuk sepenuhnya dari sumbangan penduduk kota. Benda-benda tersebut dihimpun melalui kontribusi warga.
Di Blaundos, lembah-lembah dalam mengelilingi permukiman pada tiga sisinya. Akses masuk melalui gerbang dengan satu menara di sebelah utara. Di balik gerbang terdapat stadion sepanjang 140 meter. Detail ini menghubungkan jalur masuk situs, bentang alam, dan tata ruang yang masih tersisa.
Linimasa
- Milenium keempat SM: Bukti arkeologis mencatat adanya permukiman di wilayah Uşak.
- 1176: Kekuasaan Seljuk berlangsung setelah Pertempuran Myriokephalon.
- 1255: Inventaris mencatat tahun ini sebagai waktu pembangunan Jembatan Çanlı.
- 1419: Prasasti pancuran di halaman menjadi bukti penanggalan Masjid Agung Uşak.
- 1429: Uşak masuk ke dalam pemerintahan Utsmaniyah.
- 29 Agustus 1920: Pasukan Yunani menduduki Uşak.
- 1 September 1922: Pasukan Turki merebut kembali kota ini.
- 15 Juli 1953: Undang-Undang No. 6129 memberikan status provinsi kepada Uşak.
- 1965–1968: Penggalian ilegal berlangsung di Toptepe, İkiztepe, dan Aktepe I, yang berkaitan dengan Harta Karun Karun.
- 1993: Benda-benda Karun dikembalikan ke Turki.
- 1 September 2013: Museum Sejarah Kota Uşak dibuka.
- 2024: Penggalian di Blaundos mengungkap makam monumental yang diperkirakan berasal dari masa Romawi Awal.
- 18 Maret 2025: Operasi di Banaz mengamankan 232 koin yang dinilai sebagai benda bersejarah.
FAQ
Seberapa tua Uşak?
Bukti arkeologis menunjukkan adanya permukiman di wilayah Uşak pada milenium keempat SM. Penanggalan ini merujuk pada permukiman di wilayah tersebut. Bukti itu tidak menetapkan sejarah yang berlangsung tanpa putus pada satu lokasi perkotaan.
Apakah Uşak berarti para kekasih?
Satu tradisi menghubungkannya dengan kata Arab uşşak dan tujuh kekasih. Tradisi lain mengaitkannya dengan putra atau cucu dalam bahasa Turki Chagatai. Asal usul nama tersebut belum dapat dipastikan.
Di mana Museum Sejarah Kota Uşak?
Museum ini berada di bekas gedung TEK di İslice Mahallesi, Fabrikalar Caddesi No:13. Gedung tersebut dahulu digunakan untuk membangkitkan dan menyalurkan listrik bagi penerangan kota.
Apakah Clandras sebuah jembatan?
Meski lazim disebut jembatan, Clandras merupakan akuaduk. Bangunan ini mengalirkan air ke Pepouza dari jarak sekitar 2,5 kilometer.
Sumber
- TDV İslâm Ansiklopedisi — Uşak islamansiklopedisi.org.tr
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Uşak — Asal Usul Nama usak.ktb.gov.tr
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Uşak — Informasi Umum usak.ktb.gov.tr
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Uşak — Sejarah usak.ktb.gov.tr
- Kültür Portalı — Çanlı Köprü kulturportali.gov.tr
- Kültür Portalı — Akuaduk Clandras kulturportali.gov.tr
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Uşak — Ulu Cami usak.ktb.gov.tr
- Kültür Portalı — Burma Camii beta.kulturportali.gov.tr
- Kültür Portalı — Rumah-Rumah Lama Uşak kulturportali.gov.tr
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Uşak — Arsitektur usak.ktb.gov.tr
- Kültür Portalı — Museum Sejarah Kota kulturportali.gov.tr
- Tarihi Kentler Birliği — Kompetisi Pengembangan Museum 2020 tarihikentlerbirligi.org
- Direktorat Jenderal Warisan Budaya dan Museum — Direktorat Museum Uşak kvmgm.ktb.gov.tr
- Anadolu Ajansı — Makam Monumental di Blaundos aa.com.tr
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Uşak — Sebaste usak.ktb.gov.tr
- Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata — Harta Karun Lidia (Karun) ktb.gov.tr
- Gendarmeri Provinsi Uşak — Melindungi Benda-Benda Bersejarah usak.jandarma.gov.tr
FAQ
Dari mana asal nama Uşak?
Satu tradisi menghubungkan Uşak dengan kata dalam bahasa Turki Chagatai yang berarti putra atau cucu, serta dengan putra-putra Bey Mende. Tradisi lain mengaitkannya dengan kata Arab uşşak dan kisah tujuh kekasih. Kedua penjelasan ini belum memastikan asal usul nama tersebut.
Di mana Museum Sejarah Kota Uşak?
Museum ini menempati bekas gedung TEK di İslice Mahallesi, Fabrikalar Caddesi No:13. Museum dibuka pada 1 September 2013. Gedungnya dahulu digunakan untuk membangkitkan dan menyalurkan listrik bagi penerangan kota.
Kapan Uşak menjadi kota di bawah kekuasaan Utsmaniyah?
Uşak masuk ke dalam pemerintahan Utsmaniyah pada 1429 berdasarkan wasiat penguasa Germiyan, Yakup II. Uşak kemudian menjadi distrik dalam sanjak Kütahya.
Apa itu Harta Karun Karun?
Harta Karun Karun adalah kumpulan benda dari Lidia yang berasal dari abad keenam SM. Benda-benda yang dibawa ke luar negeri setelah penggalian ilegal di dekat Güre sampai ke Metropolitan Museum of Art di New York. Benda-benda tersebut dikembalikan ke Turki pada 1993 setelah proses hukum.
Image: Uşak Kurtuluş Anıtı ve Atatürk Heykeli.jpg — SusamCocuk, CC BY 4.0






