Pada 1947, seorang penggembala muda Badui menemukan tujuh gulungan pertama di sebuah gua dekat Laut Mati. Selama dasawarsa berikutnya, ribuan fragmen ditemukan di gua-gua lain. Semuanya dikenal sebagai Gulungan Laut Mati. Inilah kumpulan besar salinan Alkitab Ibrani tertua yang kita miliki. Naskah-naskah ini memperlihatkan bentuk teks Yahudi lebih dari 2.000 tahun lalu.
Panduan ini menjawab pertanyaan yang paling sering diajukan. Berapa usia gulungan itu? Di mana ditemukan? Di mana disimpan sekarang? Dan mana yang perlu Anda waspadai karena keasliannya bermasalah?
Apa itu Gulungan Laut Mati?
Nama ini mencakup sisa-sisa lebih dari 900 manuskrip yang ditemukan di gua-gua Qumran. Sebagian hampir utuh. Sebagian besar berupa fragmen.
Teksnya terutama ditulis pada perkamen, sementara sebagian menggunakan papirus. Ada satu gulungan yang tidak memakai keduanya. Teksnya diukir pada tembaga.
Bahasa Ibrani paling banyak digunakan. Sekitar 15 persen teks berbahasa Aram, dan beberapa berbahasa Yunani.
Berapa usia Gulungan Laut Mati?
Gulungan Qumran umumnya diperkirakan berasal dari abad ke-3 SM hingga abad ke-1 M. Artinya, usianya sekitar 2.000 hingga 2.300 tahun.
Penanggalannya masih terus disempurnakan. Sebuah penelitian yang terbit pada 4 Juni 2025 menguji model bernama Enoch. Para peneliti melatihnya menggunakan 24 sampel yang telah ditentukan usianya melalui radiokarbon (karbon-14). Lalu, model itu digunakan untuk memperkirakan usia 135 manuskrip. Metode ini menghubungkan gaya tulisan tangan dengan hasil pengukuran usia. Penelitian pun dapat berlanjut seiring bertambahnya sampel yang diuji.
Di mana Gulungan Laut Mati ditemukan?
Lokasi penemuan utamanya adalah sekumpulan gua di sekitar Qumran. Qumran terletak dekat pesisir barat laut Laut Mati, di Tepi Barat.
Menurut Otoritas Purbakala Israel, seorang penggembala muda Badui menemukan tujuh gulungan pertama pada 1947. Gua tempat penemuannya kemudian diberi nomor Gua 1.
Gua 1 diekskavasi pada 1949. Di sana ditemukan sisa-sisa setidaknya 70 manuskrip, termasuk bagian dari tujuh gulungan pertama tadi.
Antara 1947 dan 1956, sisa-sisa naskah ditemukan di sebelas gua Qumran. Orang Badui menemukan lima gua di antaranya. Para arkeolog menemukan enam gua lainnya.
Dua gua memiliki temuan yang menonjol:
- Gua 4 (1952): Menghasilkan ribuan fragmen. Jumlahnya sekitar 75 persen dari seluruh bahan yang ditemukan di gua-gua Qumran.
- Gua 3 (1952): Menyimpan Gulungan Tembaga dalam dua bagian. Menurut isi teksnya sendiri, gulungan ini mencatat tempat penyembunyian emas, perak, dan barang berharga lainnya.
Mengapa gulungan-gulungan ini bisa bertahan?
Gurun Yudea sangat kering. Kelembapan dan suhu di dalam gua juga relatif stabil. Inilah alasan utama yang dikemukakan untuk menjelaskan mengapa gulungan tersebut bisa bertahan sekitar dua ribu tahun.
Bayangkan Anda menyimpan makanan kering dalam stoples tertutup di ruang penyimpanan yang sejuk dan gelap. Makanan itu bisa awet bertahun-tahun. Gua-gua tersebut bekerja dengan cara serupa untuk perkamen.
Apa isi teks Alkitab dalam Gulungan Laut Mati?
Sekitar 230 manuskrip merupakan salinan karya yang kini termasuk dalam Alkitab Ibrani. Salinan setiap kitab kecuali Ester telah diidentifikasi. Ada yang hanya sebagian, ada pula yang lengkap.
Teks-teks ini tidak selalu sama dengan versi baku yang muncul kemudian, yaitu Teks Masoret. Sebagian salinan sangat mirip dengannya. Salinan lain memiliki perbedaan ejaan, tambahan, atau bagian yang dihilangkan.
Salah satu contohnya ada dalam Keluaran 1:5, yang menghitung keturunan Yakub. Teks Masoret menyebut 70. Naskah Gulungan Laut Mati yang memuat bagian tersebut dan Septuaginta menyebut 75. Perbedaan seperti ini penting bagi penerjemah Alkitab masa kini.
Koleksi ini tidak hanya berisi Kitab Suci. Di dalamnya juga terdapat:
- himne dan doa
- kalender
- teks hukum
- tafsir
- penglihatan tentang akhir zaman
Gulungan Besar Yesaya
Orang yang mencari “Gulungan Laut Mati Ishak” sering kali sebenarnya merujuk pada Gulungan Besar Yesaya. Inilah salah satu bagian koleksi yang paling terkenal.
Panjang gulungan ini 7,34 meter. Sebanyak 54 kolomnya memuat seluruh 66 pasal Kitab Yesaya.
Gulungan ini diperkirakan berasal dari sekitar 125 SM. Usianya sekitar 1.000 tahun lebih tua daripada manuskrip Alkitab Ibrani tertua yang diketahui sebelum penemuan tersebut.
Ishak dalam gulungan: kisah pengikatan
Ishak memang muncul dalam gulungan-gulungan ini, tetapi dalam kisah yang berbeda. Teks 4Q225 dan 4Q226 dari Qumran menceritakan kembali kisah Abraham mempersembahkan Ishak. Dalam versi ini, kejahatan mendapat peran yang lebih besar dalam cerita.
Hal ini mengingatkan kita bahwa koleksi tersebut berisi lebih dari sekadar salinan Alkitab. Naskah-naskahnya menunjukkan cara orang pada masa itu menceritakan kembali kisah yang sudah dikenal.
Siapa yang meninggalkan gulungan di gua-gua itu?
Belum ada yang tahu pasti. Pertanyaan ini masih diperdebatkan.
Menurut teori Eseni, kaum Eseni yang tinggal di Qumran menulis, menyalin, atau mengumpulkan gulungan-gulungan itu, lalu meninggalkannya di dalam gua. Sebagian ahli mempertanyakan hubungan permukiman tersebut dengan kelompok ini.
Norman Golb mengajukan gagasan lain. Ia berpendapat bahwa gulungan-gulungan itu berasal dari perpustakaan-perpustakaan di Yerusalem.
Yang diketahui adalah permukiman Qumran ditinggalkan sekitar waktu tentara Romawi memasuki wilayah itu, kira-kira pada 68 M.
Linimasa
- Abad ke-3 SM–abad ke-1 M: rentang penanggalan umum gulungan Qumran.
- Sekitar 125 SM: perkiraan tahun asal Gulungan Besar Yesaya.
- Sekitar 68 M: permukiman Qumran ditinggalkan saat tentara Romawi memasuki wilayah itu.
- 1947: tujuh gulungan pertama ditemukan di Gua 1.
- 1947–1956: sisa-sisa naskah ditemukan di sebelas gua Qumran.
- 1949: Gua 1 diekskavasi.
- 1952: Gulungan Tembaga ditemukan di Gua 3, dan ribuan fragmen ditemukan di Gua 4.
- 1953: tim peneliti internasional dibentuk untuk menerbitkan gulungan-gulungan tersebut.
- 2001: sebagian besar edisi resmi teks telah diterbitkan.
- 2005: buku Geza Vermes tentang teks Qumran terbit dalam bahasa Turki, diterjemahkan oleh Nurfer Çelebioğlu.
- Maret 2020: fragmen Museum of the Bible dilaporkan sebagai pemalsuan modern.
- 4 Juni 2025: penelitian penanggalan Enoch diterbitkan.
Terjemahan Gulungan Laut Mati: buku dan edisi
Gulungan-gulungan ini tidak dibiarkan tanpa publikasi. Sebuah tim peneliti internasional dibentuk pada 1953. Sebagian besar edisi resmi teks selesai diterbitkan pada 2001.
Jika Anda membaca bahasa Turki, tersedia terjemahannya. Buku Geza Vermes tentang teks Qumran diterbitkan oleh Nokta Kitap di Istanbul pada 2005. Penerjemahnya adalah Nurfer Çelebioğlu.
Pekerjaan penerjemahan juga memengaruhi Alkitab masa kini. Para ahli kini membandingkan bacaan Qumran dengan Teks Masoret, seperti dalam kasus Keluaran 1:5 di atas.
Di mana Gulungan Laut Mati disimpan sekarang?
Di Yerusalem, Shrine of the Book di Museum Israel menyimpan gulungan yang paling utuh dan paling terawat. Jika Anda berkunjung ke sana, itulah tempat untuk melihatnya.
Anda juga bisa membacanya dari rumah. Pencarian “Gulungan Laut Mati PDF” biasanya mengarah ke sumber gratis berikut:
- Perpustakaan Digital Leon Levy: citra spektral fragmen beresolusi tinggi, serta foto inframerah yang diambil pada 1950-an.
- Situs digital Museum Israel: lima gulungan, yaitu Gulungan Besar Yesaya, Gulungan Bait Suci, Gulungan Perang, Aturan Komunitas, dan Tafsir Habakuk.
Keduanya memungkinkan Anda memperbesar tampilan tulisan tangan.
Gulungan Laut Mati dan Museum of the Bible
Perhatikan nama museumnya. Museum of the Bible berada di Washington. Museum ini pernah memamerkan benda-benda yang disebut sebagai Gulungan Laut Mati.
Pemeriksaan yang diumumkan pada Maret 2020 menyimpulkan bahwa seluruh 16 fragmen tersebut adalah pemalsuan modern. Smithsonian Magazine melaporkan hasil itu dengan judul yang menyatakan bahwa semuanya palsu.
Pelajarannya sederhana. Bahan Qumran yang asli berasal dari gua-gua dan didokumentasikan oleh Otoritas Purbakala Israel. Periksa riwayat asal-usulnya sebelum Anda memercayai sebuah “gulungan” dalam suatu koleksi.
Detail yang tidak akan Anda temukan dalam buku panduan
- Sebagian besar bahan berasal dari satu gua. Gua 4 saja menghasilkan sekitar 75 persen dari seluruh temuan di gua-gua Qumran.
- Daftar harta pada logam. Gulungan Tembaga dari Gua 3 mencatat tempat penyembunyian emas, perak, dan barang berharga lainnya.
- Kalender dengan hari yang tetap. Dalam kalender matahari yang dikaitkan dengan komunitas Qumran, Tahun Baru selalu jatuh pada Rabu. Hari Pendamaian selalu jatuh pada Jumat.
- Perbaikan awal justru merusak. Para peneliti pertama menyambungkan fragmen dengan pita perekat dan pelat kaca. Seiring waktu, bahan-bahan ini membuat perkamen menggelap dan sebagian teks tidak terbaca. Bayangkan pita perekat lama pada halaman album foto Anda. Warnanya menguning, dan halaman di bawahnya ikut rusak.
- Kisah Ishak yang berbeda. Teks Qumran 4Q225 dan 4Q226 menceritakan kembali persembahan Ishak dengan peran kejahatan yang lebih kuat.
FAQ
Berapa usia Gulungan Laut Mati?
Gulungan ini umumnya diperkirakan berasal dari abad ke-3 SM hingga abad ke-1 M. Artinya, usianya sekitar 2.000 hingga 2.300 tahun.
Di mana Gulungan Laut Mati ditemukan?
Di gua-gua sekitar Qumran, dekat pesisir barat laut Laut Mati di Tepi Barat. Tujuh gulungan pertama ditemukan di Gua 1 pada 1947.
Di mana Gulungan Laut Mati disimpan sekarang?
Shrine of the Book di Museum Israel, Yerusalem, menyimpan gulungan yang paling utuh dan paling terawat. Banyak fragmen juga tersedia secara daring.
Apakah gulungan ini memuat seluruh Alkitab?
Tidak. Setiap kitab dalam Alkitab Ibrani kecuali Ester terwakili, tetapi sering kali hanya sebagian.
Apakah gulungan di Museum of the Bible asli?
Pemeriksaan yang diumumkan pada Maret 2020 menyimpulkan bahwa seluruh 16 fragmen adalah pemalsuan modern.
Sumber
- Otoritas Purbakala Israel — Penemuan dan Publikasi deadseascrolls.org.il
- Otoritas Purbakala Israel — Pengantar deadseascrolls.org.il
- Otoritas Purbakala Israel — Lokasi Penemuan deadseascrolls.org.il
- Otoritas Purbakala Israel — Konservasi deadseascrolls.org.il
- Otoritas Purbakala Israel — Jelajahi Arsip deadseascrolls.org.il
- Wikipedia — Gulungan Laut Mati en.wikipedia.org
- Museum Israel — Pameran Gulungan Besar Yesaya imj.org.il
- Museum Israel — Gulungan Laut Mati Digital dss.collections.imj.org.il
- Perpustakaan Kongres — Komunitas Qumran loc.gov
- Perpustakaan Kongres — Pelajari Lebih Lanjut loc.gov
- David Hamidović, RES Antiquitatis (2010) revistas.fcsh.unl.pt
- Smithsonian Magazine — Semua Gulungan Laut Mati di Museum of the Bible Palsu smithsonianmag.com
- Halil Temiztürk — Pengaruh Gulungan Laut Mati terhadap Terjemahan Alkitab Modern dergipark.org.tr
- Popović dkk. — Penanggalan manuskrip kuno menggunakan radiokarbon dan analisis gaya tulisan berbasis AI pubmed.ncbi.nlm.nih.gov
FAQ
Berapa usia Gulungan Laut Mati?
Gulungan Qumran umumnya diperkirakan berasal dari abad ke-3 SM hingga abad ke-1 M. Artinya, usianya sekitar 2.000 hingga 2.300 tahun.
Di mana Gulungan Laut Mati ditemukan?
Gulungan ini ditemukan di gua-gua sekitar Qumran, dekat pesisir barat laut Laut Mati di Tepi Barat. Tujuh gulungan pertama ditemukan pada 1947 di gua yang kemudian diberi nomor Gua 1.
Di mana Gulungan Laut Mati disimpan sekarang?
Shrine of the Book di Museum Israel, Yerusalem, menyimpan gulungan yang paling utuh dan paling terawat. Anda juga bisa mempelajari banyak fragmen secara daring melalui Perpustakaan Digital Leon Levy dan situs digital Museum Israel.
Apakah Gulungan Laut Mati memuat seluruh Alkitab?
Tidak. Salinan setiap kitab dalam Alkitab Ibrani, kecuali Ester, telah diidentifikasi. Namun, sebagian besar hanya berupa bagian-bagian kitab. Sekitar 230 manuskrip merupakan salinan karya yang kini termasuk dalam Alkitab Ibrani.
Apakah Gulungan Laut Mati di Museum of the Bible asli?
Pemeriksaan yang diumumkan pada Maret 2020 menyimpulkan bahwa seluruh 16 fragmen yang dipamerkan sebagai Gulungan Laut Mati dalam koleksi di Washington itu adalah pemalsuan modern. Bahan Qumran yang asli berasal dari gua-gua dan disimpan di lembaga-lembaga Israel.
Image: Genesis 1 Dead Sea Scroll.jpg — KetefHinnomFan, CC0






