Hari Orang Mati, yang disebut Día de Muertos atau Día de los Muertos dalam bahasa Spanyol, adalah tradisi Meksiko untuk mengenang anggota keluarga yang telah meninggal. Ini bukan Halloween versi Meksiko. Tradisi keluarga ini berpusat pada altar, makanan, bunga, dan kunjungan ke pemakaman.
Artikel ini menelusuri asal-usul tradisi tersebut. Jawabannya masih diperdebatkan. Perdebatan itu sendiri menjadi bagian dari kisahnya.
Apa itu Hari Orang Mati di Meksiko?
Tradisi ini dirayakan setiap tahun pada 1 dan 2 November. Di banyak wilayah Meksiko, 1 November dikhususkan untuk anak-anak yang telah meninggal. Tanggal 2 November ditujukan bagi orang dewasa yang telah meninggal.
Gagasan dasarnya sederhana. Menurut penjelasan UNESCO tentang perayaan masyarakat adat, anggota keluarga dan orang-orang terkasih yang telah meninggal dipercaya kembali ke bumi untuk sementara waktu. Keluarga pun bersiap menyambut mereka.
Tradisi ini juga hidup di luar Meksiko. Komunitas keturunan Meksiko di negara lain turut merayakannya. Pada 2008, Museum Nasional Sejarah Amerika Smithsonian di Washington mengadakan program Hari Orang Mati. Ini menunjukkan seberapa jauh tradisi tersebut telah menyebar.
Bayangkan Anda menyimpan foto kakek atau nenek di rak, lalu memasak hidangan kesukaan mereka pada hari ulang tahunnya. Hari Orang Mati membawa kebiasaan pribadi itu menjadi acara bersama di ruang publik.
Nama Hari Orang Mati dalam bahasa Spanyol
Nama dalam bahasa Spanyol adalah Día de Muertos dan Día de los Muertos. Keduanya merujuk pada perayaan yang sama. Anda bisa menemukan kedua nama itu pada papan di Meksiko, di museum, dan dalam pemberitaan.
Hari Orang Mati 2026: tanggal perayaan
Pada 2026, tanggal tradisionalnya tetap sama: 1 dan 2 November. Jika Anda ingin menyaksikan perayaannya secara langsung, jadikan kedua tanggal itu sebagai patokan. Beberapa tempat memulainya lebih awal. San Andrés Mixquic, misalnya, mengadakan upacara dari 31 Oktober hingga 2 November.
Dari mana asalnya? Dua pandangan
Belum ada satu jawaban tentang asal-usulnya yang disepakati semua pihak. Ada dua pandangan utama.
Pandangan tentang perpaduan tradisi
UNESCO menjelaskan tradisi ini sebagai hasil perpaduan. Di satu sisi ada ritual keagamaan masyarakat adat dari masa pra-Hispanik. Di sisi lain ada hari raya Katolik yang masuk pada abad ke-16. Menurut pandangan ini, perayaan yang Anda lihat sekarang tumbuh dari keduanya.
Pandangan tentang asal-usul Eropa
Pandangan kedua lebih berhati-hati. Arkeolog INAH Víctor Joel Santos Ramírez mengikuti kajian Elsa Malvido. Ia menghubungkan perayaan 1–2 November dengan Eropa abad pertengahan. Ia menolak klaim bahwa perayaan ini berasal langsung dari tradisi pra-Hispanik.
Dasar argumen itu terletak pada kalender. Dalam kalender Katolik, 1 November adalah Hari Raya Semua Orang Kudus. Tanggal 2 November adalah Peringatan Arwah Semua Orang Beriman. Menurut INAH, perayaan Katolik ini mulai dijalankan di Meksiko pada abad ke-16, setelah penaklukan Spanyol. Perayaannya berlangsung di gereja-gereja Fransiskan di Texcoco, Tlaxcala, dan Kota Meksiko.
Kedua pandangan ini sulit dipisahkan secara tegas. Tanggalnya memang sesuai dengan kalender Katolik. Namun, UNESCO menyoroti komunitas masyarakat adat yang menempatkan kepercayaan akan kembalinya arwah sebagai inti perayaan.
Linimasa
- Abad ke-16: Perayaan Katolik pada 1–2 November dibawa ke Meksiko setelah penaklukan Spanyol.
- 1535–1540: Catatan yang diteruskan oleh Motolinía menggambarkan masyarakat adat mempersembahkan makanan dan kakao bagi orang yang telah meninggal.
- 1947: Diego Rivera melukis La Catrina dengan sosok seluruh tubuh yang kini dikenal luas dalam muralnya di Alameda Central.
- 2003: UNESCO memproklamasikan perayaan masyarakat adat untuk orang yang telah meninggal sebagai sebuah mahakarya.
- 2008: Perayaan tersebut dimasukkan ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO.
- 1–2 November 2026: Tanggal tradisional perayaan tahunan ini.
Bunga Hari Orang Mati: jalur marigold
Bunga memiliki fungsi nyata dalam tradisi ini. Menurut dokumentasi UNESCO, keluarga menempatkan kelopak bunga, lilin, dan persembahan di sepanjang jalur antara pemakaman dan rumah. Tujuannya untuk menuntun arwah.
Bunga yang paling erat dikaitkan dengan tradisi ini adalah cempasúchil. Kelopak kuningnya disusun membentuk jalur. Masyarakat percaya warna dan aromanya menuntun arwah orang yang telah meninggal menuju altar.
Ofrenda: apa saja yang ada di altar?
Keluarga membuat altar peringatan yang disebut ofrenda. Di atasnya mereka meletakkan foto orang yang telah meninggal, makanan kesukaannya, dan barang-barang pribadinya.
INPI, lembaga Meksiko untuk masyarakat adat, menjelaskan makna beberapa unsur tersebut:
- Air: Dimaksudkan untuk melepas dahaga arwah yang dipercaya telah menempuh perjalanan panjang.
- Garam: Melambangkan penyucian.
- Dupa kopal: Melambangkan pembersihan tempat dari roh jahat.
- Pan de muerto: Roti tradisional ini hadir di altar dalam berbagai bentuk.
Benda-benda tersebut memiliki kegunaan sekaligus makna pribadi. Bayangkan Anda menyiapkan meja makan bagi tamu yang baru menempuh perjalanan jauh.
Tengkorak dan kostum Hari Orang Mati: La Catrina
Sosok kerangka yang paling sering dibayangkan orang memiliki sejarah yang jelas. Pendahulunya adalah Calavera Garbancera, ciptaan José Guadalupe Posada. Pada 1947, Diego Rivera melukis sosoknya secara utuh dari kepala hingga kaki dalam mural Sueño de una tarde dominical en la Alameda Central. Menurut Kementerian Kebudayaan Meksiko, lukisan itulah yang mengubah tokoh karya Posada menjadi La Catrina yang kita kenal sekarang.
Jika Anda sedang mencari ide kostum, La Catrina adalah sosok yang memiliki latar sejarah terdokumentasi.
Tengkorak juga hadir dalam karya tulis. Calaveras literarias adalah puisi jenaka yang ditulis sebagai epitaf atau tulisan batu nisan rekaan. Puisi ini bahkan bisa ditujukan kepada teman dan kenalan yang masih hidup.
Tempat menyaksikannya: San Andrés Mixquic
San Andrés Mixquic, di distrik Tláhuac, Kota Meksiko, terkenal dengan upacara Hari Orang Mati yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 2 November. Pada malam 2 November, berlangsung Alumbrada. Dalam upacara ini, pemakaman di sekitar gereja utama diterangi ribuan lilin.
Jika Anda berkunjung, suasananya tenang dan akrab seperti acara keluarga, bukan pesta jalanan. Mengenang orang yang telah meninggal tetap menjadi tujuan utamanya.
Detail yang tidak akan Anda temukan dalam buku panduan
- Kakao sebagai pengganti anggur. Catatan Motolinía untuk 1535–1540 menyebutkan bahwa masyarakat adat mempersembahkan jagung, kain, roti, dan ayam kepada orang yang telah meninggal. Mereka mempersembahkan kakao sebagai pengganti anggur.
- Berkaitan dengan panen jagung. Menurut UNESCO, masa perayaan pada akhir Oktober dan awal November juga bertepatan dengan berakhirnya siklus tanam tahunan jagung, tanaman pangan pokok Meksiko.
- Makna lilin. Di beberapa komunitas masyarakat adat, setiap lilin mewakili satu orang yang telah meninggal. Empat lilin yang disusun membentuk salib melambangkan empat arah mata angin, yang membantu arwah menemukan jalan.
- Puisi untuk orang yang masih hidup. Calaveras literarias adalah epitaf jenaka. Puisi ini juga bisa ditulis untuk teman yang masih hidup.
- Iblis bertopeng kulit. Di Chapulhuacanito, wilayah Huasteca, tokoh-tokoh iblis bertopeng kulit hitam memimpin arak-arakan. Peserta lainnya mengenakan topeng kayu yang dicat.
FAQ
Kapan Hari Orang Mati pada 2026?
Tanggal tradisionalnya adalah 1 dan 2 November 2026. Di banyak wilayah Meksiko, 1 November dikhususkan untuk anak-anak yang telah meninggal dan 2 November untuk orang dewasa yang telah meninggal.
Apa nama Hari Orang Mati dalam bahasa Spanyol?
Namanya Día de Muertos atau Día de los Muertos.
Mengapa bunga marigold digunakan?
Kelopak kuning bunga cempasúchil disusun membentuk jalur. Masyarakat percaya warna dan aromanya menuntun arwah orang yang telah meninggal menuju altar.
Di mana Hari Orang Mati dirayakan?
Ini adalah tradisi Meksiko. Komunitas keturunan Meksiko di negara lain juga merayakannya. San Andrés Mixquic terkenal sebagai salah satu tempat penyelenggaraan upacaranya.
Apakah asal-usulnya sepenuhnya dari masyarakat adat?
Para ahli berbeda pendapat. UNESCO menjelaskannya sebagai perpaduan ritual pra-Hispanik dan hari raya Katolik abad ke-16. Arkeolog INAH Víctor Joel Santos Ramírez menolak asal-usul langsung dari tradisi pra-Hispanik dan mengaitkan tanggal perayaannya dengan Eropa abad pertengahan.
Sumber
- Wikipedia — Hari Orang Mati en.wikipedia.org
- Vikipedi — Hari Orang Mati tr.wikipedia.org
- Kedutaan Besar Meksiko di Austria — Tradisi Hari Orang Mati di Meksiko embamex.sre.gob.mx
- UNESCO — Perayaan masyarakat adat untuk orang yang telah meninggal ich.unesco.org
- INAH — Asal-usul Hari Orang Mati inah.gob.mx
- Museum Nasional Sejarah Amerika Smithsonian — Pada Hari Orang Mati, kita merayakan kehidupan americanhistory.si.edu
- INPI — Tahukah Anda makna unsur-unsur dalam ofrenda Hari Orang Mati? gob.mx
- Kementerian Kebudayaan Meksiko — La Catrina karya Rivera gob.mx
- UNESCO — Huehues, identitas masyarakat Huastec dalam perayaan untuk orang yang telah meninggal unesco.org
- Wikipedia — San Andrés Mixquic en.wikipedia.org
FAQ
Kapan Hari Orang Mati pada 2026?
Tanggal tradisionalnya adalah 1 dan 2 November 2026, sama seperti setiap tahun. Di banyak wilayah Meksiko, 1 November dikhususkan untuk anak-anak yang telah meninggal dan 2 November untuk orang dewasa yang telah meninggal.
Apa nama Hari Orang Mati dalam bahasa Spanyol?
Namanya Día de Muertos atau Día de los Muertos.
Mengapa keluarga menggunakan bunga marigold?
Kelopak kuning bunga cempasúchil disusun membentuk jalur. Masyarakat percaya warna dan aromanya menuntun arwah orang yang telah meninggal menuju altar.
Di mana Hari Orang Mati dirayakan?
Ini adalah tradisi Meksiko. Komunitas keturunan Meksiko di negara lain juga merayakannya. San Andrés Mixquic di distrik Tláhuac, Kota Meksiko, terkenal dengan upacaranya.
Apakah Hari Orang Mati sepenuhnya berasal dari tradisi masyarakat adat?
Para ahli berbeda pendapat. UNESCO menjelaskannya sebagai perpaduan ritual pra-Hispanik dan hari raya Katolik dari abad ke-16. Arkeolog INAH Víctor Joel Santos Ramírez, yang mengikuti kajian Elsa Malvido, mengaitkan perayaan 1–2 November dengan Eropa abad pertengahan dan menolak asal-usul langsung dari tradisi pra-Hispanik.
Image: Altardediademuertos.jpg — Eneas de Troya, CC BY 2.0






