Di mana lokasi Sultan Han di Turki?
Sultan Han berada di distrik Sultanhanı, Provinsi Aksaray, Turki. Letaknya di jalan Konya–Aksaray, sekitar 42 kilometer dari Aksaray. Karavanserai Seljuk Anatolia ini dibangun atas perintah Sultan Alâeddin Keykubad I dan selesai pada 1229. Arsiteknya adalah Muhammed bin Havlân dari Damaskus.
Jika Anda mencari “Sultan Han nerede”, yang berarti “di mana Sultan Han”, lokasi yang perlu dicari adalah Sultanhanı di Provinsi Aksaray. Nama distrik dan nama karavanserai ini sangat berkaitan dalam penyebutan yang akan Anda temui. Bangunannya juga disebut Sultanhanı Kervansarayı.
Letaknya merupakan bagian dari kisah geografis yang jauh lebih panjang. Sultan Han berdiri di jalur perdagangan yang dikenal sebagai Uzun Yol. Jalur ini membentang dari Konya melalui Aksaray menuju Iran. Dengan demikian, lokasi karavanserai ini menghubungkan sebuah tempat persinggahan dekat Aksaray dengan jalur yang menjangkau wilayah lebih jauh.
Siapa yang membangun karavanserai Sultan Han?
Prasasti bangunan menyebut Sultan Alâeddin Keykubad I sebagai penggagas dan penyandang dana pembangunannya. Prasasti tersebut mencatat tahun pembangunan 626 Hijriah, yang bertepatan dengan 1229. Jadi, Sultan Han berasal dari abad ketiga belas, pada masa Seljuk Anatolia.
Arsiteknya adalah Muhammed bin Havlân dari Damaskus. Anda perlu membedakan perannya dengan peran sultan. Keykubad memerintahkan pembangunan karavanserai, sedangkan Muhammed bin Havlân merancangnya. Kedua nama itu sama-sama menjawab pertanyaan tentang siapa yang membangun Sultan Han, tetapi sumbangan mereka berbeda.
Tahun pembangunan awal juga perlu dibedakan dari masa perbaikan berikutnya. Sultan Han selesai pada 1229. Pekerjaan setelah kebakaran yang terjadi kemudian berlangsung pada masa pemerintahan Gıyâseddin Keyhusrev III. Perbaikan tersebut merupakan tahap lain dalam sejarah bangunan ini.
Bagaimana tata ruang Sultan Han?
Sultan Han memiliki dua bagian utama: halaman terbuka untuk musim panas dan bagian tertutup untuk musim dingin. Pembagian ini memudahkan Anda memahami denahnya. Perhatikan hubungan antara ruang terbuka dan tempat berlindung yang tertutup sebelum mengamati setiap ukiran.
Pembagian menurut musim ini memiliki padanan dalam kehidupan sehari-hari. Anda mungkin memilih halaman terbuka saat cuaca mendukung, lalu masuk ke ruangan tertutup ketika membutuhkan perlindungan. Di Sultan Han, hubungan antara ruang luar dan ruang dalam itu terlihat pada pembagian halaman musim panas dan ruang musim dingin.
Artikel Wikipedia bahasa Turki mencatat panjang keseluruhan sisi luar bagian musim panas dan musim dingin sebesar 116.90 meter. Ukuran ini mencakup kedua bagian tersebut sekaligus. Angka itu membantu menjelaskan mengapa halaman, masjid, dan ruang tertutupnya perlu dipahami sebagai bagian dari satu kesatuan arsitektur yang besar.
Halaman itu juga memiliki ruang-ruang tertutup yang lebih kecil. Menurut TDV İslâm Ansiklopedisi, terdapat 11 ruangan di sepanjang sisi timurnya. Ruangan-ruangan ini menambah rincian pada denah, di luar pembagian besarnya menjadi bagian terbuka dan tertutup.
Apa yang perlu diperhatikan di pintu masuk?
Pintu masuk monumental berada di sisi timur bangunan. Wikipedia bahasa Inggris mencatat tingginya 13 meter. Gerbang ini menjadi titik awal yang tepat untuk mengamati Sultan Han karena bahannya berbeda dari tubuh utama karavanserai.
Tubuh bangunan dibuat dari susunan batu potong dengan teknik pasangan batu. Portal masuknya dibuat dari marmer. Saat Anda mengamati pintu masuk, perhatikan ukurannya sekaligus perubahan bahan tersebut. Portal ini menyatu dengan bangunan batu yang lebih besar, tetapi mendapat pengolahan arsitektur tersendiri.
Hiasannya mencakup pola geometris yang saling berjalin, profil hias zigzag, dan pita ornamen palmet berbentuk kipas daun palem. Ketiganya dapat Anda cari saat melihatnya dari dekat. Amati jalinan geometrisnya terlebih dahulu, lalu kenali garis zigzag dan bentuk palmet, agar setiap unsur pada permukaannya terlihat jelas.
Bangunan apa yang berdiri tinggi di tengah halaman?
Bangunan di tengah halaman adalah köşk mescit, yaitu masjid yang berdiri di atas penyangga. Masjid ini bertumpu pada lengkungan yang ditopang empat pilar. Letaknya yang tinggi menjadikannya pusat perhatian arsitektur tersendiri di bagian musim panas yang terbuka.
Hubungan antara penyangga dan bangunan di atasnya layak dicermati. Perhatikan dahulu keempat pilarnya, lalu lengkungan yang menopang masjid di atasnya. Bangunan tengah halaman ini lebih mudah dipahami jika Anda mengikuti cara beban bangunannya ditopang.
Masjid tersebut juga memberi halaman sebuah pusat yang jelas. Denah Sultan Han mencakup ruang terbuka, ruangan-ruangan di sisi timurnya, dan bangunan ibadah yang ditinggikan ini. Semuanya merupakan bagian dari tata ruang halaman. Sementara itu, ruang musim dingin tertutup menjadi bagian utama lainnya.
Apa yang ada di dalam ruang musim dingin tertutup?
Deretan pilar membagi bagian musim dingin tertutup menjadi lima lorong. Penyangga-penyangga ini mengatur pembagian ruang dalam. Saat Anda memandang ke sepanjang ruangan, ikuti deretannya untuk memahami pembagian ruang tertutup tersebut.
Bukaan pada kubah tengah memungkinkan cahaya dan udara masuk. Unsur ini memiliki fungsi praktis sekaligus menjadi bagian dari arsitektur ruangan. Dengan bukaan tengah tersebut, bagian tertutup ini juga memiliki hubungan dengan kondisi di luar, selain menjadi pasangan bagi halaman terbuka.
Detail yang tidak akan Anda temukan dalam buku panduan
Pita hias lebar pada portal masuk memuat bintang dengan 10, 12, dan 16 sudut. Jumlah sudut ini memberi Anda detail khusus untuk dicari dalam foto atau langsung pada bangunannya. Hiasan geometris tersebut mencakup beberapa bentuk bintang, bukan hanya satu jenis yang diulang.
Sebanyak 24 penopang menopang sudut-sudut dan dinding luar bangunan. Detail ini mengarahkan perhatian dari pintu masuk yang berhias ke struktur luar bangunan. Penopang tersebut merupakan bagian dari karavanserai yang ruang dalamnya ditata mengelilingi halaman dan ruang musim dingin.
Portal itu juga memuat frasa “el-minnetü lillâh.” Huruf-hurufnya diukir cukup besar agar terlihat dari kejauhan. Bersama pola geometris yang lebih kecil, prasasti ini menghadirkan detail dengan skala berbeda pada pintu masuk.
Sultan Han juga pernah menjadi pangkalan militer dan mengalami kerusakan selama pengepungan. Karena itu, sejarahnya mencakup fungsi dan peristiwa di luar perannya di jalur perdagangan. Bangunan yang bertahan hingga kini menyimpan sejarah konflik sekaligus arsitektur karavanserai.
Sebelum mendapat perlindungan, penduduk desa mengambil batu dari Sultan Han untuk dijadikan bahan bangunan. Upaya pelestarian dilakukan setelah masa kehilangan bahan bangunan tersebut. Antara 1959 dan 1968, Direktorat Jenderal Wakaf (Vakıflar Genel Müdürlüğü) memugar sebagian bangunan dan menetapkannya sebagai bangunan yang dilindungi.
Kapan Sultan Han diperbaiki setelah kebakaran?
TDV İslâm Ansiklopedisi mencatat perbaikan setelah kebakaran berlangsung pada 1268–1269. Sumber ini menyebut pengelola wakaf Sirâcüddin Ahmed sebagai pelaksananya dan menempatkan pekerjaan itu pada masa pemerintahan Gıyâseddin Keyhusrev III.
Sementara itu, Wikipedia bahasa Inggris mencatat perbaikan dan perluasan pada 1278. Sumber ini juga mengaitkan pekerjaan tersebut dengan Sirâceddin Ahmed di bawah sultan yang sama. Kedua catatan berbeda dalam penanggalan dan uraian cakupan pekerjaan. Untuk pembangunan awal, tahunnya tetap 1229.
Linimasa
- 1229: Sultan Han selesai dibangun atas prakarsa dan pendanaan Alâeddin Keykubad I.
- 1268–1269 / 1278: TDV mencatat perbaikan setelah kebakaran pada 1268–1269. Wikipedia bahasa Inggris mencatat perbaikan dan perluasan pada 1278.
- 1959–1968: Direktorat Jenderal Wakaf memugar sebagian karavanserai dan menetapkannya sebagai bangunan yang dilindungi.
- 25 Februari 2000: Usulan jalur karavanserai Seljuk yang mencakup Sultan Han diajukan ke Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO.
Di mana Anda bisa menemukan foto Sultan Han?
Galeri Wikipedia bahasa Inggris memuat foto portal luar, halaman, masjid di atas penyangga, mihrab, dan bagian musim dingin. Foto-foto tersebut memperlihatkan pintu masuk, bangunan tengah halaman, detail ruang ibadah, dan bagian dalam yang tertutup.
Jika Anda menggunakan foto-foto itu untuk memahami denahnya, mulailah dari portal dan halaman. Kemudian bandingkan masjid di atas penyangga dengan ruang musim dingin. Foto-fotonya mencakup kedua bagian utama serta beberapa detail arsitektur yang dijelaskan di atas.
FAQ
Di mana lokasi Sultan Han di Turki?
Sultan Han berdiri di distrik Sultanhanı, Provinsi Aksaray. Letaknya di jalan Konya–Aksaray, sekitar 42 kilometer dari Aksaray.
Siapa yang membangun Sultan Han dekat Aksaray?
Alâeddin Keykubad I memerintahkan pembangunannya, dan Muhammed bin Havlân dari Damaskus menjadi arsiteknya. Karavanserai ini selesai pada 1229, pada masa Seljuk Anatolia.
Apa saja ciri utama arsitekturnya?
Sultan Han memadukan portal masuk dari marmer, halaman musim panas yang terbuka, masjid di atas penyangga di tengah halaman, dan ruang musim dingin tertutup. Deretan pilar membagi ruang musim dingin menjadi lima lorong.
Apakah Sultan Han masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO?
Sultan Han termasuk dalam usulan jalur karavanserai Seljuk yang diajukan ke Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO pada 25 Februari 2000. Usulan tersebut mencakup jalur dari Denizli ke Doğubayazıt.
Sumber
- Ensiklopedia Islam TDV — Sultan Hanı islamansiklopedisi.org.tr
- Wikipedia bahasa Turki — Sultan Han (Aksaray)) tr.wikipedia.org
- Wikipedia bahasa Inggris — Sultan Han en.wikipedia.org
- Pusat Warisan Dunia UNESCO — Karavanserai Seljuk di jalur dari Denizli ke Dogubeyazit whc.unesco.org
FAQ
Di mana lokasi Sultan Han di Turki?
Sultan Han berada di distrik Sultanhanı, Provinsi Aksaray, di jalan Konya–Aksaray, sekitar 42 kilometer dari Aksaray.
Siapa yang membangun Sultan Han dekat Aksaray?
Karavanserai ini dibangun atas perintah Sultan Alâeddin Keykubad I. Arsiteknya adalah Muhammed bin Havlân dari Damaskus, dan pembangunannya selesai pada 1229.
Apa saja ciri utama arsitektur Sultan Han?
Ciri utamanya meliputi portal masuk dari marmer, halaman musim panas yang terbuka, masjid di atas penyangga di tengah halaman, dan ruang musim dingin tertutup yang terbagi menjadi lima lorong.
Apakah Sultan Han masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO?
Sultan Han termasuk dalam usulan jalur karavanserai Seljuk yang diajukan ke Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO pada 25 Februari 2000.
Image: Aksaray, caravasares 1998 05.jpg — LBM1948, CC BY-SA 4.0





