Kota Kuno Aksum

Aksum

Etiopia · Tigray

Kota kunoTidak diketahuiUNESCO · 1980
Perkiraan periode1 M — 1,300 MMasa Aksum dan pasca-Aksum; perkiraan rentang waktu Lihat di peta ↓

Singkatnya

Aksum merupakan ibu kota kerajaan kuno; kawasan arkeologinya dikenal karena batu tegak, makam, dan sisa hunian besarnya. Tiga kompleks hunian besar ditemukan dalam ekspedisi 1906 yang dipimpin Enno Littmann.

Apa yang ditemukan?

  • 1Kediaman Ta’akha Maryam, Enda Mikael, dan Enda Sem’on

    Penelitian arkeologi awal mengungkap sisa tiga kediaman besar yang dikenal dengan nama-nama ini. Ketiganya menyediakan data dasar untuk mempelajari arsitektur permukiman Aksum di luar monumen-monumennya.

  • 2Stela batu monumental

    Beberapa stela yang dibuat dari satu blok batu dipahat dengan detail menyerupai bangunan bertingkat. Stela-stela ini menunjukkan skala pengerjaan batu dan konsep representasi monumental.

  • 3Makam kerajaan

    Makam kerajaan di kota ini mendokumentasikan arsitektur pemakaman kalangan elite Aksum. Bersama stela, makam-makam ini merupakan bagian utama tata kompleks pemakaman monumental.

  • 4Prasasti Raja Ezana

    Prasasti Ezana dari abad ke-4 M mencakup teks berbahasa Yunani, Saba, dan Ge’ez. Prasasti-prasasti ini merupakan sumber langsung bagi sejarah kerajaan dan budaya tulis multibahasanya.

Apa yang ditunjukkannya?

Kediaman, makam, dan stela Aksum menunjukkan bahwa kalangan penguasa yang kuat berinvestasi dalam arsitektur monumental. Prasasti multibahasa mencerminkan hubungan budaya luas kerajaan yang berada di persimpangan Afrika, Arab, dan dunia Yunani-Romawi.

Apa yang diajarkannya kepada kita?

  1. Temuan ini menunjukkan bahwa para perajin Aksum mengolah blok batu tunggal hingga menyerupai fasad bangunan.
  2. Prasasti memungkinkan sejarah kerajaan dipelajari melalui dokumen multibahasa yang berasal dari masa itu.
  3. Penelitian kediaman dan makam memungkinkan penilaian bersama atas arsitektur permukiman kota dan kawasan pemakaman monumentalnya.

Gambar

Aksum, tombe reali dei re kaleb e gebre meskel 04
Sailko · CC BY 3.0 · Wikimedia Commons
Aksum, Tigray
Rod Waddington · CC BY-SA 2.0 · Wikimedia Commons

Kartu data

Kebudayaan
Kerajaan Aksum
Penggalian modern pertama
1906
Koordinat
14.1302°, 38.7186°

Sumber

  1. whc.unesco.org
  2. archeologie.culture.gouv.fr
  3. publications.dainst.org

Penggalian terdekat


—
—
12.000

Dari bawah tanah: penemuan terbaru

  • Prasasti langka berbahasa Messapia ditemukan di makam berusia 2.300 tahun di Italia

    Dua prasasti berbahasa Messapia ditemukan pada batu penutup sebuah makam yang dipahat pada batuan di Manduria. Menurut para peneliti, teks-teks tersebut mungkin menunjukkan bahwa perempuan yang dikaitkan dengan makam itu menjalankan tugas keagamaan; kaitannya dengan peran sebagai pendeta perempuan dan pemujaan Demeter belum dipastikan.

    Heritage Daily ↗
  • Saluran pembuangan utama dan prasasti yang menjelaskan ritual Romawi ditemukan di Aquinum

    Penelitian di Aquinum mengungkap saluran pembuangan utama, sekumpulan 120 koin, dan prasasti keagamaan. Temuan-temuan ini membantu memahami pengelolaan air di kota Romawi tersebut serta praktik seperti penyucian tempat yang tersambar petir.

    Heritage Daily ↗
  • Analisis mumi Inka mendeteksi jejak koka, alkohol, dan harmin

    Analisis rambut dan kuku delapan mumi Inka dari Peru dan Argentina menemukan bukti konsumsi koka, jejak alkohol pada empat individu, dan jejak harmin pada mumi Ampato. Menurut para peneliti, penggunaan berbagai zat menunjukkan bahwa upacara pengorbanan berbeda-beda sesuai tradisi setempat.

    Arkeofili ↗
  • Benda dari makam berusia 5.300 tahun di Rusia diidentifikasi sebagai batu ginjal

    Analisis benda berukuran sekitar 2,1 sentimeter yang ditemukan di sebuah makam Zaman Perunggu di Dataran Tinggi Stavropol mengungkap struktur mineral yang sesuai dengan batu ginjal. Menurut para peneliti, temuan ini menunjukkan bahwa laki-laki di makam tersebut mengalami infeksi kronis dan memberikan bukti langsung tentang penyakit pada masa itu.

    Arkeofili ↗
  • Benda-benda perunggu berusia 3.000 tahun ditemukan dalam penelitian medan pertempuran di Hungaria

    Penelitian di medan pertempuran Mezőkeresztes menemukan sebuah bejana perunggu besar dan dua hiasan lengan berbentuk spiral dengan dekorasi. Pengangkatan benda-benda yang berasal dari abad ke-13–11 SM dengan mempertahankan posisi aslinya memungkinkan kajian tentang praktik penguburan barang berharga pada Zaman Perunggu.

    Heritage Daily ↗
  • Bangunan bata lumpur berusia 2.600 tahun terdeteksi di bawah kota Buto, Mesir

    Dinding bangunan besar dari bata lumpur yang terdeteksi melalui survei satelit dan geofisika dikonfirmasi lewat penggalian uji. Menurut para peneliti, lapisan pasir yang ditempatkan di bawah fondasi mungkin membantu melindungi bangunan di tanah Delta Nil yang jenuh air.

    Heritage Daily ↗ · Catatan penggalian
  • Makam perempuan Kelt berisi perhiasan dan sisa hewan ditemukan di Jerman

    Di makam di Bavaria ditemukan kerangka seorang perempuan, gelang kaki perunggu yang berat, gelang lengan dari sapropelit, serta sisa anak domba atau anak kambing. Menurut para peneliti, penempatan hewan itu di makam sebagai persembahan makanan merupakan contoh yang tidak lazim dari praktik pemakaman Kelt di wilayah tersebut.

    Arkeofili ↗
  • Lemari berisi barang pribadi, jimat masa kanak-kanak, dan koin ditemukan di Pompeii

    Di sebuah rumah di Pompeii, ditemukan perlengkapan perawatan diri, 38 koin perunggu, dan sebuah kalung yang terdiri dari setidaknya 24 jimat di dalam lemari yang tetap tertutup setelah letusan tahun 79 M. Terpeliharanya benda-benda ini secara bersama memberikan informasi terperinci tentang kehidupan sehari-hari dan kenang-kenangan pribadi pada masa Romawi.

    Arkeofili ↗ · Catatan penggalian

    Semua situs ekskavasi (395)

    Turki

    Kazakhstan

    Federasi Mikronesia

    Guatemala

    Honduras

    Makedonia Utara

    Sri Lanka