Dari mana sejarah Burdur bermula?
Burdur adalah kota di barat daya Turki sekaligus ibu kota provinsi dengan nama yang sama. Sejarahnya menjangkau masa sebelum jalan-jalan kota sekarang terbentuk. Bukti permukiman di situs terdekat, Kuruçay Höyüğü, berasal dari 6500 SM. Di dalam wilayah kota saat ini, sebuah gundukan di sekitar stasiun kereta api menyimpan jejak permukiman Zaman Perunggu Awal.
Jika Anda menelusuri sejarah Burdur dan asal-usul namanya, bedakan titik awal tersebut. Kuruçay mencatat keberadaan permukiman di kawasan sekitar. Gundukan dekat stasiun memberikan bukti dari dalam wilayah perkotaan sekarang. Berbagai dugaan asal nama Burdur berkaitan dengan bagian sejarah yang lebih kemudian.
Kuruçay terletak sekitar 15 kilometer di selatan Burdur. Jarak ini penting saat membaca pernyataan tentang usia kota. Bukti dari gundukan tersebut menunjukkan masa prasejarah kawasan ini. Jejak Zaman Perunggu Awal di dekat stasiun kereta api membawa pembahasan ke wilayah yang kini menjadi kota Burdur.
Apa asal-usul nama Burdur?
Salah satu penjelasan menghubungkan Burdur dengan Polydorion. Metin Tuncel mengemukakan kaitan ini dalam TDV İslâm Ansiklopedisi. Kültür Portalı juga mencantumkan Polydorion sebagai salah satu dugaan asal nama tersebut.
Dugaan lain menghubungkan Burdur dengan Limobrama atau Limobria. Kültür Portalı mencatat kedua kemungkinan ini bersama cerita rakyat yang melibatkan Kınalı Oymağı. Dalam cerita itu, nama Burdur berasal dari “Burada dur”, yang berarti “Berhenti di sini”. Ungkapan tersebut memberikan penjelasan yang mudah diingat melalui kata-kata bahasa Turki yang akrab.
Dasar penjelasan-penjelasan ini berbeda. Polydorion merupakan dugaan kaitan dengan nama tempat dari masa Bizantium (Bizans). “Burada dur” berasal dari cerita rakyat. Kültür Portalı menyajikannya sebagai beberapa kemungkinan dan mencatat ketidakpastian tentang kapan nama-nama lama itu digunakan. Karena itu, Anda dapat menemukan beberapa penjelasan tanpa menganggap salah satunya sebagai asal-usul yang sudah pasti.
Bagaimana kota bersejarah ini terbentuk?
Para pemukim Turki mula-mula menetap di sekitar Hamam Bendi. Malaria dan banjir kemudian mendorong mereka pindah ke lereng Alanpazarı yang lebih tinggi. Perpindahan ini memperlihatkan kaitan perkembangan kota dengan persoalan kesehatan dan air. Lokasi permukiman berubah sebagai tanggapan atas tekanan tersebut.
Masjid Agung (Ulu Camii) menjadi penanda bertanggal dalam sejarah arsitektur Burdur. Hamidoğlu Dündar Bey memerintahkan pembangunannya pada 1300. Masjid ini berdiri di Pazar Mahallesi. Perbaikan dan pembangunan ulang pada masa berikutnya membuat bangunan ini merekam beberapa periode, bukan hanya satu tahun pendirian.
Çelik Mehmet Paşa memperbaiki masjid ini pada 1749. Setelah gempa, masjid dibangun kembali dengan rangka kayu pada 1919. Saat Anda menelusuri Ulu Camii, perhatikan ketiga tahap ini: pendirian pada 1300, perbaikan pada 1749, dan pembangunan ulang pada 1919.
Apa yang diceritakan pancuran Burdur tentang kehidupan sehari-hari?
Pancuran Pazaryeri (Pazaryeri Çeşmesi) juga dikenal sebagai Sebilhane. Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi menetapkan tahun pembangunannya pada 1723. Kedua nama yang tercatat itu merujuk pada pancuran yang sama. Jadi, rujukan tentang Pazaryeri dan Sebilhane perlu dibaca bersama.
Pancuran lain menambahkan tanggal-tanggal berikutnya dalam sejarah bangunan kota. Pancuran Cümbüşlü (Cümbüşlü Çeşme), di Özgür Mahallesi, berasal dari 1839. Pancuran Kahvehane (Kahvehane Çeşmesi), di Uzun Çarşı, berasal dari 1921. Bersama Sebilhane, keduanya menempatkan bangunan penyedia air dalam sejarah jalan dan lingkungan permukiman Burdur.
Pancuran-pancuran ini berkaitan langsung dengan kegiatan sehari-hari: mengambil air. Masjid mencatat kegiatan ibadah dan dukungan para patron. Pancuran menghubungkan kota bersejarah dengan kebutuhan harian yang biasa. Melalui pancuran bertanggal di Burdur, Anda dapat mengikuti hubungan itu lewat bangunan dari 1723, 1839, dan 1921.
Bagaimana gempa 1914 mengubah Burdur?
Pada 3 Oktober 1914, gempa bumi menghancurkan sepenuhnya sekitar dua pertiga rumah di Burdur. Besarnya kerusakan menjadikan gempa ini peristiwa utama dalam sejarah modern kota. Pembangunan ulang Ulu Camii pada 1919 merupakan bagian dari kisah kerusakan dan rekonstruksi yang lebih luas tersebut.
Rencana tata kota baru disusun pada 1915 oleh para ahli perencanaan kota yang didatangkan dari Austria (Avusturya). Rekonstruksi mencakup penataan kota sekaligus bangunan-bangunan secara individual. Rencana itu disusun setahun setelah gempa.
Burdur mengalami pendudukan Italia dari 1919 hingga 1921. Pada masa Republik, perubahan status sanjak menjadi provinsi menjadikan Burdur ibu kota provinsi. Pemulihan setelah gempa, pendudukan, dan perubahan administrasi merupakan bagian dari periode sejarah kota ini.
Apa peran Sagalassos dan Kibyra dalam sejarah Burdur?
Sagalassos, dekat Ağlasun, memperluas gambaran sejarah hingga ke luar ibu kota provinsi. Setelah kehidupan perkotaannya merosot, permukiman di sana berlanjut dalam komunitas-komunitas kecil berbenteng hingga abad ke-13. Jadi, sejarahnya mencakup keberlanjutan hunian setelah kemunduran kota yang lebih besar.
Situs Arkeologi Sagalassos diajukan ke Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO pada 6 Februari 2009. Pencantuman ini berkaitan dengan situs arkeologi dekat Ağlasun. Riwayat tersebut perlu dibedakan dari sejarah permukiman di dalam wilayah kota Burdur sekarang.
Kibyra berada di distrik Gölhisar. Situs ini diajukan ke Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO pada 13 April 2016. Stadionnya memiliki panjang sekitar 195 meter dan mampu menampung sekitar 10.000 penonton. Ukuran tersebut memberikan gambaran konkret tentang skala arsitektur publiknya.
Museum Sejarah Alam Burdur
Museum Sejarah Alam Burdur (Burdur Doğa Tarihi Müzesi) berada di Zafer Sokak No:27, Zafer Mahallesi, pusat kota. Museum ini dibuka pada 2016 setelah pemugaran Gereja Yunani Kavaklı (Kavaklı Rum Kilisesi). Gereja tersebut diperkirakan berasal dari akhir abad ke-19. Dengan demikian, museum ini mempertemukan bangunan bersejarah dan koleksi fosil di satu tempat.
Koleksi fosilnya berasal dari empat musim penggalian ilmiah di lapisan fosil vertebrata desa Elmacık, distrik Kemer. Temuan-temuan ini mencatat kehidupan hewan di sekitar Burdur jauh sebelum bukti permukiman di Kuruçay. Asal koleksi yang setempat menghubungkan museum secara langsung dengan bentang alam di sekitarnya.
Fosil Elmacık menunjukkan bahwa mamut selatan, Mammuthus meridionalis, hidup di sekitar Burdur sekitar 2,5–2 juta tahun lalu. Jika Anda mengunjungi museum ini, rentang waktu tersebut merupakan bagian dari sejarah alam kawasan. Bangunan gerejanya berasal dari masa sejarah arsitektur yang jauh lebih kemudian.
Museum Burdur (Burdur Müzesi) memiliki sejarah kelembagaan tersendiri. Koleksinya bermula pada 1956. Saat itu, benda-benda purbakala yang dikumpulkan dari kawasan setempat diamankan di perpustakaan yang masih bertahan dari Madrasah Bulguroğlu, atau Pirkulzade (Bulguroğlu, atau Pirkulzade, Medresesi). Ruang-ruang pamernya dibuka pada 12 Juni 1969.
Detail yang tidak Anda temukan dalam buku panduan
Di Sagalassos, penyelidikan geofisika pada 2004 mengidentifikasi lebih dari 50 tungku pembakaran dan bengkel tembikar. Temuan ini menambahkan ruang-ruang produksi ke dalam kisah situs tersebut. Temuan itu memberi sudut pandang berbeda dari bangunan publik yang diwakili oleh stadion besar Kibyra.
Gambar Medusa di area orkestra Odeion Kibyra menggunakan teknik opus sectile. Pembuatnya memotong dan menyatukan lempengan marmer berwarna. Dengan demikian, gambar tersebut disusun dari potongan marmer yang dibentuk, bukan batu-batu mosaik kecil. Perbedaannya terletak pada bahan dan cara pembuatan gambar itu sendiri.
Masjid Dengere (Dengere Camii), di desa Bölmepınar, Çavdır, memiliki penyangga kayu dan hiasan lukis pada kayu. Tanggal pembangunan pertamanya belum pasti. Inventaris yang dibahas dalam sebuah kajian akademis menempatkannya antara abad ke-15 dan ke-17. Angka tahun 1771 pada dinding dan menara dikaitkan dengan pembangunan menaranya.
Gua İnsuyu (İnsuyu Mağarası) menambahkan babak terdokumentasi dalam perlindungan dan penyajian bentang alam. Gua di jalan Burdur–Antalya ini memiliki panjang 597 meter menurut Kültür Portalı. Gua dibuka untuk pariwisata pada 1965 dan ditetapkan sebagai situs alam tingkat pertama pada 1976.
Linimasa
- Sekitar 2,5–2 juta tahun lalu: Mamut selatan hidup di sekitar Burdur, sebagaimana ditunjukkan oleh fosil Elmacık.
- 6500 SM: Bukti permukiman di Kuruçay Höyüğü berasal dari masa ini.
- Zaman Perunggu Awal: Jejak permukiman ditemukan di sekitar stasiun kereta api saat ini.
- Masa Bizantium: Metin Tuncel mengusulkan kaitan antara nama Burdur dan Polydorion dari masa Bizantium.
- 1300: Dündar Bey memerintahkan pembangunan Ulu Camii.
- 1723: Tahun yang ditetapkan untuk Pancuran Pazaryeri, atau Sebilhane.
- 1749: Çelik Mehmet Paşa memperbaiki Ulu Camii.
- 3 Oktober 1914: Gempa bumi menghancurkan sepenuhnya sekitar dua pertiga rumah di kota.
- 1915: Para ahli dari Austria menyusun rencana tata kota baru.
- 1919: Ulu Camii dibangun kembali dengan rangka kayu.
- 1919–1921: Burdur mengalami pendudukan Italia.
- 1956: Koleksi awal Museum Burdur dihimpun di perpustakaan madrasah yang masih bertahan.
- 1965: Gua İnsuyu dibuka untuk pariwisata.
- 12 Juni 1969: Ruang-ruang pamer Museum Burdur dibuka.
- 1976: Gua İnsuyu ditetapkan sebagai situs alam tingkat pertama.
- 6 Februari 2009: Sagalassos diajukan ke Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO.
- 2016: Museum Sejarah Alam Burdur dibuka.
- 13 April 2016: Kibyra diajukan ke Daftar Tentatif Warisan Dunia UNESCO.
FAQ
Dari mana asal nama Burdur?
Metin Tuncel menghubungkannya dengan Polydorion dari masa Bizantium. Kültür Portalı juga mencatat kaitan dengan Limobrama atau Limobria serta cerita rakyat “Burada dur”. Semuanya masih merupakan penjelasan alternatif.
Sejak kapan kawasan Burdur dihuni?
Kuruçay Höyüğü menyimpan bukti sejak 6500 SM. Di dalam wilayah Burdur sekarang, jejak permukiman di sekitar stasiun kereta api berasal dari Zaman Perunggu Awal.
Di mana Museum Sejarah Alam Burdur?
Museum ini berada di Zafer Sokak No:27, Zafer Mahallesi, pusat kota Burdur. Museum dibuka pada 2016 di dalam Gereja Yunani Kavaklı yang telah dipugar.
Apa yang terjadi saat gempa 1914?
Gempa tersebut menghancurkan sepenuhnya sekitar dua pertiga rumah di Burdur. Rencana tata kota baru menyusul pada 1915. Ulu Camii dibangun kembali pada 1919.
Sumber
- Wikipedia — Burdur tr.wikipedia.org
- Ensiklopedia Islam TDV — Burdur, Metin Tuncel islamansiklopedisi.org.tr
- Portal Kebudayaan — Burdur kulturportali.gov.tr
- Portal Kebudayaan — Masjid Agung kulturportali.gov.tr
- Direktorat Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Burdur — Pancuran burdur.ktb.gov.tr
- Süreyya Eroğlu — Hiasan Lukis pada Kayu di Masjid Desa Dengere, Burdur sosyalarastirmalar.com
- Pusat Warisan Dunia UNESCO — Situs Arkeologi Sagalassos whc.unesco.org
- Pusat Warisan Dunia UNESCO — Kota Kuno Kibyra whc.unesco.org
- Direktorat Jenderal Warisan Budaya dan Museum — Direktorat Museum Burdur kvmgm.ktb.gov.tr
- Direktorat Jenderal Warisan Budaya dan Museum — Brosur Museum Sejarah Alam Burdur burdur.ktb.gov.tr
- Direktorat Jenderal Warisan Budaya dan Museum — Brosur Museum Sejarah Alam Burdur turkishmuseums.com
- Portal Kebudayaan — Museum Sejarah Alam kulturportali.gov.tr
- Portal Kebudayaan — Gua İnsuyu kulturportali.gov.tr
FAQ
Dari mana asal nama Burdur?
Metin Tuncel menghubungkan Burdur dengan nama Bizantium Polydorion. Penjelasan lain mengaitkannya dengan Limobrama atau Limobria. Ada pula cerita rakyat yang menurunkannya dari ungkapan “Burada dur”, yang berarti “Berhenti di sini”.
Sejak kapan kawasan Burdur dihuni?
Kuruçay Höyüğü, sekitar 15 kilometer di selatan Burdur, menyimpan bukti permukiman sejak 6500 SM. Jejak permukiman Zaman Perunggu Awal juga ditemukan di sekitar stasiun kereta api dalam wilayah kota saat ini.
Di mana Museum Sejarah Alam Burdur?
Museum ini berada di Zafer Sokak No:27, Zafer Mahallesi, pusat kota Burdur. Museum dibuka pada 2016 di dalam Gereja Yunani Kavaklı yang telah dipugar.
Apa yang terjadi di Burdur saat gempa 1914?
Gempa pada 3 Oktober 1914 menghancurkan sepenuhnya sekitar dua pertiga rumah di Burdur. Rencana tata kota baru disusun pada 1915, dan Ulu Camii dibangun kembali dengan rangka kayu pada 1919.
Image: Sagalassos Ancient City.jpg — LeoniKalkis, CC BY-SA 4.0






